150+ Soal TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan PKK / KIK 2026

Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi salah satu asesmen yang dapat digunakan untuk menunjukkan capaian akademik peserta didik secara objektif dan terstandar. TKA tidak hanya menguji kemampuan mengingat materi, tetapi juga menilai kecakapan memahami konsep, menganalisis informasi, serta menerapkan pengetahuan dalam penyelesaian masalah.

Dalam daftar mata pelajaran pilihan untuk peserta didik SMK/MAK, tersedia mata pelajaran Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan. Materi ini berkaitan erat dengan kemampuan menemukan peluang usaha, menyusun rencana bisnis, menghitung biaya, menentukan harga, merancang produk, dan memilih strategi pemasaran yang tepat.

Karena itu, soal TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan 2026 kemungkinan tidak hanya berbentuk pertanyaan definisi. Peserta didik perlu siap menghadapi stimulus berupa laporan penjualan, rincian biaya produksi, perilaku konsumen, masalah kualitas produk, hingga studi kasus pengembangan usaha.

Kumpulan latihan berikut dapat digunakan untuk mengenali pola soal sekaligus meningkatkan kemampuan mengambil keputusan bisnis berdasarkan data.

Kisi-Kisi TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan SMA/SMK/MA 2026

Kisi-kisi berikut disusun berdasarkan cakupan Capaian Pembelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Fase F serta pola soal berbasis penerapan dan pemecahan masalah. Dalam Capaian Pembelajaran tersebut, peserta didik diarahkan untuk mampu membaca peluang usaha, menyusun proposal usaha, menghitung biaya produksi, BEP dan ROI, serta menentukan segmen, harga, dan media pemasaran.

1. Analisis Peluang dan Perencanaan Usaha

Peserta didik perlu mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen, perubahan tren, potensi lingkungan, kekuatan sumber daya, serta risiko yang dapat memengaruhi keberhasilan usaha. Materi dapat muncul dalam bentuk analisis SWOT, pemilihan ide bisnis, penentuan target pasar, penyusunan nilai pembeda produk, dan pengujian kelayakan sederhana.

Soal pada bagian ini biasanya menuntut peserta didik memilih peluang yang paling realistis berdasarkan data, bukan sekadar memilih usaha dengan potensi keuntungan terbesar.

2. Perancangan dan Pengembangan Produk Kreatif

Materi ini meliputi penentuan spesifikasi produk, pembuatan prototipe, pemilihan bahan, pengujian fungsi, pengendalian mutu, desain kemasan, hingga penyempurnaan produk berdasarkan masukan pelanggan.

Peserta didik dapat diminta menganalisis penyebab kegagalan produk, menentukan perbaikan paling efektif, atau memilih desain yang mampu menggabungkan aspek fungsi, biaya, keamanan, dan kebutuhan pasar.

3. Biaya Produksi, Harga Jual, BEP dan ROI

Bagian ini mencakup biaya tetap, biaya variabel, harga pokok produksi, margin keuntungan, harga jual, titik impas atau break even point, serta return on investment. Perhitungan biasanya disajikan melalui kasus usaha sehingga peserta didik harus menentukan rumus dan data yang relevan.

Selain menghasilkan angka yang benar, peserta didik juga perlu mampu menafsirkan hasil perhitungan untuk mengambil keputusan usaha.

4. Pemasaran, Segmentasi dan Pelayanan Pelanggan

Peserta didik perlu memahami segmentasi pasar, target konsumen, positioning, bauran pemasaran, pemilihan saluran promosi, pelayanan pelanggan, serta evaluasi efektivitas kampanye.

Soal dapat menggunakan data jangkauan iklan, tingkat konversi, biaya promosi, ulasan pelanggan, atau karakteristik beberapa kelompok konsumen. Jawaban terbaik adalah strategi yang paling sesuai dengan tujuan usaha dan perilaku target pasar.

5. Pengelolaan Operasional dan Pengembangan Usaha

Cakupan ini meliputi pengadaan bahan, pengelolaan persediaan, pembagian pekerjaan, proses produksi, pencatatan keuangan, pengendalian risiko, legalitas, etika usaha, evaluasi kinerja, dan strategi pengembangan usaha.

