Soal UKOM Ners: Kisi-Kisi, Materi, dan Pembahasan Lengkap 

Uji Kompetensi (UKOM) Ners menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan mahasiswa Profesi Ners dalam menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan pengambilan keputusan keperawatan. Peserta tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu terbiasa menganalisis berbagai kasus untuk menentukan masalah, prioritas, serta tindakan keperawatan yang paling tepat.

Artikel Soal UKOM Ners: Kisi-Kisi, Materi, dan Pembahasan Lengkap disusun untuk membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih terarah. Melalui pemahaman materi, kisi-kisi, serta latihan soal berbasis kasus beserta pembahasannya, peserta dapat mengasah kemampuan analisis sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi UKOM Ners.

Memahami Karakteristik Soal UKOM Ners

UKOM Ners dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan kompetensi keperawatan pada berbagai situasi pelayanan. Karena itu, soal yang dihadapi tidak hanya menanyakan teori, tetapi banyak menggunakan skenario atau kasus pasien yang membutuhkan kemampuan analisis dan penentuan keputusan.

Peserta perlu mampu membaca kasus secara sistematis, menemukan data penting, mengidentifikasi masalah keperawatan, menentukan prioritas, serta memilih intervensi yang paling sesuai. Aspek keselamatan pasien, komunikasi terapeutik, etika, profesionalisme, dan kolaborasi antarprofesi juga perlu diperhatikan ketika menentukan jawaban.

Dalam mengerjakan soal berbasis kasus, peserta dapat menggunakan pola sederhana:

Data pasien → masalah utama → tingkat prioritas → tindakan keperawatan → evaluasi.

Dengan memahami karakter soal sejak awal, peserta dapat mengurangi kebiasaan sekadar menghafal jawaban dan lebih fokus melatih clinical reasoning atau penalaran klinis yang dibutuhkan dalam menghadapi UKOM Ners.

Kisi-Kisi Terbaru UKOM Ners

Persiapan Uji Kompetensi Ners (UKOM Ners) sebaiknya mengikuti blueprint yang digunakan dalam penyelenggaraan Uji Kompetensi Program Profesi Ners. Kisi-kisi tidak hanya membagi soal berdasarkan bidang keperawatan, tetapi juga melihat area kompetensi, domain kemampuan, proses keperawatan, upaya kesehatan, kebutuhan dasar pasien, dan sistem tubuh.

Berikut peta materi yang perlu diprioritaskan:

1. Area Kompetensi

Materi UKOM Ners mencakup tiga area besar:

  • Praktik profesional, etis, legal, dan peka budaya: 15–25%
  • Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan: 65–75%
  • Pengembangan profesional: 5–15%

Artinya, porsi terbesar diarahkan pada kemampuan peserta dalam menganalisis dan menentukan asuhan keperawatan.

2. Domain Kompetensi

Kemampuan peserta dapat diuji melalui:

  • Kognitif: 65–75%
  • Procedural knowledge: 20–25%
  • Afektif: 5–10%

Peserta perlu memperbanyak latihan soal yang menuntut clinical reasoning, bukan hanya menghafal prosedur.

3. Bidang Keilmuan Keperawatan

Bidang yang perlu dipelajari meliputi:

  • Keperawatan Medikal Bedah (KMB): 25–37%
  • Keperawatan Maternitas: 8–14%
  • Keperawatan Anak: 8–14%
  • Keperawatan Jiwa: 8–14%
  • Keperawatan Keluarga: 8–14%
  • Keperawatan Gerontik: 3–9%
  • Manajemen Keperawatan: 3–9%
  • Keperawatan Gawat Darurat: 3–9%
  • Keperawatan Komunitas: 3–9%

KMB menjadi salah satu fokus terbesar, sehingga peserta perlu memberikan perhatian lebih pada kasus pasien dewasa dengan berbagai gangguan sistem tubuh.

