Menjadi Pendamping Desa di bawah naungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bukan hanya tentang pekerjaan administratif, tetapi juga sebuah panggilan pengabdian. Seorang pendamping desa berperan penting dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa, menggerakkan partisipasi masyarakat, serta memastikan bahwa program pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat. Karena itu, seleksi calon pendamping desa dirancang tidak sekadar menguji pengetahuan umum, tetapi juga menilai kemampuan analisis sosial, pemahaman kebijakan pembangunan desa, hingga integritas moral dalam mengelola keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
Artikel ini akan membahas secara lengkap soal-soal seleksi Pendamping Desa beserta kunci jawabannya, berdasarkan materi dan kisi-kisi dari Kemendes PDTT. Melalui pembahasan yang komprehensif, kamu akan memahami pola soal, cara berpikir yang diharapkan, serta strategi menjawab yang efektif agar dapat lolos dalam proses rekrutmen. Dengan persiapan matang dan pemahaman mendalam terhadap konsep pembangunan desa, kamu tidak hanya siap menghadapi ujian, tetapi juga siap menjadi bagian dari agen perubahan di tingkat akar rumput.

Table of Contents
ToggleKisi-kisi Soal Pendamping Desa Kemendes PDTT
Berikut ini merupakan kisi-kisi soal Pendamping Desa Kemendes PDTT, beserta penjelasan setiap poin kisi-kisi
1. Pemahaman Tentang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Menilai sejauh mana peserta memahami konsep dasar pembangunan desa berkelanjutan, pendekatan partisipatif, serta prinsip pemberdayaan masyarakat.
Materi penting: UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, peran BUMDes, musyawarah desa, dan perencanaan pembangunan partisipatif (RPJMDes dan RKPDes).
2. Kebijakan dan Program Kemendes PDTT
Menguji pemahaman terhadap visi, misi, dan program prioritas Kemendes PDTT seperti SDGs Desa, Dana Desa, serta program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).
Materi penting: Tujuan SDGs Desa, indikator pembangunan desa, serta tata kelola Dana Desa berbasis transparansi dan akuntabilitas.
3. Kemampuan Sosial, Komunikasi, dan Fasilitasi
Mengukur kemampuan calon pendamping dalam menjalin komunikasi efektif, memfasilitasi musyawarah, memediasi konflik, dan menggerakkan partisipasi warga.
Materi penting: Teknik fasilitasi masyarakat, komunikasi interpersonal, etika sosial, dan dinamika kelompok.
4. Administrasi dan Pelaporan Program Desa
Menilai ketelitian dan kemampuan teknis dalam menyusun laporan kegiatan, dokumentasi, serta penggunaan aplikasi pelaporan Kemendes (misalnya Siskeudes).
Materi penting: Format laporan kegiatan, pelaporan keuangan Dana Desa, serta pentingnya akuntabilitas dan transparansi publik.
5. Etika, Integritas, dan Nilai-Nilai Pengabdian
Menguji karakter dan moral calon pendamping agar mampu menjaga netralitas, bekerja dengan jujur, dan mengutamakan kepentingan masyarakat desa.
Materi penting: Etika kerja pendamping, anti-korupsi, netralitas politik, serta tanggung jawab sosial.
6. Analisis Sosial dan Pemecahan Masalah Lapangan
Menguji kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam memahami persoalan sosial di desa serta menentukan solusi berbasis potensi lokal.
Materi penting: Identifikasi masalah, analisis pemangku kepentingan, pendekatan partisipatif dalam pemecahan masalah, dan inovasi pembangunan desa.
7. Pengetahuan Umum dan Kebangsaan
Menilai wawasan peserta terhadap isu nasional, nilai-nilai Pancasila, pemerintahan daerah, dan kebijakan publik yang berpengaruh terhadap desa.
Materi penting: Sistem pemerintahan Indonesia, nilai-nilai kebangsaan, dan prinsip NKRI dalam konteks pembangunan lokal.
