Soal Seleksi Poltekpel Barombong 2026: Kisi-Kisi, Materi, dan Contoh Soal Terbaru 

thumbnail

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong adalah institusi pendidikan tinggi vokasi yang melatih tenaga profesional kompeten di bidang maritim dan pelayaran. Sebagai salah satu politeknik pelayaran terkemuka di Indonesia yang berada di bawah Kementerian Perhubungan, Poltekpel Barombong menawarkan program studi berkualitas tinggi dalam Nautika, Teknik Mesin Kapal, dan Teknik Elektro Kapal dengan standar internasional STCW IMO. Seleksi masuk Poltekpel Barombong 2026 sangat kompetitif dengan tingkat kelulusan yang ketat, melibatkan tes akademik (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika), tes psikologi, pemeriksaan kesehatan medis, tes kebugaran jasmani, dan wawancara. Persiapan matang dengan pemahaman mendalam tentang kisi-kisi, materi, dan tipe soal yang sering keluar adalah strategi terpenting untuk meraih kesempatan lolos.

Artikel lengkap ini menyajikan kisi-kisi terbaru seleksi Poltekpel Barombong 2026, ringkasan materi setiap komponen tes, dan puluhan contoh soal autentik dengan pembahasan detail agar Anda memahami pola soal dan strategi menjawab dengan akurat. Dengan mempelajari materi dan mengerjakan contoh soal dalam artikel ini, Anda dapat menguatkan fondasi akademik, mengidentifikasi area kelemahan, meningkatkan kecepatan menjawab, dan membangun kepercayaan diri menghadapi seleksi sesungguhnya. Manfaatkan sumber belajar ini secara optimal: pahami konsep dengan baik, kerjakan setiap contoh soal tanpa melihat kunci jawaban terlebih dahulu, kemudian pelajari pembahasan untuk memahami kesalahan Anda. Semoga artikel ini membantu Anda lolos seleksi dan meraih impian berkarir cemerlang sebagai perwira kapal profesional di Poltekpel Barombong. Selamat belajar! ⛵📚

Mengenal Politeknik Pelayaran (POLTEKPELl) Barombong

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong adalah institusi pendidikan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan yang bertugas melatih dan mengembangkan sumber daya manusia profesional di bidang maritim dan pelayaran. Berlokasi strategis di Barombong, Makassar, Poltekpel Barombong merupakan pusat pendidikan maritime terkemuka di kawasan timur Indonesia dengan fasilitas training berstandar internasional, termasuk kapal latih modern, simulator navigasi, dan laboratorium teknis kapal. Institusi ini berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis maritim, tetapi juga memiliki integritas tinggi, disiplin kerja, dan dedikasi terhadap keselamatan di laut sesuai standar STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers) IMO. Poltekpel Barombong menawarkan tiga program studi utama: Program Nautika yang melatih calon Kapten dan Perwira Navigasi, Program Teknik Mesin Kapal yang mempersiapkan Chief Engineer dan Perwira Mesin, serta Program Teknik Elektro Kapal yang menghasilkan Perwira Elektro dengan expertise dalam sistem kelistrikan modern kapal.

Lulusan Poltekpel Barombong memiliki prospek karir yang cemerlang dan terjamin di industri maritim global. Mereka dapat bekerja sebagai perwira kapal di perusahaan pelayaran internasional, shipping companies, atau di sektor maritim lainnya seperti port authority, maritime insurance, dan logistics management. Dengan sertifikasi STCW internasional yang diakui secara worldwide, lulusan Poltekpel Barombong sangat diminati oleh perusahaan pelayaran top dunia dan dapat memperoleh penghasilan yang sangat kompetitif. Proses seleksi masuk Poltekpel Barombong dirancang sangat ketat untuk memastikan hanya calon taruna terbaik yang diterima, baik dari segi akademik, kesehatan fisik optimal, kematangan psikologis, maupun karakter kepribadian. Memahami profil, misi, dan peran strategis Poltekpel Barombong dalam pendidikan maritim nasional akan memperkuat motivasi Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk dengan serius, konsisten, dan profesional. ⛵🌊

