Program Sekolah Rakyat yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia terus berkembang dan membutuhkan dukungan tenaga kependidikan yang kompeten di berbagai lini operasional, termasuk formasi Tenaga Administrasi yang memegang peranan penting dalam memastikan kelancaran proses administrasi, kearsipan, surat-menyurat, dan layanan perkantoran di lingkungan sekolah berjalan secara tertib dan profesional. Sebagai program pendidikan berasrama yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat membutuhkan tenaga administrasi yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki dedikasi dan komitmen tinggi dalam melayani peserta didik yang membutuhkan perhatian khusus.
Menghadapi seleksi PPPK Sekolah Rakyat untuk formasi Tenaga Administrasi membutuhkan persiapan yang matang, mengingat tahapan seleksi mencakup Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT, seleksi kompetensi teknis administrasi, hingga seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural. Untuk membantu para calon peserta dalam mempersiapkan diri secara optimal, artikel ini menghadirkan lebih dari 100 soal latihan pilihan ganda lengkap beserta kunci jawaban dan pembahasan yang disusun berdasarkan karakteristik materi seleksi PPPK Sekolah Rakyat formasi Tenaga Administrasi. Dengan berlatih secara konsisten menggunakan kumpulan soal ini, diharapkan calon peserta dapat memperkuat kompetensi teknis maupun dasar yang dibutuhkan, serta tampil lebih percaya diri dalam menghadapi setiap tahapan seleksi yang sesungguhnya.
Table of Contents
ToggleMengenal Rekrutmen PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kependidikan yang profesional, pemerintah membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Tenaga Administrasi di lingkungan Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai provinsi seluruh Indonesia. Formasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses administrasi, kearsipan, surat-menyurat, dan layanan perkantoran di Sekolah Rakyat berjalan secara tertib, sistematis, dan profesional.
Seleksi PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat dilaksanakan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang mencakup Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), serta seleksi kompetensi teknis yang menguji kemampuan administrasi perkantoran, kearsipan, tata naskah dinas, dan penguasaan aplikasi digital. Calon peserta yang ingin mengikuti seleksi wajib memenuhi persyaratan umum sebagai WNI, memiliki kualifikasi pendidikan minimal SMA/D3/S1 sesuai formasi, serta memenuhi batas usia yang ditetapkan, sehingga dibutuhkan persiapan yang matang dan terstruktur untuk dapat bersaing dalam seleksi yang kompetitif ini.
Tugas, Kompetensi, dan Persyaratan Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat
Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran operasional sekolah sehari-hari. Berikut rincian tugas, kompetensi, dan persyaratan yang harus dipahami calon pelamar:
1. Tugas Pokok
- Mengelola administrasi surat-menyurat, kearsipan, dan dokumen kedinasan sekolah secara tertib dan sistematis.
- Menyiapkan bahan laporan kegiatan sekolah, rekapitulasi data siswa, dan dokumen pendukung lainnya.
- Melayani kebutuhan administrasi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik secara responsif dan profesional.
- Mengelola agenda pimpinan sekolah termasuk penjadwalan rapat, notulensi, dan dokumentasi kegiatan.
- Mendukung pengelolaan sarana prasarana dan inventaris sekolah secara tertib administratif.
2. Kompetensi yang Dibutuhkan
- Menguasai tata naskah dinas dan sistem pengelolaan surat-menyurat pemerintahan.
- Mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran (Word, Excel, PowerPoint) dan sistem informasi manajemen sekolah.
- Memiliki ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam tim maupun secara mandiri.
- Mampu berkomunikasi secara efektif dan santun kepada seluruh warga sekolah.
3. Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Pendidikan minimal SMA/sederajat atau D3/S1 sesuai formasi yang dilamar.
- Usia sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam pengumuman resmi seleksi PPPK.
- Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
- Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.
Kisi-Kisi Materi Seleksi PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat
Seleksi PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat terdiri dari dua tahapan utama yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Teknis, yang keduanya dilaksanakan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test). Berikut kisi-kisi materinya:
A. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) TWK mengukur penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan, meliputi:
- Nasionalisme — mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional.
