100+ Soal CPNS PPPK BASARNAS Badan SAR Nasional + Kisi-kisi Rekrutmen

100+ Soal CPNS PPPK BASARNAS Badan SAR Nasional + Kisi-kisi Rekrutmen

Seleksi CPNS dan PPPK BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) bukan sekadar proses rekrutmen administratif, melainkan pintu masuk menuju profesi dengan tingkat tanggung jawab kemanusiaan yang sangat tinggi. Setiap soal yang diujikan dirancang untuk mengukur lebih dari sekadar kemampuan kognitif dasar; ia menilai ketahanan berpikir, ketepatan mengambil keputusan dalam situasi darurat, serta pemahaman nilai-nilai pengabdian dan profesionalisme. Oleh karena itu, memahami karakter soal CPNS dan PPPK BASARNAS menjadi langkah krusial bagi peserta yang ingin mempersiapkan diri secara matang dan strategis.

Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif yang membahas contoh soal CPNS dan PPPK BASARNAS sekaligus kisi-kisi rekrutmen yang relevan dan aplikatif. Dengan pendekatan analitis dan kontekstual, pembahasan diarahkan untuk membantu pembaca memahami pola soal, kompetensi inti yang diuji, serta cara berpikir yang diharapkan oleh penyusun tes. Melalui pemahaman kisi-kisi yang tepat, calon peserta diharapkan tidak hanya berlatih mengerjakan soal, tetapi juga membangun kesiapan mental dan intelektual yang selaras dengan tuntutan tugas di lingkungan Badan SAR Nasional.

Kisi-kisi Soal CPNS PPPK BASARNAS Badan SAR Nasional

Berikut kisi-kisi Soal CPNS dan PPPK BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) yang disusun secara sistematis, berbentuk poin-poin dengan penjelasan singkat dan relevan dengan karakter seleksi BASARNAS:

  1. Wawasan Kebangsaan dan Nilai Pancasila
    Mengukur pemahaman peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta penerapannya dalam tugas kemanusiaan dan pelayanan publik di bidang SAR.
  2. Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara
    Menilai sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap kode etik ASN, khususnya dalam menghadapi dilema moral dan tekanan di lapangan operasi SAR.
  3. Pengetahuan Umum Kebencanaan
    Menguji pemahaman dasar mengenai jenis-jenis bencana alam dan non-alam, penyebab, dampak, serta prinsip penanggulangan bencana di Indonesia.
  4. Dasar-Dasar Search and Rescue (SAR)
    Mengukur pengetahuan konsep SAR, tahapan operasi pencarian dan pertolongan, koordinasi tim, serta peran BASARNAS dalam sistem penanggulangan keadaan darurat.
  5. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    Menilai pemahaman prinsip keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta pencegahan risiko kecelakaan dalam operasi SAR.
  6. Kemampuan Penalaran Logis dan Analitis
    Menguji kemampuan berpikir sistematis, menganalisis situasi, menarik kesimpulan, dan mengambil keputusan cepat berdasarkan data atau skenario yang diberikan.
  7. Pemecahan Masalah dalam Situasi Darurat
    Menilai kecakapan peserta dalam menentukan solusi paling efektif dan aman saat menghadapi kondisi krisis, keterbatasan sumber daya, dan tekanan waktu.
  8. Kemampuan Kerja Sama dan Komunikasi Tim
    Mengukur kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi secara efektif, dan memahami peran dalam tim lintas sektor selama operasi pencarian dan pertolongan.
  9. Pelayanan Publik dan Empati Sosial
    Menilai sikap humanis, empati terhadap korban, serta kemampuan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
  10. Pemahaman Regulasi Terkait BASARNAS
    Menguji pengetahuan dasar tentang tugas, fungsi, dan kewenangan BASARNAS sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Contoh Soal CPNS PPPK BASARNAS Badan SAR Nasional dan Pembahasan

Siap! Berikut contoh soal HOTS CPNS & PPPK BASARNAS yang disusun panjang, kontekstual, dan menuntut penalaran mendalam, lengkap dengan opsi A–E, jawaban benar, serta pembahasan analitis. Setiap soal mengacu langsung pada kisi-kisi yang telah dibahas.

