100+ Soal CPNS PPPK Kemenko PMK Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan + Kisi-kisi Rekrutmen

Kemenko PMK

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) merupakan kementerian koordinator yang memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pembangunan manusia dan kebudayaan berjalan selaras dan terpadu. Kemenko PMK bertugas mengoordinasikan, menyinkronkan, serta mengendalikan kebijakan lintas kementerian dan lembaga pada bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, kebudayaan, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan nasional.

Sebagai kementerian koordinator, Kemenko PMK membutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pemahaman kebijakan publik, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta kepekaan terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai peran, fungsi, dan ruang lingkup tugas Kemenko PMK menjadi bekal penting bagi Anda yang berminat bergabung di lingkungan kementerian ini, khususnya dalam mendukung perumusan dan pengendalian kebijakan pembangunan manusia dan kebudayaan di tingkat nasional.

Kisi-kisi Soal CPNS PPPK Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Kemenko PMK

Untuk membantu Anda mengenali fokus materi seleksi ASN, kisi-kisi Soal CPNS PPPK Kemenko PMK memuat pokok-pokok bahasan yang diujikan, sehingga persiapan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks pembangunan manusia dan kebudayaan.

2. Peran dan Fungsi ASN
Menilai pemahaman peran ASN sebagai koordinator kebijakan, pelayan publik, dan pelaksana pembangunan nasional bidang PMK.

3. Tes Intelegensia Umum (TIU)
Mengukur kemampuan verbal, numerik, logika, dan analitis untuk mendukung perumusan serta sinkronisasi kebijakan lintas kementerian.

4. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Menilai integritas, kerja sama lintas sektor, pelayanan publik, adaptasi perubahan, dan pengambilan keputusan berbasis kepentingan nasional.

5. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
Memahami prinsip perencanaan pembangunan, sinergi pusat–daerah, serta koordinasi lintas kementerian/lembaga.

6. Tugas dan Fungsi Kemenko PMK
Mengetahui peran koordinatif Kemenko PMK dalam sinkronisasi, pengendalian, dan evaluasi kebijakan pembangunan manusia dan kebudayaan.

7. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)
Memahami konsep pembangunan SDM meliputi pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

8. Kebijakan Pendidikan Nasional
Menilai pemahaman kebijakan strategis di bidang pendidikan, pemerataan akses, mutu pendidikan, dan pembangunan karakter bangsa.

9. Kebijakan Kesehatan dan Gizi Masyarakat
Memahami kebijakan kesehatan nasional, pencegahan penyakit, peningkatan gizi, serta penguatan layanan kesehatan masyarakat.

10. Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial
Mengetahui konsep, strategi, dan program nasional dalam pengentasan kemiskinan serta perlindungan kelompok rentan.

11. Pembangunan Kebudayaan dan Karakter Bangsa
Memahami kebijakan pelestarian budaya, penguatan nilai kebangsaan, dan pembangunan karakter berlandaskan kebudayaan nasional.

12. Koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga
Mengukur pemahaman mekanisme koordinasi, sinkronisasi program, dan harmonisasi kebijakan sektor PMK.

13. Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Publik
Menilai kemampuan memahami konsep monitoring, evaluasi program, dan pelaporan capaian pembangunan manusia.

14. Analisis Isu Sosial dan Kemanusiaan
Mengukur kemampuan analisis terhadap isu sosial seperti ketimpangan, stunting, pengangguran, dan krisis sosial.

15. Administrasi Pemerintahan dan Tata Kelola
Memahami prinsip administrasi negara, tata kelola pemerintahan yang baik, serta akuntabilitas kebijakan publik.

16. Etika, Profesionalisme, dan Pelayanan Publik
Menilai sikap etis, profesionalisme ASN, dan komitmen terhadap pelayanan publik di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Contoh Soal CPNS PPPK Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Melalui Contoh Soal CPNS PPPK Kemenko PMK, Anda dapat mengenali karakter dan tingkat kesulitan soal seleksi ASN, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi kesiapan sebelum menghadapi ujian.

