150+ Soal TKA Sosiologi SMA/SMK/MA 2026 dan Pembahasannya

Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi salah satu asesmen yang perlu dipersiapkan oleh murid kelas 12 SMA, MA, SMK, dan sederajat. TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik murid secara objektif dan terstandar pada mata pelajaran tertentu. Untuk jenjang SMA/MA/SMK, peserta mengerjakan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan. Sosiologi termasuk salah satu dari 19 mata pelajaran pilihan yang tersedia.

Persiapan TKA Sosiologi tidak cukup dilakukan dengan menghafal pengertian, nama tokoh, atau macam-macam gejala sosial. Peserta juga perlu mampu membaca stimulus, menemukan hubungan antarkonsep, menganalisis data sosial, menilai efektivitas penyelesaian konflik, serta menyimpulkan fenomena berdasarkan teori sosiologi.

Kerangka resmi TKA Sosiologi mencakup tiga tingkat kemampuan, yaitu pemahaman, penerapan, dan penalaran. Pada level penalaran, peserta dituntut menghubungkan konsep sosiologi dengan realitas masyarakat, menganalisis data, menemukan pola, menyusun kesimpulan, dan memberikan rekomendasi yang tepat.

Oleh karena itu, latihan soal TKA Sosiologi SMA/SMK/MA 2026 sebaiknya menggunakan stimulus kontekstual seperti hasil survei, ilustrasi konflik, perubahan pola interaksi, ketimpangan sosial, dampak globalisasi, dan permasalahan dalam masyarakat multikultural.

Kisi-Kisi TKA Sosiologi SMA/SMK/MA 2026

Kisi-kisi berikut disusun berdasarkan kerangka asesmen TKA Sosiologi yang memadukan materi pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Materi diringkas menjadi lima kelompok utama agar lebih mudah digunakan sebagai panduan belajar.

  1. Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Materi ini mencakup pengertian, sejarah perkembangan, ruang lingkup, fungsi, manfaat, objek kajian, paradigma, serta ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu. Peserta perlu memahami sifat empiris, teoritis, kumulatif, dan nonetis serta mampu membedakan sudut pandang sosiologis dari penilaian berdasarkan pendapat pribadi. Soal dapat meminta peserta menentukan teori atau pendekatan yang paling tepat untuk menjelaskan suatu fenomena sosial.

  1. Hubungan Sosial, Gejala Sosial, dan Masyarakat Multikultural

Cakupan materi meliputi syarat interaksi sosial, proses asosiatif dan disosiatif, status dan peran sosial, sosialisasi, pembentukan kepribadian, lembaga sosial, penyimpangan, pengendalian sosial, serta berbagai gejala sosial. Peserta juga perlu menganalisis dinamika masyarakat multikultural, prasangka, stereotip, diskriminasi, eksklusivisme, toleransi, integrasi, dan sikap kritis terhadap keberagaman.

  1. Penelitian Sosial

Bagian ini mencakup identifikasi masalah, perumusan masalah, hipotesis, penentuan variabel, populasi, sampel, metode penelitian, teknik pengumpulan data, pengolahan data, interpretasi, dan penyusunan kesimpulan. Soal dapat menyajikan rancangan penelitian yang harus diperbaiki, data survei yang perlu ditafsirkan, atau situasi yang menuntut pemilihan metode penelitian paling sesuai.

  1. Kelompok Sosial, Ketidaksetaraan, dan Konflik Sosial

Materi meliputi jenis dan dinamika kelompok sosial, kelompok primer dan sekunder, kelompok formal dan informal, in-group dan out-group, stratifikasi, diferensiasi, mobilitas sosial, ketimpangan, marginalisasi, eksklusi sosial, serta upaya mewujudkan kesetaraan. Peserta juga perlu memahami faktor penyebab konflik, bentuk konflik, dampak konflik, akomodasi, mediasi, arbitrase, konsiliasi, dan transformasi konflik.

  1. Perubahan Sosial dan Globalisasi

Materi ini mencakup teori, bentuk, faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Peserta perlu memahami modernisasi, globalisasi, westernisasi, konsumerisme, kesenjangan digital, perubahan pola kerja, budaya populer, serta respons kritis masyarakat. Soal umumnya meminta peserta mengevaluasi dampak perubahan dan memilih strategi adaptasi yang tetap mempertahankan keberlanjutan sosial.

Contoh Soal HOTS TKA Sosiologi SMA/SMK/MA 2026

Kerjakan setiap soal dengan memperhatikan stimulus dan konsep yang paling relevan. Jangan hanya mencari kata kunci, tetapi analisislah hubungan sebab-akibat serta dampak sosial yang muncul.