4. Proses Keperawatan

Soal juga dapat menguji kemampuan peserta pada setiap tahap proses keperawatan:

  • Pengkajian: 20–30%
  • Penentuan diagnosis: 20–30%
  • Perencanaan: 15–25%
  • Implementasi: 15–25%
  • Evaluasi: 5–15%

Peserta harus mampu menentukan tahapan proses keperawatan yang sedang ditanyakan sebelum memilih jawaban.

5. Upaya Kesehatan

Kasus dapat ditempatkan dalam konteks:

  • Promotif: 15–25%
  • Preventif: 15–25%
  • Kuratif: 35–45%
  • Rehabilitatif: 15–25%

Porsi kuratif cukup dominan, tetapi peserta tetap perlu memahami pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan pemulihan pasien.

6. Kebutuhan Dasar Pasien

Materi yang perlu dikuasai antara lain:

  • oksigenasi;
  • cairan dan elektrolit;
  • nutrisi;
  • keamanan dan kenyamanan;
  • eliminasi;
  • aktivitas dan istirahat;
  • psikososial;
  • komunikasi;
  • kebutuhan belajar;
  • seksual;
  • nilai dan keyakinan.

Soal biasanya tidak sekadar menanyakan definisi kebutuhan pasien, tetapi meminta peserta menentukan kebutuhan yang paling terganggu atau paling diprioritaskan berdasarkan kasus.

7. Sistem Tubuh

Peserta juga perlu mempersiapkan kasus yang berkaitan dengan:

  • sistem pernapasan;
  • jantung, pembuluh darah, dan limfatik;
  • pencernaan dan hepatobilier;
  • saraf dan perilaku;
  • endokrin dan metabolisme;
  • muskuloskeletal;
  • ginjal dan saluran kemih;
  • reproduksi;
  • integumen;
  • darah dan sistem imun;
  • penginderaan;
  • kesehatan mental;
  • pelayanan kesehatan.

Contoh Soal UKOM Ners HOTS dan Pembahasan

Berikut latihan soal berbasis kasus yang disusun untuk melatih clinical reasoning, penentuan prioritas, proses keperawatan, keselamatan pasien, serta pengambilan keputusan klinis. Perhatikan kata kunci seperti prioritas, pertama, utama, paling tepat, dan selanjutnya karena dapat menentukan pilihan jawaban.

Soal 1 — Keperawatan Medikal Bedah

Seorang laki-laki usia 58 tahun dirawat dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian menunjukkan frekuensi napas 30 kali/menit, SpO₂ 88%, pasien tampak gelisah dan menggunakan otot bantu pernapasan.

Masalah keperawatan yang harus menjadi prioritas adalah ….

A. Intoleransi aktivitas
B. Gangguan pertukaran gas
C. Ansietas
D. Gangguan pola tidur
E. Defisit pengetahuan

Jawaban: B

Pembahasan: SpO₂ rendah, takipnea, dan penggunaan otot bantu napas menunjukkan masalah oksigenasi yang harus diprioritaskan dibandingkan masalah lainnya.

Soal 2 — Prioritas Tindakan

Seorang pasien tiba-tiba mengalami sesak. Frekuensi napas meningkat dan saturasi oksigen menurun dibandingkan pemeriksaan sebelumnya.

Tindakan awal perawat yang paling tepat adalah ….

A. Memberikan edukasi relaksasi
B. Melakukan pengkajian cepat terhadap jalan napas dan pernapasan
C. Melengkapi dokumentasi
D. Menghubungi keluarga
E. Mengkaji pola tidur

Jawaban: B

Pembahasan: Perubahan akut pada fungsi pernapasan membutuhkan pengkajian segera terhadap fungsi vital sebelum tindakan lain dilakukan.

Soal 3 — Kardiovaskular

Pasien dengan gangguan jantung mengalami edema kedua tungkai dan berat badan meningkat dalam beberapa hari.

Data yang paling penting untuk mengevaluasi perubahan keseimbangan cairan adalah ….