Soal 1
Dalam sebuah operasi SAR kecelakaan kapal nelayan di perairan terbuka, tim menerima dua informasi yang saling bertentangan. Informasi pertama menyebutkan korban terakhir terlihat hanyut ke arah barat berdasarkan arus laut. Informasi kedua berasal dari nelayan setempat yang menyatakan korban kemungkinan tersangkut di karang timur karena angin berubah mendadak. Sementara itu, cuaca mulai memburuk dan bahan bakar tim terbatas. Sebagai anggota tim BASARNAS, tindakan paling tepat yang mencerminkan prinsip SAR profesional adalah …

A. Memusatkan pencarian pada arah barat karena data arus laut bersifat ilmiah
B. Mengikuti keterangan nelayan karena pengalaman lokal lebih dapat dipercaya
C. Membagi tim secara seimbang ke dua arah meskipun berisiko kekurangan sumber daya
D. Melakukan analisis cepat berbasis data cuaca, arus, dan keterangan saksi sebelum menentukan sektor prioritas
E. Menunda pencarian hingga cuaca membaik demi keselamatan tim sepenuhnya

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
Prinsip SAR menekankan pengambilan keputusan berbasis analisis terpadu, bukan asumsi tunggal. Opsi D menunjukkan kemampuan berpikir kritis dengan mengombinasikan data ilmiah dan keterangan saksi sebelum menentukan sektor pencarian paling rasional dan efisien. Ini mencerminkan kompetensi inti BASARNAS dalam kondisi darurat.

Soal 2
Seorang petugas SAR menemukan indikasi bahwa laporan waktu evakuasi korban telah dimanipulasi oleh rekan satu tim untuk menghindari evaluasi kinerja negatif. Jika data tersebut dilaporkan apa adanya, tim berpotensi mendapat sanksi administratif, tetapi jika dibiarkan, laporan operasi menjadi tidak akurat. Sikap paling tepat sesuai nilai integritas ASN adalah …

A. Membiarkan laporan tersebut karena kepentingan tim lebih utama
B. Mengubah laporan secara halus agar tetap terlihat logis
C. Melaporkan fakta sesuai kejadian melalui mekanisme internal yang berlaku
D. Menyimpan informasi tersebut demi menjaga solidaritas tim
E. Menunggu hingga ada pihak lain yang terlebih dahulu melaporkan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Integritas ASN menuntut kejujuran dan akuntabilitas, meskipun berisiko secara pribadi atau kelompok. Opsi C adalah pilihan etis dan profesional karena menjaga kredibilitas lembaga serta memastikan evaluasi berbasis data yang benar.


Soal 3
Dalam operasi SAR pascagempa, sebagian warga menolak dievakuasi karena takut meninggalkan harta benda. Kondisi bangunan sudah tidak layak dan berpotensi runtuh. Pendekatan paling tepat yang mencerminkan pelayanan publik humanis adalah …

A. Memaksa evakuasi demi keselamatan tanpa perlu dialog
B. Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada warga
C. Menghentikan evakuasi dan fokus pada wilayah lain
D. Memberikan penjelasan persuasif berbasis risiko sambil tetap menyiapkan rencana evakuasi darurat
E. Menunggu perintah tertulis dari atasan sebelum bertindak

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
Pelayanan publik BASARNAS harus humanis dan persuasif, namun tetap mengutamakan keselamatan. Opsi D menyeimbangkan empati, komunikasi efektif, dan kesiapsiagaan darurat, sesuai nilai pelayanan publik dan profesionalisme SAR.

