100+ Soal UPKP PPATK Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan 

Menghadapi Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) PPATK membutuhkan persiapan yang terarah karena peserta perlu memahami berbagai materi terkait kepegawaian, administrasi pemerintahan, wawasan kebangsaan, hingga pengetahuan yang relevan dengan lingkungan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Artikel ini menyediakan 100+ soal UPKP PPATK, materi, kisi-kisi, serta pembahasan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk mengukur pemahaman sekaligus membantu peserta mempersiapkan ujian dengan lebih matang.

Mengenal UPKP PPATK dan Tujuan Pelaksanaannya

Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) PPATK merupakan bagian dari proses pengembangan karier pegawai yang mengikuti mekanisme penyesuaian kenaikan pangkat sesuai persyaratan dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.

Pelaksanaan UPKP bertujuan untuk mengukur kesiapan dan kompetensi peserta, terutama terkait pengetahuan kedinasan, regulasi kepegawaian, administrasi pemerintahan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan yang relevan dengan pelaksanaan tugas di lingkungan PPATK.

Dalam mempersiapkan ujian, peserta perlu memahami materi secara konseptual sekaligus mampu menerapkannya dalam soal berbasis situasi atau kasus. Oleh karena itu, belajar melalui rangkuman materi, pemahaman regulasi, serta latihan soal secara rutin dapat membantu peserta mengenali bagian yang masih perlu diperdalam sebelum mengikuti UPKP.

Materi Penting yang Perlu Dipelajari untuk UPKP PPATK

Persiapan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) PPATK perlu dilakukan dengan mempelajari materi kedinasan sekaligus pengetahuan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Peserta sebaiknya memahami konsep dan penerapannya dalam pekerjaan, bukan sekadar menghafalkan definisi.

1. Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Materi mencakup Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, wawasan nusantara, nasionalisme, serta penerapan nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur.

2. Manajemen ASN dan Kepegawaian

Peserta perlu memahami materi seperti:

  • kedudukan dan peran ASN;
  • hak dan kewajiban pegawai;
  • sistem merit;
  • pengembangan kompetensi dan karier;
  • manajemen kinerja;
  • kode etik dan perilaku;
  • disiplin PNS; serta
  • profesionalitas dan netralitas ASN.

3. Administrasi Pemerintahan

Materi dapat mencakup kewenangan pemerintahan, keputusan dan tindakan administrasi, prosedur administrasi, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), akuntabilitas, serta penggunaan kewenangan secara tepat.

4. Tata Naskah Dinas dan Administrasi Perkantoran

Peserta perlu memahami penyusunan dan pengelolaan dokumen kedinasan, termasuk jenis naskah dinas, bahasa resmi, kewenangan penandatanganan, distribusi, pengarsipan, serta keamanan dokumen dan informasi.

5. Tugas dan Fungsi PPATK

Peserta perlu mengenali kedudukan, tugas, fungsi, dan kewenangan PPATK sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang serta mendukung rezim anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Dasar-Dasar Pencegahan dan Pemberantasan TPPU

Materi dapat mencakup:

  • pengertian tindak pidana pencucian uang;
  • prinsip dasar pencegahan TPPU;
  • transaksi keuangan mencurigakan;
  • pihak pelapor;
  • pelaporan dan analisis transaksi;
  • koordinasi antarlembaga; serta
  • kerahasiaan informasi sesuai kewenangan.

7. Integritas dan Etika Pegawai

Dalam lingkungan kerja yang menangani informasi sensitif, peserta perlu memahami integritas, profesionalitas, konflik kepentingan, perlindungan informasi, kerahasiaan data, serta penggunaan akses dan kewenangan secara bertanggung jawab.

8. Pelayanan dan Tata Kelola Organisasi

Materi dapat meliputi akuntabilitas kinerja, koordinasi antarunit, pengelolaan pekerjaan, efektivitas organisasi, komunikasi kedinasan, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.

