130+ Soal Rekrutmen PLJP Pengelola Keuangan KOMDIGI + Pembahasannya

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara berkala membuka rekrutmen Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) untuk berbagai posisi pendukung, termasuk Pengelola Keuangan, yang merupakan salah satu formasi yang dibutuhkan di lingkungan Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, dengan tugas menyusun dan mengelola dokumen pertanggungjawaban keuangan, menyiapkan bahan laporan inventarisasi dan pengelolaan aset negara ke dalam sistem yang berlaku, serta melakukan verifikasi dan pemutakhiran data administrasi sesuai ketentuan. Posisi ini menjadi krusial dalam menjamin tata kelola keuangan dan aset negara yang tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi di lingkungan Komdigi.

Menghadapi seleksi rekrutmen PJLP Pengelola Keuangan Komdigi membutuhkan persiapan yang matang, mengingat materi tes yang diujikan mencakup administrasi keuangan, pengelolaan aset negara (BMN), penguasaan aplikasi perkantoran, hingga wawasan kelembagaan Komdigi. Untuk membantu calon pelamar mempersiapkan diri secara optimal, artikel ini menghadirkan lebih dari 130 soal latihan pilihan ganda lengkap beserta pembahasan yang disusun berdasarkan karakteristik tes rekrutmen PJLP di lingkungan Komdigi, agar calon peserta lebih siap dan percaya diri menghadapi seleksi yang sesungguhnya.

Mengenal Rekrutmen Pengelola Keuangan KOMDIGI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka rekrutmen Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) untuk posisi Pengelola Keuangan di berbagai unit kerja, sebagai bagian dari dukungan operasional pengelolaan keuangan dan aset negara yang akuntabel di lingkungan kementerian. Posisi ini bertugas menyusun dan mengelola dokumen pertanggungjawaban keuangan, menyiapkan bahan laporan inventarisasi dan pengelolaan aset negara ke dalam sistem yang berlaku, serta melakukan verifikasi dan pemutakhiran data administrasi sesuai ketentuan. Selain itu, posisi ini juga bertanggung jawab dalam pengelolaan bidang kearsipan, keuangan, dan barang milik negara (BMN), termasuk pencatatan, pengarsipan, dan pemeliharaan dokumen kedinasan.

Calon pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya lulusan Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi minimal ‘B’/’Baik Sekali’ dari BAN-PT, memiliki pengalaman kerja dan/atau magang di bidang yang relevan minimal 6 bulan, serta menguasai aplikasi perkantoran (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi komputer lainnya untuk mendukung proses kerja dengan baik. Selain itu, pelamar juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, mampu bekerja dengan disiplin dan sungguh-sungguh, serta berkomitmen bekerja secara mandiri maupun dalam tim, dan bersedia bekerja penuh waktu (full time) selama kontrak berlangsung. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi seleksi.komdigi.go.id, dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apa pun.

Tugas dan Kompetensi Pengelola Keuangan KOMDIGI

Posisi Pengelola Keuangan memiliki lingkup tugas yang berfokus pada tata kelola administrasi keuangan dan aset negara secara tertib dan akuntabel. Tugas utamanya meliputi menyusun dan mengelola dokumen pertanggungjawaban keuangan, menyiapkan bahan laporan inventarisasi dan pengelolaan aset negara (BMN) ke dalam sistem yang berlaku, serta melakukan verifikasi dan pemutakhiran data administrasi sesuai ketentuan. Selain itu, posisi ini juga menangani pengelolaan bidang kearsipan, keuangan, dan barang milik negara, termasuk pencatatan, pengarsipan, dan pemeliharaan dokumen kedinasan, serta penyusunan laporan dan pengelolaan surat-menyurat.

Dari sisi kompetensi, pemegang posisi ini wajib menguasai aplikasi perkantoran (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi komputer lainnya untuk mendukung proses kerja dengan baik, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, mampu bekerja dengan disiplin dan sungguh-sungguh, serta berkomitmen bekerja secara mandiri maupun dalam tim. Kombinasi ketelitian administratif dan pemahaman regulasi keuangan negara ini menjadikan Pengelola Keuangan sebagai sosok kunci dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran dan aset di lingkungan Komdigi.