Peserta didik harus mampu menentukan prioritas tindakan ketika usaha mengalami kendala, seperti keterlambatan produksi, kenaikan biaya, keluhan pelanggan, penurunan penjualan, atau keterbatasan modal.

Contoh Soal HOTS TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan 2026

Kerjakan setiap soal dengan membaca stimulus secara teliti. Perhatikan bahwa beberapa pilihan mungkin terlihat sama-sama benar, tetapi hanya ada satu keputusan yang paling sesuai dengan data dan tujuan usaha.

Soal 1

Sekelompok siswa akan memproduksi tempat pensil dari limbah kain. Hasil survei terhadap 200 calon konsumen menunjukkan data berikut:

  • 45% menginginkan produk yang dapat dicuci.
  • 30% mengutamakan motif yang menarik.
  • 15% mempertimbangkan harga murah.
  • 10% menginginkan kemasan eksklusif.

Modal produksi terbatas sehingga kelompok hanya dapat menambahkan satu fitur utama pada produk pertama.

Keputusan paling tepat adalah ….

A. menggunakan kain bermotif mahal agar produk terlihat eksklusif
B. menambahkan lapisan tahan air dan bahan yang mudah dicuci
C. menurunkan harga dengan menggunakan bahan tanpa proses seleksi
D. membuat kemasan berbahan keras dengan desain premium
E. memproduksi banyak motif sebelum melakukan pengujian produk

Jawaban: B

Pembahasan: Fitur mudah dicuci menjadi kebutuhan yang dipilih oleh persentase calon konsumen terbesar. Dengan modal terbatas, pengembangan produk sebaiknya diprioritaskan pada kebutuhan utama pasar, bukan pada fitur tambahan yang hanya diminati sebagian kecil konsumen.

Soal 2

Sebuah usaha makanan memiliki biaya tetap sebesar Rp3.600.000,00 per bulan. Biaya variabel untuk membuat satu produk adalah Rp12.000,00, sedangkan harga jualnya Rp30.000,00.

Jumlah minimum produk yang harus terjual agar usaha mencapai titik impas adalah ….

A. 120 unit
B. 150 unit
C. 180 unit
D. 200 unit
E. 300 unit

Jawaban: D

Pembahasan:

BEP unit = biaya tetap ÷ (harga jual − biaya variabel)

BEP unit = Rp3.600.000,00 ÷ (Rp30.000,00 − Rp12.000,00)

BEP unit = Rp3.600.000,00 ÷ Rp18.000,00 = 200 unit.

Artinya, usaha harus menjual minimal 200 produk agar seluruh biaya dapat tertutup.

Soal 3

Sebuah kedai minuman menjalankan dua kampanye digital.

KampanyeBiaya IklanPengunjungPembelian
Iklan ARp600.000,001.50090
Iklan BRp450.000,0090081

Kesimpulan paling tepat berdasarkan tingkat konversi adalah ….

A. Iklan A lebih efektif karena jumlah pengunjungnya lebih banyak
B. Iklan A lebih efektif karena jumlah pembeliannya lebih banyak
C. Iklan B lebih efektif karena tingkat konversinya lebih tinggi
D. Iklan B tidak efektif karena jangkauannya lebih rendah
E. kedua iklan sama efektif karena selisih pembeliannya kecil

Jawaban: C

Pembahasan: Tingkat konversi Iklan A adalah 90 ÷ 1.500 × 100% = 6%. Tingkat konversi Iklan B adalah 81 ÷ 900 × 100% = 9%. Meskipun menghasilkan pengunjung dan pembelian lebih sedikit, Iklan B lebih efektif dalam mengubah pengunjung menjadi pembeli.

Soal 4

Sebuah usaha keripik menerima banyak keluhan karena sebagian produk melempem sebelum tanggal kedaluwarsa. Pemeriksaan menunjukkan bahwa rasa, bahan baku, dan proses penggorengan telah sesuai standar.

Tindakan perbaikan yang seharusnya diprioritaskan adalah ….