9. Literasi Digital dan Keamanan Informasi

Peserta juga perlu memahami penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, seperti pengamanan akun kedinasan, perlindungan data, pengelolaan dokumen elektronik, keamanan akses, dan penanganan informasi yang bersifat terbatas atau rahasia. Materi tersebut sebaiknya dipelajari bersama regulasi dan pedoman resmi yang berlaku. Untuk meningkatkan kesiapan, peserta juga perlu memperbanyak latihan soal berbasis kasus, terutama mengenai kepegawaian, integritas, administrasi, keamanan informasi, dan penerapan pengetahuan terkait tugas PPATK.

Kisi-Kisi UPKP PPATK yang Perlu Dipelajari

Untuk menghadapi Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) PPATK, peserta perlu mempersiapkan materi kedinasan sekaligus memahami tugas dan fungsi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kisi-kisi berikut dapat digunakan sebagai panduan belajar untuk menentukan materi yang perlu diprioritaskan.

1. Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Materi yang perlu dipelajari meliputi:

  • kedudukan dan fungsi Pancasila;
  • nilai-nilai setiap sila Pancasila;
  • Pembukaan dan pokok-pokok UUD NRI Tahun 1945;
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • Bhinneka Tunggal Ika;
  • wawasan nusantara;
  • nasionalisme dan bela negara;
  • penerapan nilai kebangsaan dalam tugas aparatur.

2. Manajemen ASN dan Kepegawaian

Kisi-kisi dapat mencakup:

  • kedudukan dan peran ASN;
  • hak dan kewajiban PNS;
  • sistem merit;
  • manajemen kinerja;
  • pengembangan kompetensi;
  • pengembangan karier;
  • pangkat dan jabatan;
  • kode etik dan perilaku;
  • netralitas dan profesionalitas.

Peserta perlu memperhatikan regulasi ASN dan aturan pelaksana terbaru yang berlaku.

3. Disiplin PNS

Materi meliputi:

  • kewajiban PNS;
  • larangan PNS;
  • jenis pelanggaran disiplin;
  • tingkat hukuman disiplin;
  • prosedur pemeriksaan;
  • kewenangan pejabat;
  • tanggung jawab pegawai;
  • penerapan disiplin dalam situasi kedinasan.

4. Administrasi Pemerintahan

Peserta perlu memahami:

  • kewenangan pemerintahan;
  • keputusan dan tindakan pemerintahan;
  • prosedur administrasi;
  • diskresi;
  • Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB);
  • akuntabilitas;
  • penggunaan kewenangan secara tepat.

5. Tata Naskah Dinas

Materi dapat meliputi:

  • jenis naskah dinas;
  • struktur surat kedinasan;
  • penggunaan bahasa resmi;
  • kewenangan penandatanganan;
  • penomoran dan distribusi;
  • pengelolaan dokumen;
  • klasifikasi keamanan;
  • arsip dan penyimpanan.

6. Kedudukan, Tugas, dan Fungsi PPATK

Peserta perlu memahami:

  • kedudukan PPATK;
  • tugas utama PPATK;
  • fungsi dan kewenangan;
  • independensi lembaga;
  • hubungan dan koordinasi dengan instansi terkait;
  • peran PPATK dalam rezim APU PPT;
  • pengelolaan informasi sesuai kewenangan.

7. Dasar-Dasar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Kisi-kisi dapat mencakup:

  • pengertian TPPU;
  • tujuan pencucian uang;
  • tindak pidana asal;
  • prinsip dasar pencegahan dan pemberantasan TPPU;
  • pola atau karakteristik transaksi yang memerlukan perhatian;
  • proses analisis informasi;
  • peran pihak terkait dalam rezim anti pencucian uang.

8. Pelaporan Transaksi Keuangan

Peserta perlu mengenali konsep yang berkaitan dengan:

  • transaksi keuangan mencurigakan;
  • transaksi keuangan tunai sesuai ketentuan;
  • pihak pelapor;
  • kewajiban pelaporan;
  • kualitas data pelaporan;
  • pemanfaatan laporan untuk analisis;
  • kerahasiaan informasi pelaporan.