Program Studi di Poltekpel Barombong

Poltekpel Barombong menyelenggarakan tiga program studi unggulan yang masing-masing dirancang untuk mempersiapkan calon taruna menjadi profesional maritim di jalur karir spesifik, antara lain: 

A. Program Studi Nautika (D3)

Program Nautika melatih calon perwira navigasi yang ahli dalam operasional kapal, navigasi laut modern, meteorologi maritim, dan kepemimpinan di laut. Lulusan bekerja sebagai Kapten atau Perwira Jaga Navigasi dengan tanggung jawab memandu kapal, mengawasi crew deck, dan menjamin keselamatan pelayaran. Training mencakup simulator navigasi ECDIS, radar, dan kapal latih untuk pengalaman praktis. Posisi karir: Captain, Chief Officer, Second Officer, Third Officer. Salary entry-level: $1,800-2,500/bulan.

B. Program Studi Teknik Mesin Kapal (D3)

Program Teknik Mesin Kapal mempersiapkan calon perwira mesin yang menguasai pengoperasian, pemeliharaan, dan manajemen mesin induk serta sistem auxiliary kapal. Lulusan bekerja sebagai Chief Engineer atau Perwira Mesin dengan tanggung jawab memimpin engine room, mengoptimalkan performa mesin, troubleshooting, dan memastikan compliance regulasi lingkungan. Training praktis di engine simulator dan kapal latih. Posisi karir: Chief Engineer, First Engineer, Second Engineer, Third Engineer. Salary entry-level: $1,800-2,500/bulan (Chief Engineer bisa $4,000+/bulan).

C. Program Studi Teknik Elektro Kapal (D3)

Program Teknik Elektro Kapal melatih profesional yang menguasai sistem kelistrikan kapal, power distribution, navigational electronics, automation systems, dan renewable energy solutions. Lulusan bekerja sebagai Perwira Elektro atau Electrical Officer dengan expertise dalam electrical safety, system maintenance, dan modern vessel automation. Training mencakup electrical lab dan automation workshop di kapal latih. Posisi karir: Electrical Officer, Automation Specialist, Marine Electronics Technician. Salary entry-level: $1,800-2,500/bulan.

Materi Yang Diajarkan Di Poltekpel Barombong

Kurikulum di Poltekpel Barombong dirancang komprehensif untuk mempersiapkan taruna menjadi profesional maritim yang kompeten dan siap kerja. Setiap program studi menyelenggarakan pembelajaran teori akademik yang mendalam dikombinasikan dengan praktik hands-on menggunakan simulator modern dan kapal latih. Materi disesuaikan dengan standar STCW IMO dan kebutuhan industri maritim global yang terus berkembang. Pemahaman mendalam tentang materi yang akan diajarkan membantu Anda mempersiapkan fondasi akademik yang kuat sejak awal. 

A. Program Studi Nautika

Mata Kuliah Utama:

  • Navigasi Laut & Elektronik Navigasi (GPS, ECDIS, Radar, Compass)
  • Meteorologi Maritim & Oceanografi
  • Regulasi Maritim Internasional (SOLAS, Marpol, Colreg)
  • Kepemimpinan & Manajemen Crew
  • Astronomi Navigasi & Dead Reckoning
  • Ship Handling & Maneuvering
  • Maritime English & Radio Communication
  • Cargo Operations & Stowage
  • Safety Management & Emergency Procedures
  • Maritime Law & International Convention

Praktik & On-Board Training:

  • Simulator ECDIS dan Radar
  • Simulator Ship Handling
  • Kapal Latih (Seamanship Practice)

B. Program Studi Teknik Mesin Kapal

Mata Kuliah Utama:

  • Thermodynamika & Motor Bakar (Diesel/Gas Turbine)
  • Sistem Propulsi Kapal (Main Engine, Gearbox, Propeller)
  • Sistem Auxiliary Kapal (Cooling, Lubrication, Fuel Oil, Air Compressor)
  • Sistem Hidraulik & Pneumatik
  • Sistem Kelistrikan Kapal (Dasar)
  • Refrigerasi & Air Conditioning
  • Maintenance & Troubleshooting Engine
  • Environmental Protection & Pollution Prevention
  • Automation Systems Kapal Modern
  • Maritime Safety & Emergency Procedures