A. menambah jumlah varian rasa
B. mengganti nama dan identitas merek
C. mengurangi berat produk dalam setiap kemasan
D. mengevaluasi daya rekat serta ketahanan kemasan terhadap udara
E. memberikan diskon untuk seluruh produk yang telah dipasarkan

Jawaban: D

Pembahasan: Produk melempem umumnya berkaitan dengan masuknya udara atau kelembapan. Karena bahan dan proses penggorengan telah sesuai standar, pemeriksaan harus difokuskan pada kualitas penyegelan dan kemampuan kemasan melindungi produk.

Soal 5

Sebuah usaha tas daur ulang mempunyai kekuatan berupa desain unik dan tenaga kerja terampil. Kelemahannya adalah kapasitas produksi yang masih rendah. Pada saat yang sama, permintaan produk ramah lingkungan meningkat, tetapi beberapa pesaing mulai menjual produk serupa dengan harga lebih murah.

Strategi paling tepat berdasarkan analisis SWOT adalah ….

A. menurunkan kualitas bahan untuk menyamai harga pesaing
B. menerima seluruh pesanan tanpa mempertimbangkan kapasitas
C. menonjolkan desain eksklusif sambil meningkatkan efisiensi produksi
D. menghentikan produksi sampai jumlah pesaing berkurang
E. mengubah usaha menjadi penjual bahan baku daur ulang

Jawaban: C

Pembahasan: Strategi tersebut memanfaatkan kekuatan desain dan keterampilan untuk menangkap peluang meningkatnya permintaan. Pada saat yang sama, efisiensi produksi perlu diperbaiki untuk mengatasi kelemahan kapasitas dan menghadapi ancaman harga murah dari pesaing.

Soal 6

Biaya pembuatan 100 kotak makanan terdiri atas:

  • Bahan baku: Rp1.500.000,00
  • Upah tenaga produksi: Rp600.000,00
  • Kemasan: Rp300.000,00
  • Biaya listrik produksi: Rp100.000,00

Apabila produsen menginginkan keuntungan sebesar 25% dari harga pokok produksi, harga jual minimum setiap kotak adalah ….

A. Rp25.000,00
B. Rp28.000,00
C. Rp30.000,00
D. Rp31.250,00
E. Rp32.500,00

Jawaban: D

Pembahasan: Total biaya produksi adalah Rp2.500.000,00. Harga pokok produksi per kotak adalah Rp2.500.000,00 ÷ 100 = Rp25.000,00. Keuntungan 25% sebesar Rp6.250,00 sehingga harga jual minimumnya Rp31.250,00.

Soal 7

Sebuah produk sabun alami awalnya ditujukan kepada seluruh konsumen. Setelah tiga bulan, penjualan justru lebih banyak berasal dari konsumen berusia 20–35 tahun yang memiliki kulit sensitif dan tertarik pada produk tanpa pewangi sintetis.

Perubahan strategi pemasaran yang paling tepat adalah ….

A. mempertahankan promosi umum agar target pasar tetap luas
B. memosisikan produk sebagai sabun khusus kulit sensitif dengan bahan alami
C. menambah pewangi kuat agar produk lebih mudah dikenali
D. mengurangi informasi komposisi pada kemasan
E. mengalihkan pemasaran kepada konsumen anak-anak

Jawaban: B

Pembahasan: Data pembelian telah menunjukkan kelompok konsumen yang paling responsif. Positioning produk sebaiknya diperjelas sebagai sabun alami untuk kulit sensitif agar pesan pemasaran lebih relevan dan terarah.

Soal 8

Dalam uji coba prototipe rak lipat, pengguna menyatakan bahwa desainnya menarik dan kapasitasnya cukup besar. Namun, 40% pengguna kesulitan membuka pengunci dan 15% pengguna mengatakan rak mudah bergeser.

Perbaikan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah ….

A. mengganti seluruh warna produk
B. menambah aksesori dekoratif
C. menyederhanakan mekanisme pengunci dan menguji kembali keamanannya
D. memperbesar kapasitas rak
E. meningkatkan biaya promosi produk

Jawaban: C

Pembahasan: Kesulitan menggunakan pengunci dialami oleh kelompok pengguna terbesar dan berkaitan langsung dengan fungsi utama produk. Perbaikan mekanisme pengunci harus menjadi prioritas sebelum produk diproduksi secara massal.