Soal 4
Dalam operasi pencarian korban longsor, terjadi miskomunikasi antarunit sehingga dua tim hampir memasuki zona berbahaya yang sama. Jika Anda berada dalam posisi koordinator lapangan, langkah strategis paling tepat adalah …

A. Menegur tim yang dianggap paling lalai
B. Menghentikan seluruh operasi hingga evaluasi selesai
C. Segera menyatukan informasi lapangan dan menetapkan jalur komunikasi tunggal
D. Membiarkan tim tetap bergerak untuk menghemat waktu
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan pusat

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Operasi SAR menuntut koordinasi dan komunikasi yang jelas. Opsi C menunjukkan kemampuan kepemimpinan, manajemen risiko, dan pengambilan keputusan cepat untuk mencegah kecelakaan lanjutan.

Soal 5
Seorang petugas BASARNAS diminta oleh pihak tertentu untuk melakukan evakuasi di luar prosedur resmi tanpa koordinasi dengan instansi terkait. Jika permintaan tersebut dilakukan atas nama “kepentingan cepat”, sikap paling tepat adalah …

A. Melaksanakan permintaan demi kecepatan respons
B. Menolak tanpa memberikan penjelasan
C. Melaksanakan sebagian tugas secara informal
D. Menjelaskan kewenangan BASARNAS dan pentingnya koordinasi sesuai regulasi
E. Mengabaikan permintaan tersebut

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
BASARNAS bekerja dalam kerangka hukum dan sistem nasional. Opsi D mencerminkan pemahaman regulasi, profesionalisme, serta kemampuan komunikasi institusional tanpa menghambat prinsip keselamatan dan tata kelola.

Soal 6
Dalam operasi penyelamatan korban banjir bandang, tim SAR harus memasuki area dengan arus deras, jarak pandang rendah, dan potensi material hanyut seperti kayu besar. Salah satu anggota tim mengusulkan percepatan evakuasi tanpa penggunaan alat pengaman lengkap demi mengejar waktu. Sebagai petugas SAR profesional, keputusan paling tepat adalah …

A. Menyetujui usulan karena keselamatan korban lebih penting daripada prosedur
B. Menunda operasi sampai semua risiko benar-benar hilang
C. Tetap melanjutkan evakuasi dengan APD lengkap dan pengamanan tambahan meskipun memerlukan waktu lebih lama
D. Mengganti anggota tim dengan relawan yang bersedia mengambil risiko
E. Mengurangi jumlah personel agar lebih mudah bergerak

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Prinsip K3 dalam SAR menekankan bahwa keselamatan penolong tidak boleh dikorbankan. Opsi C menunjukkan pemahaman bahwa operasi efektif adalah operasi yang aman, terencana, dan berkelanjutan, bukan sekadar cepat.

Soal 7
Dalam pencarian orang hilang di hutan, data menunjukkan korban terakhir terlihat 12 jam lalu, dengan perkiraan kecepatan berjalan 2 km/jam. Medan berupa perbukitan dengan banyak jalur bercabang. Berdasarkan analisis SAR, pendekatan paling rasional untuk menentukan area pencarian awal adalah …

A. Memusatkan pencarian sejauh mungkin dari titik awal
B. Menyisir seluruh hutan secara acak
C. Menentukan radius pencarian berdasarkan waktu hilang dan kondisi medan
D. Menunggu laporan masyarakat tambahan
E. Memfokuskan pencarian hanya pada jalur utama

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
HOTS pada soal ini menguji penalaran logis berbasis data. Opsi C mencerminkan penerapan konsep perhitungan radius pencarian yang umum digunakan dalam operasi SAR profesional.

