Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi salah satu sarana untuk mengukur capaian akademik murid secara terstandar. Pada jenjang SMA/MA/SMK/MAK, peserta mengerjakan mata pelajaran wajib dan dapat memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai minat serta rencana studi lanjut. Biologi merupakan salah satu mata pelajaran pilihan yang dapat diambil oleh peserta TKA.
Soal TKA Biologi tidak hanya menanyakan hafalan istilah, nama organ, atau tahapan suatu proses. Peserta juga perlu memahami hubungan antarkonsep, membaca data percobaan, menafsirkan grafik, mengevaluasi permasalahan lingkungan, serta menentukan kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
Kerangka resmi TKA menjelaskan bahwa Biologi mengukur kemampuan berpikir terkait konsep-konsep biologi dan keterampilan proses atau inkuiri. Oleh karena itu, penguasaan konsep tetap menjadi dasar penting agar peserta mampu menganalisis fenomena dan menyelesaikan permasalahan biologis.
Kumpulan contoh soal TKA Biologi SMA/SMK/MA 2026 berikut dapat digunakan untuk mengenali karakter soal berbasis stimulus dan melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Table of Contents
ToggleKisi-Kisi TKA Biologi SMA/SMK/MA 2026
Kisi-kisi berikut diringkas menjadi lima kelompok utama agar lebih mudah dipelajari. Cakupannya disusun berdasarkan muatan resmi TKA Biologi yang meliputi keanekaragaman hayati, sel dan metabolisme, serta berbagai proses yang berlangsung pada makhluk hidup.
- Keanekaragaman, klasifikasi, dan karakteristik makhluk hidup
Materi ini mencakup prinsip klasifikasi, dasar pengelompokan organisme, hubungan kekerabatan, tata nama ilmiah, keanekaragaman tingkat gen, spesies dan ekosistem, serta karakteristik kelompok makhluk hidup. Peserta dapat diminta membandingkan ciri beberapa organisme, membaca kladogram, menentukan kedekatan kekerabatan, atau menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan terhadap keanekaragaman hayati.
- Bakteri, ekosistem, dan pelestarian lingkungan
Cakupan soal meliputi struktur serta peran bakteri, interaksi antarkomponen ekosistem, aliran energi, daur biogeokimia, perubahan populasi, rantai dan jaring-jaring makanan, pencemaran, suksesi, perubahan iklim, hingga strategi konservasi. Penalaran biasanya diarahkan pada analisis data lingkungan dan pemilihan solusi yang paling tepat terhadap suatu gangguan ekosistem.
- Sel, enzim, dan metabolisme
Materi meliputi struktur dan fungsi organel, mekanisme transpor membran, pembelahan sel, kerja enzim, respirasi seluler, fotosintesis, serta hubungan antara proses anabolisme dan katabolisme. Soal dapat menggunakan hasil percobaan, tabel aktivitas enzim, perubahan konsentrasi zat, atau kondisi sel dalam larutan tertentu.
- Transportasi dan pertukaran zat pada manusia
Kisi-kisi ini membahas sistem peredaran darah, respirasi dan ekskresi beserta keterkaitan struktur organ dengan fungsinya. Peserta perlu memahami mekanisme pertukaran gas, pembentukan urine, peredaran darah, pengangkutan oksigen, keseimbangan cairan tubuh, serta gangguan yang dapat terjadi pada sistem-sistem tersebut.
- Sistem imun, koordinasi, dan reproduksi
Materi mencakup pertahanan tubuh nonspesifik dan spesifik, antibodi, vaksinasi, sistem saraf, hormon, alat indra, homeostasis, sistem reproduksi, gametogenesis, siklus menstruasi, fertilisasi, kehamilan, dan teknologi reproduksi. Soal umumnya menuntut peserta menghubungkan gejala, mekanisme regulasi, struktur organ, dan dampak gangguan terhadap fungsi tubuh.
