Menjadi Petugas Keamanan Dalam (PKD) di lingkungan Bea dan Cukai bukanlah hal yang sederhana. Profesi ini menuntut kedisiplinan tinggi, integritas tanpa kompromi, serta kemampuan memahami berbagai regulasi dan prosedur keamanan yang berlaku di instansi pemerintah. Dalam proses seleksinya, para calon petugas akan menghadapi Ujian Pengetahuan dan Keterampilan Dasar (UPKD) yang dirancang untuk menilai kompetensi teknis, sikap mental, dan wawasan kebangsaan calon pegawai. Oleh karena itu, memahami kisi-kisi soal UPKD Bea Cukai untuk formasi Petugas Keamanan Dalam menjadi langkah awal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin lolos seleksi dan meniti karier di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai kisi-kisi, contoh soal, serta pembahasan UPKD Bea Cukai khusus untuk formasi Petugas Keamanan Dalam (PKD). Setiap bagian dirancang untuk membantu peserta memahami pola soal, logika penalaran yang diujikan, serta cara berpikir yang diharapkan dari seorang petugas keamanan instansi pemerintah. Dengan memahami materi ini secara komprehensif, diharapkan pembaca tidak hanya siap menghadapi ujian, tetapi juga mampu membangun karakter profesional yang sesuai dengan nilai-nilai “Integritas, Profesionalisme, dan Sinergi” yang dijunjung tinggi oleh Bea dan Cukai.

Table of Contents
ToggleKisi-kisi Soal UPKD Bea Cukai – Petugas Keamanan Dalam
Berikut ini merupakan kisi-kisi soal UPKD Bea Cukai – Petugas Keamanan beserta penjelasan di setiap poin
1. Pengetahuan Umum tentang Bea dan Cukai
Menilai pemahaman dasar peserta terhadap fungsi, tugas, dan struktur organisasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
- Materi: Pengertian bea masuk, cukai, kawasan pabean, serta tugas utama DJBC.
- Tujuan: Mengukur sejauh mana peserta memahami konteks instansi tempat ia akan bertugas.
2. Peraturan dan Etika Keamanan
Menguji kemampuan peserta dalam memahami prinsip-prinsip pengamanan, etika bertugas, serta prosedur penanganan kejadian di lingkungan kerja.
- Materi: SOP pengamanan, tata cara patroli, penanganan tamu, dan tindakan saat kondisi darurat.
- Tujuan: Menilai kesiapan peserta menghadapi situasi nyata di lingkungan kerja Bea Cukai.
3. Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Menilai sejauh mana peserta memahami nilai-nilai nasionalisme dan kesetiaan terhadap NKRI.
- Materi: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, serta peran ASN dalam menjaga keutuhan bangsa.
- Tujuan: Membentuk karakter petugas yang memiliki jiwa patriotik dan tanggung jawab kebangsaan.
4. Disiplin dan Integritas Aparatur
Mengukur kejujuran, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap peraturan kedinasan.
- Materi: Kode etik ASN, pelanggaran disiplin, gratifikasi, serta konsep integritas pribadi.
- Tujuan: Menilai moral dan karakter calon petugas agar selaras dengan nilai “Integritas” yang dijunjung Bea Cukai.
5. Pengetahuan Keamanan Fisik dan Pengawasan Aset
Menguji kemampuan teknis dalam menjaga keamanan gedung, aset negara, serta area strategis.
- Materi: Sistem keamanan fisik, CCTV, kontrol akses, keamanan perimeter, serta teknik pengawasan lapangan.
- Tujuan: Mengukur kesiapan teknis peserta dalam menjalankan tugas penjagaan dan pengawasan.
6. Penanganan Konflik dan Komunikasi Efektif
Menilai kemampuan peserta dalam mengelola situasi konflik, mengedepankan komunikasi yang sopan dan profesional.
- Materi: Teknik komunikasi interpersonal, negosiasi, de-eskalasi konflik, dan etika pelayanan publik.
- Tujuan: Membentuk petugas yang tanggap, sabar, dan mampu menjaga ketertiban tanpa kekerasan.
7. Logika, Ketelitian, dan Kesiapsiagaan
Menguji kemampuan analitis dan ketepatan pengambilan keputusan dalam waktu terbatas.