Soal 9

Sebuah usaha memiliki modal awal Rp20.000.000,00. Setelah satu tahun, keuntungan bersih yang diperoleh sebesar Rp5.000.000,00.

Nilai ROI usaha tersebut adalah ….

A. 20%
B. 25%
C. 30%
D. 40%
E. 50%

Jawaban: B

Pembahasan:

ROI = keuntungan bersih ÷ modal × 100%

ROI = Rp5.000.000,00 ÷ Rp20.000.000,00 × 100% = 25%.

Artinya, keuntungan bersih yang dihasilkan selama satu tahun setara dengan 25% dari modal awal.

Soal 10

Sebuah produsen aksesori menerima pesanan 500 unit yang harus selesai dalam 10 hari. Kapasitas normal produksi adalah 40 unit per hari. Penambahan pekerja sementara dapat meningkatkan kapasitas menjadi 55 unit per hari, tetapi biaya produksi naik sebesar 8%.

Keputusan paling rasional adalah ….

A. menerima pesanan tanpa mengubah kapasitas produksi
B. menolak pesanan karena biaya produksi akan meningkat
C. menerima pesanan dan menambah pekerja setelah menghitung ulang margin keuntungan
D. mengurangi kualitas bahan agar target produksi tercapai
E. mengirimkan sebagian produk tanpa memberi tahu pelanggan

Jawaban: C

Pembahasan: Kapasitas normal selama 10 hari hanya 400 unit sehingga pesanan tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Penambahan pekerja memungkinkan produksi 550 unit, tetapi perusahaan harus memastikan kenaikan biaya tidak menghilangkan keuntungan.

Soal 11

Penjualan sebuah produk turun setelah pesaing meluncurkan produk dengan fungsi serupa. Hasil survei menunjukkan bahwa pelanggan lama tetap menilai kualitas produk baik, tetapi menganggap desainnya sudah kurang praktis.

Langkah inovasi yang paling tepat adalah ….

A. langsung menurunkan harga hingga di bawah biaya produksi
B. menghentikan survei karena kualitas produk masih baik
C. menyalin seluruh desain produk pesaing
D. mengembangkan desain yang lebih praktis tanpa menghilangkan keunggulan kualitas
E. mengganti target pasar tanpa melakukan pengembangan produk

Jawaban: D

Pembahasan: Masalah utama terletak pada desain yang kurang praktis, bukan pada kualitas. Inovasi sebaiknya diarahkan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan sambil mempertahankan kualitas yang telah menjadi kekuatan produk.

Soal 12

Sebuah usaha roti menggunakan rata-rata 20 kilogram tepung setiap hari. Waktu pengiriman tepung dari pemasok adalah tiga hari. Untuk mengantisipasi keterlambatan, pemilik menetapkan persediaan pengaman sebesar 15 kilogram.

Usaha harus melakukan pemesanan kembali ketika persediaan mencapai ….

A. 35 kilogram
B. 45 kilogram
C. 60 kilogram
D. 75 kilogram
E. 80 kilogram

Jawaban: D

Pembahasan: Kebutuhan selama waktu tunggu adalah 20 × 3 = 60 kilogram. Dengan persediaan pengaman 15 kilogram, titik pemesanan kembali adalah 60 + 15 = 75 kilogram.

Soal 13

Sebuah usaha fesyen memperoleh omzet Rp18.000.000,00 dalam satu bulan. Pengeluarannya terdiri atas biaya produksi Rp9.500.000,00, biaya pemasaran Rp2.000.000,00, biaya administrasi Rp1.000.000,00, dan pembelian mesin baru Rp4.000.000,00.

Untuk menilai keuntungan operasional bulan tersebut, informasi yang harus dipisahkan adalah ….

A. omzet penjualan karena belum tentu diterima tunai
B. biaya produksi karena nilainya paling besar
C. pembelian mesin karena termasuk investasi aset
D. biaya pemasaran karena tidak menghasilkan produk secara langsung
E. biaya administrasi karena tidak berhubungan dengan pelanggan

Jawaban: C

Pembahasan: Mesin merupakan aset yang manfaatnya digunakan lebih dari satu periode. Pembelian mesin tidak seharusnya langsung diperlakukan seluruhnya sebagai biaya operasional satu bulan ketika menghitung kinerja usaha.