- Integritas — menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen, dan konsistensi.
- Bela Negara, Pilar Negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika)
- Bahasa Indonesia — sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Indonesia dalam tatanan regional/global.
2. Tes Intelegensia Umum (TIU) TIU mengukur kemampuan verbal, numerik, dan figural, meliputi:
- Verbal: Analogi (membandingkan dua konsep kata berhubungan), Silogisme (menarik kesimpulan dari pernyataan), Analitis (menganalisis informasi).
- Numerik: Berhitung, Deret Angka, Perbandingan Kuantitatif, Soal Cerita.
- Figural: Analogi Gambar, Ketidaksamaan Gambar, Serial Gambar.
3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) TKP mengukur sikap dan perilaku dalam situasi kerja, meliputi:
- Pelayanan Publik — keramahtamahan dan efektivitas kerja memenuhi kebutuhan orang lain.
- Jejaring Kerja — membangun hubungan, kerja sama, dan kolaborasi efektif.
- Sosial Budaya — adaptasi dan kerja efektif dalam masyarakat majemuk.
- Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Profesionalisme
B. Seleksi Kompetensi Teknis
1. Administrasi Perkantoran & Tata Naskah Dinas
- Pemahaman dasar administrasi perkantoran, tata naskah dinas, dan tata kelola persuratan pemerintahan.
- Penyusunan surat resmi, nota dinas, dan dokumen kedinasan sesuai format baku.
- Pengelolaan disposisi dan tindak lanjut surat masuk/keluar.
2. Kearsipan
- Sistem pengarsipan dan klasifikasi dokumen.
- Masa retensi arsip dan prosedur pemusnahan dokumen.
- Pengelolaan arsip aktif dan inaktif.
3. Bahasa Indonesia (PUEBI)
- Penerapan ejaan dan tata bahasa yang baik dan benar dalam penyusunan dokumen.
- Penyusunan kalimat efektif, surat dinas, dan laporan kegiatan.
4. Penguasaan Aplikasi Digital
- Penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint).
- Pengoperasian sistem informasi manajemen sekolah.
- Aplikasi kolaborasi digital (Google Workspace, e-mail resmi).
5. Wawasan Program Sekolah Rakyat
- Latar belakang, tujuan, dan mekanisme program Sekolah Rakyat.
- Peran Kementerian Sosial dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
- Pemahaman Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Contoh Soal Rekrutmen PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat
Berikut disajikan 20 contoh soal latihan berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang mencakup SKD (TWK, TIU, TKP) dan Kompetensi Teknis, sesuai kisi-kisi seleksi PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat, dengan konteks soal yang disesuaikan dengan lingkungan program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial.
Soal 1
Program Sekolah Rakyat yang diselenggarakan Kementerian Sosial bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Nilai Pancasila yang PALING TEPAT mencerminkan semangat program tersebut adalah…
A. Sila ke-1 tentang Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Sila ke-2 tentang kemanusiaan yang adil dan beradab serta Sila ke-5 tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
C. Sila ke-3 tentang persatuan Indonesia
D. Sila ke-4 tentang kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
E. Sila ke-1 dan Sila ke-3 secara bersamaan
Jawaban: B
Pembahasan: Program Sekolah Rakyat mencerminkan dua nilai Pancasila sekaligus, yaitu Sila ke-2 (kemanusiaan yang adil dan beradab) melalui pengakuan hak setiap anak atas pendidikan tanpa memandang latar belakang ekonomi, dan Sila ke-5 (keadilan sosial) melalui pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Soal 2
Seorang Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat menemukan bahwa data siswa yang tersimpan dalam sistem tidak sesuai dengan dokumen fisik yang ada. Kondisi ini dapat berdampak pada ketidakakuratan laporan kepada Kementerian Sosial. Tindakan yang PALING TEPAT adalah…
A. Membiarkan kondisi tersebut karena perubahan data dianggap rumit
B. Segera melakukan verifikasi data dengan mencocokkan dokumen fisik, memperbaiki data dalam sistem, dan melaporkan temuan kepada kepala sekolah
C. Mengubah dokumen fisik agar sesuai dengan data sistem tanpa verifikasi lebih lanjut
D. Menunggu instruksi dari Kementerian Sosial sebelum mengambil tindakan
E. Mengabaikan ketidaksesuaian dan tetap mengirimkan laporan sesuai data sistem
Jawaban: B
Pembahasan: Integritas dan ketelitian adalah kompetensi utama Tenaga Administrasi. Ketidaksesuaian data harus segera diverifikasi dan diperbaiki melalui prosedur yang benar, karena akurasi data siswa menjadi dasar perencanaan program dan pelaporan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial, sehingga tindakan proaktif dan transparan sangat diperlukan.