Kisi-Kisi Materi Seleksi Pengelola Keuangan KOMDIGI

Proses seleksi terdiri dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi teknis, dan wawancara, dengan tes teknis dilaksanakan secara daring melalui Zoom, verifikasi identitas KTP, dan pengerjaan bahan tes menggunakan aplikasi pengolah kata (Google Docs). Berikut kisi-kisi materinya:

A. Administrasi Keuangan & Pertanggungjawaban

  • Penyusunan dan pengelolaan dokumen pertanggungjawaban keuangan.
  • Mekanisme pencairan dan pelaporan realisasi anggaran (SPM, SP2D).
  • Pemahaman dasar pengelolaan keuangan APBN pada satuan kerja kementerian/lembaga.

B. Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)

  • Penyiapan bahan laporan inventarisasi dan pengelolaan aset negara ke dalam sistem yang berlaku.
  • Siklus logistik BMN meliputi perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, serta penatausahaan.
  • Asas pengelolaan BMN: fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai.

C. Verifikasi & Pemutakhiran Data

  • Verifikasi dan pemutakhiran data administrasi keuangan sesuai ketentuan.
  • Rekonsiliasi data keuangan antar unit kerja.

D. Kearsipan & Persuratan Keuangan

  • Pengelolaan bidang kearsipan, keuangan, dan BMN, termasuk pencatatan, pengarsipan, dan pemeliharaan dokumen kedinasan.
  • Penyusunan laporan dan pengelolaan surat-menyurat.

E. Perpajakan & Perbendaharaan (Nilai Tambah)

  • Pengelolaan dokumen perpajakan dan dukungan perbendaharaan, mencakup pelaporan jenis pajak (PPN dan PPh) serta penerbitan bukti potong untuk pegawai maupun mitra/rekanan.
  • Pengoperasian aplikasi perbendaharaan dan koordinasi dengan KPP Pratama.

F. Penguasaan Aplikasi & Soft Skill

  • Kemahiran mengoperasikan Microsoft Office, khususnya Microsoft Excel.
  • Ketelitian dan akurasi kerja tinggi, integritas, disiplin, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim.

G. Soal Hots (Studi Kasus)

  • Analisis kasus selisih pencatatan aset/anggaran dan langkah penyelesaiannya.
  • Pengambilan keputusan dalam situasi dilema administrasi keuangan (deadline vs kelengkapan bukti).

Contoh Soal Seleksi Pengelola Keuangan KOMDIGI

Berikut disajikan 20 contoh soal latihan yang mencakup administrasi keuangan, pengelolaan BMN, verifikasi data, kearsipan, perpajakan-perbendaharaan, hingga aplikasi perkantoran, sesuai kisi-kisi seleksi Pengelola Keuangan Komdigi.

Soal 1 

Seorang Pengelola Keuangan menerima dokumen tagihan dari pihak ketiga untuk pencairan dana belanja barang. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mengajukan dokumen tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah…

A. Langsung mengajukan tanpa pemeriksaan dokumen 

B. Memverifikasi kelengkapan dan kebenaran dokumen pendukung seperti kontrak, faktur, dan bukti penerimaan barang/jasa

C. Membayar terlebih dahulu sebelum dokumen diverifikasi

D. Mengabaikan dokumen yang dianggap tidak penting

E. Menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga untuk memverifikasi sendiri

Jawaban: B 

Pembahasan: Sesuai tugas menyusun dan mengelola dokumen pertanggungjawaban keuangan, verifikasi kelengkapan dan kebenaran dokumen pendukung adalah langkah wajib sebelum tagihan diajukan untuk pencairan, guna memastikan akuntabilitas dan mencegah kesalahan administrasi keuangan negara.

Soal 2 

Dalam proses pencairan dana, dokumen yang diterbitkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran/PPK kepada Kuasa Bendahara Umum Negara (KPPN) sebagai dasar penerbitan SP2D disebut…

A. Surat Setoran Pajak (SSP) 

B. Surat Perintah Membayar (SPM) 

C. Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM)

D. Berita Acara Serah Terima (BAST) 

E. Surat Keputusan Penunjukan

Jawaban: B 

Pembahasan: Surat Perintah Membayar (SPM) adalah dokumen yang diterbitkan oleh Pejabat Penandatangan SPM (PPSPM) berdasarkan permintaan PPK, kemudian diajukan kepada KPPN sebagai dasar penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Pemahaman alur dokumen ini penting bagi Pengelola Keuangan dalam memastikan proses pencairan berjalan sesuai prosedur.

