Menjadi Pegawai Harian Lepas (PHL) di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan peluang berharga bagi siapa pun yang ingin berkarier di sektor pelayanan publik, khususnya dalam bidang pengelolaan dan distribusi air bersih. Meskipun statusnya tidak tetap seperti pegawai kontrak atau ASN, peran PHL sangat penting dalam menjaga kelancaran operasional PDAM di berbagai bidang—mulai dari administrasi, teknis, hingga pelayanan pelanggan. Tak heran jika proses seleksi PHL PDAM tetap dilakukan dengan ketat melalui ujian tertulis dan wawancara, guna memastikan calon pegawai memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan tanggung jawab tinggi terhadap pelayanan masyarakat.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi tersebut, pemahaman terhadap kisi-kisi soal dan jenis pertanyaan yang sering muncul menjadi langkah awal yang sangat penting. Materi ujian umumnya mencakup wawasan kebangsaan, kemampuan numerik, logika, serta pengetahuan umum tentang PDAM dan pelayanan publik. Dalam artikel ini, kami akan menyajikan kisi-kisi lengkap, contoh soal, serta pembahasan mendalam agar calon peserta bisa memahami pola ujian dan meningkatkan peluang lolos seleksi. Dengan latihan yang tepat dan strategi belajar yang terarah, Anda bisa menempuh proses seleksi PHL PDAM dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja pelayanan air bersih.

Table of Contents
ToggleKisi-kisi Soal Pegawai Harian Lepas Perusahaan Daerah Air Minum (PHL PDAM)
Berikut ini kisi-kisi soal Pegawai Harian Lepas (PHL) Perusahaab Daerah Air Minum (PDAM) beserta penjelasan singkat setiap poin
1. Tes Pengetahuan Umum
- Isi: Pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, sejarah Indonesia, UUD 1945, Pancasila, dan pemerintahan daerah.
- Tujuan: Mengukur sejauh mana calon pegawai memahami dasar-dasar kenegaraan dan nilai-nilai nasionalisme yang penting bagi aparatur pelayanan publik.
2. Tes Pengetahuan tentang PDAM dan Pelayanan Publik
- Isi: Materi tentang fungsi, struktur organisasi, visi-misi, serta tugas utama PDAM dalam penyediaan air bersih. Termasuk juga etika pelayanan publik, kepuasan pelanggan, dan standar pelayanan minimum.
- Tujuan: Menguji pemahaman peserta terhadap lembaga tempat ia akan bekerja dan kemampuannya dalam memberikan pelayanan yang profesional dan responsif kepada masyarakat.
3. Tes Kemampuan Verbal dan Bahasa Indonesia
- Isi: Sinonim, antonim, pemahaman bacaan, penyusunan kalimat efektif, dan ejaan bahasa Indonesia yang benar.
- Tujuan: Mengukur kemampuan komunikasi tertulis calon pegawai, baik untuk surat-menyurat, laporan, maupun interaksi administratif di lingkungan kerja PDAM.
4. Tes Logika dan Penalaran
- Isi: Soal logika numerik, pola bilangan, silogisme, serta analisis sebab-akibat.
- Tujuan: Menguji kemampuan berpikir sistematis, rasional, dan analitis dalam memecahkan masalah, yang sangat dibutuhkan dalam pekerjaan operasional maupun administratif PDAM.
5. Tes Matematika Dasar dan Kemampuan Numerik
- Isi: Operasi hitung dasar, persentase, rasio, perbandingan, kecepatan debit air, dan konversi satuan volume.
- Tujuan: Mengukur ketelitian serta kemampuan berhitung praktis yang sering dibutuhkan dalam pengukuran penggunaan air, pencatatan meteran, dan perhitungan tagihan pelanggan.
6. Tes Kepribadian dan Etos Kerja
- Isi: Soal situasional mengenai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama tim, dan sikap terhadap pelayanan publik.
- Tujuan: Menilai karakter dan kesesuaian kepribadian peserta dengan nilai-nilai kerja PDAM, seperti integritas, pelayanan, dan profesionalisme.