Soal 3
Nilai integritas yang harus dimiliki seorang Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat dalam mengelola data peserta didik dari keluarga miskin ekstrem adalah…
A. Memanipulasi data agar target penerimaan siswa terpenuhi
B. Menjaga kerahasiaan dan keakuratan data peserta didik sesuai ketentuan serta tidak menyalahgunakan informasi untuk kepentingan pribadi
C. Membagikan data siswa kepada pihak luar yang meminta informasi
D. Mengabaikan data yang dianggap tidak relevan dengan program
E. Mendahulukan kepentingan pribadi dalam pengelolaan data
Jawaban: B
Pembahasan: Integritas dalam pengelolaan data berarti menjaga kerahasiaan, keakuratan, dan keamanan data peserta didik, khususnya data keluarga miskin ekstrem yang bersifat sensitif. Penyalahgunaan data dapat melanggar hak privasi dan mengancam kepercayaan masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat.
Soal 4
Dalam konteks Sekolah Rakyat yang bertujuan memutus rantai kemiskinan, semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” paling tepat diimplementasikan dalam kegiatan administrasi sekolah melalui…
A. Hanya melayani siswa dari suku tertentu yang dianggap lebih membutuhkan
B. Memberikan pelayanan administrasi yang setara dan tidak diskriminatif kepada seluruh siswa dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya
C. Membedakan layanan administrasi berdasarkan tingkat kemiskinan keluarga siswa
D. Mengutamakan pelayanan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik lebih tinggi
E. Hanya melayani siswa yang terdaftar dari daerah tertentu
Jawaban: B
Pembahasan: “Bhinneka Tunggal Ika” dalam praktik administrasi sekolah berarti memberikan pelayanan yang setara, adil, dan tidak diskriminatif kepada seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun daerah asal, sesuai prinsip keadilan sosial yang menjadi landasan program Sekolah Rakyat.
Soal 5
ARSIP : DOKUMEN = DAPODIK : …
A. Guru
B. Siswa
C. Data pendidikan
D. Sekolah
E. Anggaran
Jawaban: C Pembahasan: Analogi menunjukkan hubungan antara sistem dengan objek yang dikelolanya. Arsip adalah sistem untuk mengelola dokumen, maka Dapodik (Data Pokok Pendidikan) adalah sistem untuk mengelola data pendidikan, mencakup data siswa, guru, tenaga kependidikan, dan sarana prasarana sekolah.
Soal 6
Semua Tenaga Administrasi PPPK Sekolah Rakyat wajib mengikuti orientasi program. Budi adalah Tenaga Administrasi PPPK Sekolah Rakyat yang baru dilantik. Kesimpulan yang tepat adalah…
A. Budi mungkin mengikuti orientasi program
B. Budi wajib mengikuti orientasi program
C. Budi tidak perlu mengikuti orientasi program
D. Budi boleh memilih mengikuti atau tidak
E. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan: Silogisme: Premis 1: Semua Tenaga Administrasi PPPK Sekolah Rakyat wajib mengikuti orientasi. Premis 2: Budi adalah Tenaga Administrasi PPPK Sekolah Rakyat yang baru dilantik. Kesimpulan logis yang sah: Budi wajib mengikuti orientasi program.