Soal 3 

Seorang Pengelola Keuangan menemukan bahwa laporan realisasi anggaran bulan ini menunjukkan selisih antara catatan internal dengan data di sistem keuangan pusat. Tindakan yang PALING TEPAT adalah…

A. Mengabaikan selisih tersebut karena dianggap tidak signifikan 

B. Melakukan rekonsiliasi data dengan unit terkait untuk menemukan dan memperbaiki penyebab selisih sebelum laporan difinalisasi 

C. Mengubah angka laporan internal agar sesuai dengan sistem tanpa investigasi 

D. Melaporkan tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu 

E. Menunda laporan tanpa batas waktu yang jelas

Jawaban: B 

Pembahasan: Verifikasi dan pemutakhiran data administrasi keuangan mengharuskan setiap selisih data direkonsiliasi terlebih dahulu dengan unit terkait, agar akar masalah dapat ditemukan dan diperbaiki sebelum laporan keuangan difinalisasi, demi menjaga akurasi dan akuntabilitas pelaporan.

Soal 4 

Dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), tahapan yang dilakukan setelah proses pengadaan dan sebelum pemanfaatan barang adalah…

A. Pemusnahan 

B. Penggunaan 

C. Penghapusan 

D. Pemindahtanganan 

E. Penilaian akhir

Jawaban: B 

Pembahasan: Siklus logistik BMN meliputi perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, serta penatausahaan. Setelah barang diadakan, tahap berikutnya adalah penggunaan oleh unit kerja sebelum masuk ke tahap pemanfaatan lebih lanjut.

Soal 5 

Asas pengelolaan Barang Milik Negara yang menekankan bahwa setiap pengelolaan BMN harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi proses maupun hasil kepada masyarakat dan negara disebut asas…

A. Asas fungsional 

B. Asas kepastian hukum 

C. Asas akuntabilitas 

D. Asas efisiensi 

E. Asas kepastian nilai

Jawaban: C 

Pembahasan: Pengelolaan BMN diselenggarakan secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab berdasarkan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai. Asas akuntabilitas secara khusus menekankan bahwa setiap pengelolaan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari proses maupun hasilnya.

Soal 6 

Seorang Pengelola Keuangan diminta menyusun laporan inventarisasi aset kantor yang mencakup data jumlah, kondisi, dan lokasi barang. Tujuan utama dari kegiatan inventarisasi BMN ini adalah…

A. Menghapus aset yang sudah tidak digunakan secara otomatis 

B. Memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai jumlah dan kondisi BMN sebagai dasar pengelolaan dan pelaporan yang akuntabel 

C. Menjual aset kepada pihak ketiga tanpa prosedur resmi 

D. Mengabaikan aset yang kondisinya rusak ringan 

E. Memindahkan seluruh aset ke instansi lain tanpa dasar hukum

Jawaban: B 

Pembahasan: Inventarisasi BMN bertujuan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai jumlah, kondisi, nilai, dan lokasi aset negara, yang menjadi dasar penting dalam penyusunan laporan keuangan dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan aset lebih lanjut, bukan untuk tindakan penghapusan atau pemindahan tanpa prosedur.

Soal 7 

Dalam rangka mendukung Bendahara Pengeluaran, Pengelola Keuangan bertanggung jawab membantu mengatasi kendala operasional terkait kewajiban pajak instansi seperti PPN dan PPh. Salah satu dokumen yang wajib diterbitkan terkait kewajiban pajak bagi pegawai maupun mitra/rekanan adalah…

A. Bukti potong pajak 

B. Surat Keterangan Domisili 

C. Nota Dinas Internal 

D. Berita Acara Serah Terima Barang 

E. Laporan Kinerja Tahunan

Jawaban: A 

Pembahasan: Posisi Pengelola Keuangan berfokus pada pengelolaan dokumen perpajakan dan dukungan perbendaharaan, yang mencakup pelaporan berbagai jenis pajak (PPN dan PPh) serta penerbitan bukti potong untuk pegawai maupun mitra/rekanan, sebagai bagian dari kewajiban administrasi perpajakan instansi pemerintah.