- Materi: Penalaran logis, observasi situasional, dan simulasi keputusan cepat.
- Tujuan: Melatih refleks mental dan ketajaman analisis dalam menghadapi insiden mendadak.
8. Kesehatan, Ketahanan Fisik, dan Mental
Menilai kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugas lapangan yang menuntut konsentrasi dan daya tahan tinggi.
- Materi: Pengetahuan dasar kebugaran, manajemen stres, dan pola hidup sehat.
- Tujuan: Menjamin calon petugas memiliki stamina dan mental tangguh saat bertugas di lapangan.
Contoh Soal UPKD Bea Cukai – Petugas Keamanan Dalam
Berikut ini merupakan contoh soal UPKD Beas Cukai – Petugas Keamanan Dalam beserta kunci jawaban dan pembahasan setiap soal
Soal 1
Dalam menjalankan tugasnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki fungsi utama sebagai pelindung masyarakat, fasilitator perdagangan, dan pengumpul penerimaan negara. Namun, dalam konteks tugas Petugas Keamanan Dalam (PKD), fungsi mana yang paling relevan untuk dijadikan landasan etika dan prioritas kerja sehari-hari, terutama ketika terjadi pelanggaran keamanan di area pabean oleh pihak eksternal?
A. Fasilitator perdagangan agar kegiatan ekspor-impor tetap lancar
B. Pengumpul penerimaan negara melalui optimalisasi pungutan cukai
C. Pelindung masyarakat dari masuknya barang berbahaya dan ancaman keamanan
D. Penegak hukum dalam bidang fiskal dan administrasi perdagangan
E. Pengendali peredaran barang mewah dan komoditas terbatas
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dalam konteks Petugas Keamanan Dalam, fungsi utama yang paling relevan adalah sebagai pelindung masyarakat. PKD bertugas memastikan keamanan lingkungan kerja Bea dan Cukai serta mencegah potensi ancaman dari pihak eksternal yang dapat mengganggu kelancaran tugas instansi. Fungsi fasilitator dan pengumpul penerimaan memang penting, tetapi keduanya tidak berada di lingkup operasional PKD secara langsung. Dengan menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas, PKD mendukung integritas sistem pabean secara keseluruhan.
Soal 2
Seorang tamu tanpa tanda pengenal resmi mencoba memasuki area steril kantor Bea dan Cukai dengan alasan “diperintahkan oleh atasan.” Sebagai Petugas Keamanan Dalam, tindakan paling tepat yang mencerminkan profesionalisme, kepatuhan terhadap SOP, dan integritas adalah…
A. Mengizinkan tamu masuk karena menyebut nama atasan yang dikenal
B. Menolak masuk sambil menegur keras tamu tersebut agar tidak mengulangi
C. Meminta tamu menunggu di pos keamanan dan melakukan verifikasi melalui unit terkait
D. Memanggil rekan sesama petugas untuk bersama-sama mengamankan tamu tersebut
E. Membiarkan tamu masuk dengan pengawasan sementara
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Langkah memverifikasi identitas tamu melalui unit terkait adalah bentuk profesionalisme dan kepatuhan terhadap SOP keamanan. PKD harus mengutamakan prosedur dan tidak boleh bertindak berdasarkan pengakuan verbal atau rasa sungkan terhadap “atasan”. Tindakan ini menunjukkan integritas serta kemampuan berpikir sistematis dalam situasi berpotensi sensitif.
Soal 3
Dalam situasi meningkatnya ancaman terhadap keamanan fasilitas pemerintah, seorang Petugas Keamanan Dalam menyadari bahwa tindakan pengamanan bukan hanya sekadar melindungi gedung, tetapi juga mempertahankan simbol kedaulatan negara. Berdasarkan hal tersebut, sikap bela negara yang paling tepat diwujudkan oleh PKD adalah…
A. Menjalankan perintah pimpinan tanpa mempertanyakan latar belakangnya
B. Melindungi fasilitas negara dengan sepenuh hati karena merupakan aset rakyat
C. Fokus pada pengamanan fisik tanpa mempedulikan konteks nasional
D. Menyerahkan semua tanggung jawab keamanan pada aparat penegak hukum
E. Mengutamakan keselamatan pribadi di atas tugas kenegaraan
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Sikap bela negara bagi PKD diwujudkan melalui dedikasi terhadap perlindungan aset publik sebagai bagian dari kedaulatan negara. Gedung dan fasilitas Bea Cukai merupakan simbol kehadiran negara dalam menjaga arus barang dan penerimaan negara. Dengan menjalankan tugas secara total dan bertanggung jawab, PKD turut menegakkan semangat nasionalisme dan pengabdian kepada NKRI.