9. Prinsip Mengenali Pengguna Jasa

Materi dapat meliputi:

  • identifikasi pengguna jasa;
  • verifikasi;
  • pemantauan transaksi;
  • profil pengguna jasa;
  • pemilik manfaat (beneficial owner);
  • pendekatan berbasis risiko;
  • pengkinian data;
  • identifikasi transaksi yang tidak sesuai profil.

10. Pencegahan Pendanaan Terorisme

Peserta perlu memahami secara konseptual:

  • pencegahan pendanaan terorisme;
  • peran lembaga terkait;
  • pentingnya pelaporan;
  • analisis transaksi;
  • koordinasi;
  • perlindungan informasi;
  • penerapan pendekatan berbasis risiko.

11. Analisis Transaksi dan Informasi

Kisi-kisi dapat menguji kemampuan peserta untuk:

  • membaca data transaksi;
  • menemukan pola;
  • membandingkan transaksi dengan profil;
  • mengidentifikasi anomali;
  • melakukan verifikasi informasi;
  • menghubungkan beberapa sumber data;
  • menyusun kesimpulan berdasarkan bukti.

Fokusnya adalah kemampuan analitis dan ketelitian, bukan membuat kesimpulan hanya berdasarkan satu indikator.

12. Integritas dan Konflik Kepentingan

Materi meliputi:

  • integritas pegawai;
  • objektivitas;
  • profesionalitas;
  • konflik kepentingan;
  • penyalahgunaan kewenangan;
  • pemberian atau gratifikasi;
  • kerahasiaan;
  • tanggung jawab terhadap informasi.

13. Keamanan dan Kerahasiaan Informasi

Mengingat lingkungan kerja PPATK berkaitan dengan informasi yang sensitif, peserta perlu memahami:

  • klasifikasi informasi;
  • kewenangan akses;
  • pengamanan dokumen;
  • keamanan akun;
  • penggunaan perangkat kedinasan;
  • pengiriman informasi;
  • perlindungan data;
  • penanganan dugaan kebocoran informasi.

14. Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja

Kisi-kisi dapat mencakup:

  • perencanaan kinerja;
  • indikator dan target;
  • monitoring;
  • evaluasi;
  • akuntabilitas;
  • efektivitas penggunaan sumber daya;
  • koordinasi antarunit;
  • perbaikan kinerja.

Contoh Soal UPKP PPATK dan Pembahasan

Berikut contoh soal Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) PPATK yang disusun berdasarkan materi dan kisi-kisi sebelumnya. Soal mencakup kepegawaian, administrasi pemerintahan, tugas dan fungsi PPATK, dasar TPPU, integritas, hingga keamanan informasi.

Soal 1 — Wawasan Kebangsaan

Seorang pegawai memberikan pelayanan dan dukungan pekerjaan secara profesional kepada seluruh pihak tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.

Sikap tersebut paling sesuai dengan….

A. Kepentingan individu
B. Nilai persatuan dan keadilan
C. Kebebasan tanpa batas
D. Kepentingan kelompok
E. Senioritas

Kunci Jawaban: B

Pembahasan: Aparatur perlu menerapkan nilai Pancasila melalui sikap profesional, adil, serta menghargai keberagaman dalam pelaksanaan tugas.

Soal 2 — Manajemen ASN

Pimpinan harus memilih pegawai untuk mengikuti program pengembangan kompetensi. Terdapat beberapa kandidat dengan hubungan personal berbeda dengan pimpinan.

Pendekatan paling tepat adalah….

A. Memilih pegawai yang paling dekat dengan pimpinan
B. Mengutamakan pegawai paling senior
C. Mempertimbangkan kebutuhan kompetensi, kinerja, potensi, dan kebutuhan organisasi secara objektif
D. Memilih secara acak
E. Mengutamakan pegawai dari unit pimpinan

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Pengelolaan ASN perlu dilakukan secara profesional dan objektif dengan mempertimbangkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.

