Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS merupakan proses penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan pegawai dalam menjalankan tugas jabatan fungsional di Badan Pusat Statistik. Uji kompetensi ini bertujuan memastikan setiap pegawai memiliki standar profesional yang sesuai dengan bidang statistik, mulai dari penguasaan metodologi, pengolahan data, analisis statistik, hingga pemahaman regulasi dan prosedur kerja yang berlaku di lingkungan BPS.
Artikel ini menyajikan soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS beserta pembahasan dan kisi-kisi yang disusun secara sistematis dan mudah dipahami. Materi yang disajikan dapat membantu Anda mengenali pola soal, memahami konsep yang sering diujikan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi uji kompetensi jabatan fungsional BPS secara lebih terarah dan efektif.
Table of Contents
ToggleKisi-Kisi Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS

Kisi-kisi Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS memuat ruang lingkup materi dan indikator soal sebagai panduan dalam menyusun dan mempelajari Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS secara terarah.
1. Konsep Dasar Statistik
Menguji pemahaman konsep statistik deskriptif dan inferensial sebagai dasar analisis data dalam kegiatan statistik.
2. Metodologi Statistik
Menguji pemahaman metode pengumpulan data, desain survei, sensus, sampling, serta validitas dan reliabilitas data.
3. Pengolahan dan Analisis Data
Menguji kemampuan dalam cleaning data, tabulasi, analisis statistik, serta interpretasi hasil untuk pengambilan keputusan.
4. Diseminasi dan Publikasi Statistik
Menguji kemampuan menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, infografis, serta menyusun publikasi statistik yang informatif.
5. Statistik Sektoral
Menguji pemahaman statistik pada berbagai sektor seperti ekonomi, sosial, kependudukan, pertanian, industri, dan perdagangan.
6. Sistem Statistik Nasional (SSN)
Menguji pemahaman peran BPS dalam koordinasi statistik nasional, standar data, serta integrasi antar instansi.
7. Teknologi Informasi Statistik
Menguji kemampuan penggunaan aplikasi pengolahan data (spreadsheet, software statistik), database, serta sistem pengumpulan data digital.
8. Manajemen Kegiatan Statistik
Menguji kemampuan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi kegiatan survei atau sensus.
9. Kualitas Data dan Validasi
Menguji pemahaman konsep kualitas data, editing, imputasi, serta teknik validasi dan verifikasi data.
10. Komunikasi Data dan Literasi Statistik
Menguji kemampuan menjelaskan hasil statistik kepada pengguna data secara jelas, akurat, dan mudah dipahami.
11. Regulasi dan Kebijakan Statistik
Menguji pemahaman peraturan perundang-undangan terkait statistik, kerahasiaan data, dan etika pengelolaan data.
12. Etika Profesi Statistik
Menguji integritas, objektivitas, dan tanggung jawab dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data statistik.
13. Pengembangan Indikator dan Indeks
Menguji kemampuan menyusun indikator statistik, indeks komposit, serta interpretasinya dalam konteks pembangunan.
14. Statistik Berbasis Wilayah
Menguji kemampuan analisis data berdasarkan wilayah (regional), termasuk pemetaan dan perbandingan antar daerah.
15. Evidence-Based Policy (EBP)
Menguji kemampuan menggunakan data statistik sebagai dasar perumusan kebijakan publik.
Contoh Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS
Berikut contoh Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS yang disusun sesuai dengan kisi-kisi untuk membantu Anda dalam memahami bentuk dan tingkat kesulitan soal sebelum mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS.
Soal 1
Dalam kegiatan statistik di BPS, seorang analis diminta menyajikan data jumlah penduduk berdasarkan umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, grafik batang, serta menghitung rata-rata usia penduduk untuk memberikan gambaran kondisi demografi suatu wilayah tanpa melakukan generalisasi terhadap populasi yang lebih luas. Kegiatan tersebut termasuk dalam konsep statistik…
A. Statistik inferensial
B. Statistik eksperimental
C. Statistik deskriptif
D. Statistik probabilitas
E. Statistik prediktif
Jawaban: C
Pembahasan:
Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan dan merangkum data yang telah dikumpulkan melalui tabel, grafik, rata-rata, median, dan ukuran penyebaran. Kegiatan yang dilakukan analis hanya menyajikan gambaran kondisi data tanpa menarik kesimpulan terhadap populasi yang lebih luas. Oleh karena itu, aktivitas tersebut termasuk statistik deskriptif yang berfungsi memberikan informasi awal tentang karakteristik data.