Contoh Soal HOTS TKA Biologi SMA/SMK/MA 2026
Kerjakan setiap soal dengan memperhatikan stimulus, hubungan sebab-akibat, dan bukti biologis yang tersedia. Hindari memilih jawaban hanya berdasarkan kemiripan istilah karena setiap opsi dirancang untuk menguji ketelitian memahami konsep.
Soal 1
Perhatikan karakteristik empat organisme berikut.
| Organisme | Tulang Belakang | Alat Pernapasan | Penutup Tubuh | Cara Berkembang Biak |
|---|---|---|---|---|
| P | Ada | Paru-paru | Rambut | Melahirkan |
| Q | Ada | Insang | Sisik | Bertelur |
| R | Tidak ada | Trakea | Eksoskeleton | Bertelur |
| S | Ada | Paru-paru dan kulit | Kulit berlendir | Bertelur |
Berdasarkan data tersebut, pasangan organisme yang mempunyai hubungan kekerabatan paling dekat adalah ….
A. P dan R karena sama-sama memiliki alat gerak
B. Q dan R karena sama-sama bertelur
C. P dan S karena sama-sama bernapas menggunakan paru-paru
D. Q dan S karena sama-sama hidup di lingkungan berair
E. R dan S karena sama-sama mengalami perkembangan embrio
Jawaban: C
Pembahasan: P dan S sama-sama termasuk vertebrata serta menggunakan paru-paru. Walaupun berbeda kelas, keduanya mempunyai lebih banyak kesamaan ciri dasar dibandingkan pasangan lain yang hanya memiliki kesamaan cara berkembang biak atau habitat.
Soal 2
Dua populasi kupu-kupu awalnya berasal dari satu spesies yang sama. Setelah dipisahkan oleh terbentuknya lembah selama ribuan tahun, kedua populasi memiliki pola warna sayap dan perilaku kawin berbeda. Ketika dipertemukan kembali, keduanya tidak lagi menghasilkan keturunan.
Kesimpulan paling tepat berdasarkan kondisi tersebut adalah ….
A. Kedua populasi mengalami adaptasi tanpa perubahan spesies
B. Isolasi geografis telah mendorong terbentuknya spesies baru
C. Perbedaan warna menyebabkan seluruh gen induk menghilang
D. Seleksi alam hanya terjadi pada populasi yang berukuran kecil
E. Kedua populasi masih satu spesies karena berasal dari leluhur sama
Jawaban: B
Pembahasan: Pemisahan geografis membatasi aliran gen. Akumulasi perbedaan genetik dan munculnya isolasi reproduksi menunjukkan bahwa spesiasi alopatrik telah terjadi.
Soal 3
Dalam suatu ekosistem sawah terdapat padi, belalang, katak, ular, elang, tikus, dan burung pemakan biji. Penggunaan insektisida menyebabkan populasi belalang menurun tajam.
Dampak yang paling mungkin terjadi dalam waktu dekat adalah ….
A. Populasi katak menurun karena sumber makanannya berkurang
B. Populasi padi menurun karena kompetisi dengan belalang meningkat
C. Populasi elang meningkat karena energi pada tingkat trofik bertambah
D. Populasi ular langsung punah karena hanya memakan belalang
E. Populasi tikus menurun karena insektisida meningkatkan jumlah padi
Jawaban: A
Pembahasan: Belalang merupakan salah satu sumber makanan katak. Penurunan populasi belalang mengurangi ketersediaan makanan sehingga populasi katak berpotensi ikut menurun.
Soal 4
Peneliti mengamati pertumbuhan bakteri pada empat tabung dengan kondisi berikut.
| Tabung | Suhu | Oksigen | Nutrisi | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|---|
| I | 25°C | Ada | Ada | Sedang |
| II | 37°C | Ada | Ada | Sangat cepat |
| III | 37°C | Tidak ada | Ada | Sangat rendah |
| IV | 50°C | Ada | Ada | Tidak tumbuh |
Interpretasi yang paling tepat adalah ….