Soal 3 — Disiplin PNS

Seorang pegawai menerima instruksi yang diduga bertentangan dengan prosedur kedinasan.

Apa tindakan paling tepat?

A. Selalu menjalankan perintah tanpa mempertimbangkan aturan
B. Mengabaikan instruksi
C. Melakukan klarifikasi melalui jalur kedinasan dan memastikan tindakan tetap sesuai ketentuan
D. Menyebarkan instruksi tersebut kepada publik
E. Meminta pegawai lain melaksanakannya

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Pegawai harus menghormati hierarki sekaligus memastikan setiap tindakan tetap sesuai regulasi dan prosedur.

Soal 4 — Administrasi Pemerintahan

Pejabat memiliki kewenangan mengambil keputusan, tetapi keputusan tersebut berpotensi menimbulkan dampak bagi banyak pihak.

Apa yang sebaiknya dilakukan?

A. Menggunakan kewenangan tanpa pertimbangan lain
B. Menyerahkan keputusan kepada pihak luar
C. Memastikan dasar kewenangan, fakta, prosedur, serta prinsip pemerintahan yang baik sebelum mengambil keputusan
D. Menghindari keputusan selamanya
E. Menggunakan pertimbangan pribadi

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Penggunaan kewenangan harus memiliki dasar, mengikuti prosedur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Soal 5 — Tata Naskah Dinas

Sebelum dokumen resmi dikirim, ditemukan perbedaan angka antara lampiran dan bagian utama dokumen.

Langkah paling tepat adalah….

A. Menggunakan angka terbesar
B. Tetap mengirim karena tenggat dekat
C. Memverifikasi sumber data dan memperbaiki ketidaksesuaian sebelum dokumen diteruskan
D. Menghapus angka dari dokumen
E. Membiarkan penerima menentukan angka yang benar

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Ketelitian merupakan bagian penting dalam administrasi. Dokumen resmi harus menggunakan informasi yang telah diverifikasi.

Soal 6 — Tugas PPATK

Secara umum, peran PPATK paling tepat dikaitkan dengan….

A. Penetapan seluruh putusan pidana
B. Pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang melalui fungsi yang diberikan peraturan perundang-undangan
C. Penetapan kebijakan moneter
D. Penerbitan seluruh izin lembaga keuangan
E. Penetapan pajak masyarakat

Kunci Jawaban: B

Pembahasan: PPATK memiliki peran sentral dalam rezim pencegahan dan pemberantasan TPPU, termasuk melalui penerimaan, pengelolaan, dan analisis informasi sesuai kewenangannya.

Soal 7 — TPPU

Mengapa transaksi yang tidak sesuai dengan profil pengguna jasa dapat memerlukan perhatian lebih lanjut?

A. Karena pasti merupakan tindak pidana
B. Karena semua transaksi besar dilarang
C. Karena ketidaksesuaian dapat menjadi indikator yang perlu dianalisis bersama informasi lainnya
D. Karena rekening harus langsung diblokir
E. Karena pengguna jasa otomatis menjadi tersangka

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Anomali merupakan indikator awal, bukan bukti otomatis adanya tindak pidana. Analisis harus mempertimbangkan informasi lain yang relevan.

Soal 8 — Transaksi Keuangan Mencurigakan

Sebuah transaksi memiliki karakteristik tidak biasa dibandingkan pola aktivitas pengguna jasa.

Langkah analisis paling tepat adalah….

A. Langsung menyimpulkan terjadi TPPU
B. Mengabaikan transaksi
C. Membandingkan transaksi dengan profil, pola sebelumnya, data pendukung, dan informasi relevan lainnya
D. Menutup rekening
E. Mengumumkan transaksi kepada publik

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Analisis perlu berbasis data, konteks, dan verifikasi, bukan hanya satu karakteristik transaksi.

Soal 9 — Prinsip Mengenali Pengguna Jasa

Tujuan penting penerapan prinsip mengenali pengguna jasa adalah….