Soal 2
Seorang petugas BPS mengambil sampel 1.000 rumah tangga dari 50.000 rumah tangga di suatu provinsi untuk memperkirakan tingkat kemiskinan, kemudian menggunakan uji hipotesis dan interval kepercayaan untuk menentukan estimasi persentase penduduk miskin di seluruh provinsi tersebut. Kegiatan tersebut merupakan penerapan statistik…
A. Deskriptif
B. Inferensial
C. Sektoral
D. Regional
E. Administratif
Jawaban: B
Pembahasan:
Statistik inferensial digunakan untuk menarik kesimpulan dari sampel terhadap populasi menggunakan metode estimasi dan uji hipotesis. Dalam soal, data sampel digunakan untuk memperkirakan kondisi seluruh provinsi sehingga termasuk generalisasi. Oleh karena itu, kegiatan tersebut merupakan penerapan statistik inferensial.
Soal 3
Dalam pelaksanaan Sensus Penduduk, petugas BPS mendatangi seluruh rumah tangga di wilayah Indonesia untuk mencatat data jumlah anggota keluarga, pekerjaan, pendidikan, dan kondisi tempat tinggal secara menyeluruh tanpa menggunakan sampel. Metode pengumpulan data tersebut disebut…
A. Survei sampel
B. Sampling acak
C. Sensus
D. Observasi parsial
E. Eksperimen sosial
Jawaban: C
Pembahasan:
Sensus adalah metode pengumpulan data yang mencakup seluruh unit populasi tanpa pengecualian. Metode ini memberikan data lengkap dan detail mengenai kondisi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan dalam soal merupakan sensus karena mencakup seluruh rumah tangga.
Soal 4
Seorang peneliti statistik BPS membagi populasi petani menjadi kelompok padi, jagung, dan kedelai, kemudian mengambil sampel secara acak dari setiap kelompok untuk memperoleh data produksi pertanian yang representatif. Teknik sampling yang digunakan adalah…
A. Cluster sampling
B. Stratified sampling
C. Simple random sampling
D. Systematic sampling
E. Purposive sampling
Jawaban: B
Pembahasan:
Stratified sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan membagi populasi menjadi beberapa kelompok (strata) terlebih dahulu. Sampel kemudian diambil secara acak dari setiap strata agar representatif. Teknik ini cocok digunakan ketika populasi memiliki karakteristik yang berbeda seperti jenis tanaman.
Soal 5
Dalam pengolahan data survei, ditemukan beberapa data pendapatan rumah tangga yang kosong, tidak logis, dan tidak konsisten dengan variabel lain sehingga analis harus memperbaiki atau menghapus data tersebut sebelum analisis dilakukan. Proses ini disebut…
A. Editing data
B. Tabulasi data
C. Cleaning data
D. Diseminasi data
E. Publikasi data
Jawaban: C
Pembahasan:
Cleaning data adalah proses membersihkan data dari kesalahan, kekosongan, atau inkonsistensi sebelum dianalisis. Proses ini penting untuk menjaga kualitas dan akurasi hasil analisis statistik. Oleh karena itu, kegiatan tersebut termasuk cleaning data.
Soal 6
Seorang analis statistik menyusun data jumlah pengangguran berdasarkan provinsi dalam bentuk tabel sehingga dapat dibandingkan antara wilayah satu dengan wilayah lain untuk memudahkan analisis lebih lanjut. Proses tersebut disebut…
A. Editing data
B. Tabulasi data
C. Validasi data
D. Estimasi data
E. Sampling data
Jawaban: B
Pembahasan:
Tabulasi data adalah proses menyusun data ke dalam bentuk tabel untuk memudahkan pembacaan dan analisis. Tabel memungkinkan perbandingan antar wilayah secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan tersebut merupakan tabulasi data.
Soal 7
BPS menyajikan data inflasi bulanan dalam bentuk grafik garis dan infografis agar masyarakat dan pemerintah dapat memahami tren kenaikan harga secara cepat dan mudah. Tujuan utama kegiatan tersebut adalah…
A. Mengurangi data
B. Memperbanyak data
C. Memudahkan pemahaman pengguna data
D. Menghilangkan detail data
E. Mengganti analisis statistik
Jawaban: C
Pembahasan:
Grafik dan infografis digunakan untuk menyampaikan informasi statistik secara visual. Penyajian visual membuat data lebih mudah dipahami oleh pengguna. Oleh karena itu, tujuan utamanya adalah memudahkan pemahaman.
Soal 8
Data mengenai inflasi, PDB, ekspor, dan impor yang digunakan untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi nasional termasuk dalam kategori…
A. Statistik sosial
B. Statistik sektoral ekonomi
C. Statistik pendidikan
D. Statistik regional
E. Statistik deskriptif
Jawaban: B
Pembahasan:
Statistik sektoral ekonomi mencakup data yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi seperti inflasi dan PDB. Data tersebut digunakan untuk menganalisis kondisi ekonomi. Oleh karena itu termasuk statistik sektoral ekonomi.