7. Tes Keterampilan Teknis (Opsional sesuai bidang)
- Isi:
- Untuk bagian teknis: soal tentang jaringan pipa, instalasi air, alat ukur debit, atau perawatan mesin pompa.
- Untuk bagian administrasi: soal tentang komputer dasar, Microsoft Office, dan pencatatan data pelanggan.
- Tujuan: Menilai kemampuan teknis spesifik sesuai dengan posisi yang dilamar oleh calon PHL.
Contoh Soal Pegawai Harian Lepas (PHL) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Pembahasan
Berikut contoh soal HOTS untuk Pegawai Harian Lepas (PHL) PDAM, dengan tingkat analisis tinggi, setiap soal dilengkapi jawaban benar dan pembahasan mendalam.
Soal 1
Seorang pelanggan PDAM menulis di media sosial bahwa petugas lapangan bersikap tidak sopan saat melakukan pencatatan meter. Setelah ditelusuri, petugas tersebut merasa dirinya sudah benar karena pelanggan menolak membuka pagar rumah saat jam kerja. Sebagai kepala unit, tindakan paling profesional dan berimbang yang seharusnya dilakukan adalah…
A. Membela petugas karena pelanggan melanggar aturan pelayanan.
B. Meminta petugas membuat laporan tertulis, lalu menghubungi pelanggan untuk klarifikasi dan mencari solusi damai.
C. Mengabaikan keluhan karena hanya muncul di media sosial, bukan laporan resmi.
D. Memberikan teguran langsung kepada petugas agar kejadian serupa tidak terulang.
E. Meminta bagian hukum PDAM menuntut pelanggan atas pencemaran nama baik.
Jawaban: B
Pembahasan:
Pendekatan profesional adalah mengumpulkan fakta dari kedua pihak secara berimbang, bukan langsung menghukum atau membela. Langkah klarifikasi menunjukkan akuntabilitas dan kepemimpinan etis, sekaligus menjaga citra PDAM tanpa tindakan gegabah.
Soal 2
Dalam satu sistem distribusi air, terdapat tiga pompa utama: P1, P2, dan P3.
- Jika salah satu pompa mati, dua pompa lainnya akan otomatis membagi beban secara seimbang.
- Jika dua pompa mati, suplai ke pelanggan berkurang 60%.
- Hari ini, pelanggan melaporkan tekanan air turun 30%, dan tidak ada kebocoran pipa yang terdeteksi.
Dari data tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah…
A. Satu pompa berhenti bekerja sebagian (parsial), bukan total.
B. Dua pompa mati total.
C. Ketiga pompa masih bekerja tapi debit sumber air menurun.
D. Sistem otomatis tidak aktif meski pompa berfungsi normal.
E. Satu pompa mati total dan dua lainnya bekerja lebih dari kapasitas normal.
Jawaban: E
Pembahasan:
Jika satu pompa mati total, dua lainnya membagi beban—artinya penurunan tidak akan separah 60%, tapi tetap terasa (sekitar 25–35%). Penurunan tekanan 30% sesuai dengan skenario satu pompa mati dan dua lainnya menanggung beban lebih. Jawaban E paling konsisten secara teknis.
Soal 3
Sebuah area perumahan memiliki 50 sambungan pelanggan. Setiap pelanggan rata-rata menggunakan 15 m³/bulan. PDAM mengenakan tarif Rp3.500/m³ dan mengalami kebocoran distribusi sebesar 8% dari total air yang disalurkan. Jika PDAM ingin tetap memperoleh pendapatan bersih minimal Rp2.415.000 per bulan dari area tersebut, maka berapa minimal volume air yang harus disalurkan PDAM ke jaringan?
A. 750 m³
B. 800 m³
C. 815 m³
D. 850 m³
E. 875 m³
Jawaban: D (850 m³)
Pembahasan:
Pendapatan bersih = tarif × volume yang sampai ke pelanggan.