A. Bakteri hanya dapat hidup pada suhu tepat 37°C
B. Oksigen merupakan satu-satunya faktor yang menentukan pertumbuhan
C. Bakteri kemungkinan bersifat aerob dan mempunyai suhu optimum sekitar 37°C
D. Suhu 50°C meningkatkan respirasi hingga seluruh nutrisi habis
E. Nutrisi tidak memengaruhi pertumbuhan karena tersedia pada semua tabung
Jawaban: C
Pembahasan: Pertumbuhan tertinggi terjadi pada suhu 37°C dengan oksigen. Pertumbuhan sangat rendah tanpa oksigen menunjukkan bahwa bakteri tersebut kemungkinan membutuhkan oksigen, sedangkan suhu 50°C menghambat pertumbuhannya.
Soal 5
Sebuah danau menerima limpasan pupuk nitrogen dan fosfat dari lahan pertanian. Beberapa minggu kemudian, permukaan danau dipenuhi alga. Setelah sebagian besar alga mati, banyak ikan ditemukan mengapung.
Penyebab langsung kematian ikan adalah ….
A. Alga hidup mengubah seluruh nitrogen menjadi racun
B. Penguraian alga mati meningkatkan kadar oksigen terlarut
C. Aktivitas dekomposer menghabiskan oksigen terlarut dalam air
D. Fosfat merusak insang ikan tanpa melibatkan organisme lain
E. Ikan kehilangan makanan karena seluruh alga mengalami fotosintesis
Jawaban: C
Pembahasan: Ledakan alga diikuti kematian massal alga. Proses penguraian oleh mikroorganisme membutuhkan banyak oksigen sehingga kadar oksigen terlarut turun dan ikan mengalami kekurangan oksigen.
Soal 6
Sel tumbuhan dimasukkan ke dalam larutan berkonsentrasi lebih tinggi daripada cairan sel. Beberapa menit kemudian, membran plasma tampak menjauh dari dinding sel.
Peristiwa tersebut terjadi karena ….
A. Air masuk ke dalam sel melalui transpor aktif
B. Zat terlarut keluar dari sel melalui endositosis
C. Air keluar dari sel secara osmosis dan menyebabkan plasmolisis
D. Dinding sel larut karena konsentrasi zat di luar sel meningkat
E. Vakuola menyerap zat terlarut sehingga volume sel bertambah
Jawaban: C
Pembahasan: Larutan di luar sel bersifat hipertonik. Air bergerak keluar melalui osmosis sehingga vakuola dan sitoplasma menyusut, kemudian membran plasma terlepas dari dinding sel.
Soal 7
Aktivitas suatu enzim diamati pada beberapa tingkat pH.
| pH | Aktivitas Enzim |
|---|---|
| 2 | 15% |
| 4 | 45% |
| 6 | 95% |
| 8 | 60% |
| 10 | 10% |
Berdasarkan data tersebut, kesimpulan yang paling tepat adalah ….
A. Enzim tidak dapat bekerja dalam kondisi asam
B. Aktivitas optimum enzim terjadi mendekati pH 6
C. Peningkatan pH selalu meningkatkan aktivitas enzim
D. Enzim mengalami denaturasi sempurna pada pH 8
E. pH tidak memengaruhi bentuk sisi aktif enzim
Jawaban: B
Pembahasan: Aktivitas tertinggi tercatat pada pH 6. Aktivitas menurun ketika kondisi menjadi lebih asam atau lebih basa daripada titik tersebut.
Soal 8
Dua tanaman diletakkan dalam ruang dengan intensitas cahaya sama. Tanaman X memperoleh udara normal, sedangkan tanaman Y memperoleh udara dengan kadar karbon dioksida sangat rendah. Ketersediaan air dan suhu dibuat sama.
Setelah beberapa hari, pertambahan massa tanaman Y lebih rendah karena ….