Soal 1

Sebuah penelitian menemukan bahwa penggunaan layanan transportasi daring mengubah kebiasaan masyarakat dalam bepergian. Perubahan tersebut juga mendorong munculnya jenis pekerjaan baru, sistem pembayaran digital, dan pola hubungan yang berbeda antara pengemudi dengan penumpang.

Karakteristik sosiologi yang paling terlihat ketika peneliti menyusun penjelasan berdasarkan hasil pengamatan tersebut adalah ….

A. nonetis dan spekulatif
B. empiris dan teoritis
C. normatif dan kumulatif
D. praktis dan subjektif
E. abstrak dan preskriptif

Jawaban: B

Pembahasan:
Penjelasan disusun berdasarkan hasil pengamatan terhadap fenomena nyata sehingga bersifat empiris. Data tersebut kemudian digunakan untuk menjelaskan perubahan pola hubungan dan struktur pekerjaan sehingga juga bersifat teoritis.

Soal 2

Di sebuah sekolah, murid dari berbagai daerah awalnya hanya bergaul dengan teman yang memiliki latar belakang budaya sama. Setelah sekolah membentuk kelompok proyek yang anggotanya dipilih secara acak, hubungan antarmurid menjadi lebih terbuka dan prasangka antarkelompok berkurang.

Faktor utama yang mendorong proses integrasi dalam ilustrasi tersebut adalah ….

A. kesamaan seluruh kebiasaan budaya
B. hilangnya identitas kelompok asal
C. interaksi intensif untuk mencapai tujuan bersama
D. dominasi kelompok mayoritas di sekolah
E. pemberian sanksi kepada kelompok minoritas

Jawaban: C

Pembahasan:
Proyek bersama menciptakan interaksi yang intensif dan tujuan yang harus dicapai secara kolektif. Kondisi tersebut membuka komunikasi, mengurangi prasangka, dan memperkuat integrasi tanpa harus menghilangkan identitas budaya setiap kelompok.

Soal 3

Sebuah perusahaan menerapkan sistem promosi berdasarkan pencapaian kerja. Namun, data menunjukkan bahwa pegawai dari kelompok tertentu lebih jarang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan yang menjadi syarat promosi.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ….

A. mobilitas sosial sepenuhnya ditentukan kemampuan individu
B. stratifikasi sosial selalu menghasilkan persaingan yang sehat
C. ketidaksetaraan dapat bertahan melalui akses kesempatan yang tidak seimbang
D. diferensiasi sosial selalu menghasilkan diskriminasi
E. sistem prestasi telah menghapus hambatan struktural

Jawaban: C

Pembahasan:
Promosi terlihat didasarkan pada prestasi, tetapi kesempatan memperoleh pelatihan tidak diberikan secara seimbang. Artinya, terdapat hambatan struktural yang memengaruhi peluang kelompok tertentu untuk melakukan mobilitas sosial.

Soal 4

Pemerintah daerah ingin mengetahui alasan sebagian warga menolak pembangunan tempat pengolahan sampah. Peneliti perlu memahami pengalaman, kekhawatiran, dan cara warga memaknai dampak pembangunan tersebut.

Metode pengumpulan data yang paling tepat adalah ….

A. eksperimen laboratorium
B. wawancara mendalam
C. sensus penduduk
D. analisis statistik sekunder
E. tes kemampuan akademik

Jawaban: B

Pembahasan:
Wawancara mendalam digunakan ketika peneliti ingin memahami pengalaman, alasan, perasaan, dan pemaknaan subjek secara terperinci. Metode ini lebih sesuai dibandingkan survei tertutup apabila informasi yang dibutuhkan bersifat mendalam.

Soal 5

Konten media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah terus dikonsumsi oleh remaja. Sebagian remaja kemudian membeli barang bermerek bukan karena kebutuhan, melainkan untuk memperoleh pengakuan dari kelompok pergaulan.

Fenomena tersebut paling tepat dijelaskan sebagai ….

A. konsumsi untuk memenuhi kebutuhan primer
B. perilaku ekonomi yang sepenuhnya rasional
C. konsumsi simbolis untuk membentuk identitas sosial
D. mobilitas horizontal dalam masyarakat
E. pengendalian sosial melalui lembaga keluarga

Jawaban: C

Pembahasan:
Barang digunakan bukan hanya karena fungsi praktis, tetapi sebagai simbol status dan identitas. Pembelian dilakukan agar individu memperoleh pengakuan dari kelompok sosialnya.