Soal 8
Dalam operasi evakuasi korban kecelakaan pesawat di wilayah terpencil, logistik medis terbatas dan jumlah korban melebihi kapasitas evakuasi awal. Tindakan paling tepat yang menunjukkan kemampuan problem solving adalah …

A. Mengevakuasi korban secara acak sesuai urutan ditemukan
B. Menunggu bantuan tambahan sebelum bertindak
C. Melakukan triase untuk menentukan prioritas evakuasi
D. Memprioritaskan korban dengan kondisi paling ringan
E. Menghentikan operasi sementara demi penyusunan laporan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Triase merupakan pendekatan sistematis dalam kondisi darurat dengan sumber daya terbatas. Opsi C menunjukkan kemampuan analitis, manajemen krisis, dan pengambilan keputusan rasional di bawah tekanan.

Soal 9
Saat proses pencarian korban tenggelam, keluarga korban menekan tim SAR agar memperluas pencarian ke area yang secara teknis dinilai sangat kecil kemungkinan. Sikap paling profesional dan empatik adalah …

A. Menolak permintaan keluarga secara tegas
B. Mengikuti permintaan keluarga meskipun tidak rasional
C. Mengabaikan keluarga demi fokus operasi
D. Memberikan penjelasan terbuka berbasis analisis SAR sambil tetap menunjukkan empati
E. Mengalihkan komunikasi kepada pihak keamanan

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
Pelayanan publik BASARNAS menuntut kombinasi empati dan profesionalisme. Opsi D mencerminkan kemampuan komunikasi krisis yang baik tanpa mengorbankan prinsip ilmiah operasi SAR.

Soal 10
Dalam operasi SAR lintas daerah, muncul perbedaan kepentingan antara pemerintah daerah dan instansi pusat yang berpotensi menghambat proses penyelamatan. Sikap yang paling mencerminkan nilai kebangsaan dan semangat NKRI adalah …

A. Mengutamakan kepentingan instansi sendiri
B. Menunggu konflik selesai sebelum bertindak
C. Mengedepankan koordinasi dan kepentingan keselamatan masyarakat di atas ego kelembagaan
D. Mengikuti arahan pihak yang paling berpengaruh
E. Menyerahkan seluruh keputusan kepada satu pihak

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Nilai kebangsaan menekankan persatuan dan kepentingan nasional. Opsi C menunjukkan pemahaman bahwa tugas kemanusiaan BASARNAS berada di atas kepentingan sektoral atau ego institusi.

Soal 11
Dalam operasi pencarian korban longsor di daerah pegunungan, tim SAR dihadapkan pada dua pilihan: melanjutkan pencarian di area utama yang memiliki potensi korban tertinggi namun risiko longsor susulan besar, atau memindahkan fokus ke area yang relatif aman tetapi peluang menemukan korban lebih kecil. Keputusan yang paling tepat sesuai prinsip manajemen risiko SAR adalah …

A. Melanjutkan pencarian di area berisiko demi peluang korban tertinggi
B. Menghentikan operasi sepenuhnya hingga kondisi benar-benar aman
C. Menyeimbangkan potensi korban dan risiko dengan pengamanan tambahan serta pemantauan kondisi secara berkala
D. Memindahkan seluruh tim ke area aman tanpa pengecualian
E. Menyerahkan keputusan kepada pihak non-teknis

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Manajemen risiko SAR menekankan keseimbangan antara keselamatan penolong dan peluang keberhasilan misi. Opsi C menunjukkan pemikiran strategis dengan mitigasi risiko tanpa mengabaikan tujuan kemanusiaan.


Soal 12
Dalam pencarian pesawat kecil yang hilang kontak, terdapat data radar yang tidak konsisten dengan laporan saksi mata. Radar menunjukkan pesawat berbelok ke selatan, sementara saksi melihatnya menuju timur. Sikap paling profesional bagi petugas BASARNAS adalah …

A. Mengabaikan laporan saksi karena radar lebih akurat
B. Mengikuti laporan saksi karena berasal dari manusia
C. Menggabungkan kedua sumber data untuk menyusun kemungkinan jalur terluas
D. Memilih satu sumber data agar pencarian lebih fokus
E. Menunda operasi hingga data benar-benar pasti

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
HOTS pada soal ini menuntut kemampuan sintesis informasi. Opsi C mencerminkan pendekatan ilmiah SAR dengan memanfaatkan seluruh data untuk memaksimalkan peluang keberhasilan pencarian.