A. Mengumpulkan sebanyak mungkin data tanpa tujuan
B. Memahami identitas, profil, serta karakteristik hubungan dan transaksi sesuai pendekatan berbasis risiko
C. Menghapus seluruh transaksi berisiko
D. Membatasi seluruh pengguna jasa baru
E. Menggantikan proses analisis transaksi

Kunci Jawaban: B

Pembahasan: Pemahaman terhadap pengguna jasa membantu mengidentifikasi aktivitas yang tidak sesuai dengan profil atau tingkat risikonya.

Soal 10 — Beneficial Owner

Dalam proses verifikasi ditemukan bahwa pihak yang secara formal tercatat berbeda dengan pihak yang sebenarnya memperoleh manfaat atau memiliki kendali atas suatu entitas.

Informasi yang perlu diperhatikan adalah….

A. Nomor antrean
B. Beneficial owner
C. Jadwal pelayanan
D. Struktur ruangan
E. Nomor surat internal

Kunci Jawaban: B

Pembahasan: Identifikasi pemilik manfaat (beneficial owner) penting untuk memahami pihak yang sebenarnya memiliki atau mengendalikan suatu entitas sesuai ketentuan.

Soal 11 — Pendekatan Berbasis Risiko

Mengapa pendekatan berbasis risiko penting?

A. Agar seluruh pihak diperlakukan sebagai berisiko tinggi
B. Agar pemeriksaan dapat dihilangkan
C. Agar perhatian dan sumber daya dapat disesuaikan dengan tingkat risiko yang teridentifikasi
D. Agar hanya transaksi besar yang diperiksa
E. Agar seluruh transaksi diperlakukan sama

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Pendekatan berbasis risiko membantu menentukan prioritas dan tingkat pengawasan yang proporsional.

Soal 12 — Analisis Informasi

Dua sumber memberikan informasi berbeda mengenai transaksi yang sama.

Apa tindakan terbaik?

A. Memilih sumber pertama
B. Memilih informasi yang paling mencurigakan
C. Melakukan verifikasi silang dan mencari informasi pendukung sebelum menarik kesimpulan
D. Menggabungkan kedua angka dengan rata-rata
E. Mengabaikan keduanya

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Perbedaan informasi membutuhkan cross-check dan verifikasi, bukan pemilihan berdasarkan asumsi.

Soal 13 — Integritas

Seorang pihak yang berkepentingan menawarkan hadiah kepada pegawai setelah urusan kedinasannya selesai.

Apa tindakan paling tepat?

A. Menerimanya karena pekerjaan sudah selesai
B. Menerimanya jika nilainya kecil
C. Menangani pemberian tersebut sesuai ketentuan integritas dan gratifikasi yang berlaku
D. Membaginya dengan rekan kerja
E. Menerimanya tanpa memberi tahu siapa pun

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Pegawai perlu menjaga integritas dan menghindari pemberian yang dapat menimbulkan konflik kepentingan atau memengaruhi independensi.

Soal 14 — Konflik Kepentingan

Seorang pegawai mendapat tugas yang berkaitan langsung dengan kepentingan perusahaan milik kerabat dekatnya.

Apa tindakan terbaik?

A. Tetap menjalankan tugas tanpa memberi tahu siapa pun
B. Memberikan perlakuan khusus
C. Mengungkapkan potensi konflik kepentingan melalui mekanisme yang berlaku dan mengikuti keputusan penugasan
D. Menghubungi kerabat untuk memperoleh informasi
E. Menyembunyikan hubungan tersebut

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Potensi konflik kepentingan perlu dikelola secara transparan untuk menjaga objektivitas.

Soal 15 — Kerahasiaan Informasi

Teman pegawai dari unit lain meminta informasi sensitif dengan alasan hanya digunakan sebagai referensi.

Apa tindakan terbaik?

