Soal Seleksi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat: Materi, Kisi-Kisi & Pembahasan 

Seleksi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat membutuhkan persiapan yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, manajerial, sosial kultural, serta pemahaman karakter peserta didik. Melalui artikel Soal PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat: Materi, Kisi-Kisi & Pembahasan, Anda dapat mempelajari materi penting sekaligus berlatih menghadapi soal berbasis kasus yang menguji kemampuan mengajar, penguasaan Pendidikan Agama Islam, pembentukan karakter, asesmen, serta pengambilan keputusan profesional sebagai guru.

Kompetensi Utama PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat

Seleksi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat bertujuan menilai kesiapan calon guru dalam mengajar Pendidikan Agama Islam sekaligus membentuk karakter peserta didik di lingkungan Sekolah Rakyat.

Kompetensi yang perlu dipersiapkan meliputi:

  • Kompetensi Pedagogik
    Memahami karakter peserta didik, perencanaan pembelajaran, strategi mengajar, diferensiasi, pengelolaan kelas, dan asesmen.
  • Kompetensi Profesional PAI
    Mencakup Al-Qur’an dan Hadis, akidah, akhlak, fikih, sejarah peradaban Islam, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Budi Pekerti dan Penguatan Karakter
    Menanamkan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi, kepedulian, adab, dan perilaku terpuji.
  • Kompetensi Sosial Kultural
    Menghargai keberagaman, membangun komunikasi inklusif, mencegah diskriminasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman.
  • Kompetensi Manajerial
    Meliputi kerja sama, komunikasi, orientasi hasil, pengambilan keputusan, pelayanan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan.
  • Pendampingan Peserta Didik
    Guru perlu mampu memahami kondisi sosial, emosional, serta kebutuhan belajar peserta didik dan memberikan pendampingan yang tepat.
  • Etika dan Profesionalisme Guru
    Berkaitan dengan integritas, keteladanan, tanggung jawab, objektivitas, serta kepatuhan terhadap kode etik profesi.

Materi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat

Materi seleksi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat perlu dipersiapkan dari aspek pedagogik, profesional PAI, sosial kultural, manajerial, serta penguatan karakter peserta didik.

1. Al-Qur’an dan Hadis

Materi meliputi:

  • pemahaman ayat dan hadis;
  • tajwid dasar;
  • kandungan ayat;
  • nilai moral dan sosial;
  • penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Akidah

Fokus materi:

  • rukun iman;
  • tauhid;
  • sifat Allah;
  • iman kepada malaikat;
  • kitab;
  • rasul;
  • hari akhir;
  • qada dan qadar.

3. Akhlak dan Budi Pekerti

Kuasai materi:

  • jujur;
  • amanah;
  • disiplin;
  • tanggung jawab;
  • toleransi;
  • kepedulian;
  • adab kepada orang tua, guru, teman, dan masyarakat.

4. Fikih

Materi meliputi:

  • thaharah;
  • salat;
  • puasa;
  • zakat;
  • haji;
  • makanan halal dan haram;
  • muamalah;
  • penerapan fikih dalam kehidupan.

5. Sejarah Peradaban Islam

Fokus:

  • keteladanan Nabi Muhammad saw.;
  • Khulafaur Rasyidin;
  • perkembangan Islam;
  • tokoh-tokoh Islam;
  • nilai perjuangan, kepemimpinan, dan toleransi.

6. Kompetensi Pedagogik

Materi penting:

  • karakteristik peserta didik;
  • tujuan pembelajaran;
  • strategi dan metode mengajar;
  • diferensiasi;
  • pengelolaan kelas;
  • pembelajaran aktif;
  • refleksi pembelajaran.

7. Asesmen Pembelajaran

Kisi materi:

  • asesmen diagnostik;
  • formatif;
  • sumatif;
  • rubrik;
  • pemberian umpan balik;
  • remedial;
  • pengayaan;
  • analisis hasil belajar.

8. Penguatan Karakter

Guru perlu memahami:

  • keteladanan;
  • pembiasaan positif;
  • pembentukan disiplin;
  • penguatan tanggung jawab;
  • pencegahan perundungan;
  • pembentukan budaya saling menghargai.