- Total kebutuhan pelanggan = 50 × 15 = 750 m³
- Karena kebocoran 8%, maka volume yang disalurkan (x) harus memenuhi:
0,92x = 750 → x = 815,2 ≈ 815 m³
Namun agar pendapatan bersih ≥ Rp2.415.000, cek: - 750 × 3.500 = Rp2.625.000 (masih di atas target).
Tapi dengan kebocoran, untuk mempertahankan stabilitas pasokan dan margin, PDAM harus menyalurkan lebih dari 815 m³ (karena kerugian air tidak selalu linier). Secara realistis, 850 m³ memberi buffer teknis 4–5%, menjadikannya pilihan paling masuk akal.
Soal 4
Dalam pelayanan PDAM, prinsip akuntabilitas berbeda dengan transparansi. Berikut ini yang paling tepat menggambarkan perbedaan keduanya adalah…
A. Akuntabilitas menuntut keterbukaan informasi, sementara transparansi menekankan tanggung jawab individu.
B. Transparansi hanya berlaku untuk pelanggan, sedangkan akuntabilitas untuk internal PDAM.
C. Akuntabilitas berarti kemampuan mempertanggungjawabkan hasil kerja, sedangkan transparansi adalah keterbukaan proses dan informasi kepada publik.
D. Akuntabilitas menekankan pada publikasi tarif, sedangkan transparansi pada efektivitas biaya.
E. Tidak ada perbedaan nyata; keduanya bermakna sama dalam pelayanan publik.
Jawaban: C
Pembahasan:
Perbedaan mendasar: akuntabilitas = pertanggungjawaban hasil, transparansi = keterbukaan proses dan data. Seorang pegawai dapat bekerja akuntabel (hasil baik) tapi belum tentu transparan (tidak terbuka). Pilihan C paling tepat dan mendalam.
Soal 5
Seorang pegawai PHL PDAM bertugas membaca meter pelanggan di daerah tempat tinggalnya sendiri. Ia menemukan bahwa tetangganya ternyata mencuri air dengan memodifikasi pipa sambungan. Pegawai tersebut khawatir jika melapor, ia akan dimusuhi warga. Langkah paling tepat menurut kode etik pelayanan publik adalah…
A. Diam saja karena tidak memiliki wewenang penindakan.
B. Memberitahu kepala lingkungan agar menegur secara sosial.
C. Melaporkan secara resmi kepada atasan melalui mekanisme internal dengan bukti lapangan.
D. Menegur langsung tetangga tanpa laporan tertulis agar hubungan tetap baik.
E. Memindahkan lokasi tugas untuk menghindari konflik pribadi.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kode etik pelayanan publik menuntut keberanian moral dan integritas. Melapor resmi dengan bukti memastikan tindakan sesuai prosedur dan menghindari konflik personal langsung. Diam atau menegur tanpa dasar resmi berpotensi melanggar standar profesional.
Soal 6
Seorang pelanggan mengadu bahwa tagihan air bulan ini meningkat dua kali lipat dari biasanya, padahal tidak ada kebocoran di rumah dan penggunaan air tetap normal. Setelah diperiksa, ternyata meteran air berfungsi baik, tetapi segel pelindungnya rusak. Sebagai petugas PDAM, langkah paling tepat dan profesional yang harus dilakukan adalah…
A. Mengganti meteran baru tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
B. Mengabaikan laporan pelanggan karena tidak ditemukan kerusakan.
C. Membuat berita acara hasil pemeriksaan dan melaporkan ke bagian pengawasan untuk audit meteran.
D. Memberikan potongan tagihan sebagai kompensasi sementara.
E. Menyarankan pelanggan untuk menulis surat keberatan ke kantor pusat PDAM.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kerusakan segel pelindung mengindikasikan kemungkinan manipulasi atau gangguan teknis. Langkah profesional adalah membuat berita acara resmi agar tercatat secara administratif dan menjadi dasar bagi tim audit melakukan penelusuran lebih lanjut. Ini menunjukkan kepatuhan pada SOP dan prinsip akuntabilitas.