Soal 14

Sebuah toko daring menerima keluhan karena warna produk yang datang sedikit berbeda dari foto. Pemilik mengetahui bahwa perbedaan tersebut disebabkan oleh pencahayaan saat pemotretan.

Respons yang paling tepat adalah ….

A. menghapus komentar pelanggan agar tidak memengaruhi penjualan
B. menyalahkan pengaturan layar milik pelanggan
C. menawarkan penyelesaian kepada pelanggan dan memperbaiki standar foto produk
D. menghentikan penjualan produk tersebut secara permanen
E. mempertahankan foto lama karena produknya masih dapat digunakan

Jawaban: C

Pembahasan: Penyelesaian keluhan perlu dilakukan bersamaan dengan perbaikan sumber masalah. Pemilik dapat menawarkan penukaran atau solusi lain yang wajar, kemudian menggunakan pencahayaan dan penyuntingan yang lebih akurat pada foto produk berikutnya.

Soal 15

Sebuah bisnis minuman akan memilih lokasi penjualan.

LokasiSewa BulananPerkiraan Pembeli per HariTingkat Persaingan
PRp4.000.000,00120Tinggi
QRp2.500.000,0090Rendah
RRp3.000.000,00100Sedang

Produk mempunyai margin kontribusi Rp5.000,00 per pembelian dan usaha beroperasi selama 25 hari per bulan. Jika faktor lain dianggap sama, lokasi yang menghasilkan potensi laba kontribusi setelah sewa terbesar adalah ….

A. lokasi P
B. lokasi Q
C. lokasi R
D. lokasi P dan R sama
E. seluruh lokasi memberikan hasil sama

Jawaban: A

Pembahasan:

Lokasi P: 120 × 25 × Rp5.000,00 − Rp4.000.000,00 = Rp11.000.000,00.

Lokasi Q: 90 × 25 × Rp5.000,00 − Rp2.500.000,00 = Rp8.750.000,00.

Lokasi R: 100 × 25 × Rp5.000,00 − Rp3.000.000,00 = Rp9.500.000,00.

Berdasarkan perhitungan tersebut, lokasi P memberikan potensi hasil terbesar. Tingkat persaingan tetap perlu diperhitungkan dalam analisis lanjutan.

Soal 16

Sebuah kelompok siswa memproduksi lampu meja dari kayu bekas. Sebelum dipasarkan, mereka menemukan bahwa kabel listrik mudah tertarik keluar ketika lampu dipindahkan.

Keputusan yang paling bertanggung jawab adalah ….

A. tetap menjual produk dengan harga lebih murah
B. menambahkan peringatan tanpa memperbaiki konstruksi
C. menunda penjualan dan memperbaiki sistem pengaman kabel
D. menjual produk hanya kepada teman dekat
E. menutup bagian kabel menggunakan dekorasi tambahan

Jawaban: C

Pembahasan: Masalah tersebut menyangkut keselamatan pengguna. Produk harus diperbaiki dan diuji kembali sebelum dipasarkan. Peringatan atau penurunan harga tidak dapat menggantikan kewajiban produsen menyediakan produk yang aman.

Soal 17

Sebuah usaha makanan ingin meningkatkan penjualan ulang. Data menunjukkan bahwa 70% pelanggan menyukai rasa produk, tetapi hanya 25% yang melakukan pembelian kedua. Wawancara pelanggan menunjukkan bahwa mereka sering lupa nama merek dan tidak mengetahui tempat pemesanan ulang.

Strategi yang paling sesuai adalah ….

A. mengganti resep yang telah disukai pelanggan
B. memperjelas identitas merek dan mencantumkan kanal pemesanan pada kemasan
C. menurunkan isi produk agar harga lebih murah
D. menghentikan penjualan melalui media digital
E. mengubah seluruh target pasar

Jawaban: B

Pembahasan: Tingkat kepuasan terhadap rasa sudah tinggi. Hambatan pembelian ulang justru berasal dari rendahnya ingatan terhadap merek dan sulitnya menemukan kanal pemesanan. Karena itu, identitas merek dan akses pembelian ulang harus diperkuat.