A. Kekurangan karbon dioksida membatasi pembentukan senyawa organik
B. Karbon dioksida dibutuhkan untuk menghasilkan oksigen pada fotolisis
C. Tanaman Y tidak mampu menyerap cahaya melalui klorofil
D. Kekurangan karbon dioksida menghentikan penyerapan air oleh akar
E. Karbon dioksida merupakan sumber energi utama fotosintesis
Jawaban: A
Pembahasan: Karbon dioksida digunakan dalam siklus Calvin untuk membentuk senyawa organik. Kadar karbon dioksida yang rendah membatasi laju fotosintesis dan pertambahan biomassa.
Soal 9
Suatu zat menghambat kerja ATP sintase pada membran dalam mitokondria tanpa langsung menghentikan rantai transpor elektron.
Dampak awal yang paling mungkin terjadi adalah ….
A. Produksi ATP melalui fosforilasi oksidatif menurun
B. Glukosa tidak dapat memasuki sitoplasma
C. Siklus Calvin berlangsung lebih cepat
D. Oksigen dihasilkan dalam matriks mitokondria
E. Pembentukan asam piruvat langsung berhenti sepenuhnya
Jawaban: A
Pembahasan: ATP sintase memanfaatkan gradien proton untuk menghasilkan ATP. Jika enzim ini terhambat, produksi ATP melalui fosforilasi oksidatif menurun meskipun tahap lain belum langsung berhenti.
Soal 10
Seorang pasien memiliki jumlah eritrosit normal, tetapi kadar hemoglobinnya jauh di bawah normal. Pasien mudah lelah terutama setelah melakukan aktivitas fisik.
Penjelasan yang paling logis adalah ….
A. Darah tidak mampu membekukan luka karena eritrosit berkurang
B. Kapasitas darah mengangkut oksigen menuju jaringan menurun
C. Plasma darah tidak mampu membawa karbon dioksida
D. Leukosit menggunakan seluruh oksigen yang terdapat dalam darah
E. Jantung berhenti memompa darah ketika kadar hemoglobin rendah
Jawaban: B
Pembahasan: Hemoglobin mengikat dan mengangkut oksigen. Rendahnya kadar hemoglobin menurunkan pasokan oksigen ke jaringan sehingga produksi energi aerob berkurang dan tubuh mudah lelah.
Soal 11
Hasil pengukuran menunjukkan kadar karbon dioksida darah seorang pelari meningkat setelah berlari cepat. Tubuh kemudian meningkatkan frekuensi pernapasan.
Mekanisme yang menjelaskan respons tersebut adalah ….
A. Peningkatan karbon dioksida menurunkan keasaman darah dan menghambat otak
B. Kemoreseptor mendeteksi perubahan pH dan merangsang pusat pernapasan
C. Alveolus menutup agar karbon dioksida tidak masuk kembali ke darah
D. Diafragma berhenti berkontraksi untuk mempertahankan oksigen
E. Hemoglobin mengubah karbon dioksida menjadi glukosa
Jawaban: B
Pembahasan: Peningkatan karbon dioksida meningkatkan pembentukan ion hidrogen sehingga pH menurun. Perubahan tersebut dideteksi kemoreseptor yang merangsang pusat pernapasan untuk meningkatkan ventilasi.
Soal 12
Kerusakan terjadi pada sebagian besar glomerulus ginjal, sedangkan tubulus masih dapat bekerja. Kondisi yang paling mungkin ditemukan adalah ….
A. Proses penyaringan darah berkurang sehingga zat sisa tertahan dalam darah
B. Seluruh glukosa langsung dikeluarkan karena tidak terjadi sekresi
C. Urine menjadi lebih banyak karena filtrasi meningkat tajam
D. Protein selalu diserap oleh tubulus melalui difusi sederhana
E. Pembentukan urine tidak terpengaruh karena hanya berlangsung di tubulus
Jawaban: A
Pembahasan: Glomerulus berfungsi melakukan filtrasi darah. Kerusakan struktur tersebut menurunkan laju filtrasi sehingga pembuangan zat sisa metabolisme menjadi tidak optimal.