Soal 1

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pembangunan manusia berjalan terpadu. Dalam suatu rapat koordinasi nasional, terjadi perbedaan pandangan antara kementerian teknis terkait penanganan stunting. Sebagian pihak menekankan intervensi kesehatan, sementara pihak lain mengutamakan bantuan sosial dan pendidikan keluarga. Sebagai ASN di lingkungan Kemenko PMK yang bertugas memfasilitasi koordinasi kebijakan, langkah yang paling tepat untuk dilakukan adalah … 

A. Menentukan satu kebijakan yang dianggap paling unggul
B. Menghentikan pembahasan hingga semua pihak sepakat
C. Memfasilitasi penyelarasan kebijakan lintas sektor berbasis data dan tujuan nasional
D. Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada kementerian kesehatan
E. Mengambil alih pelaksanaan program stunting di lapangan

Jawaban: C
Pembahasan:
Kemenko PMK memiliki fungsi utama sebagai koordinator dan penyelaras kebijakan lintas kementerian dan lembaga, bukan sebagai pelaksana teknis program. Dalam kondisi adanya perbedaan pendekatan antarinstansi, ASN Kemenko PMK harus memfasilitasi dialog dan menyatukan kebijakan berdasarkan data serta tujuan pembangunan nasional, khususnya dalam penanganan stunting yang bersifat multidimensional. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.

Soal 2

Dalam kebijakan perlindungan sosial, pemerintah berupaya memastikan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin memperoleh perlindungan yang adil dan layak. Kebijakan ini mencerminkan nilai Pancasila, khususnya sila … 

A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Persatuan Indonesia
C. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
D. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
E. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Jawaban: E
Pembahasan:
Perlindungan sosial bertujuan menciptakan keadilan dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Berdasarkan uraian tersebut, jawaban yang tepat adalah E.

Soal 3

Seorang ASN di lingkungan Kemenko PMK ditugaskan menyusun bahan koordinasi kebijakan pendidikan nasional sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia. Dalam pembahasan lintas kementerian, muncul pandangan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan cukup diukur dari meningkatnya angka partisipasi sekolah. Namun, Kemenko PMK menilai bahwa pendidikan harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Pendekatan kebijakan pendidikan yang paling sesuai dengan prinsip pembangunan SDM adalah … 

A. Menambah jumlah sekolah dan perguruan tinggi
B. Memusatkan pembangunan pendidikan di wilayah perkotaan
C. Mengintegrasikan pemerataan akses, peningkatan mutu, dan keadilan pendidikan
D. Menyerahkan seluruh kebijakan pendidikan kepada pemerintah daerah
E. Mengutamakan pendidikan tinggi dibanding pendidikan dasar

Jawaban: C
Pembahasan:
Pembangunan SDM melalui pendidikan tidak hanya menekankan kuantitas, tetapi juga kualitas dan pemerataan agar manfaat pendidikan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Kesimpulannya, jawaban yang benar adalah C.

Soal 4

Dalam seleksi CPNS, Tes Intelegensia Umum (TIU) dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah. Bagi ASN yang bekerja di Kemenko PMK, kemampuan analitis menjadi sangat penting karena kementerian ini bertugas memastikan kebijakan lintas sektor berjalan selaras dan tidak tumpang tindih. Oleh karena itu, kemampuan analitis paling dibutuhkan ASN Kemenko PMK untuk … 

A. Menghafal peraturan perundang-undangan
B. Menyusun laporan keuangan rutin
C. Menganalisis keterkaitan serta dampak kebijakan lintas kementerian
D. Melaksanakan pelayanan teknis langsung kepada masyarakat
E. Mengelola aset dan logistik kementerian

Jawaban: C
Pembahasan:
Kemampuan analitis diperlukan untuk menilai keterkaitan kebijakan antar sektor dan dampaknya terhadap pembangunan manusia. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

Soal 5

Dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, pemerintah menyusun dokumen perencanaan jangka panjang, menengah, dan tahunan. Dokumen yang menjadi acuan utama pembangunan nasional selama lima tahun dan dijabarkan ke dalam program kementerian adalah … 

A. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional
B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
C. Rencana Strategis Kementerian
D. Rencana Kerja Pemerintah Daerah
E. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Jawaban: B
Pembahasan:
RPJMN merupakan dokumen perencanaan pembangunan nasional jangka menengah yang menjadi dasar penyusunan program kementerian/lembaga. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B.