Soal 7
Sebuah Sekolah Rakyat menerima 240 peserta didik yang dibagi ke dalam beberapa kelas dengan rasio 30 siswa per kelas. Jika terdapat 3 jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA) dengan jumlah siswa yang sama di setiap jenjang, maka jumlah kelas yang dibutuhkan untuk jenjang SMP adalah…
A. 2 kelas
B. 3 kelas
C. 4 kelas
D. 5 kelas
E. 6 kelas
Jawaban: B
Pembahasan: Jumlah siswa per jenjang = 240 ÷ 3 = 80 siswa. Jumlah kelas SMP = 80 ÷ 30 = 2,67 ≈ dibulatkan ke atas menjadi 3 kelas. Jadi dibutuhkan 3 kelas untuk jenjang SMP.
Soal 8
Perhatikan deret berikut: 3, 7, 15, 31, 63, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 107
B. 117
C. 127
D. 137
E. 147
Jawaban: C
Pembahasan: Pola deret: setiap suku dikali 2 lalu ditambah 1. 3×2+1=7, 7×2+1=15, 15×2+1=31, 31×2+1=63, 63×2+1=127.
Soal 9
Jika dari 180 peserta seleksi PPPK Sekolah Rakyat, sebanyak 45% lulus SKD, maka jumlah peserta yang lulus SKD adalah…
A. 72 orang
B. 78 orang
C. 81 orang
D. 85 orang
E. 90 orang
Jawaban: C
Pembahasan: Jumlah lulus = 45% × 180 = 0,45 × 180 = 81 orang.
Soal 10
Seorang Tenaga Administrasi mendapati ada dua orang tua siswa yang datang bersamaan untuk mengurus keperluan administrasi berbeda dengan tingkat urgensi yang sama. Sikap PALING TEPAT adalah…
A. Melayani orang tua yang terlihat lebih mampu secara ekonomi terlebih dahulu
B. Melayani secara bergiliran sesuai urutan kedatangan dengan tetap ramah dan profesional kepada keduanya
C. Meminta salah satu orang tua menunggu tanpa penjelasan
D. Menolak melayani karena terlalu banyak antrian
E. Mendahulukan yang memiliki hubungan kenalan dengan pihak sekolah
Jawaban: B
Pembahasan: Pelayanan publik yang baik mengutamakan keadilan, kesetaraan, dan profesionalisme. Melayani sesuai urutan kedatangan secara bergiliran dengan tetap ramah kepada semua pihak adalah praktik pelayanan yang tepat, mencerminkan prinsip non-diskriminasi dalam melayani seluruh warga sekolah.
Soal 11
Di lingkungan Sekolah Rakyat yang memiliki siswa dari berbagai latar belakang suku dan daerah, seorang Tenaga Administrasi menemui kesulitan berkomunikasi dengan orang tua siswa karena perbedaan bahasa daerah. Sikap PALING TEPAT adalah…
A. Menolak melayani orang tua tersebut karena keterbatasan komunikasi
B. Menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, berbicara dengan perlahan dan jelas, serta meminta bantuan pihak yang dapat menjadi penghubung jika diperlukan
C. Memaksa orang tua menggunakan bahasa yang dipahami petugas
D. Mengabaikan keperluan orang tua tersebut
E. Menyerahkan pelayanan kepada orang lain tanpa tindak lanjut
Jawaban: B
Pembahasan: Kompetensi sosial budaya dalam TKP menilai kemampuan beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk. Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, dikombinasikan dengan pendekatan yang sabar dan inklusif, adalah solusi terbaik dalam menghadapi hambatan komunikasi lintas budaya.
Soal 12
Seorang Tenaga Administrasi diminta segera menyelesaikan laporan kehadiran siswa untuk dikirimkan kepada Kementerian Sosial, namun data dari beberapa wali kelas belum masuk. Sikap PALING TEPAT adalah…
A. Mengirimkan laporan dengan data yang tidak lengkap tanpa keterangan
B. Segera menghubungi wali kelas terkait untuk meminta data yang belum masuk, sambil melaporkan kendala kepada kepala sekolah jika tenggat waktu terancam
C. Membuat data sendiri tanpa konfirmasi dari wali kelas
D. Menunda pengiriman laporan tanpa komunikasi kepada pihak manapun
E. Mengabaikan data yang belum masuk dan mengirim laporan apa adanya
Jawaban: B
Pembahasan: Profesionalisme dan jejaring kerja yang baik mengharuskan Tenaga Administrasi proaktif berkoordinasi untuk melengkapi data sambil mengomunikasikan kendala secara transparan, karena laporan yang akurat dan lengkap adalah kewajiban administratif yang mencerminkan akuntabilitas sekolah.