Soal 8 

Seorang Pengelola Keuangan menemukan kendala saat melaporkan pajak penghasilan mitra kerja melalui sistem pajak daring. Langkah yang PALING TEPAT untuk menyelesaikan kendala tersebut adalah…

A. Mengabaikan kewajiban pelaporan pajak tersebut 

B. Berkoordinasi dengan KPP Pratama setempat untuk mendapatkan solusi atas kendala teknis pelaporan 

C. Mengisi laporan pajak secara asal tanpa verifikasi data 

D. Menunda pelaporan tanpa batas waktu yang jelas 

E. Meminta mitra kerja menyelesaikan kewajiban pajaknya sendiri

Jawaban: B 

Pembahasan: Pengelola Keuangan bertanggung jawab membantu Bendahara Pengeluaran dalam mengatasi kendala operasional perpajakan serta berkoordinasi dengan KPP Pratama. Berkoordinasi dengan otoritas pajak setempat adalah langkah tepat untuk menyelesaikan kendala teknis secara resmi, bukan mengabaikan atau menunda kewajiban pelaporan.

Soal 9 

Dalam menyusun dokumen pertanggungjawaban keuangan kegiatan, dokumen pendukung yang WAJIB dilampirkan untuk transaksi pembelian barang dari pihak ketiga adalah…

A. Hanya kuitansi pembayaran tanpa bukti lain 

B. Kuitansi, faktur pembelian, dan Berita Acara Serah Terima (BAST) barang 

C. Catatan pribadi tanpa dokumen resmi 

D. Surat pernyataan lisan dari pihak ketiga 

E. Hanya nota pesanan tanpa bukti penerimaan barang

Jawaban: B 

Pembahasan: Dokumen pertanggungjawaban keuangan yang lengkap untuk transaksi pembelian barang mencakup kuitansi pembayaran, faktur pembelian, dan Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bukti barang telah diterima sesuai spesifikasi, sehingga transaksi dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan akuntabel.

Soal 10 

Seorang Pengelola Keuangan diminta mengarsipkan dokumen keuangan tahun anggaran sebelumnya. Sistem pengarsipan yang PALING TEPAT diterapkan adalah…

A. Menyimpan seluruh dokumen secara acak tanpa kategorisasi 

B. Mengelompokkan dokumen berdasarkan jenis transaksi, periode, dan nomor referensi secara sistematis agar mudah ditelusuri kembali 

C. Menghapus dokumen lama tanpa pertimbangan masa retensi arsip 

D. Menyimpan dokumen hanya dalam bentuk digital tanpa cadangan fisik 

E. Menyerahkan seluruh dokumen kepada pihak luar tanpa pencatatan

Jawaban: B 

Pembahasan: Pengelolaan bidang kearsipan keuangan mengharuskan dokumen dikelompokkan secara sistematis berdasarkan jenis transaksi, periode, dan nomor referensi, sehingga mudah ditelusuri kembali saat diperlukan untuk audit, pelaporan, atau pemeriksaan, sekaligus memperhatikan masa retensi arsip sesuai ketentuan kearsipan negara.

Soal 11 

Dalam mengelola data keuangan menggunakan Microsoft Excel, fungsi yang TEPAT digunakan untuk menjumlahkan total realisasi anggaran dari beberapa kegiatan dalam satu periode adalah…

A. =AVERAGE() 

B. =SUM() 

C. =COUNTIF()

D. =VLOOKUP() 

E. =IF()

Jawaban: B 

Pembahasan: Fungsi =SUM() digunakan untuk menjumlahkan total data numerik dari beberapa sel atau rentang data, sehingga tepat digunakan untuk menghitung total realisasi anggaran dari beberapa kegiatan. Penguasaan fungsi dasar Excel adalah kompetensi wajib bagi Pengelola Keuangan dalam mengelola data secara akurat dan efisien.

Soal 12 

Jika anggaran suatu kegiatan ditetapkan sebesar Rp 150.000.000 dan hingga triwulan III telah terealisasi sebesar Rp 97.500.000, maka persentase realisasi anggaran saat ini adalah…

A. 60% 

B. 65% 

C. 70% 

D. 75% 

E. 80%

Jawaban: B 

Pembahasan: Persentase = (Realisasi ÷ Anggaran) × 100%. Persentase = (97.500.000 ÷ 150.000.000) × 100% = 65%. Kemampuan menghitung persentase realisasi anggaran secara akurat sangat dibutuhkan dalam penyusunan laporan keuangan kepada pimpinan.