Soal 6

Dua kelompok warga berselisih mengenai penggunaan tanah lapang. Kedua pihak sepakat menghadirkan tokoh masyarakat yang membantu mempertemukan kepentingan mereka. Tokoh tersebut tidak memiliki kewenangan menetapkan keputusan yang mengikat.

Bentuk akomodasi yang berlangsung adalah ….

A. arbitrase
B. mediasi
C. koersi
D. ajudikasi
E. segregasi

Jawaban: B

Pembahasan:
Mediasi melibatkan pihak ketiga yang netral untuk membantu komunikasi dan mencari kesepakatan. Mediator tidak mempunyai kewenangan memaksakan keputusan kepada pihak yang berkonflik.

Soal 7

Sebuah desa mengalami peningkatan penggunaan mesin pertanian. Produktivitas meningkat, tetapi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan menurun. Sebagian warga beralih menjadi pedagang, sedangkan warga yang tidak memiliki modal dan keterampilan mengalami pengangguran.

Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

A. perubahan teknologi hanya menimbulkan dampak positif
B. perubahan sosial selalu diterima secara merata
C. inovasi teknologi dapat mengubah struktur pekerjaan dan menghasilkan dampak berbeda
D. mekanisasi menghilangkan seluruh bentuk stratifikasi
E. perubahan pekerjaan tidak berkaitan dengan lembaga ekonomi

Jawaban: C

Pembahasan:
Penggunaan mesin meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Dampaknya berbeda sesuai modal dan keterampilan yang dimiliki warga, sehingga perubahan teknologi dapat menciptakan peluang sekaligus ketimpangan baru.

Soal 8

Dalam sebuah penelitian tentang kebiasaan belajar, peneliti hanya menyebarkan kuesioner kepada murid yang menjadi anggota klub akademik. Hasil penelitian kemudian digunakan untuk menyimpulkan kebiasaan seluruh murid di sekolah.

Kelemahan utama penelitian tersebut adalah ….

A. variabel penelitian terlalu sedikit
B. sampel tidak mewakili karakteristik populasi
C. data kuantitatif tidak dapat digunakan dalam penelitian sosial
D. kuesioner tidak boleh digunakan untuk murid
E. penelitian tidak mempunyai objek sosial

Jawaban: B

Pembahasan:
Anggota klub akademik mungkin memiliki kebiasaan belajar berbeda dari murid lain. Oleh karena itu, sampel tersebut tidak representatif dan hasilnya tidak tepat jika digeneralisasikan kepada seluruh populasi sekolah.

Soal 9

Masyarakat di sebuah kawasan perkotaan terdiri atas berbagai kelompok etnis. Mereka mempertahankan bahasa dan tradisi masing-masing, tetapi juga terlibat dalam kegiatan ekonomi serta organisasi lingkungan yang sama.

Kondisi tersebut menunjukkan ….

A. asimilasi total
B. masyarakat multikultural yang terintegrasi
C. segregasi sosial mutlak
D. dominasi budaya tunggal
E. konflik vertikal permanen

Jawaban: B

Pembahasan:
Kelompok tetap mempertahankan identitas budayanya, tetapi berinteraksi dan bekerja sama dalam kehidupan bersama. Kondisi ini mencerminkan integrasi dalam masyarakat multikultural, bukan asimilasi total.

Soal 10

Sebuah sekolah menemukan banyak kasus perundungan yang terjadi melalui grup percakapan. Sekolah kemudian hanya memblokir akses internet selama jam pelajaran, tetapi tidak memberikan pendidikan etika digital atau mekanisme pelaporan yang aman.

Evaluasi yang paling tepat terhadap kebijakan tersebut adalah ….

A. sudah efektif karena menghilangkan seluruh penyebab perundungan
B. kurang efektif karena hanya membatasi sarana tanpa menangani norma dan relasi sosial
C. tepat karena pengendalian represif selalu lebih baik
D. tepat karena penyimpangan hanya disebabkan teknologi
E. kurang tepat karena sekolah tidak boleh melakukan pengendalian sosial

Jawaban: B

Pembahasan:
Pemblokiran internet hanya membatasi salah satu sarana. Perundungan juga dipengaruhi norma kelompok, relasi kekuasaan, pengawasan, dan pemahaman etika. Dibutuhkan pencegahan, edukasi, pendampingan, serta sistem pelaporan.

Soal 11

Sebuah komunitas membagikan bantuan hanya kepada warga yang memiliki kedekatan dengan pengurus. Warga lain yang kondisinya lebih membutuhkan justru tidak terdata.

Praktik tersebut dapat menimbulkan ….