Soal 13
Seorang Tenaga Administrasi baru saja mengetahui bahwa sistem informasi manajemen sekolah telah diperbarui ke versi terbaru dengan tampilan yang berbeda. Sikap yang PALING TEPAT adalah…
A. Menolak menggunakan sistem baru karena merasa lebih nyaman dengan versi lama
B. Segera mempelajari sistem baru secara aktif, mengikuti pelatihan yang disediakan, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi kerja
C. Mengeluh kepada rekan kerja tentang perubahan sistem tanpa berusaha belajar
D. Menunggu rekan lain menguasai sistem baru terlebih dahulu
E. Mengabaikan pembaruan sistem karena dianggap tidak berdampak pada pekerjaan
Jawaban: B
Pembahasan: Aspek Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam TKP menilai kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Tenaga Administrasi yang profesional harus proaktif mempelajari sistem baru agar tetap mampu mendukung operasional sekolah secara efektif dan efisien.
Soal 14
Penulisan surat dinas yang sesuai dengan format baku tata naskah dinas pemerintah harus memuat unsur-unsur berikut, KECUALI…
A. Kop surat resmi instansi
B. Nomor dan tanggal surat
C. Perihal dan tujuan surat
D. Tanda tangan dan nama terang pejabat berwenang
E. Stiker dekoratif pada sudut kiri atas surat
Jawaban: E
Pembahasan: Surat dinas resmi pemerintahan memuat unsur baku berupa kop surat, nomor surat, tanggal, perihal, tujuan, isi surat, dan tanda tangan pejabat berwenang. Stiker dekoratif bukan merupakan unsur surat dinas dan justru tidak sesuai dengan standar formalitas dokumen kedinasan.
Soal 15
Penulisan kata yang sesuai PUEBI dalam dokumen administrasi Sekolah Rakyat adalah…
A. Di arsipkan
B. Diarsipkan
C. Di-arsipkan
D. Di arsip kan
E. Diarsip-kan
Jawaban: B
Pembahasan: Kata “diarsipkan” merupakan kata berimbuhan dari kata dasar “arsip” yang mendapat awalan “di-” dan akhiran “-kan”, sehingga ditulis serangkai tanpa spasi maupun tanda hubung menjadi “diarsipkan”, sesuai kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Soal 16
Dalam sistem kearsipan, dokumen yang masih aktif digunakan dalam kegiatan administrasi sehari-hari dan disimpan di ruang kerja disebut…
A. Arsip inaktif
B. Arsip statis
C. Arsip aktif
D. Arsip musnah
E. Arsip permanen
Jawaban: C
Pembahasan: Arsip aktif adalah dokumen yang masih sering digunakan dan diperlukan dalam kegiatan administrasi sehari-hari sehingga disimpan di ruang kerja atau tempat yang mudah dijangkau. Berbeda dengan arsip inaktif yang sudah jarang digunakan dan dipindahkan ke tempat penyimpanan khusus.
Soal 17
Dalam menggunakan Microsoft Excel untuk mengelola data kehadiran siswa, fungsi yang TEPAT digunakan untuk menghitung jumlah siswa yang hadir dari daftar absensi harian adalah…
A. =AVERAGE()
B. =SUM()
C. =COUNTIF()
D. =VLOOKUP()
E. =IF()
Jawaban: C
Pembahasan: Fungsi =COUNTIF() digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memenuhi kriteria tertentu, seperti menghitung jumlah siswa yang hadir (ditandai “H”) dari daftar absensi. Ini berbeda dengan =SUM() yang hanya menjumlahkan nilai numerik, sehingga =COUNTIF() lebih tepat untuk keperluan rekapitulasi kehadiran.