A. Tekanan darah satu kali
B. Berat badan harian
C. Pola tidur
D. Tingkat pendidikan
E. Dukungan keluarga

Jawaban: B

Pembahasan: Pemantauan berat badan secara konsisten membantu mendeteksi perubahan keseimbangan cairan dari waktu ke waktu.

Soal 4 — Neurologis

Pasien pascastroke mengalami kesulitan menelan dan beberapa kali batuk saat makan.

Tindakan prioritas adalah ….

A. Melatih mobilisasi
B. Memberikan makanan dalam jumlah lebih banyak
C. Mengidentifikasi risiko aspirasi sebelum pemberian makan dilanjutkan
D. Memberikan latihan komunikasi
E. Meningkatkan interaksi sosial

Jawaban: C

Pembahasan: Gangguan menelan dan batuk saat makan menunjukkan risiko aspirasi. Perlindungan jalan napas menjadi prioritas.

Soal 5 — Maternitas

Seorang ibu pascapersalinan menunjukkan perubahan kondisi yang mengarah pada kemungkinan komplikasi.

Tindakan awal yang paling tepat adalah ….

A. Memberikan pendidikan perawatan bayi
B. Mengkaji kondisi ibu dan mengidentifikasi tanda bahaya
C. Menunggu keluhan berikutnya
D. Meminta keluarga mengawasi pasien
E. Mempersiapkan kepulangan

Jawaban: B

Pembahasan: Pengkajian harus dilakukan terlebih dahulu untuk menentukan tingkat kegawatan dan kebutuhan intervensi.

Soal 6 — Keperawatan Anak

Seorang anak mengalami gangguan pencernaan. Anak tampak lemah, mukosa mulut kering, dan frekuensi berkemih menurun.

Masalah prioritas adalah ….

A. Gangguan bermain
B. Gangguan pola tidur
C. Kekurangan volume cairan
D. Defisit pengetahuan orang tua
E. Gangguan interaksi sosial

Jawaban: C

Pembahasan: Kombinasi kelemahan, mukosa kering, dan berkurangnya berkemih menunjukkan gangguan keseimbangan cairan yang perlu segera diperhatikan.

Soal 7 — Komunikasi Terapeutik

Pasien berkata, “Saya takut penyakit saya semakin parah.”

Respons perawat yang paling terapeutik adalah ….

A. “Tidak usah takut, Anda pasti sembuh.”
B. “Banyak pasien mengalami hal yang sama.”
C. “Apa yang paling membuat Anda khawatir saat ini?”
D. “Jangan terlalu memikirkan penyakit.”
E. “Anda harus tetap berpikir positif.”

Jawaban: C

Pembahasan: Pertanyaan terbuka memberikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan sumber kecemasan tanpa memberikan jaminan yang belum tentu benar.

Soal 8 — Keperawatan Jiwa

Seorang pasien menarik diri dan hanya menjawab singkat ketika diajak berbicara.

Pendekatan awal yang paling tepat adalah ….

A. Memaksanya mengikuti terapi kelompok
B. Membangun hubungan saling percaya secara bertahap
C. Membiarkan pasien sendiri
D. Mengajukan banyak pertanyaan sekaligus
E. Meminta keluarga memaksa pasien berinteraksi

Jawaban: B

Pembahasan: Hubungan saling percaya merupakan dasar interaksi terapeutik sebelum meningkatkan keterlibatan pasien.

Soal 9 — Gerontik

Seorang lansia beberapa kali hampir jatuh saat menuju kamar mandi pada malam hari.

Intervensi paling tepat adalah ….

A. Melarang pasien berjalan
B. Mengidentifikasi faktor risiko dan menciptakan lingkungan yang aman
C. Memasang pembatas tanpa pengkajian
D. Mengurangi seluruh aktivitas pasien
E. Mengurangi asupan cairan

Jawaban: B

Pembahasan: Pencegahan jatuh perlu dilakukan berdasarkan faktor risiko sambil tetap mempertahankan kemandirian pasien sejauh aman.