9. Kompetensi Sosial Kultural

Materi:

  • keberagaman;
  • toleransi;
  • komunikasi inklusif;
  • anti-diskriminasi;
  • empati;
  • penyelesaian konflik;
  • pelayanan pendidikan yang adil.

10. Kompetensi Manajerial

Fokus:

  • integritas;
  • kerja sama;
  • komunikasi;
  • orientasi hasil;
  • pengambilan keputusan;
  • adaptasi;
  • pelayanan publik.

11. Pendampingan Peserta Didik

Materi dapat mencakup:

  • kesulitan belajar;
  • masalah kedisiplinan;
  • masalah sosial emosional;
  • motivasi belajar;
  • komunikasi dengan orang tua;
  • tindak lanjut masalah peserta didik.

12. Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Rakyat

Guru perlu mampu menghubungkan materi PAI dengan situasi nyata peserta didik, seperti:

  • kejujuran;
  • hidup bersama;
  • tanggung jawab;
  • kerja sama;
  • toleransi;
  • kepedulian sosial;
  • kemandirian.

Kisi-Kisi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat Terbaru

Kisi-kisi PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat perlu dipersiapkan berdasarkan empat kelompok utama dalam seleksi CAT, yaitu kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, dan wawancara integritas serta moralitas. Untuk seleksi terbaru 2026, peserta juga perlu menyiapkan diri menghadapi seleksi kompetensi tambahan berupa psikotes dan wawancara.

1. Al-Qur’an dan Hadis

Fokus materi:

  • pemahaman kandungan ayat;
  • hadis dan penerapannya;
  • tajwid;
  • nilai akhlak dan sosial;
  • penerapan ajaran dalam kehidupan.

2. Akidah

Kisi-kisi:

  • rukun iman;
  • tauhid;
  • qada dan qadar;
  • iman kepada rasul;
  • hari akhir;
  • penerapan nilai keimanan.

3. Akhlak dan Budi Pekerti

Materi penting:

  • jujur;
  • amanah;
  • tanggung jawab;
  • disiplin;
  • toleransi;
  • adab;
  • kepedulian sosial;
  • pencegahan perundungan.

4. Fikih

Fokus:

  • thaharah;
  • salat;
  • puasa;
  • zakat;
  • haji;
  • halal dan haram;
  • muamalah;
  • penerapan fikih dalam kehidupan.

5. Sejarah Peradaban Islam

Kisi-kisi:

  • keteladanan Nabi Muhammad saw.;
  • Khulafaur Rasyidin;
  • perkembangan Islam;
  • tokoh Islam;
  • nilai kepemimpinan;
  • toleransi dan perjuangan.

6. Kompetensi Pedagogik

Materi:

  • karakteristik peserta didik;
  • teori belajar;
  • tujuan pembelajaran;
  • strategi mengajar;
  • pembelajaran aktif;
  • pengelolaan kelas;
  • diferensiasi.

7. Asesmen Pembelajaran

Fokus:

  • asesmen diagnostik;
  • formatif;
  • sumatif;
  • analisis hasil;
  • feedback;
  • remedial;
  • pengayaan.

8. Pendidikan Karakter

Guru PAI perlu mampu menghubungkan materi agama dengan:

  • pembiasaan positif;
  • keteladanan;
  • kemandirian;
  • tanggung jawab;
  • toleransi;
  • kepedulian;
  • budaya saling menghargai.

9. Pendampingan Peserta Didik Sekolah Rakyat

Konteks Sekolah Rakyat membuat kemampuan pendampingan menjadi penting.

Kisi-kisi:

  • kesulitan belajar;
  • motivasi rendah;
  • masalah sosial emosional;
  • kedisiplinan;
  • rasa percaya diri;
  • pendampingan peserta didik rentan;
  • komunikasi dengan keluarga.

10. Kompetensi Manajerial

Materi:

  • integritas;
  • kerja sama;
  • komunikasi;
  • orientasi hasil;
  • pelayanan publik;
  • pengembangan diri;
  • mengelola perubahan;
  • pengambilan keputusan.