Contoh Soal Pendamping Desa Kemendes PDTT dan Pembahasan
Berikut ini merupakan contoh soal HOTS tes Pendamping Desa Kemendes PDTT dan Pembahasan setiap soal
Soal 1
Dalam sebuah desa, hasil musyawarah penyusunan RKPDes menunjukkan tiga usulan utama dari warga: (1) perbaikan jalan desa senilai besar, (2) pelatihan kewirausahaan untuk kelompok pemuda, dan (3) pembangunan pasar mikro. Anggaran Dana Desa terbatas sehingga hanya cukup untuk mendanai satu proyek prioritas tahun ini. Sebagai Pendamping Desa yang memfasilitasi proses perencanaan, keputusan yang paling tepat adalah:
A. Mendorong kepala desa memilih perbaikan jalan karena bersifat infrastruktur dan terlihat berdampak fisik nyata.
B. Memprioritaskan pelatihan kewirausahaan karena memberi kapasitas jangka panjang kepada pemuda.
C. Mengusulkan pembangunan pasar mikro karena akan mendongkrak ekonomi lokal secara langsung.
D. Melakukan analisis multi-kriteria (kebutuhan mendesak, jumlah penerima manfaat, keberlanjutan, dan peluang pendanaan lanjutan), mempresentasikan hasilnya pada musyawarah ulang, lalu membiarkan warga memutuskan.
E. Menyarankan membagi anggaran ke ketiganya meski tidak ada yang selesai—untuk menenangkan semua pihak.
Jawaban benar: D
Pembahasan:
Pendamping desa harus menjunjung prinsip perencanaan partisipatif dan transparan. Pilihan D menunjukkan pendekatan analitis dan partisipatif: melakukan analisis multi-kriteria untuk menilai urgensi, skala manfaat, keberlanjutan, dan kemungkinan pembiayaan lanjutan, kemudian mengembalikan keputusan ke musyawarah warga. Ini sejalan dengan prinsip RPJMDes/RKPDes yang berbasis kebutuhan dan dokumentasi.
Mengapa opsi lain kurang tepat: A/C bersifat teknokratik dan mengabaikan aspek partisipasi serta analisis; B tampak pro-youth tapi bisa mengabaikan kebutuhan mendesak bila, misalnya, jalan rusak menghambat akses pasar; E tidak bertanggung jawab karena memecah anggaran sehingga proyek tidak selesai dan berdampak rendah.
Soal 2
Di sebuah desa, kelompok tani mengklaim bahwa program PLPB (Pemberdayaan Lapangan Berbasis Produktivitas) gagal karena sebagian dana dialihkan untuk kegiatan kepentingan RT setempat yang didukung kepala desa. Ketegangan meningkat; beberapa anggota kelompok menuntut pengembalian dana dan laporan tertulis. Sebagai pendamping desa yang netral, tindakan paling tepat Anda adalah:
A. Mendukung kelompok tani agar dana segera dikembalikan dan kepala desa diberi sanksi.
B. Membantu penyusunan laporan audit internal sederhana, fasilitasi pertemuan mediasi antara kelompok tani, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, serta rekomendasikan mekanisme tata kelola transparan untuk mencegah pengalihan di masa depan.
C. Menyarankan kelompok tani membawa masalah ini ke media sosial agar publik menekan perangkat desa.
D. Mengabaikan sementara karena ini masalah politik lokal dan bisa membahayakan posisi Anda.
E. Mengarahkan kelompok tani untuk menghentikan protes dan menerima penjelasan lisan kepala desa agar suasana damai kembali.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa berperan sebagai fasilitator, mediator, dan penjamin akuntabilitas program. Opsi B mencakup langkah-langkah konstruktif: audit internal (verifikasi fakta), mediasi inklusif (mendengar semua pihak), dan perbaikan sistem (mekanisme transparansi). Tindakan ini bersifat solusi jangka panjang yang melindungi integritas program dan menjaga hubungan sosial.
Opsi A terlalu konfrontatif tanpa proses verifikasi; C berisiko memanaskan situasi dan bukan jalur penyelesaian formal; D melanggar tanggung jawab profesional; E meremehkan tuntutan legit dan mengabaikan akuntabilitas.