Soal 13
Dalam operasi evakuasi korban kebakaran hutan, beberapa anggota tim menunjukkan kelelahan fisik dan mental, namun waktu pencarian semakin kritis. Sebagai pimpinan lapangan, langkah paling tepat adalah …

A. Memaksa seluruh tim tetap bekerja tanpa jeda
B. Mengganti seluruh tim dengan personel baru
C. Mengatur rotasi tugas dan memberikan istirahat terukur tanpa menghentikan operasi
D. Menghentikan operasi hingga kondisi tim pulih
E. Menyerahkan tugas sepenuhnya kepada relawan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Kepemimpinan efektif dalam SAR menuntut manajemen sumber daya manusia di bawah tekanan. Opsi C menunjukkan keseimbangan antara efektivitas operasi dan keberlanjutan kinerja tim.

Soal 14
Dalam sebuah operasi SAR yang mendapat sorotan media, seorang pejabat daerah meminta tim SAR memprioritaskan pencarian di wilayah tertentu demi kepentingan citra politik. Sikap yang paling tepat bagi petugas BASARNAS adalah …

A. Mengikuti permintaan demi menjaga hubungan baik
B. Menolak dengan sikap konfrontatif
C. Tetap berpegang pada analisis teknis SAR dan prinsip netralitas
D. Menghentikan operasi sementara
E. Menyerahkan keputusan kepada media

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
BASARNAS harus menjaga netralitas dan profesionalisme. Opsi C mencerminkan integritas institusi dan kepatuhan pada prinsip teknis, bukan kepentingan non-kemanusiaan.

Soal 15
Dalam kondisi geografis ekstrem yang tidak memungkinkan penggunaan peralatan standar, tim SAR dituntut untuk beradaptasi. Sikap yang paling mencerminkan profesionalisme dan inovasi dalam batas regulasi adalah …

A. Mengabaikan SOP demi kecepatan
B. Menghentikan operasi karena keterbatasan alat
C. Menyesuaikan metode pencarian secara kreatif tanpa melanggar prinsip keselamatan
D. Mengandalkan intuisi semata
E. Menunggu instruksi detail dari pusat

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Soal ini menguji fleksibilitas berpikir tingkat tinggi. Opsi C menunjukkan kemampuan adaptasi yang tetap berada dalam koridor keselamatan dan regulasi, sesuai karakter petugas BASARNAS profesional.

Soal 16
Dalam operasi SAR kecelakaan pesawat di wilayah perairan, BASARNAS harus berkoordinasi dengan TNI AL, Polair, dan otoritas bandara. Masing-masing instansi memiliki prosedur dan kepentingan operasional yang berbeda. Sikap paling tepat untuk menjaga efektivitas operasi adalah …

A. Mengikuti prosedur instansi dengan kewenangan terkuat
B. Membiarkan tiap instansi bekerja secara mandiri
C. Menetapkan satu sistem komando terpadu dan pembagian peran yang jelas
D. Menunda operasi hingga semua instansi sepakat
E. Menyerahkan koordinasi sepenuhnya kepada pimpinan pusat

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Operasi SAR menuntut unity of command. Opsi C mencerminkan pemahaman sistem komando terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih tugas dan risiko keselamatan.

Soal 17
Dalam pencarian korban tersesat di pegunungan, perubahan cuaca ekstrem menyebabkan peta jalur awal tidak lagi relevan. Sebagian jalur tertutup longsor, sementara jalur alternatif belum terverifikasi. Keputusan paling tepat adalah …

A. Tetap menggunakan rencana awal demi konsistensi
B. Menghentikan operasi hingga cuaca normal
C. Melakukan reassessment situasi dan memperbarui rencana pencarian
D. Menyerahkan keputusan kepada tim paling senior
E. Mengandalkan intuisi lapangan semata

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
HOTS diukur melalui kemampuan adaptasi terhadap perubahan situasi. Opsi C menunjukkan pengambilan keputusan berbasis evaluasi berkelanjutan, prinsip utama dalam operasi SAR.