11. Kompetensi Sosial Kultural

Fokus:

  • keberagaman;
  • empati;
  • toleransi;
  • anti-diskriminasi;
  • komunikasi inklusif;
  • kepekaan sosial;
  • penyelesaian konflik;
  • membangun lingkungan belajar aman.

12. Wawancara CAT

Wawancara berbasis komputer menilai:

  • integritas;
  • moralitas;
  • tanggung jawab;
  • komitmen sebagai guru;
  • etika profesi;
  • profesionalisme.

13. Seleksi Kompetensi Tambahan

Pada seleksi Sekolah Rakyat, peserta yang lolos tahap CAT dapat mengikuti seleksi kompetensi tambahan. Pada pola seleksi guru Sekolah Rakyat 2026, tahap tambahan mencakup psikotes, kemampuan Bahasa Inggris, dan wawancara; sedangkan pengumuman Guru Agama terbaru menyebut psikotes dan wawancara sebagai bagian tahap lanjut.

Materi psikotes dapat menilai:

  • kemampuan berpikir;
  • penalaran;
  • pemecahan masalah;
  • adaptabilitas;
  • empati;
  • sikap kerja.

Contoh Soal PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat + Pembahasan

Contoh soal berikut disusun dalam bentuk HOTS dan studi kasus. Materi mencakup kompetensi profesional PAI, pedagogik, budi pekerti, sosial kultural, manajerial, serta pendampingan peserta didik dalam konteks Sekolah Rakyat.

Soal 1 — Al-Qur’an dan Implementasi Nilai

Guru membahas ayat tentang pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan. Sebagian peserta didik mampu menghafal ayat, tetapi masih sering tidak peduli ketika temannya mengalami kesulitan.

Strategi pembelajaran paling tepat adalah ….

A. Mengajak peserta didik melakukan kegiatan nyata saling membantu kemudian merefleksikan hubungannya dengan kandungan ayat
B. Menambah jumlah ayat untuk dihafalkan
C. Memberikan tes tertulis setiap hari
D. Mengulang terjemahan ayat sampai hafal
E. Memberikan hukuman kepada peserta didik yang tidak membantu

Jawaban: A

Pembahasan:
Pembelajaran PAI tidak berhenti pada pengetahuan. Guru perlu menghubungkan pemahaman ayat dengan pengalaman dan perilaku nyata agar nilai agama terinternalisasi.

Soal 2 — Akidah

Seorang peserta didik mengatakan bahwa kegagalan belajar tidak perlu diperbaiki karena semuanya sudah ditentukan oleh Allah.

Respons guru paling tepat adalah ….

A. Membenarkan karena semua merupakan takdir
B. Menjelaskan hubungan antara iman kepada qada dan qadar dengan ikhtiar, doa, dan tanggung jawab manusia
C. Menghindari pembahasan karena terlalu abstrak
D. Meminta peserta didik menghafal kembali rukun iman
E. Menyalahkan pemahaman peserta didik di depan kelas

Jawaban: B

Pembahasan:
Pemahaman qada dan qadar harus berjalan bersama konsep ikhtiar. Guru perlu meluruskan miskonsepsi tanpa mempermalukan peserta didik.

Soal 3 — Fikih

Beberapa peserta didik memahami tata cara wudu secara teori, tetapi sering melakukan urutan yang salah ketika praktik.

Tindakan terbaik guru adalah ….

A. Mengulang ceramah
B. Memberikan soal pilihan ganda
C. Menggunakan demonstrasi, praktik langsung, dan umpan balik terhadap langkah yang dilakukan
D. Meminta peserta didik membaca buku sendiri
E. Memberikan nilai rendah agar lebih serius

Jawaban: C

Pembahasan:
Materi keterampilan ibadah lebih efektif dinilai melalui praktik sehingga guru dapat melihat pemahaman prosedural peserta didik.

Soal 4 — Akhlak dan Budi Pekerti

Seorang peserta didik menemukan uang di lingkungan sekolah lalu menyimpannya tanpa memberi tahu siapa pun.