Soal 3
Dalam verifikasi laporan realisasi penggunaan Dana Desa untuk program sanitasi, Anda menemukan kuitansi yang tampak palsu untuk pembelian material. Kepala kelompok penerima mengaku “dibantu” oleh perangkat desa setempat. Sebagai pendamping desa yang bertanggung jawab terhadap tata kelola, langkah yang paling sesuai adalah:
A. Menandatangani laporan karena kepala desa menjamin tidak ada masalah.
B. Menyusun laporan temuan lengkap, melampirkan bukti, dan melaporkan ke pengawas provinsi/pusat sesuai mekanisme yang berlaku sambil memberi rekomendasi tindak lanjut administratif dan pemulihan dana.
C. Memberi kesempatan pada perangkat desa untuk mengganti bukti dalam waktu singkat agar masalah diselesaikan internal.
D. Menyarankan agar komunitas menutup kasus ini demi menjaga reputasi desa.
E. Menghapus bukti palsu dari berkas agar proses administrasi berjalan lancar.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa memiliki kewajiban etis dan profesional untuk menjaga akuntabilitas penggunaan Dana Desa. Opsi B menekankan prosedur: dokumentasi temuan, pelaporan ke otoritas pengawas, dan rekomendasi pemulihan. Ini sesuai prinsip transparansi, anti-korupsi, dan perlindungan dana publik.
Pilihan lain melanggar etika: A/C/E memfasilitasi penyembunyian atau manipulasi bukti; D merusak akuntabilitas publik. Menutup mata terhadap penyalahgunaan Dana Desa berpotensi menimbulkan sanksi hukum dan merugikan masyarakat.
Soal 4
Desa X memiliki sumber daya air panas alami dan masyarakat setempat memiliki keterampilan kerajinan bambu. Anggaran desa terbatas dan warga berharap ada program yang meningkatkan pendapatan. Jika Anda diminta merancang intervensi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan, pendekatan yang paling strategis adalah:
A. Mengusulkan pembangunan fasilitas wisata air panas mewah agar cepat tarik wisatawan.
B. Memberi pelatihan marketing digital kepada pengrajin bambu tanpa mengaitkannya ke potensi pariwisata.
C. Merancang program terpadu: penguatan produk kerajinan bambu (desain & pasar), pelibatan homestay/ekowisata sederhana di sekitar sumber air panas, dan pembentukan skema pengelolaan bersama (BUMDes/BUMDesma) untuk pemasaran serta reinvestasi keuntungan.
D. Mengalokasikan Dana Desa untuk membeli mesin produksi massal kerajinan bambu agar skala cepat naik.
E. Menunggu investor datang agar desa tidak perlu mengeluarkan modal.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Jawaban C menunjukkan pendekatan holistik dan berkelanjutan: mengaitkan keunggulan alam (air panas) dengan ekonomi kreatif lokal (kerajinan bambu), memberdayakan masyarakat melalui kelembagaan (BUMDes), dan membangun rantai nilai lokal yang bisa reinvestasi. Ini mengoptimalkan multiplikasi manfaat dan mengurangi risiko eksternal.
Opsi A berisiko tinggi (biaya besar, dampak lingkungan, manfaat tidak merata); B kurang terintegrasi; D bisa menyebabkan overproduksi tanpa pasar; E pasif dan tidak proaktif dalam membangun kapasitas desa.
Soal 5
Dalam proses pembelajaran Siskeudes bagi aparatur desa, Anda mendapati bahwa beberapa sekretaris desa masih memasukkan data ganda dan mengubah angka setelah disetujui agar laporan kas ‘seimbang’. Ketika Anda menjelaskan konsekuensi kesalahan ini, sebagian staf mengaku “hanya ingin laporan cepat selesai”. Tindakan paling efektif untuk membenahi masalah ini adalah:
A. Menyelesaikan sendiri data agar laporan cepat valid dan tidak merepotkan staf.
B. Mengadakan pelatihan praktik (hands-on) Siskeudes dengan studi kasus nyata, menerapkan checklist validasi berlapis (input, review, verifikasi), dan menetapkan SOP dokumentasi beserta sanksi administratif bila disengaja.