Praktik & On-Board Training:

  • Engine Room Simulator
  • Workshop Maintenance
  • Kapal Latih (Engine Room Watch)

C. Program Studi Teknik Elektro Kapal

Mata Kuliah Utama:

  • Sistem Power Generation & Distribution Kapal
  • Electrical Safety & Protection Systems
  • Motor Electrical & Drives
  • Navigational Electronics (Radar, Sonar, ECDIS)
  • Automation & Control Systems (PLC, SCADA)
  • Telecommunications Systems (VHF, Satcom, Internet)
  • Renewable Energy Solutions (Solar, Wind)
  • Troubleshooting Electrical & Electronic Systems
  • Maritime Cyber Security
  • IoT & AI Integration di Kapal Modern

Praktik & On-Board Training:

  • Electrical Lab & Power Station
  • Control Room Simulator
  • Automation Workshop
  • Kapal Latih (Electrical Systems Practice)

Kisi-Kisi Seleksi Poltekpel Barombong 2026 

Seleksi masuk Poltekpel Barombong 2026 meliputi enam komponen utama yang dirancang mengikuti standar STCW IMO dan kebutuhan industri maritim. Kisi-kisi ini disusun berdasarkan regulasi Kementerian Perhubungan dan praktik seleksi Poltekpel Barombong terbaru untuk mengidentifikasi calon taruna terbaik.

I. Tes Akademik Bahasa Indonesia (30-40 Soal, 45 Menit)

Materi Pokok:

  • Membaca Pemahaman: Ide pokok, detail penting, kesimpulan, inferensi dari teks
  • Kosa Kata: Sinonim, antonim, makna kata dalam konteks
  • Tata Bahasa: Struktur kalimat, konjungsi, preposisi, EYD, tanda baca
  • Majas & Gaya Bahasa: Metafora, personifikasi, hiperbola, dan efektivitasnya
  • Wacana: Kohesi paragraf, pengembangan ide, logika alur cerita

II. Tes Akademik Bahasa Inggris (40-50 Soal, 60 Menit)

Materi Pokok:

  • Reading Comprehension: Pemahaman teks umum dan maritime technical documents
  • Vocabulary: Kosa kata umum + maritime terminology (ship, cargo, navigation, engine, safety)
  • Grammar: Tense, passive voice, modals, relative clauses, conditional sentences
  • Listening (jika ada): Dialog, informasi spesifik, instruksi lisan
  • Practical Communication: Ungkapan situasional, emergency phrases, professional interaction

III. Tes Akademik Matematika (35-45 Soal, 60 Menit)

Materi Pokok:

  • Aritmatika & Aljabar: Operasi dasar, persamaan linear, sistem persamaan
  • Trigonometri: Sin, cos, tan, aplikasi dalam navigasi (bearing, heading, course calculation)
  • Geometri: Luas, volume, Pythagoras, koordinat kartesius
  • Statistika: Mean, median, modus, distribusi normal
  • Probabilitas: Kombinasi, peluang, aplikasi praktis

IV. Tes Akademik Fisika (40-50 Soal, 75 Menit)

Materi Pokok:

  • Mekanika: Gerak, gaya, percepatan, hukum Newton, aplikasi pada kapal
  • Energi & Usaha: Kinetic energy, potential energy, daya, efisiensi mesin kapal
  • Fluida & Tekanan: Tekanan hidrostatis, buoyancy (Archimedes), stabilitas kapal
  • Gelombang & Suara: Karakteristik gelombang, sonar maritim, propagasi suara di air
  • Optik: Cahaya, refleksi, refraksi, peralatan navigasi optis
  • Listrik-Magnet: Dasar arus, tegangan, magnet, kompas navigasi
  • Termodinamika (khusus Teknik Mesin): Motor bakar, siklus thermal, propulsi