Pendekatan guru paling tepat adalah ….

A. Langsung memberikan hukuman berat
B. Mengumumkan kesalahan peserta didik di depan sekolah
C. Menganggap persoalan kecil
D. Membimbing peserta didik memahami nilai amanah dan mengembalikan barang melalui prosedur yang benar
E. Mengambil uang tersebut tanpa penjelasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Pembentukan karakter membutuhkan pembimbingan agar peserta didik memahami alasan moral di balik tindakan yang benar.

Soal 5 — Sejarah Peradaban Islam

Guru membahas kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Agar pembelajaran bersifat HOTS, aktivitas yang paling tepat adalah ….

A. Menghafalkan urutan nama khalifah
B. Menyalin seluruh materi sejarah
C. Menghafalkan tahun-tahun penting
D. Membaca buku tanpa diskusi
E. Menganalisis keputusan salah satu khalifah kemudian menghubungkannya dengan prinsip kepemimpinan masa kini

Jawaban: E

Pembahasan:
HOTS menuntut peserta didik menganalisis makna peristiwa sejarah dan menerapkannya pada konteks yang lebih luas.

Soal 6 — Asesmen Diagnostik

Pada awal pembelajaran, guru menemukan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik sangat beragam.

Langkah pertama yang paling tepat adalah ….

A. Melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan sebelum menentukan strategi pembelajaran
B. Memberikan materi yang sama kepada seluruh kelas
C. Menggunakan kemampuan peserta didik terbaik sebagai standar awal
D. Menunda pembelajaran
E. Langsung memberikan remedial kepada semua peserta didik

Jawaban: A

Pembahasan:
Asesmen diagnostik membantu guru mengetahui titik awal sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Soal 7 — Diferensiasi

Sebagian peserta didik sudah lancar membaca Al-Qur’an, sedangkan sebagian lainnya masih kesulitan membedakan beberapa huruf hijaiyah.

Strategi paling tepat adalah ….

A. Mengulang materi dasar untuk seluruh kelas
B. Menyediakan aktivitas belajar berbeda berdasarkan tingkat kesiapan dengan tujuan kompetensi yang tetap terarah
C. Hanya mengajar peserta didik yang tertinggal
D. Meminta peserta didik mahir belajar sendiri
E. Memberikan soal yang sama kepada semua peserta didik

Jawaban: B

Pembahasan:
Diferensiasi memberikan dukungan sesuai kesiapan peserta didik tanpa menghilangkan tujuan pembelajaran.

Soal 8 — Assessment for Learning

Hasil asesmen formatif menunjukkan sebagian besar peserta didik belum mampu membedakan antara zakat, infak, dan sedekah.

Tindakan guru selanjutnya adalah ….

A. Memberikan nilai akhir
B. Melanjutkan materi berikutnya
C. Menganalisis kesalahan, memberikan pembelajaran ulang dengan contoh kontekstual, lalu mengecek pemahaman kembali
D. Meminta peserta didik menghafal definisi
E. Mengurangi standar pencapaian

Jawaban: C

Pembahasan:
Asesmen formatif digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran, bukan hanya memberi nilai.

Soal 9 — Pengelolaan Kelas

Dua peserta didik berdebat keras mengenai perbedaan praktik ibadah yang memiliki dasar pendapat berbeda.

Tindakan guru paling tepat adalah ….

A. Menentukan salah satu peserta didik sebagai pemenang
B. Melarang seluruh diskusi agama
C. Meminta keduanya keluar kelas
D. Mengarahkan diskusi pada dalil, adab berbeda pendapat, dan penghargaan terhadap perbedaan yang dapat dipertanggungjawabkan
E. Mengabaikan perdebatan

Jawaban: D

Pembahasan:
Guru PAI perlu membangun pemahaman keagamaan sekaligus adab dalam menyikapi perbedaan.

Soal 10 — Pendampingan Peserta Didik

Seorang peserta didik mulai sering tidak masuk kelas, kehilangan motivasi, dan menarik diri dari teman-temannya.