C. Meminta staf untuk bekerja lembur agar semua data diperiksa ulang tanpa mengubah sistem kerja.
D. Menghapus fitur edit setelah approve agar staf tidak bisa mengubah angka lagi.
E. Mengabaikan masalah karena selama kas ‘seimbang’ tidak ada yang menuntut pemeriksaan lebih jauh.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Perbaikan sistemik memerlukan pendekatan kapabilitas dan proses: pelatihan praktis, mekanisme validasi, SOP yang jelas, dan kepastian konsekuensi untuk mencegah manipulasi. Opsi B mencakup semua aspek tersebut sehingga meningkatkan kualitas data dan budaya akuntabilitas.
Opsi A menabrak prinsip kapasitas lokal; C hanya menambah beban tanpa perbaikan sistem; D mungkin berguna teknis tapi memerlukan kebijakan dan backup (bukan solusi tunggal); E merusak integritas laporan dan berpotensi menimbulkan masalah hukum/keuangan.
Soal 6
Dalam masa menjelang pemilihan kepala desa, sebagian masyarakat meminta Anda, sebagai pendamping desa, untuk membantu menyusun visi-misi salah satu calon karena dianggap “paling pro rakyat.” Jika Anda menolak, mereka menganggap Anda tidak mendukung pembangunan. Sebagai pendamping desa, sikap paling tepat adalah:
A. Membantu calon tersebut karena programnya sejalan dengan rencana pembangunan desa.
B. Menolak dengan sopan, menjelaskan bahwa pendamping desa harus netral dan tidak terlibat politik praktis.
C. Membiarkan masyarakat menilai sendiri tanpa memberikan klarifikasi apa pun.
D. Diam dan tetap membantu secara diam-diam agar hubungan sosial tidak rusak.
E. Melaporkan masyarakat tersebut ke panitia pemilihan agar tidak mengganggu tugas pendamping.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa wajib menjaga netralitas politik dan integritas moral, sebagaimana diatur dalam kode etik Kemendes PDTT. Menolak dengan sopan disertai penjelasan edukatif menunjukkan profesionalitas dan menghindarkan dari konflik kepentingan. Opsi A dan D melanggar prinsip netralitas; C tidak menunjukkan tanggung jawab komunikasi; E terlalu reaktif dan dapat memperkeruh suasana sosial.
Soal 7
Program pelatihan budidaya ikan lele di Desa Y berjalan lancar selama masih ada bantuan bibit dari pemerintah. Namun, setelah bantuan dihentikan, sebagian besar warga tidak lagi melanjutkan usaha tersebut. Sebagai pendamping desa, langkah strategis yang seharusnya dilakukan adalah:
A. Mengajukan proposal baru agar bantuan bibit kembali tersedia.
B. Melatih masyarakat tentang pengelolaan usaha dan pemasaran agar program berlanjut mandiri.
C. Menyalahkan warga karena tidak memanfaatkan peluang dengan baik.
D. Mencatat kegagalan program sebagai bukti ketidakmampuan kelompok penerima.
E. Mengalihkan fokus ke program bantuan lain agar lebih cepat terlihat hasilnya.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Kunci pemberdayaan masyarakat adalah kemandirian, bukan ketergantungan pada bantuan. Opsi B mengarah pada capacity building (pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, dan pemasaran) agar masyarakat mampu melanjutkan program secara mandiri. Opsi A dan E menciptakan siklus ketergantungan; C dan D tidak solutif serta menurunkan motivasi warga.
Soal 8
Dalam sebuah musyawarah desa, masyarakat mengeluhkan rendahnya partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan. Namun, hasil observasi Anda menunjukkan para pemuda sebenarnya ingin terlibat tetapi tidak pernah diajak secara langsung oleh perangkat desa. Tindakan paling tepat untuk menyelesaikan masalah ini adalah:
A. Mengadakan pelatihan kepemimpinan pemuda tanpa melibatkan pemerintah desa.
B. Menyusun rekomendasi kebijakan partisipasi pemuda dan memfasilitasi pertemuan antara perangkat desa dan perwakilan pemuda.