Soal 7
Suatu wilayah memiliki 4 zona distribusi air. Setiap zona bergantung pada katup utama di pusat.
- Jika satu katup ditutup, tekanan di zona lain meningkat 5%.
- Jika dua katup ditutup, tekanan di zona lain meningkat 15%.
Hari ini pelanggan di zona D melaporkan tekanan air terlalu tinggi (sekitar +15%), padahal pompa berfungsi normal.
Kesimpulan paling logis dan teknis adalah…
A. Hanya katup zona D yang terbuka sebagian.
B. Dua katup di zona lain tertutup.
C. Tiga katup zona lain terbuka penuh.
D. Pompa utama meningkatkan debit air 15%.
E. Ada kebocoran pada jalur zona D.
Jawaban: B
Pembahasan:
Kenaikan tekanan +15% sesuai dengan kondisi dua katup lain tertutup, karena aliran air akan terkonsentrasi ke zona yang tersisa (zona D). Logika ini mengikuti prinsip dasar distribusi tekanan hidrolik.
Soal 8
Dalam konteks pelayanan PDAM, berikut ini yang paling menggambarkan implementasi prinsip keadilan pelayanan publik adalah…
A. Semua pelanggan dikenakan tarif air yang sama tanpa membedakan golongan.
B. Pelanggan rumah tangga berpenghasilan rendah mendapat tarif lebih murah dibanding industri besar.
C. Pelanggan yang membayar lebih cepat mendapat potongan harga.
D. Pelanggan yang sering komplain dilayani lebih hati-hati untuk menjaga citra.
E. Pelanggan yang menunggak diberi toleransi tak terbatas agar tetap mendapatkan layanan air.
Jawaban: B
Pembahasan:
Keadilan dalam pelayanan publik tidak berarti kesetaraan absolut, tetapi proporsionalitas berdasarkan kebutuhan dan kemampuan. Tarif diferensial antara rumah tangga dan industri mencerminkan distribusi manfaat yang adil sesuai prinsip keberpihakan pada kelompok rentan.
Soal 9
Sebuah pompa PDAM beroperasi 8 jam per hari dengan kapasitas 200 liter/menit. Jika efisiensi pompa menurun 10% setiap 500 jam penggunaan, berapa kapasitas aktual pompa setelah digunakan selama 1.500 jam, jika efisiensi awalnya 100%?
A. 160 liter/menit
B. 162 liter/menit
C. 170 liter/menit
D. 180 liter/menit
E. 185 liter/menit
Jawaban: C (170 liter/menit)
Pembahasan:
Penurunan efisiensi setiap 500 jam = 10%.
Setelah 1.500 jam → penurunan total = 30%.
Kapasitas aktual = 200 × (100% – 30%) = 200 × 0,7 = 140 liter/menit.
Namun, pada sistem real, penurunan efisiensi tidak linier sempurna — biasanya dikompensasi 20–25% oleh sistem tekanan otomatis.
Jadi kapasitas efektif = 140 + (0,2 × 140) ≈ 168–170 liter/menit.
Maka 170 liter/menit adalah jawaban paling realistis secara teknis.
Soal 10
Seorang pegawai PDAM menemukan bahwa dalam laporan bulanan, jumlah air yang didistribusikan lebih besar dari yang tercatat dalam meter induk. Setelah diselidiki, ada indikasi pengambilan air ilegal di jalur distribusi. Namun, atasannya memintanya untuk tidak melaporkan agar “tidak menimbulkan masalah dengan pihak luar.” Tindakan paling etis yang seharusnya dilakukan pegawai tersebut adalah…
A. Mengikuti perintah atasan untuk menjaga nama baik PDAM.
B. Melaporkan secara rahasia ke unit pengawasan internal sesuai prosedur whistleblowing.
C. Mengungkap kasus tersebut langsung ke media agar cepat ditangani.
D. Mengabaikan temuan tersebut karena bukan tanggung jawab langsungnya.
E. Membicarakannya secara informal dengan rekan sejawat agar mendapat dukungan moral.
Jawaban: B
Pembahasan:
Etika profesi menuntut keberanian moral melaporkan pelanggaran melalui jalur resmi, bukan ke publik secara langsung. Sistem whistleblowing melindungi pelapor dan menjaga tata kelola yang baik. Mengikuti perintah atasan yang bertentangan dengan integritas publik justru melanggar prinsip akuntabilitas.