Soal 18
Dalam sebuah operasi evakuasi, seorang anggota tim kehilangan anggota keluarganya akibat bencana yang sama. Secara emosional, ia ingin terlibat langsung dalam pencarian tanpa memperhatikan kondisi fisik dan mentalnya. Sikap paling tepat sebagai bagian dari tim adalah …

A. Mengizinkan karena alasan kemanusiaan
B. Melarang tanpa memberikan penjelasan
C. Mengalihkan sementara ke tugas pendukung yang aman
D. Membiarkan yang bersangkutan memutuskan sendiri
E. Menghentikan seluruh operasi

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Profesionalisme SAR menuntut pengendalian emosi dan manajemen SDM. Opsi C menjaga keselamatan individu sekaligus menghormati aspek kemanusiaan.

Soal 19
Setelah operasi SAR besar selesai, ditemukan bahwa beberapa data lapangan belum terdokumentasi dengan baik karena tekanan waktu. Tindakan paling tepat yang mencerminkan akuntabilitas ASN adalah …

A. Mengabaikan kekurangan dokumentasi karena operasi sudah selesai
B. Mengisi laporan berdasarkan perkiraan agar lengkap
C. Melakukan rekonstruksi data secara jujur dan mencantumkan keterbatasannya
D. Menunda laporan hingga data sempurna
E. Menyerahkan laporan apa adanya tanpa penjelasan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Akuntabilitas menuntut transparansi dan kejujuran. Opsi C mencerminkan pelaporan profesional yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan etis.

Soal 20
Dalam kondisi darurat nasional, seorang petugas SAR diminta bertugas di daerah konflik bencana yang jauh dari domisili dan keluarganya. Keputusan yang paling mencerminkan nilai ASN dan wawasan kebangsaan adalah …

A. Menolak karena alasan pribadi
B. Meminta penugasan yang lebih ringan
C. Melaksanakan tugas sesuai perintah dengan penuh tanggung jawab
D. Menunda keberangkatan hingga situasi pribadi memungkinkan
E. Mengalihkan tugas kepada rekan lain

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Nilai ASN dan kebangsaan menekankan pengabdian kepada negara dan kemanusiaan. Opsi C mencerminkan komitmen profesional dan loyalitas terhadap tugas.

Ingin Lolos CPNS & PPPK BASARNAS dengan Persiapan yang Lebih Matang? 🚨

Menguasai materi saja tidak cukup. Anda perlu latihan soal yang tepat, menantang, dan sesuai karakter ujian sebenarnya. Itulah sebabnya Paket Soal CPNS & PPPK BASARNAS di fungsional.id dirancang khusus untuk membantu Anda unggul di tengah persaingan ketat.

Apa yang Anda Dapatkan?

  • Soal HOTS berbasis kisi-kisi resmi BASARNAS
  • Pembahasan logis, mendalam, dan mudah dipahami
  • Soal kontekstual yang melatih pengambilan keputusan & analisis cepat
  • Cocok untuk latihan mandiri maupun simulasi ujian
  • Membantu membangun pola pikir profesional petugas SAR

🔑 Jangan hanya berharap lulus, siapkan diri Anda secara serius.
Ribuan peserta bersaing, tetapi hanya mereka yang berlatih dengan soal berkualitas yang selangkah lebih maju.

👉 Kunjungi sekarang: fungsional.id
Mulai persiapan terbaik Anda hari ini dan tingkatkan peluang lolos CPNS & PPPK BASARNAS secara signifikan 💪🔥

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?