C. Mengusulkan pembentukan kelompok pemuda baru agar tidak tergantung pada pemerintah desa.
D. Menyarankan agar pemerintah desa memprioritaskan proyek untuk pemuda.
E. Menyusun laporan hasil observasi tanpa perlu tindak lanjut agar tetap objektif.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa harus mampu menghubungkan kelompok yang terpisah dan memfasilitasi komunikasi dua arah. Opsi B mendorong kolaborasi dan pengakuan terhadap aspirasi pemuda melalui kebijakan partisipatif. Opsi A/C menutup ruang sinergi; D hanya fokus pada proyek, bukan perbaikan hubungan; E pasif dan tidak mencerminkan peran fasilitator sosial.
Soal 9
BUMDes di Desa Z mengalami penurunan omzet karena hanya bergantung pada sewa alat pertanian. Setelah evaluasi, diketahui bahwa masyarakat belum memahami manfaat BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa. Sebagai pendamping desa, solusi paling tepat untuk menghidupkan kembali BUMDes adalah:
A. Mendorong pemerintah desa memberi tambahan modal agar BUMDes bisa bertahan.
B. Membentuk tim inovasi desa yang melibatkan warga untuk mengidentifikasi peluang usaha baru berbasis potensi lokal dan memperkuat kapasitas pengelola BUMDes.
C. Mengambil alih manajemen BUMDes sementara waktu agar berjalan lebih efisien.
D. Menyarankan BUMDes menurunkan harga sewa agar lebih kompetitif.
E. Mencari investor eksternal untuk menyuntikkan dana tanpa melibatkan masyarakat.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Solusi B mencerminkan prinsip pemberdayaan dan partisipasi masyarakat. Dengan melibatkan warga dan meningkatkan kapasitas pengelola, BUMDes dapat berinovasi dan menemukan model bisnis baru yang relevan. Opsi A dan E hanya memperbaiki modal tanpa memperkuat kapasitas; C melanggar batas peran pendamping; D hanya taktis jangka pendek tanpa mengubah akar masalah.
Soal 10
Dalam laporan akhir tahun, kepala desa enggan mempublikasikan rincian penggunaan Dana Desa karena takut menimbulkan “salah paham” di masyarakat. Namun, masyarakat menuntut transparansi sesuai asas keterbukaan publik. Apa yang seharusnya Anda lakukan sebagai pendamping desa?
A. Menghormati keputusan kepala desa demi menjaga wibawa pemerintah.
B. Menyarankan kepala desa untuk tetap mempublikasikan laporan keuangan melalui papan informasi publik dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
C. Membuat laporan alternatif sendiri untuk disebarluaskan tanpa izin kepala desa.
D. Mengabaikan permintaan masyarakat karena tidak ada kewenangan formal Anda untuk mengatur publikasi.
E. Menunggu instruksi Kemendes PDTT sebelum bertindak.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Transparansi adalah prinsip utama tata kelola pemerintahan desa sesuai Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Opsi B menekankan komunikasi yang inklusif dan edukatif—laporan tetap disampaikan tetapi disusun dengan format yang mudah dipahami masyarakat. Opsi A, D, dan E menunjukkan sikap pasif; C melanggar etika koordinasi dan hierarki administratif.
Soal 11
Desa Sukamaju menetapkan prioritas pembangunan tanpa menggunakan data hasil pemutakhiran SDGs Desa. Akibatnya, banyak program tidak tepat sasaran, seperti bantuan UMKM yang justru diterima oleh warga yang sudah mapan secara ekonomi. Sebagai pendamping desa, langkah korektif paling tepat adalah:
A. Membiarkan proses berjalan agar tidak mengganggu rencana kerja desa yang sudah disahkan.
B. Meminta kepala desa mengganti penerima manfaat secara langsung tanpa melalui musyawarah.
C. Mendorong pemutakhiran data SDGs Desa secara partisipatif dan menggunakannya sebagai dasar penyusunan ulang RKPDes.
D. Membuat laporan evaluasi tanpa memberikan rekomendasi perbaikan.
E. Mengalihkan fokus pembangunan ke bidang lain yang belum bermasalah.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Prinsip pembangunan berbasis data adalah fondasi kebijakan Kemendes PDTT. Data SDGs Desa berfungsi untuk memastikan program benar-benar menyasar kelompok rentan dan miskin. Opsi C menekankan pembaruan data dan penyusunan ulang perencanaan secara partisipatif. Opsi A dan E bersifat pasif, B melanggar prinsip musyawarah, dan D tidak menghasilkan solusi nyata.