A. pemerataan distribusi sumber daya
B. peningkatan solidaritas universal
C. eksklusi sosial berdasarkan hubungan kelompok
D. hilangnya seluruh konflik kepentingan
E. mobilitas sosial vertikal otomatis

Jawaban: C

Pembahasan:
Akses terhadap bantuan ditentukan oleh kedekatan, bukan kebutuhan objektif. Hal ini menyebabkan sebagian warga tersisih dari sumber daya dan mencerminkan eksklusi sosial berbasis jaringan kelompok.

Soal 12

Sekelompok remaja awalnya mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan karena diwajibkan oleh ketua RT. Setelah beberapa bulan, mereka tetap melakukan kegiatan tersebut meskipun tidak lagi diawasi karena menganggap kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.

Proses yang terjadi adalah ….

A. disorganisasi sosial
B. internalisasi nilai
C. mobilitas struktural
D. konflik antargenerasi
E. diferensiasi horizontal

Jawaban: B

Pembahasan:
Pada awalnya perilaku dilakukan karena tekanan dari luar. Ketika nilai kebersihan telah diterima sebagai bagian dari kesadaran pribadi, terjadi internalisasi nilai.

Soal 13

Pemerintah kota merelokasi pedagang kaki lima ke lokasi baru yang lebih tertata. Namun, lokasi tersebut jauh dari jalur transportasi dan sepi pembeli sehingga pendapatan pedagang menurun tajam.

Kebijakan yang lebih sesuai dengan pendekatan sosiologis adalah ….

A. mempertahankan relokasi tanpa evaluasi
B. menutup seluruh usaha pedagang
C. mengevaluasi kebutuhan pedagang dan melibatkan mereka dalam perencanaan lokasi
D. menyerahkan seluruh keputusan kepada pemilik modal
E. melarang pedagang membentuk organisasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendekatan sosiologis memperhatikan kondisi sosial, jaringan pelanggan, kebutuhan kelompok terdampak, dan partisipasi masyarakat. Kebijakan sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan ketertiban fisik, tetapi juga keberlanjutan ekonomi pedagang.

Soal 14

Sebuah perusahaan mempekerjakan karyawan dari berbagai daerah. Ketika terjadi kesalahan kerja, manajer langsung menghubungkannya dengan asal daerah karyawan tanpa memeriksa kemampuan dan kondisi kerja yang sebenarnya.

Sikap manajer tersebut menunjukkan ….

A. objektivitas ilmiah
B. stereotip sosial
C. mobilitas horizontal
D. akulturasi budaya
E. integrasi normatif

Jawaban: B

Pembahasan:
Stereotip merupakan pemberian karakteristik tertentu kepada seseorang hanya berdasarkan keanggotaannya dalam suatu kelompok. Manajer membuat generalisasi tanpa melihat fakta individual.

Soal 15

Data sebuah kelurahan menunjukkan bahwa warga berpendapatan tinggi lebih banyak mengikuti forum pengambilan keputusan dibandingkan warga berpendapatan rendah. Pertemuan biasanya diselenggarakan pada jam kerja dan menggunakan istilah teknis yang sulit dipahami.

Strategi paling tepat untuk meningkatkan partisipasi adalah ….

A. membatasi peserta hanya pada tokoh berpendidikan
B. mempertahankan jadwal agar proses lebih cepat
C. menyediakan waktu fleksibel dan informasi yang mudah dipahami
D. menyerahkan keputusan kepada kelompok berpendapatan tinggi
E. menghapus forum warga dan menggantinya dengan keputusan tertutup

Jawaban: C

Pembahasan:
Partisipasi tidak hanya ditentukan kemauan, tetapi juga akses waktu, bahasa, informasi, dan kesempatan. Jadwal fleksibel serta penyampaian informasi yang mudah dipahami dapat mengurangi hambatan partisipasi.

Soal 16

Masyarakat mulai menggunakan aplikasi digital untuk menjual produk lokal. Pasar menjadi lebih luas, tetapi produsen yang tidak memahami teknologi semakin tertinggal.

Konsep yang paling tepat untuk menjelaskan kondisi tersebut adalah ….

A. kesenjangan digital
B. integrasi koersif
C. diferensiasi biologis
D. penyimpangan primer
E. imitasi budaya

Jawaban: A

Pembahasan:
Kesenjangan digital merupakan perbedaan akses, kemampuan, dan pemanfaatan teknologi. Masyarakat yang memiliki kecakapan digital memperoleh peluang lebih besar dibandingkan kelompok yang tidak menguasainya.