V. Tes Psikologi & Psikotes (2-3 Jam)

Komponen Utama:

  • Tes Inteligensi: Logical reasoning, spatial ability, numerical ability, verbal reasoning
  • Tes Kepribadian: MMPI/16PF atau personality inventory — menilai integritas, disiplin, tanggung jawab
  • Tes Emosi & Stabilitas: Stress resilience, emotional intelligence, coping mechanism
  • Tes Motivasi Karir: Komitmen terhadap industri maritim, aspirasi jangka panjang
  • Tes Situasional: Emergency response, decision-making, ethical dilemma handling
  • Wawancara Psikologi: Eksplorasi kepribadian, aspirasi, kematangan emosional

VI. Tes Kesehatan & Medis (4-6 Jam, Full Medical Examination)

Komponen Medis:

  • Pemeriksaan Umum: Tekanan darah, denyut nadi, lab darah (darah rutin, fungsi organ), urinalisis, drug screening
  • Mata: Ketajaman visual min 6/6 (atau terkoreksi), tes warna, refraksi normal
  • Telinga/Hidung/Tenggorok: Audiometri normal, tidak ada infeksi, tes keseimbangan
  • Gigi: Kesehatan gigi optimal, tidak ada kelainan kongenital
  • Jantung/Paru: EKG normal, chest X-ray jernih, spirometri normal
  • Antropometri: Tinggi min 160cm (laki-laki), 150cm (perempuan); BMI ideal 18.5-24.9
  • Neurologi: Reflex normal, koordinasi baik, keseimbangan normal
  • Riwayat Kesehatan: Bebas narkoba, tidak ada penyakit jantung/asma/diabetes/psikosis

VII. Tes Kebugaran Jasmani (2-3 Jam)

Komponen Tes:

  • Push-up: Min 20-30 repetisi dalam 1 menit
  • Sit-up: Min 20-30 repetisi dalam 1 menit
  • Pull-up/Chin-up: Min 8-12 repetisi (laki-laki), 3-5 (perempuan)
  • Plank Hold: Min 60 detik
  • Sprint 100 Meter: Min 13-15 detik (laki-laki)
  • Lari 1200-1600 Meter: Untuk cardiovascular endurance
  • Shuttle Run (4x10m): Kelincahan dan agility
  • Flexibility Test (Sit-and-Reach): Min +10cm

VIII. Wawancara & Interview (15-20 Menit Per Kandidat)

Aspek Penilaian:

  • Personal Profile: Latar belakang, motivasi memilih Poltekpel Barombong, inspirasi awal
  • Knowledge Maritim: Pemahaman industri pelayaran, regulasi STCW/SOLAS/IMO
  • Profil Karir: Program studi yang dipilih, aspirasi jangka panjang, rencana pengembangan
  • Kepribadian & Karakter: Integritas, disiplin, teamwork, leadership, communication
  • Motivasi & Komitmen: Safety consciousness, willingness bekerja di laut, continuous learning
  • Skenario Situasional: Emergency handling, conflict resolution, stress management
  • Pertanyaan Kandidat: Interest terhadap program, life di Poltekpel, prospek karir

IX. Seleksi Administrasi & Dokumen

Dokumen Persyaratan:

  • Pendidikan: Rapor lengkap, ijazah, sertifikat prestasi (jika ada)
  • Identitas: KTP, akta kelahiran, KK, surat domisili (semua legalisir)
  • Kesehatan: Surat kesehatan resmi, sertifikat vaksinasi, pernyataan bebas narkoba
  • Karakter: SKBB (Surat Keterangan Berkelakuan Baik), surat rekomendasi
  • Dokumen Pendukung: Surat pernyataan bermaterai, portofolio (jika ada), sertifikat training

Contoh Soal Seleksi Poltekpel Barombong dan Pembahasan

Untuk membantu Anda memahami pola soal yang berpotensi muncul pada Seleksi Poltekpel Barombong 2026, berikut disajikan contoh soal pilihan ganda berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS)

Soal 1

Seorang perwira jaga menerima informasi bahwa jarak pandang di jalur pelayaran menurun drastis akibat kabut tebal. Kapal tetap harus melewati alur yang ramai. Keputusan yang paling tepat adalah….