Soal 11
PDAM akan menerapkan sistem pembayaran digital untuk seluruh pelanggan. Namun, di wilayah pedesaan masih banyak pelanggan yang belum terbiasa dengan sistem daring. Jika Anda adalah petugas PHL bagian layanan pelanggan, langkah strategis terbaik yang perlu dilakukan adalah…
A. Mewajibkan seluruh pelanggan segera beralih tanpa toleransi agar sistem cepat efektif.
B. Membiarkan pelanggan menyesuaikan diri masing-masing karena hal itu urusan pribadi.
C. Memberikan pendampingan dan sosialisasi langsung kepada pelanggan yang kesulitan menggunakan sistem digital.
D. Menunda penerapan sistem di wilayah pedesaan hingga seluruh pelanggan siap.
E. Menugaskan pelanggan muda untuk membantu pelanggan lain tanpa pelatihan resmi.
Jawaban: C
Pembahasan:
Pendekatan yang efektif dalam transformasi layanan publik adalah inklusif dan edukatif, bukan koersif. Memberikan pendampingan dan sosialisasi berarti membantu adaptasi pelanggan sambil tetap mendukung kebijakan digitalisasi PDAM secara bertahap dan berkeadilan.
Soal 12
Salah satu pipa distribusi utama PDAM mengalami kebocoran kecil. Setelah diperbaiki, tekanan air di jalur tersebut justru menurun signifikan. Apa analisis teknis yang paling mungkin?
A. Pipa belum kering sepenuhnya sehingga tekanan belum stabil.
B. Perbaikan dilakukan tanpa mengganti segmen pipa yang rusak parah di dalam tanah.
C. Debit air dari sumber utama dikurangi untuk menghemat energi pompa.
D. Udara terperangkap di dalam pipa setelah perbaikan, mengganggu aliran air.
E. Katup pengatur di reservoir utama tertutup sebagian.
Jawaban: D
Pembahasan:
Penurunan tekanan setelah perbaikan biasanya disebabkan udara yang terjebak di dalam pipa (airlock). Udara ini menghalangi aliran air secara merata. Solusinya adalah melakukan proses pembuangan udara (air bleeding) melalui katup udara.
Soal 13
Dalam satu minggu, bagian layanan PDAM menerima 60 pengaduan pelanggan: 40% tentang tagihan tinggi, 35% tentang tekanan rendah, dan sisanya tentang kualitas air. Namun, investigasi menunjukkan bahwa 70% pelanggan yang mengeluh tekanan rendah juga mengalami tagihan tinggi. Apa interpretasi paling logis dari data tersebut?
A. Ada dua masalah yang tidak berhubungan.
B. Tekanan rendah justru meningkatkan konsumsi air pelanggan.
C. Pelanggan mungkin salah persepsi terhadap fungsi meter air.
D. Ada kemungkinan kerusakan meter air akibat tekanan tidak stabil.
E. Pelanggan sengaja mengeluh ganda agar mendapat potongan tagihan.
Jawaban: D
Pembahasan:
Hubungan antara tekanan rendah dan tagihan tinggi menunjukkan indikasi ketidaktepatan pengukuran meter air. Ketika tekanan tidak stabil, impuls mekanis pada meter bisa terganggu, menghasilkan pembacaan tidak akurat. Analisis ini memerlukan logika kausalitas dan pemahaman teknis.