Soal 10 — Patient Safety

Sebelum tindakan, perawat menemukan identitas pasien tidak sesuai dengan dokumen tindakan.

Apa tindakan yang paling tepat?

A. Tetap melakukan tindakan
B. Menggunakan nomor tempat tidur
C. Menunda tindakan hingga identitas terverifikasi dengan benar
D. Mengikuti keterangan keluarga saja
E. Meminta pasien menandatangani dokumen

Jawaban: C

Pembahasan: Ketidaksesuaian identitas merupakan risiko keselamatan. Verifikasi harus diselesaikan sebelum tindakan diteruskan.

Soal 11 — Etika

Keluarga meminta informasi mengenai kondisi pasien dewasa yang sadar dan mampu mengambil keputusan. Pasien sebelumnya meminta informasi medisnya tidak dibagikan kepada anggota keluarga tertentu.

Apa tindakan terbaik?

A. Memberikan informasi karena mereka keluarga
B. Memberikan sebagian informasi tanpa izin
C. Menghormati kerahasiaan pasien dan mengikuti ketentuan pemberian informasi
D. Meminta keluarga membaca rekam medis
E. Menghindari keluarga tanpa penjelasan

Jawaban: C

Pembahasan: Kerahasiaan dan hak pasien tetap harus dihormati. Hubungan keluarga tidak otomatis memberikan akses terhadap seluruh informasi kesehatan.

Soal 12 — Keperawatan Keluarga

Pasien penyakit kronis sering tidak mengikuti rencana perawatan karena keluarganya belum memahami cara mendukung pasien.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menyalahkan keluarga
B. Mengambil alih seluruh perawatan
C. Mengkaji pemahaman keluarga dan memberikan edukasi sesuai kebutuhan
D. Membatasi keterlibatan keluarga
E. Menghentikan program perawatan

Jawaban: C

Pembahasan: Intervensi harus dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan belajar agar edukasi lebih tepat sasaran.

Soal 13 — Komunitas

Suatu wilayah mengalami peningkatan masalah kesehatan yang diduga berkaitan dengan perilaku masyarakat.

Langkah pertama perawat komunitas adalah ….

A. Memberikan penyuluhan
B. Melakukan pengkajian masalah dan faktor yang memengaruhinya
C. Membagikan poster
D. Membuat program tanpa melibatkan warga
E. Memberikan teguran kepada masyarakat

Jawaban: B

Pembahasan: Intervensi komunitas harus didasarkan pada hasil pengkajian agar program sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Soal 14 — Manajemen Keperawatan

Dua perawat memberikan informasi berbeda kepada keluarga pasien sehingga menimbulkan kebingungan.

Tindakan ketua tim yang paling tepat adalah ….

A. Membiarkannya
B. Menegur perawat di depan keluarga
C. Mengklarifikasi informasi dan mengoordinasikan komunikasi tim
D. Melarang seluruh perawat berbicara
E. Meminta keluarga memilih informasi sendiri

Jawaban: C

Pembahasan: Ketua tim perlu memastikan informasi yang diberikan akurat, konsisten, dan sesuai kewenangan.

Soal 15 — Prioritas Pasien

Perawat menerima laporan empat pasien:

  1. pasien sulit tidur;
  2. pasien membutuhkan bantuan berpindah posisi;
  3. pasien mengalami penurunan kesadaran mendadak;
  4. pasien menanyakan jadwal pulang.

Pasien yang harus didatangi terlebih dahulu adalah ….

A. Pasien 1
B. Pasien 2
C. Pasien 3
D. Pasien 4
E. Pasien 1 dan 2

Jawaban: C

Pembahasan: Penurunan kesadaran akut merupakan perubahan kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan sehingga menjadi prioritas.