Soal 18
Program Sekolah Rakyat menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan penerima manfaat. Tujuan utama penggunaan DTSEN dalam program ini adalah…
A. Memudahkan proses administrasi tanpa perlu verifikasi lapangan
B. Memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem yang benar-benar membutuhkan berdasarkan data yang terverifikasi
C. Membatasi jumlah penerima manfaat program Sekolah Rakyat
D. Menggantikan seluruh proses pendaftaran siswa secara manual
E. Mempercepat proses pencairan anggaran program tanpa prosedur
Jawaban: B
Pembahasan: DTSEN digunakan sebagai instrumen verifikasi untuk memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar menjangkau keluarga yang paling membutuhkan, yaitu keluarga miskin dan miskin ekstrem. Penggunaan data yang terverifikasi mencegah salah sasaran dan memastikan efektivitas program dalam memutus rantai kemiskinan.
Soal 19
Seorang Tenaga Administrasi PPPK Sekolah Rakyat diminta bekerja di lokasi yang jauh dari kota asal karena program Sekolah Rakyat ditempatkan di berbagai daerah. Sikap yang PALING MENCERMINKAN nilai bela negara dan profesionalisme adalah…
A. Menolak penempatan dan meminta dipindahkan ke kota besar
B. Bersedia menerima penempatan dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud pengabdian kepada negara dan komitmen membantu anak-anak kurang mampu memperoleh pendidikan layak
C. Menerima penempatan dengan terpaksa namun berniat mengundurkan diri secepatnya
D. Meminta kompensasi finansial tambahan yang sangat besar sebelum bersedia ditempatkan
E. Mengabaikan surat penempatan dan tidak melapor ke lokasi tugas
Jawaban: B
Pembahasan: Nilai bela negara mencakup kesediaan mengabdi di manapun ditempatkan demi kepentingan bangsa. Dalam konteks Sekolah Rakyat, penempatan di daerah terpencil justru mencerminkan komitmen nyata untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin yang membutuhkan layanan pendidikan berkualitas, sekaligus menjadi wujud pengabdian sebagai PPPK.
Soal 20
Seorang Tenaga Administrasi menemukan bahwa rekan kerjanya memalsukan tanda tangan kepala sekolah pada dokumen resmi administrasi sekolah. Sikap yang PALING TEPAT sesuai nilai integritas adalah…
A. Membiarkan karena tidak ingin terlibat konflik dengan rekan kerja
B. Ikut membantu agar proses administrasi lebih cepat selesai
C. Segera menegur rekan tersebut dan melaporkan kepada kepala sekolah sebagai tindakan yang melanggar integritas dan ketentuan administrasi
D. Diam dan menunggu kepala sekolah mengetahuinya sendiri
E. Memfoto dokumen tersebut dan menyebarkannya kepada rekan lain
Jawaban: C
Pembahasan: Pemalsuan tanda tangan adalah pelanggaran serius terhadap integritas dan ketentuan hukum administrasi pemerintahan. Sesuai nilai integritas yang menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen, dan konsistensi, seorang Tenaga Administrasi wajib menegur dan melaporkan tindakan tersebut melalui jalur yang benar, bukan membiarkan atau memperparah situasi.
Butuh Lebih Banyak Latihan Soal PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat? Akses Di Sini!

Menghadapi seleksi PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat tidak cukup hanya mengandalkan pemahaman teori semata, tetapi juga membutuhkan latihan intensif dengan pola soal yang menyerupai ujian CAT sesungguhnya. Untuk mendukung persiapan Anda, Fungsional.id menyediakan paket latihan soal PPPK Tenaga Administrasi Sekolah Rakyat yang lengkap dan terstruktur, mencakup soal TWK, TIU, TKP, kompetensi teknis administrasi, kearsipan, hingga wawasan program Sekolah Rakyat yang dirancang sesuai karakteristik tes seleksi sesungguhnya. Persiapkan diri sebaik mungkin agar mampu melangkah lebih percaya diri menuju karier sebagai PPPK yang berkontribusi nyata dalam program pendidikan anak-anak kurang mampu di seluruh Indonesia.