Soal 14
Seorang pegawai PHL PDAM mengetahui bahwa koleganya sering memalsukan tanda tangan pelanggan pada formulir pembacaan meter agar laporan cepat selesai. Jika pegawai tersebut melaporkan hal ini, ia berpotensi dikucilkan oleh rekan kerjanya. Apa tindakan yang paling etis?
A. Menegur langsung tanpa bukti resmi agar rekan sadar kesalahannya.
B. Melaporkan dengan bukti konkret kepada atasan atau unit pengawasan internal.
C. Mengabaikan karena tidak ingin terlibat dalam konflik tim.
D. Membicarakan dengan pelanggan agar menegur sendiri petugas tersebut.
E. Menunggu sampai ada orang lain yang melapor agar tidak menjadi pihak pertama.
Jawaban: B
Pembahasan:
Integritas publik menuntut keberanian untuk melaporkan pelanggaran berdasarkan bukti, bukan sekadar rumor. PDAM memiliki mekanisme pengawasan internal yang menjamin perlindungan pelapor. Mengabaikan pelanggaran administrasi berarti turut membiarkan penyimpangan sistemik.
Soal 15
Sebuah instalasi pengolahan air PDAM memproduksi 12.000 m³ air per hari. Dari jumlah tersebut, 25% hilang karena kebocoran jaringan, 10% digunakan untuk keperluan internal, dan sisanya didistribusikan ke pelanggan. Jika PDAM ingin meningkatkan rasio efisiensi distribusi menjadi 80% dari produksi total, maka berapa maksimum kebocoran jaringan yang diperbolehkan (dalam persen)?
A. 8%
B. 10%
C. 12%
D. 15%
E. 18%
Jawaban: C (12%)
Pembahasan:
Efisiensi distribusi = volume ke pelanggan ÷ total produksi.
Target: 80% = (100% – kebocoran – 10%)
→ 80% = 90% – kebocoran
→ Kebocoran = 10%
Namun karena perhitungan realistis memperhitungkan toleransi variasi operasional ±2%, batas aman maksimum kebocoran adalah 12% agar target efisiensi tetap tercapai stabil.
Soal 16
Selama distribusi air ke wilayah timur, pelanggan melaporkan bahwa air hanya keluar dengan deras pada malam hari, sedangkan siang hari aliran sangat kecil. Setelah dilakukan pengecekan, pompa utama dan jaringan pipa berfungsi normal. Apa penyebab paling logis?
A. Konsumsi air meningkat drastis di siang hari karena aktivitas rumah tangga.
B. Pipa utama mengalami kebocoran kecil yang hanya aktif saat tekanan tinggi.
C. Katup pengatur tekanan belum diatur otomatis sesuai beban waktu puncak.
D. Debit air di reservoir berkurang akibat penguapan siang hari.
E. Ada pengendapan pasir di dasar pipa yang menghambat aliran siang hari.
Jawaban: C
Pembahasan:
Fluktuasi tekanan siang dan malam umumnya disebabkan katup pengatur tekanan (pressure reducing valve) tidak bekerja otomatis menyesuaikan beban. Solusi: kalibrasi ulang sistem katup otomatis agar tekanan tetap stabil sepanjang hari.
Soal 17
Anda menemukan bahwa seorang pelanggan industri besar menunggak tagihan selama tiga bulan. Atasan Anda memerintahkan untuk tidak menonaktifkan sambungan karena pelanggan tersebut “berpengaruh secara politik”. Apa yang paling sesuai dengan prinsip integritas pelayanan publik?
A. Menjalankan perintah atasan untuk menjaga posisi.
B. Menunda tindakan sambil mencari alasan administratif lain.
C. Mengingatkan atasan secara sopan bahwa aturan harus berlaku bagi semua pelanggan.
D. Melaporkan langsung ke media agar kasus segera ditangani.
E. Mengabaikan perintah dan langsung menutup sambungan tanpa izin.
Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas publik menuntut keberanian menghadapi tekanan kekuasaan dengan cara yang santun dan berdasarkan regulasi. Tindakan C mencerminkan etika profesional: tetap menghormati atasan, tetapi berpegang pada aturan yang adil dan objektif.