Soal 16 — Evaluasi Keperawatan

Pasien mendapat intervensi untuk meningkatkan mobilitas. Setelah beberapa hari terdapat peningkatan kemampuan, tetapi target belum seluruhnya tercapai.

Apa tindakan berikutnya?

A. Menghentikan intervensi
B. Menyatakan intervensi gagal
C. Mengevaluasi kemajuan dan memodifikasi atau melanjutkan rencana sesuai respons pasien
D. Mengganti diagnosis tanpa pengkajian
E. Membuat tujuan yang sama sekali baru

Jawaban: C

Pembahasan: Tujuan yang sebagian tercapai memerlukan evaluasi terhadap kemajuan dan penyesuaian rencana berdasarkan kondisi pasien.

Soal 17 — Edukasi Pasien

Setelah diberikan pendidikan kesehatan, pasien masih keliru ketika menjelaskan kembali informasi penting.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Menganggap pasien tidak kooperatif
B. Mengakhiri edukasi
C. Mengidentifikasi bagian yang belum dipahami dan memberikan edukasi ulang dengan metode yang sesuai
D. Meminta keluarga mengambil alih
E. Mencatat edukasi berhasil

Jawaban: C

Pembahasan: Keberhasilan pendidikan kesehatan dinilai dari pemahaman pasien, bukan hanya dari selesainya penyampaian materi.

Soal 18 — Pencegahan Infeksi

Perawat menemukan prosedur pelayanan yang berpotensi meningkatkan risiko transmisi infeksi.

Apa prioritas tindakan?

A. Menunggu munculnya infeksi
B. Mengidentifikasi sumber risiko dan menerapkan tindakan pencegahan sesuai prosedur
C. Menghentikan seluruh pelayanan
D. Memindahkan seluruh pasien
E. Hanya mendokumentasikan temuan

Jawaban: B

Pembahasan: Pencegahan infeksi dilakukan dengan mengenali dan mengendalikan faktor risiko sebelum terjadi transmisi.

Soal 19 — Kolaborasi

Perawat menemukan perubahan kondisi pasien yang memerlukan tindakan di luar kewenangan mandiri perawat.

Apa tindakan paling tepat?

A. Melakukan semua tindakan sendiri
B. Menunggu pergantian shift
C. Melakukan tindakan sesuai kewenangan sambil segera berkolaborasi dengan tenaga kesehatan terkait
D. Meminta keluarga menentukan tindakan
E. Menunggu kondisi memburuk

Jawaban: C

Pembahasan: Perawat tetap bertanggung jawab melakukan tindakan sesuai kewenangannya sekaligus melakukan kolaborasi ketika kebutuhan pasien melampaui kewenangan mandiri.

Soal 20 — Gawat Darurat

Seorang pasien datang dengan kondisi lemah, sesak, gelisah, frekuensi napas meningkat, dan saturasi oksigen menurun. Keluarga meminta perawat segera menjelaskan administrasi.

Apa prioritas perawat?

A. Menjelaskan administrasi
B. Melakukan pengkajian dan menangani masalah pernapasan
C. Melengkapi dokumentasi
D. Memberikan edukasi kepada keluarga
E. Meminta pasien menunggu

Jawaban: B

Pembahasan: Masalah fungsi vital harus didahulukan dibandingkan kebutuhan administratif.

Soal 21 — Pengkajian HOTS

Pasien mengeluh nyeri setelah tindakan. Data menunjukkan pasien tampak meringis dan melindungi bagian tubuh tertentu.

Sebelum menentukan intervensi lanjutan, tindakan paling tepat adalah ….

A. Menganggap nyeri berat berdasarkan ekspresi pasien
B. Langsung mengalihkan perhatian pasien
C. Melakukan pengkajian nyeri secara lebih lengkap
D. Meminta keluarga menenangkan pasien
E. Menunggu sampai nyeri berkurang

Jawaban: C

Pembahasan: Data awal menunjukkan adanya nyeri, tetapi karakteristik, intensitas, lokasi, faktor pencetus, dan respons pasien perlu dikaji untuk menentukan intervensi yang sesuai.

