Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh menjadi peluang bagi lulusan S1 yang ingin berkarier di lingkungan pendidikan berasrama. Posisi ini berperan dalam mendampingi siswa dari sisi akademik, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga kehidupan sehari-hari di sekolah.
Karena tugas P3 tidak hanya mengajar, tetapi juga membina dan mengasuh siswa, peserta seleksi perlu memahami dunia pendidikan, pola pengasuhan remaja, wawasan kebangsaan, bela negara, serta komunikasi pembinaan. Artikel ini akan membahas syarat, jadwal, kisi-kisi, dan contoh soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara sebagai bahan latihan sebelum mengikuti seleksi.
Table of Contents
ToggleSyarat & Jadwal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh

Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia 23–40 tahun, berkelakuan baik, sehat, tidak terlibat tindak pidana maupun penyalahgunaan NAPZA, serta bersedia bekerja penuh waktu sesuai aturan yang berlaku di lingkungan SMA Taruna Nusantara.
Dari sisi pendidikan, pelamar minimal lulusan S1 yang linier dengan mata pelajaran yang dilamar. Program studi dan perguruan tinggi asal harus terakreditasi, dengan ketentuan IPK minimal 3,00 untuk akreditasi Unggul/A dan 3,25 untuk akreditasi Baik Sekali/B. Sertifikat pendidik, pengalaman kerja, serta sertifikat pendukung lain dapat menjadi nilai tambah.
Karena posisi P3 berkaitan dengan pembelajaran, pengasuhan, dan pembinaan siswa dalam sistem berasrama, pelamar juga harus siap mengikuti pendidikan dan latihan awal, program pembinaan, evaluasi kinerja, serta penempatan yang ditentukan. Peserta juga perlu menyiapkan dokumen seperti surat lamaran, CV, ijazah, transkrip nilai, KTP, KK, pas foto, bukti akreditasi, sertifikat pendukung, dan video perkenalan diri.
Untuk jadwal seleksi, pendaftaran Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara 2026 dibuka pada 1–9 Juli 2026. Setelah itu, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi, wawancara awal, seleksi kompetensi, hingga seleksi lanjutan. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 14 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan pemberkasan, pendidikan dan latihan awal, serta on job training bagi peserta yang dinyatakan lolos.
Kisi-Kisi Soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh
Kisi-kisi soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh umumnya berkaitan dengan kemampuan peserta dalam memahami peran sebagai pendidik, pembina, sekaligus pengasuh siswa di lingkungan sekolah berasrama. Materi yang perlu dipelajari tidak hanya seputar akademik, tetapi juga karakter, wawasan kebangsaan, komunikasi, dan pengambilan keputusan dalam situasi nyata.
- Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Materi ini mencakup pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, nasionalisme, integritas, dan semangat bela negara dalam kehidupan sekolah. - Pedagogik dan Strategi Pembelajaran
Kisi-kisi ini berkaitan dengan cara merancang pembelajaran, memilih metode mengajar, mengelola kelas, melakukan penilaian, serta membantu siswa memahami materi dengan efektif. - Pengasuhan dan Pendidikan Berasrama
Materi ini membahas peran P3 dalam mendampingi kehidupan siswa di asrama, membangun kedisiplinan, membina kebiasaan positif, dan menjaga keseimbangan antara ketegasan serta empati. - Kepemimpinan dan Pembinaan Karakter
Kisi-kisi ini menilai kemampuan peserta dalam menjadi teladan, mengambil keputusan, membina tanggung jawab, menanamkan disiplin, dan membentuk karakter kepemimpinan siswa. - Psikologi Remaja dan Komunikasi Pembinaan
Materi ini berhubungan dengan cara memahami karakter siswa usia SMA, membangun komunikasi yang tepat, memberi motivasi, serta menangani siswa yang mengalami masalah belajar atau perilaku. - Etika Profesi dan Integritas Pendidik
Kisi-kisi ini mencakup sikap profesional, tanggung jawab moral, kejujuran, keadilan, menjaga kerahasiaan siswa, serta menghindari tindakan diskriminatif maupun kekerasan. - Studi Kasus Situasional P3
Materi ini biasanya berbentuk soal cerita yang menilai cara peserta menyikapi pelanggaran disiplin, konflik antarsiswa, penurunan prestasi, tekanan orang tua, atau dilema dalam pembinaan siswa.
Soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh
Berikut contoh soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh yang disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru.