Soal 6

Dalam pelaksanaan program perlindungan sosial, ASN Kemenko PMK menemukan adanya indikasi bahwa bantuan tidak tepat sasaran. Sebagai bagian dari fungsi monitoring kebijakan publik, tindakan yang paling sesuai dilakukan adalah … 

A. Mengumpulkan data pelaksanaan dan melaporkan hasil monitoring
B. Menghentikan program tanpa koordinasi
C. Mengganti pejabat pelaksana
D. Mengalihkan anggaran ke sektor lain
E. Menunggu hasil audit keuangan

Jawaban: A
Pembahasan:
Monitoring kebijakan bertujuan memantau pelaksanaan program melalui pengumpulan data sebagai dasar evaluasi dan perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa jawaban yang benar adalah A.

Soal 7

Dalam Tes Karakteristik Pribadi (TKP), integritas menjadi salah satu aspek penilaian utama. Seorang ASN dihadapkan pada tekanan dari pihak tertentu untuk mengubah hasil laporan evaluasi program. Sikap yang paling mencerminkan integritas ASN adalah … 

A. Menyesuaikan laporan demi menjaga hubungan
B. Menunda penyusunan laporan
C. Tetap menyusun laporan sesuai fakta dan ketentuan
D. Menyerahkan laporan kepada pihak lain
E. Menghindari tanggung jawab

Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas ASN ditunjukkan dengan konsistensi pada nilai kejujuran dan aturan, meskipun menghadapi tekanan. Berdasarkan uraian tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

Soal 8

Pembangunan kebudayaan nasional diarahkan untuk memperkuat jati diri bangsa di tengah keberagaman budaya Indonesia. Dalam perumusan kebijakan kebudayaan, prinsip utama yang harus dijaga oleh pemerintah adalah … 

A. Penyeragaman budaya daerah
B. Dominasi budaya mayoritas
C. Penghapusan budaya lokal
D. Globalisasi budaya tanpa batas
E. Pelestarian dan pengembangan budaya dalam keberagaman 

Jawaban: E
Pembahasan:
Pembangunan kebudayaan harus melestarikan dan mengembangkan budaya dengan tetap menghargai keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Kesimpulannya, jawaban yang benar adalah E.

Soal 9

Penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan dengan satu program saja karena kemiskinan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, kebijakan penanggulangan kemiskinan yang sejalan dengan pendekatan pembangunan manusia adalah … 

A. Bantuan tunai jangka pendek
B. Subsidi tanpa pendampingan
C. Program terpadu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi
D. Fokus pada pertumbuhan ekonomi semata
E. Pengurangan anggaran sosial

Jawaban: C
Pembahasan:
Kemiskinan bersifat multidimensional sehingga memerlukan pendekatan terpadu lintas sektor. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

Soal 10

Dalam konteks etika dan pelayanan publik, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk memberikan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Pelayanan publik harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai keadilan sosial. Salah satu prinsip penting dalam pelayanan publik adalah prinsip non-diskriminasi. Prinsip tersebut menegaskan bahwa … 

A. Pelayanan diberikan berdasarkan status sosial dan ekonomi
B. Setiap warga negara memperoleh pelayanan yang sama dan adil tanpa pembedaan
C. Masyarakat tertentu dapat diprioritaskan sesuai kepentingan
D. Pelayanan dibatasi oleh latar belakang suku, agama, atau golongan
E. Informasi dan layanan hanya diberikan kepada pihak tertentu

Jawaban: B
Pembahasan:
Prinsip non-diskriminasi dalam pelayanan publik mengharuskan ASN memberikan pelayanan secara adil dan setara kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, suku, agama, maupun golongan, sesuai nilai etika ASN dan prinsip keadilan sosial. Hal ini menegaskan bahwa jawaban yang benar adalah B.