Soal 13 

Penulisan kata yang sesuai PUEBI dalam dokumen pertanggungjawaban keuangan adalah…

A. Di pertanggungjawabkan 

B. Dipertanggungjawabkan 

C. Di-pertanggungjawabkan 

D. Dipertanggung-jawabkan 

E. Di pertanggung jawabkan

Jawaban: B 

Pembahasan: Kata “dipertanggungjawabkan” merupakan kata berimbuhan dari kata majemuk “tanggung jawab” yang ditulis serangkai tanpa spasi maupun tanda hubung saat mendapat awalan dan akhiran sekaligus, sesuai kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Soal 14 

Seorang Pengelola Keuangan menemukan bahwa salah satu aset kantor (laptop) telah rusak berat dan tidak dapat digunakan lagi. Prosedur yang TEPAT untuk menindaklanjuti kondisi aset tersebut adalah…

A. Membuang aset tersebut tanpa pencatatan apapun 

B. Mengajukan usulan penghapusan BMN sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, disertai berita acara kondisi barang 

C. Menjual aset secara langsung kepada pihak luar tanpa izin 

D. Membiarkan aset tersimpan tanpa tindak lanjut administratif 

E. Mengganti aset secara mandiri tanpa melaporkan kepada atasan

Jawaban: B 

Pembahasan: Penghapusan BMN merupakan salah satu tahapan dalam siklus pengelolaan aset negara yang harus dilakukan sesuai prosedur resmi, termasuk penyusunan berita acara kondisi barang sebagai dasar pengajuan usulan penghapusan, bukan dilakukan secara sepihak tanpa dasar administratif yang sah.

Soal 15 

Dalam menyusun laporan keuangan, prinsip transparansi mengharuskan Pengelola Keuangan untuk…

A. Menyembunyikan informasi yang dianggap sensitif dari pemeriksaan 

B. Menyajikan informasi keuangan secara terbuka, jujur, dan dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan 

C. Hanya melaporkan capaian positif tanpa mencantumkan kendala 

D. Membatasi akses laporan keuangan hanya untuk kalangan internal tertentu 

E. Mengubah data sesuai kepentingan pelaporan

Jawaban: B 

Pembahasan: Prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan negara mengharuskan informasi disajikan secara terbuka, jujur, dan dapat diakses oleh pihak berkepentingan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai wujud akuntabilitas publik dalam penggunaan anggaran negara.

Soal 16 

Seorang Pengelola Keuangan diminta membagikan dokumen laporan keuangan triwulan kepada beberapa unit terkait untuk direview secara bersamaan secara daring. Fitur yang PALING TEPAT digunakan adalah…

A. Mengirim file melalui email tanpa fitur kolaborasi 

B. Menggunakan fitur sharing folder/dokumen kolaboratif dengan akses sesuai kebutuhan (view/edit/komentar) 

C. Mencetak dan membagikan dokumen secara fisik kepada seluruh unit 

D. Mengunggah dokumen ke media sosial pribadi 

E. Mengirim dokumen dalam format gambar agar tidak dapat diubah

Jawaban: B 

Pembahasan: Penguasaan aplikasi perkantoran dan kolaborasi digital memungkinkan dokumen laporan keuangan dibagikan dan direview secara bersamaan oleh beberapa unit kerja melalui fitur sharing folder, jauh lebih efisien dibandingkan distribusi dokumen secara konvensional.

Soal 17 

Saat mengikuti tes kompetensi teknis secara daring melalui Zoom, hal yang WAJIB dilakukan peserta sesuai prosedur adalah…

A. Mematikan kamera selama proses verifikasi identitas 

B. Menunjukkan KTP ke kamera untuk verifikasi identitas sebelum tes dimulai dan membagikan keseluruhan layar (entire screen) 

C. Menggunakan aplikasi pengolah kata selain yang diinstruksikan panitia 

D. Tidak perlu memastikan stabilitas koneksi internet 

E. Membagikan sebagian layar saja sesuai keinginan peserta

Jawaban: B 

Pembahasan: Sepuluh menit sebelum tes dimulai akan dilakukan absensi dan verifikasi identitas (KTP/tanda pengenal ditunjukkan ke kamera), dan peserta diwajibkan membagikan keseluruhan layar (entire screen) kepada panitia. Prosedur ini wajib dipatuhi karena jika jaringan terputus, peserta berisiko dianggap gugur dari tahapan tes.