A. Menambah kecepatan agar cepat keluar dari area berkabut.

B. Mengurangi kecepatan, menggunakan radar dan ECDIS secara optimal, serta meningkatkan komunikasi di anjungan.

C. Mematikan radar agar tidak mengganggu konsentrasi.

D. Mengubah haluan tanpa koordinasi dengan nakhoda.

E. Tetap berlayar seperti biasa.

Jawaban: B

Pembahasan: Kondisi jarak pandang terbatas mengharuskan penggunaan seluruh peralatan navigasi serta penerapan prosedur keselamatan sesuai standar pelayaran.

Soal 2

Perhatikan paragraf berikut.

“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab seluruh awak kapal. Kepatuhan terhadap prosedur internasional menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan di laut.”

Ide pokok paragraf tersebut adalah….

A. Awak kapal bertanggung jawab terhadap muatan.

B. Keselamatan pelayaran bergantung pada kepatuhan terhadap prosedur.

C. Semua kapal memiliki risiko yang sama.

D. Muatan kapal lebih penting daripada keselamatan.

E. Kapal modern tidak memerlukan prosedur.

Jawaban: B

Pembahasan: Gagasan utama terletak pada pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran.

Soal 3

Choose the correct sentence…

A. Every officer must follows the emergency procedures.

B. Every officer must follow the emergency procedures.

C. Every officer must followed the emergency procedures.

D. Every officer is follow the emergency procedures.

E. Every officers must follow the emergency procedures.

Jawaban: B

Pembahasan: Setelah modal must digunakan bentuk dasar kata kerja (follow).

Soal 4

Sebuah kapal menempuh jarak 360 mil laut dalam waktu 15 jam. Kecepatan rata-rata kapal tersebut adalah….

A. 20 knot

B. 22 knot

C. 24 knot

D. 26 knot

E. 28 knot

Jawaban: C

Pembahasan: Kecepatan = 360 ÷ 15 = 24 knot.

Soal 5

Perhatikan deret berikut.

5, 11, 20, 32, 47, ….

Bilangan berikutnya adalah….

A. 63

B. 64

C. 65

D. 66

E. 67

Jawaban: C

Pembahasan: Selisih berturut-turut +6, +9, +12, +15 sehingga berikutnya +18. Hasilnya 65.

Soal 6

Sebuah kapal mengalami kemiringan setelah proses pemuatan selesai. Penyebab yang paling mungkin adalah….

A. Cuaca cerah.

B. Distribusi muatan yang tidak seimbang.

C. Mesin kapal terlalu besar.

D. Jumlah awak kapal terlalu sedikit.

E. Radar tidak aktif.

Jawaban: B

Pembahasan: Distribusi muatan memengaruhi stabilitas kapal sehingga harus diperhitungkan sebelum berlayar.

Soal 7

Hukum Archimedes sangat penting dalam dunia pelayaran karena menjelaskan….

A. Cara kerja radar.

B. Gaya apung yang bekerja pada kapal.

C. Sistem komunikasi kapal.

D. Perubahan arah angin.

E. Sistem propulsi kapal.

Jawaban: B

Pembahasan: Gaya apung memungkinkan kapal tetap mengapung di permukaan air.

Soal 8

Fungsi utama ECDIS (Electronic Chart Display and Information System) adalah….

A. Menghidupkan mesin kapal.

B. Membantu navigasi menggunakan peta elektronik.

C. Mengukur konsumsi bahan bakar.

D. Mengatur komunikasi radio.

E. Mengontrol jangkar kapal.

Jawaban: B

Pembahasan: ECDIS merupakan sistem navigasi elektronik yang meningkatkan keselamatan pelayaran.

Soal 9

Semua kapal yang memenuhi standar SOLAS wajib menerapkan prosedur keselamatan.

Kapal A memenuhi standar SOLAS.

Kesimpulan yang tepat adalah….