Soal 13
Setelah menerima vaksin, tubuh membentuk sel memori. Beberapa bulan kemudian, individu tersebut terpapar patogen yang sama.
Respons tubuh yang diharapkan adalah ….
A. Respons imun sekunder berlangsung lebih cepat dan lebih kuat
B. Tubuh hanya mengandalkan pertahanan kulit terhadap patogen
C. Sel memori berubah menjadi eritrosit untuk mengangkut antigen
D. Antibodi tidak terbentuk karena antigen pernah masuk sebelumnya
E. Respons imun bawaan berhenti bekerja secara permanen
Jawaban: A
Pembahasan: Sel memori mengenali antigen yang pernah masuk sehingga aktivasi sistem imun adaptif dan produksi antibodi terjadi lebih cepat serta lebih kuat.
Soal 14
Seseorang mengalami reaksi alergi ketika mengonsumsi makanan tertentu. Pemeriksaan menunjukkan pelepasan histamin dalam jumlah tinggi.
Peristiwa yang paling mungkin menyertai kondisi tersebut adalah ….
A. Penyempitan pembuluh darah di seluruh tubuh tanpa pembengkakan
B. Peningkatan permeabilitas kapiler yang dapat menimbulkan pembengkakan
C. Penurunan aliran darah akibat pembentukan eritrosit baru
D. Penghentian aktivitas seluruh sel imun oleh antigen
E. Perubahan antibodi menjadi hormon antiperadangan
Jawaban: B
Pembahasan: Histamin menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan permeabilitas kapiler. Cairan lebih mudah keluar menuju jaringan sehingga muncul kemerahan atau pembengkakan.
Soal 15
Tangan seseorang segera ditarik ketika menyentuh benda panas. Beberapa saat kemudian, orang tersebut baru menyadari rasa sakit.
Urutan jalannya impuls yang memungkinkan respons cepat tersebut adalah ….
A. Reseptor–neuron sensorik–sumsum tulang belakang–neuron motorik–efektor
B. Reseptor–neuron motorik–otak–neuron sensorik–efektor
C. Efektor–neuron sensorik–sumsum tulang belakang–reseptor
D. Otak–reseptor–neuron motorik–sumsum tulang belakang–efektor
E. Reseptor–sumsum tulang belakang–kelenjar hormon–efektor
Jawaban: A
Pembahasan: Gerak refleks diproses melalui lengkung refleks di sumsum tulang belakang agar respons berlangsung cepat. Informasi kemudian diteruskan ke otak sehingga rasa sakit disadari.
Soal 16
Produksi hormon tiroksin seseorang menurun. Sebagai respons, hipofisis meningkatkan sekresi thyroid-stimulating hormone atau TSH.
Fenomena tersebut menunjukkan mekanisme ….
A. Umpan balik positif karena penurunan tiroksin menurunkan TSH
B. Umpan balik negatif untuk mengembalikan kadar tiroksin
C. Transpor aktif hormon menuju kelenjar tiroid
D. Gerak refleks yang tidak melibatkan sistem endokrin
E. Imunitas spesifik terhadap penurunan metabolisme
Jawaban: B
Pembahasan: Ketika kadar tiroksin rendah, hambatan terhadap hipofisis berkurang sehingga TSH meningkat. TSH merangsang kelenjar tiroid menghasilkan tiroksin untuk mengembalikan keseimbangan.
Soal 17
Kerusakan terjadi pada selubung mielin neuron motorik. Akson dan badan sel neuron tetap utuh.
Akibat paling mungkin dari kondisi tersebut adalah ….
A. Impuls bergerak lebih cepat karena tidak melewati nodus Ranvier
B. Penghantaran impuls melambat karena konduksi saltatori terganggu
C. Neuron tidak dapat menerima neurotransmiter dari neuron lain
D. Otot selalu berkontraksi karena impuls tidak dapat dihentikan
E. Sel saraf berubah menjadi sel kelenjar penghasil hormon
Jawaban: B
Pembahasan: Selubung mielin mempercepat penghantaran impuls melalui konduksi saltatori. Kerusakan mielin menyebabkan impuls berjalan lebih lambat dan koordinasi gerak dapat terganggu.