Soal 22 — Endokrin dan Metabolisme

Pasien dengan gangguan metabolik tampak lemah dan berkeringat. Hasil pengkajian menunjukkan perubahan kesadaran dibandingkan sebelumnya.

Tindakan awal yang paling tepat adalah ….

A. Memberikan pendidikan diet
B. Melakukan pengkajian segera terhadap kondisi pasien dan parameter yang relevan
C. Membiarkan pasien beristirahat
D. Menghubungi keluarga
E. Menjadwalkan konsultasi untuk hari berikutnya

Jawaban: B

Pembahasan: Perubahan kesadaran merupakan tanda penting yang memerlukan penilaian segera sebelum kebutuhan edukasi atau tindakan nonurgent lainnya.

Soal 23 — Respirasi

Pasien dengan gangguan pernapasan tampak semakin lelah. Frekuensi napas yang sebelumnya tinggi mulai menurun, tetapi tingkat kesadaran juga menurun.

Interpretasi terbaik adalah ….

A. Kondisi pasien membaik karena frekuensi napas menurun
B. Pasien sudah lebih rileks
C. Penurunan frekuensi napas harus dievaluasi bersama penurunan kesadaran karena dapat menunjukkan perburukan
D. Pasien hanya membutuhkan tidur
E. Tidak diperlukan tindakan selama frekuensi napas mendekati normal

Jawaban: C

Pembahasan: Angka yang tampak membaik tidak boleh dinilai secara terpisah. Penurunan kesadaran dan kelelahan dapat menunjukkan kondisi pasien justru memburuk.

Soal 24 — Maternitas HOTS

Seorang ibu hamil mengatakan gerakan janin terasa berbeda dari biasanya dan tampak cemas. Tidak terdapat data lain yang cukup untuk menentukan kondisi janin.

Tindakan perawat yang paling tepat adalah ….

A. Mengatakan kondisi pasti normal
B. Meminta ibu pulang dan beristirahat
C. Melakukan pengkajian lebih lanjut sesuai kondisi dan melaporkan temuan yang membutuhkan evaluasi lanjutan
D. Memberikan edukasi persalinan
E. Menenangkan pasien tanpa melakukan pengkajian

Jawaban: C

Pembahasan: Keluhan perubahan kondisi tidak boleh langsung dianggap normal atau abnormal tanpa pengkajian yang memadai.

Soal 25 — Anak dan Keluarga

Anak usia sekolah tampak takut sebelum menjalani prosedur. Orang tua meminta perawat tidak menjelaskan prosedur karena khawatir anak semakin takut.

Apa pendekatan terbaik?

A. Mengikuti permintaan orang tua sepenuhnya
B. Menjelaskan seluruh detail teknis kepada anak
C. Memberikan penjelasan sesuai usia dan tingkat pemahaman anak serta melibatkan orang tua secara tepat
D. Tidak memberikan informasi apa pun
E. Meminta anak mencari informasi sendiri

Jawaban: C

Pembahasan: Komunikasi kepada anak perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan dan dilakukan dengan melibatkan keluarga tanpa mengabaikan kebutuhan anak akan informasi.

Soal 26 — Delegasi

Ketua tim akan mendelegasikan tugas kepada anggota tim keperawatan.

Faktor terpenting yang harus dipertimbangkan adalah ….

A. Siapa yang paling lama bekerja
B. Siapa yang memiliki waktu paling sedikit
C. Kompetensi petugas, kondisi pasien, kompleksitas tugas, dan kewenangan yang dimiliki
D. Kedekatan personal dengan ketua tim
E. Pembagian jumlah tugas secara sama rata

Jawaban: C

Pembahasan: Delegasi bukan sekadar membagi pekerjaan. Keselamatan pasien membutuhkan kesesuaian antara tugas, kondisi pasien, kompetensi, dan kewenangan penerima delegasi.