A. Memberikannya karena sesama pegawai
B. Mengirim sebagian melalui akun pribadi
C. Memastikan kewenangan dan kebutuhan akses sebelum memberikan informasi melalui mekanisme yang ditetapkan
D. Memberikan secara lisan agar tidak tercatat
E. Mengirim seluruh data

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Status sebagai pegawai tidak otomatis memberikan hak untuk mengakses seluruh informasi. Akses harus berdasarkan kewenangan dan kebutuhan tugas.

Soal 16 — Keamanan Akun

Rekan kerja meminta menggunakan akun kedinasan Anda karena akunnya sedang bermasalah.

Apa tindakan paling tepat?

A. Memberikan kata sandi sementara
B. Membiarkannya masuk menggunakan akun Anda
C. Menolak berbagi kredensial dan mengarahkan penyelesaian melalui mekanisme dukungan resmi
D. Membuat kata sandi bersama
E. Mengirim kata sandi melalui pesan pribadi

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Kredensial akun harus dijaga karena berkaitan dengan keamanan informasi dan akuntabilitas aktivitas pengguna.

Soal 17 — HOTS: Data Tidak Konsisten

Seorang pegawai menemukan bahwa data pada laporan internal berbeda dengan data sumber. Laporan harus disampaikan hari itu.

Apa tindakan terbaik?

A. Menggunakan angka laporan karena sudah disetujui sebelumnya
B. Menggunakan angka terbesar
C. Memprioritaskan verifikasi terhadap data yang berbeda dan melakukan koreksi sesuai prosedur sebelum finalisasi
D. Menghitung rata-rata
E. Mengabaikan perbedaan karena tenggat

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Tenggat tidak boleh menjadi alasan mengorbankan akurasi dan akuntabilitas data.

Soal 18 — HOTS: Pola Transaksi

Ditemukan sejumlah transaksi yang secara individual terlihat biasa, tetapi jika dilihat bersama menunjukkan pola yang tidak sesuai dengan profil.

Apa langkah terbaik?

A. Menganalisis setiap transaksi secara terpisah saja
B. Mengabaikannya karena nominal individual kecil
C. Menganalisis keterkaitan, pola, frekuensi, pihak terkait, profil, serta informasi pendukung lainnya
D. Langsung menyatakan terjadi tindak pidana
E. Menghapus data transaksi kecil

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Analisis tidak hanya melihat satu transaksi, tetapi juga pola dan hubungan antarinformasi.

Soal 19 — HOTS: Informasi Belum Lengkap

Sebuah pola transaksi memerlukan analisis segera, tetapi beberapa data pendukung belum tersedia.

Apa tindakan terbaik?

A. Membuat kesimpulan final dari data yang ada
B. Menghentikan seluruh analisis
C. Menggunakan informasi yang tersedia secara proporsional, mencatat keterbatasannya, serta memperoleh data tambahan sesuai prosedur
D. Mengisi data yang hilang dengan perkiraan
E. Menggunakan asumsi sebagai fakta

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Keterbatasan data harus diakui dan dikelola, bukan ditutupi dengan asumsi.

Soal 20 — HOTS: Kesalahan Pengiriman

Dokumen dengan informasi sensitif tidak sengaja dikirim kepada penerima yang tidak berwenang.

Apa tindakan pertama yang paling tepat?

A. Mengabaikannya jika penerima dikenal
B. Meminta penerima merahasiakannya tanpa pelaporan
C. Segera menjalankan prosedur penanganan insiden, membatasi dampak, dan melaporkannya melalui mekanisme yang berlaku
D. Menghapus email dari kotak keluar
E. Menunggu apakah penerima membukanya

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Insiden keamanan informasi perlu ditangani segera untuk membatasi dampak dan memastikan tindak lanjut yang tepat.

Soal 21 — HOTS: Permintaan Atasan

Atasan meminta pegawai mengirim data sensitif melalui saluran komunikasi yang tidak sesuai prosedur karena dianggap lebih cepat.

Apa tindakan terbaik?