Soal 9
Peran utama Sistem Statistik Nasional (SSN) adalah memastikan data statistik dari berbagai kementerian dan lembaga memiliki standar yang sama dan dapat digunakan bersama dalam perencanaan pembangunan nasional. Fungsi SSN tersebut adalah…
A. Menghapus data instansi lain
B. Mengurangi data statistik
C. Koordinasi dan integrasi statistik nasional
D. Membatasi publikasi data
E. Menggantikan peran BPS
Jawaban: C
Pembahasan:
SSN berfungsi sebagai sistem koordinasi penyelenggaraan statistik nasional. Sistem ini memastikan data dari berbagai instansi terintegrasi dan standar. Oleh karena itu, fungsinya adalah koordinasi dan integrasi.
Soal 10
Penggunaan aplikasi seperti Excel, SPSS, dan R untuk mengolah data survei kemiskinan sehingga menghasilkan tabel dan grafik secara otomatis termasuk dalam penerapan…
A. Metodologi statistik
B. Statistik sektoral
C. Teknologi informasi statistik
D. Statistik deskriptif
E. Sistem statistik nasional
Jawaban: C
Pembahasan:
Teknologi informasi statistik mencakup penggunaan software dan aplikasi pengolahan data. Aplikasi tersebut membantu mempercepat analisis dan meningkatkan akurasi. Oleh karena itu termasuk teknologi informasi statistik.
Soal 11
Dalam pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional, seorang koordinator kegiatan statistik terlebih dahulu menyusun jadwal kegiatan, menentukan jumlah petugas lapangan, menetapkan metode pengumpulan data, serta mengalokasikan anggaran sebelum survei dilaksanakan agar kegiatan berjalan efektif dan efisien. Tahapan manajemen kegiatan statistik yang dilakukan pada kondisi tersebut adalah…
A. Evaluasi kegiatan
B. Diseminasi hasil
C. Perencanaan kegiatan
D. Pengawasan lapangan
E. Publikasi statistik
Jawaban: C
Pembahasan:
Perencanaan merupakan tahap awal dalam manajemen kegiatan statistik yang meliputi penentuan tujuan, metode, jadwal, dan sumber daya. Tahap ini penting untuk memastikan kegiatan berjalan terarah dan efisien. Oleh karena itu, kegiatan dalam soal termasuk tahap perencanaan.
Soal 12
Dalam proses pengolahan data survei pertanian, ditemukan data luas panen yang tidak sesuai dengan luas lahan dan produksi yang dilaporkan, sehingga petugas melakukan pengecekan ulang dan memastikan konsistensi data sebelum dianalisis. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari…
A. Tabulasi data
B. Validasi data
C. Publikasi data
D. Diseminasi data
E. Sampling data
Jawaban: B
Pembahasan:
Validasi data bertujuan memastikan data yang dikumpulkan akurat dan konsisten dengan variabel lainnya. Proses ini dilakukan sebelum analisis agar hasil statistik dapat dipercaya. Oleh karena itu, kegiatan tersebut termasuk validasi data.
Soal 13
Seorang analis BPS menjelaskan hasil data kemiskinan kepada pemerintah daerah menggunakan bahasa sederhana, grafik yang mudah dipahami, dan ringkasan kebijakan agar informasi dapat digunakan dalam perencanaan program bantuan sosial. Kemampuan yang ditunjukkan analis tersebut adalah…
A. Editing data
B. Komunikasi data dan literasi statistik
C. Tabulasi data
D. Sampling data
E. Metodologi statistik
Jawaban: B
Pembahasan:
Komunikasi data adalah kemampuan menyampaikan hasil statistik secara jelas dan mudah dipahami oleh pengguna data. Penyajian yang sederhana membantu pengambil kebijakan memahami informasi. Oleh karena itu, kemampuan tersebut termasuk komunikasi data dan literasi statistik.
Soal 14
Dalam pelaksanaan kegiatan statistik, petugas BPS wajib menjaga kerahasiaan data responden dan tidak boleh menyebarkan informasi individu kepada pihak lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip tersebut termasuk dalam…
A. Statistik deskriptif
B. Metodologi statistik
C. Regulasi dan kebijakan statistik
D. Statistik sektoral
E. Teknologi informasi statistik
Jawaban: C
Pembahasan:
Regulasi statistik mengatur tata kelola data termasuk kerahasiaan responden. Prinsip ini bertujuan melindungi data pribadi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan tersebut termasuk regulasi dan kebijakan statistik.