Soal 17

Peneliti ingin mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan tingkat partisipasi dalam kegiatan organisasi sekolah. Ia mengumpulkan data penggunaan media sosial dan jumlah kegiatan yang diikuti oleh 300 murid.

Langkah analisis yang paling tepat adalah ….

A. membandingkan hubungan antara kedua variabel
B. mengganti seluruh data dengan pendapat peneliti
C. menarik kesimpulan sebelum data dikumpulkan
D. menghapus data yang tidak sesuai hipotesis
E. mewawancarai satu murid lalu menggeneralisasikan hasilnya

Jawaban: A

Pembahasan:
Penelitian tersebut melibatkan dua variabel, yaitu intensitas penggunaan media sosial dan partisipasi organisasi. Analisis dilakukan untuk mengetahui pola hubungan di antara keduanya tanpa mengubah data berdasarkan harapan peneliti.

Soal 18

Setelah pasar tradisional direnovasi menjadi bangunan modern, pedagang diwajibkan membayar biaya sewa lebih tinggi. Pedagang bermodal besar mampu bertahan, sedangkan pedagang kecil mulai kehilangan tempat usaha.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ….

A. modernisasi selalu menciptakan kesetaraan
B. perubahan fisik dapat memengaruhi struktur dan akses ekonomi
C. pasar tradisional tidak memiliki fungsi sosial
D. seluruh pedagang mengalami dampak yang sama
E. pembangunan tidak berhubungan dengan stratifikasi sosial

Jawaban: B

Pembahasan:
Renovasi bukan sekadar perubahan fisik. Peningkatan biaya sewa memengaruhi akses kelompok ekonomi yang berbeda dan berpotensi memperkuat ketimpangan antara pedagang bermodal besar dan pedagang kecil.

Soal 19

Dua organisasi pelajar berbeda pendapat tentang aturan penggunaan fasilitas sekolah. Perdebatan dilakukan secara terbuka, setiap pihak menyampaikan data, dan keputusan akhir disepakati melalui musyawarah.

Dampak positif konflik dalam ilustrasi tersebut adalah ….

A. memperkuat norma melalui evaluasi dan kesepakatan baru
B. menghilangkan seluruh perbedaan kepentingan
C. menciptakan disintegrasi permanen
D. menghentikan komunikasi antarkelompok
E. membentuk dominasi salah satu organisasi

Jawaban: A

Pembahasan:
Konflik tidak selalu bersifat merusak. Ketika dikelola melalui dialog dan musyawarah, konflik dapat menjadi sarana mengevaluasi aturan serta menghasilkan kesepakatan yang lebih diterima bersama.

Soal 20

Sebuah daerah wisata mengalami peningkatan jumlah wisatawan setelah budaya lokal dipromosikan melalui media digital. Pendapatan warga meningkat, tetapi beberapa pertunjukan adat mulai diubah hanya agar lebih menarik secara komersial.

Sikap kritis yang paling tepat adalah ….

A. menolak seluruh promosi budaya melalui teknologi
B. membiarkan seluruh tradisi diubah mengikuti permintaan pasar
C. mengembangkan pariwisata dengan melibatkan komunitas dan menjaga makna budaya
D. menyerahkan pengelolaan budaya sepenuhnya kepada wisatawan
E. menghentikan kegiatan adat yang tidak menghasilkan keuntungan

Jawaban: C

Pembahasan:
Promosi digital dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi komersialisasi berlebihan berpotensi mengurangi makna budaya. Pengelolaan yang melibatkan komunitas diperlukan agar manfaat ekonomi tetap diperoleh tanpa menghilangkan nilai utama tradisi.

Persiapkan TKA Sosiologi dengan Latihan yang Lebih Lengkap

Dua puluh soal di atas baru menjadi bagian awal untuk menguji kemampuan Anda dalam membaca fenomena, menerapkan konsep, dan menyusun penalaran sosiologis. Agar lebih siap menghadapi variasi stimulus dalam TKA, Anda membutuhkan latihan yang mencakup seluruh materi, tingkat kesulitan bertahap, kunci jawaban, dan pembahasan yang mudah dipahami.

Temukan 150+ soal TKA Sosiologi SMA/SMK/MA 2026 dengan materi lebih lengkap, soal berbasis HOTS, serta pembahasan terstruktur melalui fungsional.id.

Jangan hanya menghafal materi. Latih kemampuan Anda menganalisis masyarakat, membaca data sosial, dan menentukan solusi berdasarkan konsep sosiologi. Kunjungi fungsional.id dan mulai persiapan TKA Sosiologi Anda sekarang.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?