Soal 4
Saat bertugas, Anda menemukan dua pegawai berselisih paham di depan publik, menyebabkan suasana kerja menjadi tidak kondusif. Sebagai PKD, apa langkah komunikasi yang paling efektif dan profesional untuk menengahi situasi tersebut?
A. Langsung melerai dengan nada tegas di depan umum agar situasi cepat selesai
B. Memisahkan keduanya secara fisik dan meminta mereka menjelaskan masalah di depan rekan lain
C. Mengajak keduanya ke ruangan tertutup, menenangkan suasana, lalu mendengar penjelasan secara berimbang
D. Melapor langsung ke atasan tanpa melakukan tindakan apa pun
E. Memberi peringatan keras kepada salah satu pihak yang dianggap provokatif
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Penanganan konflik harus dilakukan dengan komunikasi efektif, empatik, dan menjaga martabat semua pihak. Dengan mengajak keduanya berbicara secara tertutup dan menenangkan suasana terlebih dahulu, PKD menunjukkan kemampuan interpersonal yang matang serta menjaga citra profesional instansi. Tindakan tergesa atau emosional di depan umum justru dapat memperburuk situasi.
Soal 5
Dalam patroli malam, Anda melihat salah satu CCTV di area penyimpanan barang mati tiba-tiba padam selama 10 menit, kemudian menyala kembali. Namun tidak ada tanda-tanda gangguan fisik pada perangkat tersebut. Sebagai PKD, langkah analitis paling tepat adalah…
A. Menganggap hal itu gangguan teknis biasa dan melanjutkan patroli seperti biasa
B. Melaporkan segera ke teknisi tanpa melakukan pemeriksaan lapangan
C. Melakukan pemeriksaan lapangan ke area tersebut sambil mencatat waktu dan kronologi kejadian
D. Menunggu CCTV kembali padam untuk memastikan pola gangguan
E. Mengunci ruang kontrol dan menunggu instruksi dari atasan
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Gangguan visual pada CCTV, meski tampak teknis, harus diperlakukan sebagai potensi risiko keamanan. Dengan melakukan pemeriksaan lapangan dan pencatatan kronologis, PKD menunjukkan ketelitian serta sikap waspada terhadap kemungkinan sabotase atau aktivitas mencurigakan. Pendekatan ini mencerminkan kemampuan analisis situasional yang tinggi—ciri khas personel keamanan profesional.
Soal 6
Seorang rekan sesama PKD diketahui sering datang terlambat dan menitipkan absensi melalui orang lain. Ia berdalih bahwa jarak rumahnya jauh dan macet setiap pagi. Anda adalah rekan sejawat yang menyadari hal ini. Tindakan paling tepat yang mencerminkan integritas ASN adalah…
A. Membiarkan karena hal tersebut bukan tanggung jawab Anda langsung
B. Menegur secara pribadi dan mendorongnya untuk memperbaiki perilakunya
C. Melaporkan langsung ke atasan tanpa memberi kesempatan klarifikasi
D. Menyimpan bukti keterlambatan untuk digunakan bila nanti diperlukan
E. Membantunya dengan menandatangani absen agar suasana kerja tetap kondusif
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Integritas ASN mencerminkan keberanian menegakkan nilai kebenaran tanpa menimbulkan konflik tidak perlu. Menegur secara pribadi dan memberikan kesempatan introspeksi menunjukkan sikap tanggung jawab dan empati sekaligus menjaga budaya kerja yang sehat. Melaporkan langsung tanpa komunikasi awal bisa menciptakan suasana kerja tidak nyaman, sedangkan membiarkan berarti ikut menoleransi pelanggaran disiplin.
Soal 7
Selama pemeriksaan rutin, Anda menemukan segel gudang penyimpanan barang sitaan tampak sedikit longgar, tetapi belum terbuka sepenuhnya. Tidak ada petugas lain di sekitar area tersebut. Apa langkah paling tepat untuk memastikan keamanan aset negara?