Soal 18 

Seorang Pengelola Keuangan menemukan kesalahan kecil pada data realisasi anggaran yang sudah ia susun, namun kesalahan tersebut belum diketahui oleh atasan. Sikap PALING TEPAT adalah…

A. Membiarkan kesalahan tersebut karena dianggap tidak signifikan 

B. Segera memperbaiki dan melaporkan kesalahan tersebut kepada atasan secara proaktif

C. Menunggu hingga kesalahan tersebut ditemukan oleh pihak lain

D. Menyembunyikan kesalahan agar tidak dianggap tidak teliti 

E. Menyalahkan sistem aplikasi atas kesalahan yang terjadi

Jawaban: B 

Pembahasan: Ketelitian dan akurasi kerja yang tinggi serta integritas menuntut sikap proaktif dalam memperbaiki dan melaporkan kesalahan begitu ditemukan, bukan menyembunyikannya, karena integritas dan akurasi data menjadi nilai inti dalam pekerjaan pengelolaan keuangan negara.

Soal 19 

Dalam menghadapi tenggat waktu pelaporan keuangan yang ketat, namun ada beberapa dokumen pendukung dari unit lain yang belum lengkap, sikap PALING TEPAT dari Pengelola Keuangan adalah…

A. Menyusun laporan tanpa dokumen pendukung yang lengkap demi memenuhi tenggat waktu

B. Segera berkoordinasi dengan unit terkait untuk melengkapi dokumen, sambil melaporkan kendala tersebut kepada atasan jika berisiko terlambat

C. Mengabaikan dokumen yang belum lengkap dan tetap mengirim laporan apa adanya

D. Menunda laporan tanpa komunikasi kepada pihak manapun

E. Membuat dokumen pendukung sendiri tanpa verifikasi dari unit terkait

Jawaban: B 

Pembahasan: Sikap profesional yang tepat adalah proaktif berkoordinasi untuk melengkapi dokumen sambil mengomunikasikan kendala secara transparan kepada atasan, bukan memaksakan laporan tanpa bukti pendukung yang lengkap atau menunda tanpa komunikasi, karena kelengkapan dokumen adalah syarat akuntabilitas laporan keuangan.

Soal 20 

Sebagai tenaga PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan), pemahaman yang BENAR mengenai status kepegawaian Pengelola Keuangan adalah…

A. Otomatis diangkat sebagai ASN/PPPK setelah kontrak berakhir 

B. Merupakan tenaga kontrak yang tidak menimbulkan hak untuk diangkat sebagai ASN/PPPK 

C. Memiliki hak yang sama persis dengan Pegawai Negeri Sipil

D. Berstatus pegawai tetap seumur hidup 

E. Tidak terikat ketentuan kontrak kerja apapun

Jawaban: B 

Pembahasan: Pengadaan PJLP bukan merupakan pengangkatan Pegawai ASN/PPPK dan tidak menimbulkan hak bagi peserta yang dinyatakan lulus untuk diangkat sebagai Pegawai ASN/PPPK. Pemahaman yang tepat mengenai status ini penting agar pelamar memiliki ekspektasi realistis sejak awal mengikuti seleksi.

Siap Hadapi Tes Pengelola Keuangan Komdigi? Maksimalkan Persiapanmu di Fungsional.id 

Lolos seleksi PJLP Pengelola Keuangan Komdigi bukan hanya soal melengkapi berkas, melainkan juga soal kesiapan menghadapi tes kompetensi teknis yang menuntut ketelitian tinggi dalam administrasi keuangan, pengelolaan aset negara, hingga perpajakan dan perbendaharaan. Fungsional.id hadir membantumu melangkah lebih percaya diri lewat kumpulan soal latihan terstruktur lengkap dengan pembahasan mendalam, dirancang menyerupai pola soal seleksi sesungguhnya. Jangan biarkan persiapan yang kurang matang menghalangi langkahmu untuk berkarier di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?