Soal 11

Dalam pelaksanaan tugas koordinasi lintas kementerian, ASN Kemenko PMK sering menghadapi perbedaan kepentingan antarinstansi. Setiap kementerian memiliki target dan prioritas masing-masing sesuai tugas dan fungsinya. Dalam kondisi tersebut, peran ASN Kemenko PMK yang paling tepat agar kebijakan pembangunan manusia tetap berjalan selaras adalah … 

A. Mengutamakan kepentingan kementerian tertentu
B. Menyerahkan keputusan kepada instansi yang memiliki anggaran terbesar
C. Memfasilitasi dialog dan menyelaraskan kebijakan berdasarkan tujuan nasional
D. Menghindari keterlibatan agar tidak terjadi konflik
E. Menjalankan kebijakan secara mandiri

Jawaban: C
Pembahasan:
Kemenko PMK berperan sebagai koordinator yang menyelaraskan kebijakan lintas kementerian agar tetap sejalan dengan tujuan pembangunan nasional. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

Soal 12

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan manusia, pemerintah menekankan pentingnya kebijakan kesehatan yang tidak hanya bersifat pengobatan, tetapi juga pencegahan. Pendekatan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan arah tersebut adalah … 

A. Kuratif dengan fokus rumah sakit
B. Reaktif terhadap wabah
C. Administratif melalui regulasi
D. Preventif dan promotif melalui edukasi kesehatan
E. Darurat berbasis krisis

Jawaban: D
Pembahasan:
Pendekatan preventif dan promotif lebih efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Soal 13

Seorang ASN Kemenko PMK ditugaskan melakukan evaluasi terhadap program lintas kementerian di bidang perlindungan sosial. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program tersebut mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan utama dari evaluasi kebijakan publik adalah … 

A. Mengganti seluruh program yang berjalan
B. Menilai efektivitas dan dampak kebijakan
C. Menentukan besaran anggaran baru
D. Memberikan sanksi kepada pelaksana
E. Mengurangi jumlah program

Jawaban: B
Pembahasan:
Evaluasi kebijakan bertujuan menilai efektivitas dan dampak kebijakan sebagai dasar perbaikan atau penyempurnaan. Kesimpulannya, jawaban yang benar adalah B.

Soal 14

Perubahan kebijakan nasional, dinamika sosial, serta perkembangan teknologi menuntut ASN untuk memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Di lingkungan Kemenko PMK, ASN sering dihadapkan pada perubahan arah kebijakan lintas sektor yang harus segera diselaraskan. Dalam konteks Tes Karakteristik Pribadi (TKP), sikap adaptif ASN ditunjukkan melalui kemampuan untuk … 

A. Menolak perubahan demi menjaga kenyamanan kerja
B. Menunggu instruksi tanpa inisiatif
C. Menyesuaikan diri dengan perubahan dan meningkatkan kompetensi
D. Menghindari tanggung jawab tambahan
E. Mempertahankan pola kerja lama

Jawaban: C
Pembahasan:
ASN yang adaptif mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan terus meningkatkan kompetensi agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa jawaban yang benar adalah C.

Soal 15

Dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, prinsip transparansi menjadi salah satu pilar penting tata kelola pemerintahan yang baik. Transparansi diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui proses pengambilan keputusan serta penggunaan sumber daya publik. Makna transparansi dalam konteks pemerintahan adalah … 

A. Seluruh kebijakan bersifat tertutup demi stabilitas
B. Informasi publik dapat diakses secara terbuka dan jelas
C. ASN bebas mengambil keputusan tanpa pengawasan
D. Laporan kebijakan hanya untuk internal
E. Pemerintah tidak perlu menyampaikan informasi

Jawaban: B
Pembahasan:
Transparansi menuntut keterbukaan informasi kepada publik agar tercipta akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat. Dari uraian tersebut, jawaban yang benar adalah B.

Soal 16

Pembangunan sumber daya manusia menjadi fokus utama kebijakan nasional karena manusia merupakan subjek sekaligus objek pembangunan. Keberhasilan pembangunan SDM tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat. Salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan SDM adalah … 

A. Stabilitas politik nasional
B. Tingginya investasi asing
C. Meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan
D. Banyaknya proyek infrastruktur
E. Peningkatan ekspor nasional

Jawaban: C
Pembahasan:
Kualitas pendidikan dan kesehatan mencerminkan peningkatan kapasitas manusia dan kualitas hidup masyarakat. Kesimpulannya, jawaban yang benar adalah C.