Langkah guru paling tepat adalah ….

A. Langsung memberi hukuman kedisiplinan
B. Mengurangi nilainya
C. Membahas masalahnya di depan kelas
D. Menunggu sampai peserta didik berubah sendiri
E. Mengajak berbicara secara pribadi, mengidentifikasi penyebab, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pendampingan

Jawaban: E

Pembahasan:
Guru perlu melihat perilaku sebagai kemungkinan tanda adanya persoalan yang membutuhkan dukungan, bukan semata-mata pelanggaran.

Soal 11 — Pencegahan Perundungan

Seorang peserta didik sering diejek karena kondisi ekonomi keluarganya.

Tindakan guru paling tepat adalah ….

A. Menghentikan perundungan, melindungi peserta didik, serta membangun pemahaman tentang martabat dan sikap saling menghormati
B. Menganggap ejekan sebagai bagian dari pergaulan
C. Meminta korban mengabaikan saja
D. Memindahkan korban dari kelas
E. Menunggu laporan resmi dari orang tua

Jawaban: A

Pembahasan:
Lingkungan pendidikan harus aman dan bebas diskriminasi. Nilai Islam juga menekankan penghormatan terhadap martabat manusia.

Soal 12 — Pembelajaran Kontekstual

Guru akan mengajarkan materi tentang kejujuran kepada peserta didik Sekolah Rakyat.

Aktivitas paling efektif adalah ….

A. Meminta menghafalkan definisi jujur
B. Memberikan kasus nyata tentang menemukan barang, ujian, dan tanggung jawab kemudian meminta peserta didik menganalisis pilihan tindakan
C. Menyalin materi dari buku
D. Mengadakan tes tanpa pembahasan
E. Menjelaskan selama satu jam penuh

Jawaban: B

Pembahasan:
Kasus nyata membantu peserta didik menghubungkan nilai kejujuran dengan keputusan sehari-hari.

Soal 13 — Sosial Kultural

Kelas terdiri atas peserta didik dengan latar belakang budaya dan kebiasaan yang beragam.

Sikap guru paling tepat adalah ….

A. Menggunakan budaya mayoritas sebagai standar
B. Menghindari seluruh pembahasan perbedaan
C. Menciptakan lingkungan belajar inklusif yang menghargai keberagaman tanpa mengurangi prinsip pembelajaran
D. Mengelompokkan peserta didik berdasarkan daerah asal
E. Meminta seluruh peserta didik memiliki kebiasaan yang sama

Jawaban: C

Pembahasan:
Kompetensi sosial kultural menuntut guru menghargai perbedaan serta memastikan semua peserta didik memperoleh kesempatan belajar secara adil.

Soal 14 — Kompetensi Manajerial

Sekolah menerapkan aplikasi pembelajaran baru. Beberapa guru kesulitan menggunakannya sehingga kegiatan mulai terganggu.

Respons terbaik adalah ….

A. Meminta sistem dibatalkan
B. Menggunakan aplikasi lama secara diam-diam
C. Menyerahkan seluruh pekerjaan kepada guru muda
D. Membantu pendampingan, berbagi praktik, dan menyampaikan kendala kepada pengelola untuk perbaikan
E. Membiarkan setiap guru memilih sistem sendiri

Jawaban: D

Pembahasan:
Respons tersebut menunjukkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan mengelola perubahan.

Soal 15 — Integritas Guru

Orang tua meminta guru menaikkan nilai PAI anaknya dengan alasan nilai tersebut dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan tertentu.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menaikkan sedikit karena tujuan orang tua baik
B. Memberikan tugas tanpa penilaian objektif
C. Meminta guru lain mengubah nilai
D. Mengubah nilai jika orang tua bersedia membantu sekolah
E. Menolak dan mempertahankan penilaian berdasarkan bukti capaian belajar

Jawaban: E

Pembahasan:
Penilaian harus objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Integritas guru tidak boleh dipengaruhi kepentingan pribadi.