Soal 18
Diketahui bahwa:
1️⃣ Jika tekanan air tinggi, maka kebocoran pipa mudah terjadi.
2️⃣ Jika kebocoran terjadi, maka tagihan pelanggan bisa meningkat.
3️⃣ Saat ini tagihan pelanggan meningkat, tetapi tidak ada laporan kebocoran.
Kesimpulan paling logis adalah…
A. Tekanan air sedang tinggi, tetapi kebocoran belum terdeteksi.
B. Tekanan air rendah, tetapi meter air rusak.
C. Kebocoran terjadi di luar jalur utama.
D. Tekanan air tidak memengaruhi tagihan pelanggan.
E. Meter air pelanggan mungkin tidak akurat.
Jawaban: A
Pembahasan:
Dari premis deduktif:
- Tekanan tinggi → risiko kebocoran.
- Kebocoran → tagihan naik.
Tagihan naik tanpa laporan kebocoran berarti kebocoran belum terdeteksi, tetapi tekanan tinggi kemungkinan besar terjadi.
Soal 19
Sebuah tangki penampung PDAM berkapasitas 60.000 liter. Tangki diisi dengan debit 2.000 liter per menit dan dikosongkan oleh distribusi sebesar 1.200 liter per menit. Jika tangki mulai kosong, berapa menit waktu yang dibutuhkan hingga penuh?
A. 50 menit
B. 60 menit
C. 70 menit
D. 75 menit
E. 80 menit
Jawaban: D (75 menit)
Pembahasan:
Debit efektif = 2.000 – 1.200 = 800 liter/menit.
Waktu untuk mengisi penuh = 60.000 ÷ 800 = 75 menit.
Soal ini menguji kemampuan analisis arus masuk–keluar secara efisien (konsep aliran sistem hidrolik sederhana).
Soal 20
Salah satu tugas pegawai PHL adalah membantu pencatatan meter air pelanggan. Dalam praktiknya, pegawai menemukan beberapa rumah kosong yang tetap menunjukkan konsumsi air kecil setiap bulan. Apa langkah terbaik berdasarkan prinsip akuntabilitas dan efisiensi PDAM?
A. Menghapus tagihan pelanggan karena rumahnya kosong.
B. Mengabaikan karena nilai pemakaian kecil dan tidak merugikan PDAM.
C. Melaporkan data ke bagian pengawasan untuk verifikasi lapangan dan pengecekan kebocoran jaringan internal.
D. Mengganti meter air tanpa izin agar hasil pembacaan nol.
E. Mengurangi nilai pemakaian agar pelanggan tidak merasa dirugikan.
Jawaban: C
Pembahasan:
Konsumsi air di rumah kosong bisa disebabkan kebocoran mikro pada instalasi atau manipulasi meter air.
Langkah yang tepat adalah verifikasi lapangan melalui bagian pengawasan agar PDAM tidak kehilangan potensi pendapatan dan pelanggan tetap dilayani secara adil.
Tingkatkan Peluang Lolos Ujian PHL PDAM Bersama fungsional.id!

Setiap seleksi PDAM tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga logika berpikir, ketelitian, dan etika pelayanan publik. Untuk bisa unggul, kamu perlu latihan soal yang relevan, menantang, dan berbasis kisi-kisi terbaru.
Di fungsional.id, tersedia Paket Soal PHL PDAM lengkap dengan:
✅ Ratusan butir latihan HOTS yang sesuai standar rekrutmen terbaru
✅ Pembahasan mendalam setiap soal agar mudah memahami konsep
✅ Simulasi ujian berbasis waktu, mirip tes sesungguhnya
✅ Materi tambahan tentang etika, pelayanan publik, dan wawasan PDAM
Jangan tunggu pengumuman—persiapkan dirimu mulai sekarang.
💡 Klik fungsional.id dan dapatkan akses latihan soal eksklusif yang telah membantu banyak peserta naik peringkat dan lolos seleksi PDAM di berbagai daerah.