A. Kapal A wajib menerapkan prosedur keselamatan.

B. Kapal A pasti kapal penumpang.

C. Semua kapal memenuhi SOLAS.

D. Kapal A pasti kapal terbesar.

E. Kapal A tidak memerlukan latihan darurat.

Jawaban: A

Pembahasan: Kesimpulan diperoleh langsung dari dua premis yang diberikan.

Soal 10

Saat wawancara, pewawancara bertanya alasan Anda memilih Poltekpel Barombong. Jawaban yang paling mencerminkan karakter calon taruna adalah….

A. Karena ingin cepat memperoleh pekerjaan.

B. Karena mengikuti pilihan teman.

C. Karena ingin menjadi pelaut profesional yang mengutamakan keselamatan pelayaran, disiplin, dan standar internasional.

D. Karena kampusnya dekat dari rumah.

E. Karena ingin memakai seragam.

Jawaban: C

Pembahasan: Poltekpel Barombong menekankan pembentukan SDM maritim yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan pelayaran.

Soal 11

Saat kapal sedang berlayar, sistem radar mendeteksi adanya kapal lain yang bergerak menuju jalur yang sama dengan risiko tabrakan. Sebagai calon perwira navigasi, tindakan yang paling tepat adalah….

A. Mengabaikan informasi radar.

B. Mengurangi kewaspadaan karena cuaca cerah.

C. Menganalisis CPA (Closest Point of Approach), berkoordinasi dengan nakhoda, dan melakukan tindakan sesuai COLREG.

D. Menambah kecepatan agar segera melewati kapal tersebut.

E. Mengubah haluan tanpa komunikasi.

Jawaban: C

Pembahasan: Pencegahan tubrukan harus mengikuti aturan COLREG dengan mempertimbangkan data radar dan kondisi pelayaran.

Soal 12

Chief Engineer menemukan tekanan oli mesin induk turun secara tiba-tiba ketika kapal sedang beroperasi. Langkah pertama yang paling tepat adalah….

A. Mengabaikan indikator.

B. Meningkatkan putaran mesin.

C. Memeriksa sistem pelumasan, melaporkan kondisi kepada nakhoda, dan mengambil tindakan sesuai prosedur.

D. Mematikan seluruh kelistrikan kapal.

E. Mengurangi jumlah awak kapal.

Jawaban: C

Pembahasan: Sistem pelumasan sangat penting untuk mencegah kerusakan mesin dan menjamin keselamatan operasional kapal.

Soal 13

Sebuah kapal menempuh jarak 480 mil laut dengan kecepatan 24 knot. Waktu tempuh kapal tersebut adalah….

A. 18 jam

B. 19 jam

C. 20 jam

D. 21 jam

E. 22 jam

Jawaban: C

Pembahasan: Waktu = 480 ÷ 24 = 20 jam.

Soal 14

Dalam komunikasi maritim internasional, penggunaan Standard Marine Communication Phrases (SMCP) bertujuan untuk….

A. Mengurangi penggunaan radio kapal.

B. Menyeragamkan komunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman saat operasi pelayaran.

C. Menggantikan seluruh bahasa nasional.

D. Mempercepat proses bongkar muat.

E. Mengurangi jumlah awak kapal.

Jawaban: B

Pembahasan: SMCP merupakan standar komunikasi IMO untuk mendukung keselamatan pelayaran internasional.

Soal 15

Sebuah kapal tanker membawa muatan cair dalam jumlah besar. Selama pelayaran terjadi perpindahan muatan akibat gelombang tinggi sehingga stabilitas kapal terganggu. Solusi terbaik adalah….

A. Menambah kecepatan kapal.

B. Melakukan pengaturan ballast dan evaluasi stabilitas sesuai prosedur.

C. Mematikan mesin utama.

D. Mengurangi jumlah awak kapal.

E. Menunggu hingga cuaca membaik tanpa tindakan.

Jawaban: B

Pembahasan: Pengaturan ballast diperlukan untuk menjaga stabilitas kapal selama pelayaran.