Soal 1
Seorang siswa di asrama sering terlambat mengikuti apel pagi. Saat ditegur, siswa tersebut menjawab bahwa ia sulit tidur karena merasa tertekan dengan jadwal kegiatan yang padat. Sebagai P3, tindakan paling tepat adalah…
A. Memberikan hukuman fisik ringan agar siswa jera dan tidak mengulangi keterlambatan
B. Membiarkan siswa beradaptasi sendiri karena kehidupan asrama memang membutuhkan ketahanan mental
C. Menegur siswa di depan teman-temannya agar menjadi contoh bagi siswa lain
D. Mengajak siswa berdialog secara pribadi, mencari penyebab kesulitan adaptasi, lalu menyusun pembinaan disiplin yang terukur
E. Melaporkan langsung kepada orang tua bahwa siswa tidak mampu mengikuti pola kehidupan asrama
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam pendidikan berasrama, P3 harus mampu menyeimbangkan ketegasan dan empati. Keterlambatan tetap perlu dibina, tetapi penyebabnya juga harus dipahami agar solusi yang diberikan tidak hanya menghukum, melainkan membantu siswa beradaptasi secara bertanggung jawab.
Soal 2
Dalam pembelajaran di kelas, seorang pamong melihat sebagian siswa cepat memahami materi, sedangkan sebagian lain masih tertinggal. Strategi paling tepat agar pembelajaran tetap efektif adalah…
A. Memberikan tugas tambahan hanya kepada siswa yang tertinggal tanpa mengubah strategi mengajar
B. Mengulang seluruh materi dari awal untuk semua siswa sampai tidak ada yang tertinggal
C. Menggunakan pembelajaran berdiferensiasi dengan variasi tugas, pendampingan, dan penguatan sesuai kebutuhan siswa
D. Melanjutkan materi sesuai rencana karena siswa harus belajar mengejar ketertinggalan secara mandiri
E. Memisahkan siswa yang tertinggal dari kelompok utama agar tidak menghambat siswa lain
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal ini berkaitan dengan pedagogik dan strategi pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan pendekatan dengan kemampuan siswa tanpa mengabaikan target pembelajaran. Strategi ini lebih tepat dibanding sekadar memberi tugas tambahan atau membiarkan siswa tertinggal.
Soal 3
Dalam kegiatan asrama, dua siswa berbeda latar belakang daerah terlibat konflik karena saling mengejek kebiasaan dan logat bicara masing-masing. Sikap P3 yang paling sesuai dengan nilai kebangsaan adalah…
A. Memindahkan salah satu siswa ke kelompok lain agar konflik tidak berlanjut
B. Mengingatkan bahwa keberagaman adalah bagian dari Bhinneka Tunggal Ika dan memfasilitasi dialog untuk membangun saling menghormati
C. Memberi hukuman yang sama kepada keduanya tanpa perlu membahas penyebab konflik
D. Menasihati siswa agar tidak membawa budaya daerah ke lingkungan sekolah
E. Menunggu konflik mereda sendiri karena siswa perlu belajar menyelesaikan masalah secara alami
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Konflik berbasis perbedaan budaya harus diselesaikan dengan pendekatan pembinaan nilai kebangsaan. P3 perlu menanamkan sikap saling menghormati, memahami keberagaman, dan mengaitkannya dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika, bukan sekadar menghukum atau memisahkan siswa.
Soal 4
Seorang siswa berprestasi mulai menunjukkan perubahan perilaku: sering menyendiri, nilai menurun, dan tidak aktif dalam kegiatan kelompok. Saat ditanya, ia mengatakan tidak ada masalah. Langkah awal yang paling bijak dilakukan P3 adalah…
A. Membiarkan siswa tersebut karena ia masih memiliki prestasi akademik yang baik sebelumnya
B. Langsung memberi peringatan tertulis karena penurunan nilai menunjukkan kurangnya tanggung jawab
C. Mengumumkan kondisi siswa kepada teman sekamar agar mereka ikut mengawasi
D. Menghubungi orang tua tanpa memberi tahu siswa agar masalah cepat diketahui keluarga
E. Melakukan pendekatan bertahap, membangun rasa aman, mengamati pola perilaku, dan berkoordinasi dengan pihak terkait bila diperlukan
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Soal ini menguji pemahaman psikologi remaja dan komunikasi pembinaan. Perubahan perilaku perlu direspons dengan pendekatan empatik dan observasi yang hati-hati. P3 tidak boleh terburu-buru memberi label, mempermalukan siswa, atau membuka informasi pribadi tanpa pertimbangan yang tepat.
Soal 5
Seorang orang tua meminta P3 memberi perlakuan khusus kepada anaknya agar tidak mendapat tugas asrama yang berat karena merasa anaknya memiliki beban akademik tinggi. Sikap paling profesional yang harus diambil P3 adalah…
A. Mengabulkan permintaan orang tua karena dukungan keluarga penting untuk kenyamanan siswa
B. Menolak dengan sopan, menjelaskan aturan pembinaan berlaku adil untuk semua siswa, dan tetap memperhatikan kondisi siswa secara proporsional
C. Menyampaikan kepada siswa bahwa orang tuanya terlalu ikut campur dalam proses pendidikan
D. Mengurangi tugas siswa tersebut secara diam-diam agar tidak menimbulkan keluhan dari orang tua
E. Meminta orang tua menghubungi pimpinan sekolah karena P3 tidak berwenang menjawab permintaan tersebut
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Sebagai pendidik dan pengasuh, P3 harus menjaga integritas, keadilan, dan profesionalisme. Permintaan khusus dari orang tua tidak boleh langsung dikabulkan jika bertentangan dengan prinsip pembinaan. Namun, P3 tetap perlu merespons secara sopan dan memperhatikan kondisi siswa secara wajar.