Soal 17

Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, ASN wajib menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Etika ASN berfungsi sebagai pedoman perilaku agar pelaksanaan tugas tidak menyimpang dari kepentingan publik. Salah satu contoh pelanggaran etika ASN dalam pelayanan publik adalah … 

A. Memberikan pelayanan sesuai prosedur
B. Bersikap netral dan adil
C. Memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi
D. Menjalankan tugas berdasarkan aturan
E. Menyampaikan informasi publik

Jawaban: C
Pembahasan:
Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi bertentangan dengan etika dan profesionalisme ASN. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

Soal 18

Isu sosial seperti stunting, pengangguran, dan ketimpangan sosial merupakan permasalahan kompleks yang saling berkaitan dan berdampak langsung pada kualitas pembangunan manusia. Dalam proses perumusan kebijakan publik, analisis terhadap isu-isu sosial tersebut menjadi tahapan penting yang tidak dapat diabaikan. Analisis isu sosial diperlukan terutama karena … 

A. Bersifat akademis dan teoritis semata
B. Menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat
C. Mengikuti tren pembangunan global
D. Tidak memerlukan data lapangan yang mendalam
E. Hanya menjadi tugas lembaga penelitian

Jawaban: B
Pembahasan:
Analisis isu sosial berfungsi untuk memahami kondisi nyata masyarakat sehingga kebijakan yang dirumuskan sesuai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Tanpa analisis yang tepat, kebijakan berisiko tidak efektif. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang benar adalah B.

Soal 19

Pembangunan manusia yang merata membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tanpa sinergi yang baik, berbagai program pembangunan berpotensi tumpang tindih atau tidak sesuai dengan kebutuhan lokal. Tujuan utama koordinasi pusat dan daerah dalam pembangunan manusia adalah … 

A. Menyeragamkan seluruh kebijakan pembangunan di daerah
B. Mengurangi kewenangan pemerintah daerah
C. Mempercepat proses sentralisasi kebijakan
D. Meningkatkan efektivitas dan pemerataan pembangunan manusia
E. Menambah struktur birokrasi pemerintahan

Jawaban: D
Pembahasan:
Koordinasi pusat dan daerah bertujuan memastikan kebijakan dan program pembangunan manusia berjalan efektif, saling melengkapi, dan merata di seluruh wilayah. Kesimpulannya, jawaban yang benar adalah D.

Soal 20

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman budaya yang tinggi. Dalam konteks pembangunan kebudayaan nasional, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya daerah dan penguatan identitas nasional. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi landasan utama agar pembangunan kebudayaan tidak menimbulkan konflik sosial. Kebijakan yang paling sesuai dengan prinsip tersebut adalah … 

A. Menghapus budaya lokal yang dianggap tidak relevan
B. Menyeragamkan seluruh bentuk budaya daerah
C. Mengutamakan budaya global agar lebih modern
D. Membatasi ekspresi budaya masyarakat
E. Menghargai dan melestarikan keberagaman budaya untuk memperkuat persatuan bangsa

Jawaban: E
Pembahasan:
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika menekankan persatuan dalam keberagaman. Oleh karena itu, pembangunan kebudayaan harus menghargai dan melestarikan perbedaan budaya sebagai kekuatan bangsa. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah E.

Belum Yakin Lulus CPNS PPPK Kemenko PMK? Perkuat Kesiapan Anda dengan Latihan Soal di Sini!

Kemenko PMK

Belum yakin dengan kesiapan Anda menghadapi CPNS PPPK Kemenko PMK adalah hal yang wajar. Justru dengan berlatih secara bertahap dan terarah, Anda dapat memahami pola soal, mengenali materi yang perlu diperdalam, serta meningkatkan kepercayaan diri sebelum ujian. Untuk mendukung proses tersebut, Anda dapat melanjutkan latihan soal melalui fungsional.id sebagai sarana belajar yang fleksibel dan membantu mempersiapkan diri dengan lebih matang.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?