Soal 12
Desa Harapan mengalami banjir tahunan yang selalu merusak infrastruktur dasar. Dana Desa sering habis untuk perbaikan darurat, sementara pencegahan tidak pernah menjadi prioritas. Apa strategi paling efektif yang harus difasilitasi oleh pendamping desa?
A. Mengalokasikan Dana Desa lebih banyak untuk perbaikan pasca bencana agar masyarakat cepat pulih.
B. Menyusun rencana mitigasi risiko bencana berbasis partisipasi warga dan memasukkannya dalam RPJMDes.
C. Mengusulkan bantuan ke provinsi agar tanggung jawab pembiayaan dialihkan.
D. Menyimpan sebagian Dana Desa tanpa digunakan untuk keperluan darurat.
E. Membentuk relawan bencana tanpa memasukkannya ke dalam dokumen perencanaan desa.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa harus mendorong pembangunan berbasis ketahanan dan pencegahan risiko bencana. Opsi B menggabungkan dua pendekatan penting: partisipasi masyarakat dan integrasi rencana mitigasi ke dalam dokumen resmi (RPJMDes), sehingga memiliki kekuatan kebijakan dan anggaran. Opsi A dan C bersifat reaktif; D tidak sesuai regulasi; E tidak berkelanjutan karena tidak terintegrasi dalam perencanaan formal.
Soal 13
Dalam sebuah desa, terjadi konflik antara kelompok tani dan kelompok nelayan mengenai pembagian bantuan modal usaha dari Dana Desa. Kedua pihak merasa paling layak menerima karena kontribusi ekonomi mereka dianggap lebih besar. Sebagai pendamping desa, apa langkah pertama yang sebaiknya dilakukan?
A. Memutuskan siapa yang lebih layak mendapat bantuan agar masalah cepat selesai.
B. Mengumpulkan data objektif tentang kondisi ekonomi kedua kelompok, kemudian memfasilitasi musyawarah bersama untuk menemukan kriteria penerima yang adil dan disepakati bersama.
C. Mengusulkan agar bantuan dibagi rata meskipun tidak sesuai kebutuhan.
D. Melaporkan konflik ini ke pihak kecamatan tanpa upaya mediasi.
E. Menghindari keterlibatan agar tidak dianggap berpihak pada salah satu kelompok.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa berperan sebagai mediator yang berbasis data dan musyawarah. Langkah paling tepat adalah mengumpulkan data objektif, kemudian memfasilitasi dialog terbuka untuk menetapkan kriteria yang adil. Hal ini menciptakan keadilan substantif, bukan sekadar formalitas. Opsi A dan C mengabaikan prinsip partisipatif; D terlalu administratif; E pasif dan tidak mencerminkan tanggung jawab sosial.
Soal 14
Sebagian aparat desa di Desa Sumber Rejo belum memahami peraturan terbaru terkait pengelolaan Dana Desa. Akibatnya, laporan kegiatan banyak yang tidak sesuai format. Sebagai pendamping desa, apa bentuk pendampingan yang paling efektif dilakukan?
A. Mengoreksi laporan mereka satu per satu agar cepat selesai.
B. Memberikan pelatihan teknis tentang peraturan baru dan menyusun panduan sederhana (manual) yang bisa digunakan aparat dalam jangka panjang.