A. Segera menutup rapat segel dan melanjutkan pemeriksaan ke area lain
B. Membuat laporan tertulis dan memotret kondisi segel sebelum mengambil tindakan
C. Menunggu petugas gudang datang untuk memastikan siapa yang terakhir memeriksa
D. Mengunci kembali dengan segel baru tanpa membuat catatan tambahan
E. Mengabaikan karena segel belum benar-benar terbuka
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Setiap perubahan kondisi segel gudang adalah indikasi potensi pelanggaran keamanan. PKD harus membuat laporan tertulis disertai dokumentasi visual agar ada bukti objektif dan akuntabilitas tindakan. Pendekatan ini sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi yang dijunjung tinggi dalam pengamanan aset negara.
Soal 8
Petugas Keamanan Dalam dijadwalkan bekerja dalam sistem shift yang kadang berlangsung hingga malam hari. Salah satu rekan menunjukkan tanda-tanda kelelahan berat dan kehilangan fokus saat berjaga. Sebagai anggota tim, apa tindakan paling tepat yang mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab profesional?
A. Mengingatkan agar tetap fokus karena tugas adalah prioritas utama
B. Meminta rekan tersebut istirahat sebentar sambil Anda mengambil alih tugasnya sementara
C. Mengabaikan karena pengawasan adalah tanggung jawab individu
D. Melapor ke atasan agar rekan tersebut dikenakan sanksi kedisiplinan
E. Membiarkan hingga waktu shift selesai agar tidak terjadi kekosongan pos
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Kelelahan fisik dan penurunan fokus dapat menimbulkan risiko keamanan yang besar. Mengambil alih sementara dan memberi waktu istirahat singkat menunjukkan empati, tanggung jawab, serta kesadaran terhadap pentingnya kesiapsiagaan. Sikap ini sejalan dengan semangat kerja tim dan prinsip menjaga kinerja operasional tanpa mengorbankan kesehatan personel.
Soal 9
Dalam menjalankan tugas pengamanan, seorang PKD diminta membantu aparat penegak hukum memeriksa kendaraan yang keluar dari kompleks kantor. Salah satu pengemudi menolak dengan alasan “merasa tidak perlu diperiksa karena dirinya pejabat.” Tindakan yang paling sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan dan etika ASN adalah…
A. Mengizinkan lewat karena menghormati jabatan dan untuk menghindari konflik
B. Menunda pemeriksaan sambil melapor ke atasan langsung untuk mendapatkan instruksi
C. Menjelaskan dengan sopan bahwa pemeriksaan berlaku bagi semua tanpa pengecualian jabatan
D. Menghubungi media internal agar kejadian tersebut tercatat sebagai pelanggaran
E. Mengabaikan karena tidak ada dasar hukum yang kuat untuk memeriksa pejabat
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Nilai kesetaraan di hadapan hukum dan aturan merupakan perwujudan prinsip kebangsaan dan etika ASN. PKD wajib menegakkan aturan dengan sopan, rasional, dan tanpa diskriminasi jabatan. Dengan menjelaskan secara profesional bahwa pemeriksaan adalah prosedur standar bagi semua, petugas telah menunjukkan integritas dan loyalitas terhadap prinsip negara hukum.
Soal 10
Suatu malam, Anda mendengar suara keras seperti benda jatuh di area parkir belakang kantor. Saat diperiksa, tidak ditemukan siapa pun, namun satu kamera CCTV mengarah ke posisi yang sedikit bergeser dari biasanya. Apa langkah paling logis untuk dilakukan selanjutnya?
A. Mengembalikan posisi kamera dan melanjutkan patroli seperti biasa
B. Mencatat kejadian tersebut dan menonton rekaman CCTV untuk melihat aktivitas sebelum suara terdengar
C. Melaporkan ke pihak teknisi agar memperbaiki posisi kamera ke arah semula
D. Menyimpulkan bahwa kejadian tersebut akibat hewan liar dan menutup laporan
E. Menunggu hingga pagi untuk pemeriksaan bersama tim teknis agar lebih aman
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Tindakan paling logis dan sistematis adalah melakukan penelusuran rekaman CCTV untuk mengidentifikasi kemungkinan aktivitas mencurigakan sebelum suara terdengar. Pendekatan berbasis bukti ini menunjukkan kemampuan analitis tinggi dan ketelitian situasional. Mengabaikan atau menunda pemeriksaan justru dapat menghilangkan jejak penting yang berguna untuk evaluasi keamanan kantor.