Soal 18

Sebuah produsen menghasilkan 1.000 unit produk per bulan. Sebanyak 80 unit tidak lolos pemeriksaan kualitas. Setelah perbaikan mesin, produk cacat turun menjadi 30 unit, tetapi biaya pemeliharaan bertambah Rp500.000,00. Kerugian rata-rata setiap produk cacat adalah Rp15.000,00.

Kesimpulan paling tepat adalah ….

A. perbaikan mesin merugikan karena menambah biaya pemeliharaan
B. perbaikan mesin menghemat biaya bersih sebesar Rp250.000,00
C. perbaikan mesin menghemat biaya bersih sebesar Rp500.000,00
D. perbaikan mesin tidak memengaruhi biaya
E. perbaikan mesin menghasilkan penghematan Rp750.000,00 tanpa biaya tambahan

Jawaban: B

Pembahasan: Penurunan produk cacat adalah 80 − 30 = 50 unit. Pengurangan kerugian sebesar 50 × Rp15.000,00 = Rp750.000,00. Setelah dikurangi biaya pemeliharaan Rp500.000,00, penghematan bersihnya Rp250.000,00.

Soal 19

Sebuah usaha menerima tawaran dari pemasok baru dengan harga bahan 12% lebih murah. Namun, pemasok tersebut belum dapat memberikan bukti konsistensi kualitas dan waktu pengirimannya berubah-ubah.

Keputusan terbaik adalah ….

A. langsung memindahkan seluruh pembelian kepada pemasok baru
B. menolak pemasok baru tanpa melakukan evaluasi
C. menggunakan bahan baru untuk seluruh pesanan pelanggan utama
D. melakukan pembelian uji coba dalam jumlah terbatas dan mengevaluasi hasilnya
E. meminta pemasok lama menurunkan harga tanpa menunjukkan data pembanding

Jawaban: D

Pembahasan: Harga lebih murah memberikan peluang penghematan, tetapi terdapat risiko kualitas dan keterlambatan. Pembelian uji coba memungkinkan usaha memperoleh data nyata tanpa mempertaruhkan seluruh proses produksi.

Soal 20

Sebuah usaha produk kerajinan memperoleh hasil evaluasi berikut:

  • Penjualan meningkat 20%.
  • Keluhan keterlambatan naik dari 4% menjadi 18%.
  • Kapasitas produksi telah digunakan 95%.
  • Tingkat pembelian ulang turun 10%.

Prioritas strategi pengembangan usaha seharusnya adalah ….

A. meningkatkan promosi agar penjualan tumbuh lebih cepat
B. menambah variasi produk sebanyak mungkin
C. memperbaiki kapasitas dan alur pemenuhan pesanan sebelum memperluas promosi
D. menurunkan harga seluruh produk
E. mengurangi layanan pelanggan untuk menekan biaya

Jawaban: C

Pembahasan: Penjualan meningkat, tetapi kapasitas hampir penuh dan keluhan keterlambatan naik tajam. Apabila promosi ditingkatkan sebelum operasional diperbaiki, keterlambatan dan ketidakpuasan pelanggan dapat semakin besar. Usaha harus memperkuat kapasitas serta proses pemenuhan pesanan terlebih dahulu.

Tingkatkan Persiapan dengan 150+ Soal TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan

Memahami rumus saja belum cukup untuk menghadapi soal kewirausahaan berbasis HOTS. Anda perlu terbiasa membaca data usaha, menemukan masalah utama, membandingkan beberapa strategi, dan memilih keputusan yang paling menguntungkan sekaligus realistis.

Di fungsional.id, Anda dapat menemukan lebih dari 150 soal TKA Project Kreatif dan Kewirausahaan SMA/SMK/MA 2026 yang disusun dengan variasi kasus lebih lengkap. Latihannya mencakup analisis peluang, desain produk, biaya produksi, HPP, BEP, ROI, pemasaran digital, pelayanan pelanggan, pengelolaan persediaan, hingga pengembangan usaha.

Jangan berhenti pada 20 contoh soal. Akses latihan selengkapnya di fungsional.id dan bangun kesiapan menghadapi setiap variasi soal TKA 2026.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?