A. Mengirim karena merupakan perintah atasan
B. Mengirim menggunakan akun pribadi
C. Menjelaskan risiko dan menggunakan saluran resmi yang memenuhi ketentuan keamanan informasi
D. Mengunggah data ke layanan publik
E. Meminta rekan mengirimkannya

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Kepatuhan kepada atasan tidak menghilangkan kewajiban menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi.

Soal 22 — HOTS: Tekanan Eksternal

Pihak eksternal meminta agar hasil analisis tertentu dipercepat dan menawarkan bantuan untuk mempermudah proses.

Apa tindakan terbaik?

A. Menerima agar pekerjaan cepat selesai
B. Memberikan akses terbatas
C. Menjaga independensi proses, menolak intervensi yang tidak sesuai, dan mengikuti prosedur serta prioritas resmi
D. Memberikan hasil sementara secara informal
E. Mengubah prioritas tanpa dasar

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Proses kedinasan harus tetap independen, objektif, dan sesuai prosedur.

Soal 23 — HOTS: Indikator Tunggal

Sebuah transaksi memiliki satu karakteristik yang sering dikaitkan dengan transaksi mencurigakan, tetapi informasi lainnya masih konsisten dengan profil.

Kesimpulan terbaik adalah….

A. Transaksi pasti merupakan TPPU
B. Pengguna jasa pasti melakukan tindak pidana
C. Indikator tersebut perlu dianalisis bersama konteks dan informasi lainnya sebelum membuat kesimpulan
D. Transaksi harus selalu diabaikan
E. Seluruh transaksi pengguna jasa harus dihentikan

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Satu indikator tidak cukup untuk membuat kesimpulan. Analisis perlu melihat keseluruhan konteks dan bukti.

Soal 24 — HOTS: Prioritas Analisis

Terdapat beberapa pekerjaan analisis dengan tingkat risiko dan urgensi berbeda, sementara sumber daya terbatas.

Pendekatan terbaik adalah….

A. Mengerjakan berdasarkan urutan masuk saja
B. Memilih pekerjaan termudah
C. Menentukan prioritas berdasarkan risiko, urgensi, dampak, tenggat, dan ketentuan yang berlaku
D. Membagi waktu secara sama
E. Mengerjakan kasus dengan data paling sedikit

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Prioritas kerja sebaiknya mempertimbangkan risiko dan dampak, bukan hanya kemudahan atau urutan penerimaan.

Soal 25 — HOTS Integratif

Dalam satu pekerjaan ditemukan kondisi berikut:

  • terdapat pola transaksi yang tidak biasa;
  • informasi dari dua sumber berbeda;
  • sebagian data belum tersedia;
  • dokumen terkait memiliki klasifikasi akses terbatas;
  • pihak eksternal meminta hasil segera;
  • tenggat internal juga semakin dekat.

Apa tindakan paling tepat?

A. Menggunakan sumber yang paling lengkap dan langsung membuat kesimpulan
B. Memberikan hasil sementara kepada pihak eksternal
C. Memverifikasi perbedaan informasi, memperoleh data tambahan sesuai kewenangan, menganalisis pola secara objektif, menjaga klasifikasi informasi, mendokumentasikan keterbatasan, serta menyampaikan hasil melalui mekanisme resmi
D. Mengabaikan data yang belum tersedia
E. Mengubah klasifikasi dokumen agar proses lebih cepat

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Kasus ini menguji kemampuan mengintegrasikan analisis data, verifikasi, pengelolaan risiko, keamanan informasi, integritas, ketelitian, dan kepatuhan terhadap prosedur. Kecepatan penyelesaian tidak boleh mengorbankan kualitas analisis maupun kerahasiaan informasi.

Maksimalkan Persiapan UPKP PPATK

banner

Sudah mencoba soal-soal di atas? Jadikan hasil latihan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui materi yang masih perlu diperdalam sebelum menghadapi Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat PPATK. Lanjutkan belajar dengan bank soal UPKP PPATK yang lebih lengkap, materi pendukung, dan pembahasan melalui Fungsional.id agar persiapan ujian semakin terarah.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!