Soal 16 — Remedial

Enam peserta didik belum mencapai tujuan pembelajaran mengenai tata cara salat, tetapi penyebab kesalahannya berbeda.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Memberikan remedial berdasarkan jenis kesulitan yang ditemukan pada masing-masing peserta didik
B. Mengulang seluruh materi dengan metode sama
C. Memberikan soal lebih banyak
D. Mengurangi nilai akhir
E. Memindahkan peserta didik ke kelompok lain tanpa diagnosis

Jawaban: A

Pembahasan:
Remedial seharusnya mengatasi penyebab kesulitan, bukan sekadar mengulang kegiatan yang sama.

Soal 17 — Pengayaan

Beberapa peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran lebih cepat dibanding teman-temannya.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Membiarkan tanpa kegiatan
B. Memberikan tugas pengayaan yang memperdalam atau menerapkan konsep pada situasi baru
C. Meminta mereka mengerjakan materi yang sama berulang kali
D. Memberikan nilai maksimal lalu membebaskan dari pembelajaran
E. Meminta mereka mengerjakan tugas guru

Jawaban: B

Pembahasan:
Pengayaan bertujuan memperluas atau memperdalam kompetensi bagi peserta didik yang sudah mencapai target.

Soal 18 — Komunikasi dengan Orang Tua

Orang tua marah karena anaknya memperoleh hasil asesmen rendah dan menilai guru tidak mampu mengajar.

Tindakan guru paling tepat adalah ….

A. Membalas dengan menunjukkan kelemahan anak
B. Menghindari orang tua
C. Mendengarkan keluhan, menunjukkan bukti hasil belajar, menjelaskan kebutuhan peserta didik, dan menyusun tindak lanjut bersama
D. Mengubah nilai agar konflik selesai
E. Menyerahkan seluruh pembicaraan kepada kepala sekolah

Jawaban: C

Pembahasan:
Komunikasi profesional menggunakan data, empati, dan orientasi pada perkembangan peserta didik.

Soal 19 — Etika Bermedia Digital

Peserta didik menyebarkan video temannya yang sedang dihukum ke grup media sosial kelas sehingga menjadi bahan ejekan.

Tindakan guru paling tepat adalah ….

A. Membiarkan karena terjadi di luar pembelajaran
B. Menghapus grup kelas
C. Menyita semua telepon peserta didik
D. Menghentikan penyebaran, melindungi korban, dan memberikan edukasi mengenai etika digital serta tanggung jawab sosial
E. Menyebarkan video tersebut kepada orang tua sebagai bukti

Jawaban: D

Pembahasan:
Guru perlu menangani dampak terhadap korban sekaligus membangun literasi dan etika digital peserta didik.

Soal 20 — Kasus Integratif Sekolah Rakyat

Seorang peserta didik memiliki kemampuan akademik rendah, sering tidak percaya diri, tetapi menunjukkan minat kuat pada kegiatan keagamaan dan sosial.

Pendekatan guru PAI paling tepat adalah ….

A. Fokus pada kelemahannya agar segera mengejar teman
B. Menurunkan target pembelajaran permanen
C. Mengabaikan kemampuan nonakademik
D. Menyerahkan pendampingan sepenuhnya kepada guru lain
E. Menggunakan kekuatan dan minat peserta didik sebagai pintu masuk untuk meningkatkan motivasi, sambil memberikan dukungan belajar sesuai kebutuhannya

Jawaban: E

Pembahasan:
Pendampingan yang baik melihat peserta didik secara utuh. Kekuatan yang dimiliki dapat digunakan untuk membangun rasa percaya diri dan meningkatkan keterlibatan belajar.

Siapkan Diri Lebih Matang untuk Seleksi PPPK Guru PAI Sekolah Rakyat

Pemahaman materi yang kuat perlu diimbangi dengan latihan soal berbasis kasus agar Anda terbiasa menghadapi kompetensi PAI dan Budi Pekerti, pedagogik, asesmen, manajerial, sosial kultural, serta wawancara. Temukan lebih banyak latihan Soal PPPK Guru PAI dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat beserta pembahasan dan simulasi CAT di fungsional.id 

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!