Soal 27 — Dokumentasi

Setelah melakukan intervensi, perawat menyadari belum mencatat tindakan tersebut.

Apa yang paling tepat dilakukan?

A. Tidak perlu mencatat karena tindakan sudah selesai
B. Meminta perawat lain membuat catatan
C. Melakukan dokumentasi secara benar sesuai fakta dan ketentuan yang berlaku
D. Mengubah waktu agar terlihat dicatat tepat waktu
E. Menunggu sampai pergantian shift

Jawaban: C

Pembahasan: Dokumentasi harus mencerminkan pelayanan yang benar-benar diberikan. Catatan tidak boleh direkayasa untuk menutupi keterlambatan dokumentasi.

Soal 28 — Rehabilitatif

Pasien pascastroke sudah stabil tetapi masih mengalami keterbatasan aktivitas sehari-hari. Keluarga cenderung melakukan semua aktivitas untuk pasien.

Intervensi terbaik adalah ….

A. Membiarkan keluarga membantu seluruh aktivitas
B. Melarang keluarga membantu pasien
C. Mendorong kemandirian secara bertahap sesuai kemampuan sambil memberikan dukungan yang diperlukan
D. Meminta pasien beraktivitas sendiri tanpa bantuan
E. Membatasi aktivitas untuk mencegah kelelahan

Jawaban: C

Pembahasan: Upaya rehabilitatif bertujuan memaksimalkan fungsi dan kemandirian pasien secara aman, bukan menciptakan ketergantungan.

Soal 29 — Soal Tricky Prioritas

Perawat memiliki empat tugas:

A. Memberikan edukasi diet kepada pasien yang akan pulang besok
B. Mengganti linen pasien stabil
C. Mengkaji pasien yang baru mengeluhkan nyeri dada
D. Menyelesaikan dokumentasi pasien yang sudah pulang
E. Mengatur jadwal pendidikan kesehatan

Tugas yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah ….

Jawaban: C

Pembahasan: Nyeri dada yang baru muncul berpotensi menunjukkan perubahan kondisi serius. Pengkajian pasien harus diprioritaskan dibandingkan pekerjaan rutin dan administratif.

Soal 30 — Kasus Integratif HOTS

Seorang pasien dewasa dirawat dengan masalah pernapasan. Pada pergantian shift, perawat menemukan pasien lebih mengantuk dibandingkan sebelumnya, napas tampak lebih dangkal, saturasi menurun, dan keluarga mengatakan pasien “hanya kurang tidur”. Pada saat bersamaan, perawat harus menyelesaikan dokumentasi beberapa pasien lain.

Apa keputusan paling tepat?

A. Membiarkan pasien tidur karena keluarga mengatakan kurang tidur
B. Menyelesaikan dokumentasi terlebih dahulu
C. Memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pola tidur
D. Segera melakukan pengkajian terhadap fungsi vital pasien, melakukan tindakan sesuai kewenangan, dan mengeskalasi/berkolaborasi sesuai hasil pengkajian
E. Menunggu beberapa menit untuk melihat apakah pasien membaik

Jawaban: D

Pembahasan: Perubahan kesadaran, napas dangkal, dan penurunan saturasi merupakan kombinasi data yang mengindikasikan potensi perburukan. Peserta harus mengintegrasikan data, menentukan prioritas, melakukan tindakan sesuai kewenangan, dan melakukan kolaborasi bila diperlukan.

Perkuat Persiapan Menghadapi UKOM Ners!

Semakin sering berlatih soal berbasis kasus, semakin terasah kemampuan dalam menentukan prioritas dan tindakan keperawatan. Temukan latihan soal beserta pembahasannya melalui Fungsional.id untuk membantu persiapan UKOM Ners menjadi lebih terarah. Yuk, mulai latihan dan tingkatkan kesiapan menghadapi UKOM Ners!

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!