C. Menyerahkan koreksi ke kecamatan agar lebih berwenang.
D. Menegur keras aparat desa karena dianggap tidak kompeten.
E. Membiarkan saja karena kesalahan laporan bukan tanggung jawab pendamping.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa memiliki peran penguatan kapasitas (capacity building). Opsi B paling tepat karena mengutamakan pembelajaran jangka panjang melalui pelatihan dan panduan tertulis yang dapat diacu setiap saat. Opsi A tidak mendidik dan hanya solusi sementara; C melempar tanggung jawab; D tidak produktif; E mengabaikan peran pembinaan.
Soal 15
Selama pelaksanaan program ketahanan pangan, Anda mendapati bahwa beberapa kelompok penerima bantuan tidak mengimplementasikan kegiatan sesuai rencana. Mereka mengaku tidak paham indikator keberhasilan yang dimaksud dalam proposal. Tindakan evaluatif yang paling sesuai adalah:
A. Menghapus kelompok tersebut dari daftar penerima bantuan tahun berikutnya.
B. Melakukan monitoring partisipatif dengan kunjungan lapangan, menjelaskan kembali indikator keberhasilan, dan membantu penyusunan rencana perbaikan kegiatan.
C. Menyusun laporan evaluasi tanpa melibatkan penerima bantuan agar lebih cepat selesai.
D. Meminta mereka mengembalikan bantuan tanpa penilaian mendalam.
E. Membiarkan saja karena kegiatan sudah berjalan walaupun tidak sesuai target.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Pendamping desa wajib melakukan monitoring partisipatif dan pembinaan, bukan sekadar pelaporan administratif. Opsi B mencerminkan prinsip evaluasi berbasis pembelajaran—membantu kelompok memahami indikator, meninjau progres, dan menyusun langkah perbaikan bersama. Opsi A dan D terlalu represif; C mengabaikan transparansi; E menunjukkan sikap abai terhadap kualitas program.
Soal 16
Desa Beringin ingin mengembangkan wisata berbasis budaya lokal, namun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Pendamping desa berinisiatif menghubungkan pemerintah desa dengan universitas dan pelaku usaha lokal untuk menyusun program kolaboratif. Langkah ini mencerminkan pendekatan:
A. Pembangunan berbasis teknokratis.
B. Pembangunan top-down dengan pendamping sebagai pelaksana utama.
C. Pembangunan kolaboratif yang mengintegrasikan potensi multi-stakeholder.
D. Pembangunan reaktif sesuai peluang pendanaan.
E. Pembangunan yang bergantung pada bantuan pusat.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Pendamping desa berperan sebagai fasilitator kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha (konsep pentahelix). Opsi C menegaskan prinsip pembangunan partisipatif dan berjejaring, yang menjadi kunci keberlanjutan desa. Opsi A dan B terlalu hierarkis, D bersifat oportunistik, dan E menunjukkan ketergantungan yang tidak produktif.
Soal 17
Bumdesa “Tirta Makmur” mengalami penurunan pendapatan karena produk air mineralnya kalah bersaing dengan merek komersial. Pendamping desa mendorong pengurus melakukan rebranding dan mengembangkan sistem distribusi digital melalui marketplace lokal. Langkah ini terutama bertujuan untuk:
A. Mengubah jenis usaha agar tidak bersaing dengan produk komersial.
B. Meningkatkan efisiensi birokrasi desa.
C. Memperkuat daya saing dan adaptasi inovatif terhadap perubahan pasar.
D. Menyederhanakan laporan keuangan Bumdesa.
E. Mengurangi ketergantungan pada sumber daya manusia lokal.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Pendamping desa harus menguatkan inovasi dan adaptasi ekonomi lokal agar Bumdesa tetap relevan. Rebranding dan digitalisasi adalah strategi peningkatan daya saing (competitive advantage) dan kemandirian. Opsi C paling tepat karena berorientasi pada transformasi usaha. Opsi lain tidak menjawab akar masalah kinerja dan keberlanjutan.
Soal 18
Dalam audit internal, ditemukan bahwa publikasi penggunaan Dana Desa belum dilakukan secara terbuka di papan informasi desa. Kepala desa beralasan bahwa masyarakat sudah tahu melalui rapat musyawarah. Sebagai pendamping desa, apa tindak lanjut paling tepat?