Soal 11
Saat sedang berjaga, Anda menerima laporan bahwa ada seorang pegawai yang membawa tas besar keluar dari area gudang tanpa izin tertulis. Setelah diperiksa, tas tersebut berisi dokumen internal Bea Cukai yang bersifat rahasia. Pegawai tersebut beralasan hanya ingin membawa pulang dokumen untuk “diselesaikan di rumah”. Apa langkah paling tepat sebagai PKD?
A. Meminta pegawai tersebut menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi
B. Mengizinkan dengan catatan dokumen akan dikembalikan keesokan harinya
C. Menahan sementara dokumen dan melaporkan kejadian ke pejabat berwenang secara tertulis
D. Mengambil alih dokumen dan langsung menyerahkannya ke bagian arsip
E. Memberikan teguran lisan karena tidak ada unsur pencurian
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dokumen internal Bea Cukai dikategorikan sebagai aset rahasia negara yang tidak boleh dibawa keluar tanpa izin resmi. Langkah menahan dokumen dan melaporkan secara tertulis menunjukkan kepatuhan terhadap prinsip keamanan informasi dan akuntabilitas prosedural. Tindakan ini mencegah kebocoran data sekaligus menjaga integritas institusi.
Soal 12
Selama bertugas malam hari, Anda sendirian di pos jaga ketika terjadi pemadaman listrik mendadak. Suara langkah kaki terdengar di arah gudang penyimpanan, namun komunikasi radio tidak berfungsi. Dalam situasi tekanan tinggi seperti ini, apa tindakan paling tepat?
A. Tetap di pos jaga sambil menunggu listrik kembali menyala
B. Mengambil senter dan mendekati sumber suara tanpa meminta bantuan
C. Mengamankan posisi, menjaga jarak aman, lalu mencatat waktu kejadian sambil berusaha menghubungi unit terdekat
D. Meninggalkan pos untuk memeriksa gudang secara langsung
E. Menganggap suara tersebut sebagai gangguan biasa dan tidak menindaklanjuti
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Ketahanan mental ditunjukkan melalui kemampuan mengontrol diri dan berpikir taktis dalam situasi darurat. Langkah paling aman adalah menjaga posisi dan tetap waspada sambil berusaha memulihkan komunikasi. Bergerak sendirian ke area gelap berisiko tinggi, sedangkan diam tanpa analisis menurunkan kesiapsiagaan.
Soal 13
Dalam briefing, atasan Anda memberi instruksi yang bertentangan dengan aturan keamanan, seperti mengizinkan tamu VIP masuk tanpa pemeriksaan. Anda menyadari tindakan ini berpotensi menyalahi prosedur Bea Cukai. Bagaimana seharusnya Anda bersikap?
A. Mengikuti perintah karena datang dari atasan langsung
B. Menjalankan perintah tapi mencatatnya sebagai catatan pribadi
C. Menolak secara sopan dan menjelaskan risiko pelanggaran terhadap SOP keamanan
D. Mengizinkan tamu masuk agar tidak menyinggung pimpinan
E. Melapor ke unit pengawasan internal tanpa menegur atasan
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Nilai loyalitas ASN bukan berarti tunduk buta pada perintah, tetapi menegakkan aturan demi kepentingan negara. Dengan menolak secara sopan dan menjelaskan konsekuensi pelanggaran SOP, PKD menunjukkan loyalitas sejati terhadap prinsip hukum dan profesionalisme. Sikap ini mencerminkan semangat bela negara yang berlandaskan integritas.
Soal 14
Anda ditugaskan untuk memeriksa ulang log aktivitas pintu akses elektronik selama satu minggu terakhir. Dalam data, ditemukan pola pembukaan pintu pada pukul 23.00 setiap malam, padahal jadwal operasional berakhir pukul 22.00. Apa langkah analitis yang sebaiknya Anda ambil?