Soal 15
Seorang petugas statistik menemukan adanya tekanan dari pihak tertentu untuk mengubah data hasil survei agar terlihat lebih baik, namun ia menolak karena harus menjaga kejujuran dan objektivitas dalam penyajian data. Sikap tersebut mencerminkan…
A. Statistik sektoral
B. Metodologi statistik
C. Etika profesi statistik
D. Sistem statistik nasional
E. Teknologi statistik
Jawaban: C
Pembahasan:
Etika profesi statistik menuntut integritas dan objektivitas dalam pengelolaan data. Petugas harus menjaga kejujuran dan tidak memanipulasi data. Oleh karena itu, sikap tersebut mencerminkan etika profesi statistik.
Soal 16
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dihitung dari beberapa indikator seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi untuk menggambarkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh dalam suatu wilayah. Jenis indikator tersebut termasuk…
A. Statistik deskriptif
B. Indikator tunggal
C. Indeks komposit
D. Data mentah
E. Statistik inferensial
Jawaban: C
Pembahasan:
Indeks komposit adalah indikator yang dibentuk dari beberapa variabel atau indikator. IPM menggabungkan beberapa aspek pembangunan. Oleh karena itu, IPM termasuk indeks komposit.
Soal 17
BPS melakukan analisis tingkat kemiskinan berdasarkan provinsi dan kabupaten untuk melihat perbedaan kondisi ekonomi antar wilayah dan menentukan prioritas pembangunan daerah. Analisis tersebut termasuk dalam…
A. Statistik deskriptif
B. Statistik sektoral
C. Statistik berbasis wilayah
D. Statistik inferensial
E. Metodologi statistik
Jawaban: C
Pembahasan:
Statistik berbasis wilayah digunakan untuk membandingkan kondisi antar daerah. Analisis ini membantu melihat kesenjangan pembangunan. Oleh karena itu, termasuk statistik berbasis wilayah.
Soal 18
Pemerintah menggunakan data pengangguran dan kemiskinan dari BPS sebagai dasar dalam menentukan program bantuan sosial dan pelatihan kerja agar kebijakan yang dibuat tepat sasaran dan efektif. Pendekatan tersebut disebut…
A. Statistik sektoral
B. Evidence-Based Policy
C. Sistem statistik nasional
D. Metodologi statistik
E. Statistik deskriptif
Jawaban: B
Pembahasan:
Evidence-Based Policy adalah kebijakan yang didasarkan pada data dan fakta statistik. Kebijakan dibuat berdasarkan hasil analisis yang akurat. Oleh karena itu, pendekatan tersebut disebut Evidence-Based Policy.
Soal 19
Dalam pengolahan data survei industri, petugas melakukan pengecekan kembali jawaban responden yang tidak lengkap dan memperbaiki kesalahan penulisan sebelum data dimasukkan ke sistem pengolahan. Proses tersebut disebut…
A. Tabulasi data
B. Editing data
C. Sampling data
D. Diseminasi data
E. Publikasi data
Jawaban: B
Pembahasan:
Editing data adalah proses pengecekan dan perbaikan data untuk memastikan kelengkapan, konsistensi, dan keakuratan sebelum dianalisis. Kegiatan ini mencakup memperbaiki kesalahan penulisan serta melengkapi jawaban yang kurang agar tidak menimbulkan bias. Dengan demikian, data menjadi lebih valid dan siap untuk tahap pengolahan selanjutnya.
Soal 20
Seorang analis statistik BPS menyajikan data pertumbuhan ekonomi secara objektif, transparan, dan sesuai fakta agar dapat digunakan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengambil keputusan pembangunan secara tepat. Tujuan utama sikap tersebut adalah…
A. Menarik perhatian publik
B. Mempercepat publikasi data
C. Menjamin kepercayaan dan kualitas kebijakan
D. Memperbanyak data statistik
E. Mengurangi analisis data
Jawaban: C
Pembahasan:
Objektivitas dalam penyajian data meningkatkan kepercayaan pengguna data. Data yang akurat dapat digunakan untuk kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, tujuan utamanya adalah menjamin kepercayaan dan kualitas kebijakan.
Mulai Persiapan dari Sekarang dengan Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS Terbaru!

Mulai langkah terbaik Anda menuju kesiapan karier dengan mempelajari Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS terbaru. Melalui latihan yang terarah dan pembahasan yang jelas, Anda dapat meningkatkan pemahaman dalam menghadapi Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS. Segera lengkapi persiapan Anda dengan Soal Uji Kompetensi Jabatan Fungsional BPS yang tersedia di fungsional.or.id dan maksimalkan peluang Anda meraih hasil terbaik.