Soal 16

Dalam kegiatan simulator bridge, seorang taruna ditunjuk sebagai pemimpin tim navigasi. Sikap yang paling tepat adalah….

A. Memutuskan sendiri tanpa mendengarkan anggota.

B. Membagi tugas, menerima masukan kru, lalu mengambil keputusan berdasarkan data navigasi.

C. Menyerahkan semua keputusan kepada anggota.

D. Menunggu instruktur mengambil keputusan.

E. Mengabaikan komunikasi antaranggota.

Jawaban: B

Pembahasan: Kepemimpinan di atas kapal membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang tepat.

Soal 17

Penerapan SOLAS (Safety of Life at Sea) bertujuan utama untuk….

A. Menentukan tarif pelabuhan.

B. Menjamin keselamatan jiwa di laut melalui standar keselamatan kapal.

C. Mengatur perdagangan internasional.

D. Menentukan jalur pelayaran.

E. Mengatur pajak kapal.

Jawaban: B

Pembahasan: SOLAS merupakan konvensi internasional yang mengatur standar keselamatan kapal dan pelayaran.

Soal 18

Seorang taruna mengetahui rekannya tidak mengikuti prosedur keselamatan saat praktik di kapal latih. Tindakan yang paling profesional adalah….

A. Membiarkannya agar hubungan tetap baik.

B. Mengikuti tindakan rekannya.

C. Mengingatkan rekan tersebut dan melaporkan kepada instruktur apabila pelanggaran tetap dilakukan.

D. Mengunggah kejadian ke media sosial.

E. Menunggu hingga praktik selesai.

Jawaban: C

Pembahasan: Budaya keselamatan (safety culture) harus diterapkan sejak masa pendidikan taruna.

Soal 19

Teknologi IoT dan Artificial Intelligence (AI) pada kapal modern dimanfaatkan untuk….

A. Mengurangi jumlah pelabuhan.

B. Memonitor kondisi peralatan secara real-time dan membantu pengambilan keputusan operasional.

C. Menggantikan seluruh awak kapal.

D. Menghilangkan navigasi manual.

E. Mengurangi ukuran kapal.

Jawaban: B

Pembahasan: IoT dan AI meningkatkan efisiensi, pemeliharaan prediktif, serta keselamatan operasional kapal. Materi ini termasuk perkembangan teknologi maritim modern yang tercantum pada program studi Teknik Elektro Kapal.

Soal 20

Sebuah kapal kontainer dijadwalkan berlayar menuju rute internasional. Sebelum keberangkatan, prakiraan cuaca menunjukkan badai tropis di jalur pelayaran, sementara perusahaan meminta kapal tetap berangkat agar tidak terlambat mengirimkan muatan. Sebagai calon taruna Poltekpel Barombong, keputusan yang paling tepat adalah….

A. Tetap berlayar agar target perusahaan tercapai.

B. Mengurangi jumlah muatan kapal.

C. Melakukan penilaian risiko, mengevaluasi informasi meteorologi maritim, berkoordinasi dengan nakhoda dan otoritas pelabuhan, serta mengubah rute atau menunda keberangkatan apabila kondisi membahayakan keselamatan.

D. Menunggu kapal lain berangkat terlebih dahulu.

E. Menyerahkan seluruh keputusan kepada perusahaan pelayaran.

Jawaban: C

Pembahasan: Soal ini mengintegrasikan materi meteorologi maritim, navigasi, pengambilan keputusan, manajemen risiko, serta budaya keselamatan sesuai standar STCW, SOLAS, dan IMO yang menjadi karakteristik utama Seleksi Poltekpel Barombong.

Siapkan diri Anda menjadi Taruna Poltekpel Barombong bersama materi belajar yang tepat! 

Kunjungi Fungsional.id untuk mendapatkan kumpulan soal HOTS terbaru, kisi-kisi lengkap, simulasi CBT, serta pembahasan yang disusun sesuai pola seleksi SIPENCATAR terkini. Belajar lebih terarah, tingkatkan peluang Anda lolos seleksi, dan wujudkan impian berkarier di dunia pelayaran bersama Fungsional.id  

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?