A. Menghapus data lama agar sistem lebih ringan
B. Melaporkan temuan tersebut dan meminta log CCTV di jam yang sama untuk dibandingkan
C. Menganggap itu sebagai kesalahan sistem otomatis
D. Menunggu kejadian serupa minggu berikutnya sebelum bertindak
E. Mengunci akses agar tidak bisa digunakan tanpa izin tertulis
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Langkah mengkorelasikan data akses elektronik dengan rekaman CCTV adalah bentuk analisis forensik sederhana yang cerdas. Hal ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis, berbasis bukti, dan perhatian terhadap detail. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi penyalahgunaan akses tanpa menimbulkan kesimpulan prematur.
Soal 15
Dalam suatu rapat koordinasi, Anda sebagai PKD diminta memberi laporan keamanan mingguan. Namun, seorang pejabat menegur Anda dengan nada tinggi dan mempertanyakan keakuratan laporan. Apa respons komunikasi yang paling tepat untuk menjaga profesionalisme?
A. Menjawab dengan nada tegas agar menunjukkan keberanian
B. Tetap tenang, menjelaskan data dengan bukti konkret, dan menghindari perdebatan emosional
C. Diam dan menerima semua kritik tanpa klarifikasi
D. Mengakhiri pembicaraan agar suasana tidak makin tegang
E. Meminta dukungan dari rekan agar Anda tidak disalahkan sendiri
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Komunikasi efektif dalam konteks kerja ASN menuntut kendali emosi, ketenangan, dan argumentasi berbasis data. Dengan menjelaskan fakta secara objektif, PKD menunjukkan integritas dan kedewasaan profesional. Reaksi emosional atau defensif justru dapat merusak kredibilitas dan hubungan kerja antarunit.
Soal 16
Selama bertugas di pos utama, Anda menyadari bahwa petugas pengganti yang seharusnya datang untuk shift berikutnya belum tiba, sementara jam pergantian sudah lewat 20 menit. Anda sedang lelah setelah bertugas 8 jam. Apa tindakan yang paling tepat sesuai prinsip disiplin ASN dan tanggung jawab profesi?
A. Segera meninggalkan pos karena waktu tugas Anda sudah selesai
B. Menunggu beberapa menit lalu menutup pos dengan catatan di buku jaga
C. Tetap berjaga sampai pengganti datang sambil melaporkan keterlambatan ke koordinator
D. Menelepon rekan lain agar menggantikan sementara
E. Menandatangani buku serah terima dan meninggalkan pos untuk beristirahat
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Prinsip disiplin ASN menekankan tanggung jawab atas kelangsungan tugas hingga serah terima resmi dilakukan. Meninggalkan pos tanpa pengganti berpotensi menimbulkan risiko keamanan. Dengan tetap berjaga sambil melapor, PKD menunjukkan komitmen profesional dan dedikasi terhadap keamanan lingkungan kerja.
Soal 17
Ketika melakukan pemeriksaan kendaraan keluar, Anda menemukan satu truk logistik dengan segel bea cukai yang terlihat baru ditempel, padahal truk tersebut baru masuk satu jam lalu. Pengemudi mengatakan segelnya rusak di jalan dan telah diganti sendiri. Tindakan paling tepat adalah…
A. Mengizinkan lewat karena segelnya tampak rapi dan baru
B. Menyuruh pengemudi memperlihatkan bukti surat penggantian segel resmi
C. Menahan kendaraan di area pemeriksaan sambil memverifikasi ke petugas pengawasan barang
D. Memfoto segel dan melanjutkan pemeriksaan kendaraan lain
E. Membuka segel baru untuk memastikan isinya sesuai
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Segel bea cukai adalah alat kontrol resmi pemerintah; penggantiannya hanya boleh dilakukan oleh pejabat berwenang. Menahan kendaraan dan melakukan verifikasi langsung ke unit pengawasan adalah langkah paling tepat untuk mencegah manipulasi atau penyelundupan. Ini mencerminkan pemahaman teknis serta ketegasan dalam menjalankan prosedur keamanan.