A. Membiarkan, karena sudah ada musyawarah desa sebelumnya.
B. Menyarankan agar hasil penggunaan Dana Desa dipublikasikan secara visual di papan informasi dan media sosial resmi desa.
C. Menyusun laporan rahasia untuk Kemendes PDTT.
D. Mengganti perangkat desa yang tidak membuat laporan publik.
E. Menyarankan agar publikasi dilakukan hanya jika ada permintaan masyarakat.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Transparansi publik adalah prinsip utama akuntabilitas Dana Desa (Permendesa No. 7 Tahun 2021). Opsi B mendorong keterbukaan aktif melalui berbagai media. Musyawarah tidak cukup tanpa dokumentasi dan publikasi visual. Opsi A dan E menyalahi prinsip transparansi; C dan D terlalu administratif tanpa menyelesaikan akar masalah keterbukaan informasi.
Soal 19
Desa Pandan Wangi mulai mengembangkan Sistem Informasi Desa (SID), namun banyak aparat yang kesulitan mengoperasikannya. Pendamping desa berinisiatif mengadakan pelatihan dan membentuk tim operator muda dari karang taruna. Langkah ini merupakan contoh penerapan prinsip:
A. Inovasi digital yang inklusif dan berbasis pemberdayaan.
B. Digitalisasi administratif tanpa partisipasi masyarakat.
C. Teknokrasi pembangunan dengan dominasi pendamping.
D. Sentralisasi data oleh pendamping desa.
E. Efisiensi birokrasi tanpa peningkatan kapasitas SDM.
Jawaban benar: A
Pembahasan:
Digitalisasi yang efektif harus inklusif dan memberdayakan warga, bukan hanya mempercepat birokrasi. Opsi A paling tepat karena menekankan pelibatan generasi muda dan transfer kemampuan digital. Opsi B–E berlawanan dengan prinsip pemberdayaan dan partisipasi masyarakat.
Soal 20
Seorang pendamping desa menerima tawaran untuk menjadi konsultan pribadi bagi salah satu calon kepala desa dalam masa kampanye, dengan imbalan tertentu. Sikap yang paling sesuai dengan kode etik pendamping desa adalah:
A. Menolak tawaran tersebut karena melanggar prinsip netralitas dan profesionalitas.
B. Menerima dengan alasan pekerjaan tambahan di luar jam dinas.
C. Menerima jika tidak diketahui oleh pihak lain agar tidak menimbulkan konflik.
D. Mengambil tawaran tersebut untuk memperluas relasi di desa.
E. Membiarkan calon kepala desa menggunakan jasanya tanpa imbalan uang.
Jawaban benar: A
Pembahasan:
Pendamping desa terikat kode etik profesional: netral, independen, dan tidak memihak dalam dinamika politik lokal. Menerima tawaran semacam itu adalah pelanggaran integritas dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Opsi A menegaskan sikap etis dan menjaga kepercayaan publik. Opsi B–E semuanya mengandung bentuk pelanggaran moral dan profesional.
Siap Jadi Pendamping Desa Profesional? Persiapkan Dirimu Sekarang!

Jangan biarkan kesempatan emas lolos hanya karena kurang persiapan. Soal-soal di atas hanyalah sebagian kecil dari bentuk ujian yang akan kamu hadapi. Jika kamu ingin lolos seleksi Pendamping Desa dengan nilai tinggi dan penuh percaya diri, pelajari paket soal lengkap yang telah kami susun secara profesional di fungsional.id.
Dalam paket tersebut, kamu akan mendapatkan:
✅ Ratusan soal latihan terbaru berbasis kisi-kisi resmi Kemendes PDTT.
✅ Pembahasan mendalam agar kamu tidak hanya menghafal, tapi memahami.
✅ Update materi dan simulasi CAT agar siap menghadapi tes sebenarnya.
🎯 Bangun kariermu sebagai agen perubahan di desa!
Klik fungsional.id sekarang dan dapatkan paket soal lengkapnya.
Kesempatan lolos seleksi dimulai dari satu langkah persiapan terbaik—dan langkah itu bisa kamu ambil hari ini.