Soal 18
Dalam siklus menstruasi, lonjakan luteinizing hormone atau LH terjadi pada pertengahan siklus.
Peristiwa yang paling langsung dipicu oleh lonjakan tersebut adalah ….
A. Peluruhan endometrium pada awal menstruasi
B. Pelepasan oosit dari folikel yang telah matang
C. Penghentian seluruh produksi estrogen
D. Penempelan embrio pada dinding rahim
E. Pembentukan sperma di dalam ovarium
Jawaban: B
Pembahasan: Lonjakan LH memicu ovulasi, yaitu pelepasan oosit sekunder dari folikel matang. Setelah itu, sisa folikel berkembang menjadi korpus luteum.
Soal 19
Saluran telur seorang wanita mengalami penyumbatan pada kedua sisi, sedangkan ovarium dan rahim berfungsi normal.
Konsekuensi biologis yang paling mungkin adalah ….
A. Ovulasi tidak terjadi karena ovarium bergantung pada saluran telur
B. Sperma sulit bertemu dengan oosit sehingga fertilisasi terhambat
C. Endometrium tidak dapat mengalami penebalan
D. Hormon reproduksi tidak dapat masuk ke dalam darah
E. Embrio tetap terbentuk tetapi selalu berkembang di ovarium
Jawaban: B
Pembahasan: Fertilisasi umumnya berlangsung di saluran telur. Penyumbatan menghambat pertemuan sperma dan oosit walaupun ovulasi serta penebalan endometrium masih dapat terjadi.
Soal 20
Empat kelompok kecambah diberi perlakuan berikut selama lima hari.
| Kelompok | Cahaya | Air | Suhu |
|---|---|---|---|
| P | Ada | Cukup | 25°C |
| Q | Tidak ada | Cukup | 25°C |
| R | Ada | Tidak ada | 25°C |
| S | Ada | Cukup | 5°C |
Kelompok Q tumbuh lebih tinggi tetapi berwarna pucat dibandingkan kelompok P. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
A. Cahaya menghambat seluruh proses pertumbuhan kecambah
B. Kecambah tanpa cahaya mengalami etiolasi dan pembentukan klorofil terhambat
C. Kecambah kelompok Q berfotosintesis lebih cepat daripada kelompok P
D. Warna pucat menunjukkan kecambah menghasilkan lebih banyak klorofil
E. Pertumbuhan kelompok Q membuktikan bahwa tumbuhan tidak memerlukan energi
Jawaban: B
Pembahasan: Kecambah yang tumbuh tanpa cahaya mengalami etiolasi, ditandai batang memanjang, lemah, dan berwarna pucat. Pemanjangan terjadi sebagai respons mencari cahaya, sedangkan pembentukan klorofil terhambat.
Tingkatkan Persiapan dengan 100+ Soal TKA Biologi
Dua puluh soal di atas baru memberikan cuplikan kecil dari luasnya materi yang dapat muncul dalam TKA Biologi. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, Anda perlu berlatih menggunakan soal yang bervariasi, mulai dari analisis eksperimen, interpretasi tabel dan grafik, kasus kesehatan manusia, sampai permasalahan keanekaragaman hayati dan lingkungan.
Jangan hanya menghafal materi menjelang tes. Gunakan latihan yang dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan agar Anda dapat mengetahui alasan di balik setiap jawaban sekaligus memperbaiki konsep yang masih keliru.

Akses paket 100+ Soal TKA Biologi SMA/SMK/MA 2026 yang lebih lengkap melalui fungsional.id. Pelajari kisi-kisinya, kerjakan latihan secara bertahap, dan persiapkan diri menghadapi soal TKA dengan lebih percaya diri.