Soal 18
Menjelang masa kampanye politik, salah satu rekan PKD menggunakan seragam dinas untuk menghadiri acara salah satu partai dan mengunggahnya di media sosial. Anda melihat hal itu dan merasa tidak nyaman. Tindakan yang paling tepat adalah…
A. Menegur secara sopan dan mengingatkan bahwa ASN wajib netral dalam politik praktis
B. Membiarkannya karena itu urusan pribadi di luar jam kerja
C. Melaporkan langsung ke media agar menjadi pembelajaran publik
D. Menyebarkan informasi tersebut di grup kantor sebagai bentuk peringatan bagi semua
E. Menghapus unggahan tersebut diam-diam dari akun rekan Anda
Jawaban benar: A
Pembahasan:
ASN, termasuk PKD, terikat kode etik netralitas politik. Menegur secara pribadi adalah langkah bijak yang mengedepankan etika komunikasi, mencegah konflik terbuka, dan menjaga marwah instansi. Netralitas merupakan bentuk loyalitas ASN terhadap negara, bukan terhadap kelompok politik mana pun.
Soal 19
Pada saat bertugas malam, alarm kebakaran berbunyi di lantai dua kantor Bea Cukai. Namun setelah diperiksa cepat, tidak tampak tanda-tanda api, hanya asap dari salah satu ruang server. Apa langkah prosedural yang sebaiknya Anda lakukan?
A. Mematikan alarm agar tidak menimbulkan kepanikan
B. Menunggu arahan dari atasan sebelum bertindak
C. Mengaktifkan protokol evakuasi, mengamankan area, dan melapor ke tim teknis IT
D. Membuka semua jendela untuk mengeluarkan asap
E. Mengabaikan karena kemungkinan hanya gangguan sistem alarm
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dalam situasi darurat, kesiapsiagaan dan kecepatan pengambilan keputusan menjadi kunci. PKD harus segera mengamankan area dan melakukan prosedur evakuasi serta pelaporan berjenjang. Tindakan menunggu atau mematikan alarm tanpa verifikasi dapat membahayakan keselamatan dan melanggar SOP keselamatan kerja instansi.
Soal 20
Anda diminta menyusun laporan insiden keamanan mingguan. Saat memeriksa catatan, Anda menemukan data dari salah satu shift tidak lengkap karena petugas sebelumnya lupa mencatat jam patroli. Apa langkah paling tepat untuk menjaga validitas laporan?
A. Mengisi data berdasarkan perkiraan waktu rata-rata patroli
B. Mengosongkan data tersebut dan memberi keterangan “tidak lengkap” dengan penjelasan
C. Menghapus seluruh bagian agar laporan tampak rapi
D. Menanyakan kepada petugas sebelumnya agar melengkapi tanpa catatan tambahan
E. Menunda pengiriman laporan sampai semua data lengkap
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Ketelitian administratif mencerminkan integritas dan akuntabilitas. Menyertakan keterangan “data tidak lengkap” disertai penjelasan adalah bentuk transparansi dan tanggung jawab pelaporan. Manipulasi atau penghapusan data akan menurunkan kredibilitas laporan dan dapat menjadi pelanggaran etik.
Ingin Lolos Tes UPKD Bea Cukai? Persiapkan Dirimu dengan Lebih Serius!

Jangan biarkan kesempatan emas bergabung di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terlewat hanya karena kurang persiapan.
Ratusan peserta gagal bukan karena tidak cerdas — tetapi karena tidak tahu pola soal sebenarnya dan tidak terlatih menghadapi tipe soal analitis seperti di ujian UPKD.
Kini, kamu bisa berlatih lebih terarah dengan Paket Soal Eksklusif UPKD Bea Cukai – Formasi Petugas Keamanan Dalam (PKD) hanya di 👉 fungsional.id
📘 Apa yang kamu dapatkan:
- Ratusan soal HOTS sesuai kisi-kisi resmi dan pengalaman peserta tahun-tahun sebelumnya
- Pembahasan logis dan sistematis untuk setiap soal
- Update materi terbaru sesuai format UPKD terbaru
💡 Jangan menunggu ujian mendekat baru belajar.
Mulai sekarang, latih logikamu, tingkatkan ketelitianmu, dan buktikan bahwa kamu layak menjadi bagian dari Bea dan Cukai.
👉 Klik sekarang di fungsional.id dan dapatkan akses penuh ke Paket Soal UPKD PKD Bea Cukai — langkah kecil hari ini bisa menentukan masa depan kariermu di instansi bergengsi milik negara!