Soal 6
Dalam kegiatan diskusi kelas, seorang siswa menyampaikan pendapat yang berbeda dari mayoritas teman-temannya. Beberapa siswa lain menertawakan pendapat tersebut karena dianggap tidak populer. Sebagai pamong, tindakan paling tepat adalah…
A. Menghentikan diskusi dan mengganti topik agar suasana kelas kembali tenang
B. Meminta siswa tersebut tidak menyampaikan pendapat yang terlalu berbeda agar tidak memancing reaksi teman
C. Membiarkan siswa lain menanggapi karena perbedaan pendapat adalah bagian dari dinamika kelas
D. Menegur siswa yang menertawakan, menegaskan pentingnya menghargai pendapat, lalu mengarahkan diskusi agar tetap argumentatif
E. Meminta siswa yang ditertawakan membuktikan pendapatnya dengan cara berdebat langsung dengan teman-temannya
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
P3 harus menanamkan budaya demokratis, saling menghargai, dan berpikir kritis. Perbedaan pendapat boleh terjadi, tetapi respons merendahkan harus dibina agar siswa belajar menyampaikan kritik secara beradab.
Soal 7
Seorang siswa melanggar aturan penggunaan gawai di asrama. Setelah diperiksa, ternyata ia menggunakan gawai untuk menghubungi keluarganya karena sedang mengalami masalah pribadi. Tindakan paling tepat bagi P3 adalah…
A. Tetap memberikan pembinaan sesuai aturan, sekaligus menggali masalah siswa dan memberi jalur komunikasi yang sesuai ketentuan
B. Membiarkan pelanggaran tersebut karena alasan siswa masih dapat dimaklumi secara emosional
C. Menyita gawai tanpa perlu mendengarkan alasan siswa agar aturan tetap tegas
D. Mengizinkan siswa menggunakan gawai kapan saja selama tujuannya untuk keluarga
E. Mengumumkan pelanggaran siswa agar siswa lain memahami konsekuensi penggunaan gawai
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Dalam pengasuhan berasrama, aturan tetap perlu ditegakkan, tetapi P3 juga harus memahami latar belakang perilaku siswa. Pilihan terbaik adalah memberikan pembinaan proporsional dan menyediakan solusi komunikasi yang sesuai aturan.
Soal 8
Dalam upacara sekolah, seorang siswa terlihat tidak serius saat menyanyikan lagu kebangsaan. Ketika ditanya, ia mengatakan bahwa ia tidak memahami mengapa kegiatan seperti itu harus dilakukan berulang. Respons P3 yang paling tepat adalah…
A. Memberikan hukuman langsung karena sikap tersebut menunjukkan kurangnya nasionalisme
B. Menjelaskan makna kegiatan kebangsaan sebagai pembentukan sikap hormat, disiplin, dan identitas kebangsaan, lalu membina siswa agar memperbaiki sikapnya
C. Mengabaikan sikap siswa karena nasionalisme tidak dapat dinilai dari kegiatan seremonial
D. Meminta siswa membuat tulisan panjang tentang sejarah perjuangan bangsa sebagai hukuman utama
E. Melarang siswa mengikuti kegiatan berikutnya sampai ia memahami makna upacara
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Soal ini menguji wawasan kebangsaan dan bela negara. P3 tidak cukup hanya menghukum, tetapi perlu menjelaskan makna pembinaan agar siswa memahami nilai di balik kegiatan tersebut dan mampu memperbaiki sikapnya.
Soal 9
Saat mengajar, seorang pamong mengetahui ada siswa yang mendapat nilai tinggi karena menyalin jawaban dari temannya. Siswa tersebut dikenal aktif, sopan, dan sering membantu kegiatan asrama. Sikap paling tepat adalah…
A. Mengabaikan kejadian tersebut karena siswa memiliki perilaku harian yang baik
B. Memberi nilai rendah diam-diam tanpa membahas masalahnya agar siswa merasa jera
C. Menangani pelanggaran secara adil, mengajak siswa memahami makna kejujuran, dan memberi konsekuensi sesuai aturan akademik
D. Meminta teman-temannya menilai apakah siswa tersebut pantas diberi kesempatan kedua
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada guru mata pelajaran tanpa perlu pembinaan karakter
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas akademik harus ditegakkan secara adil, termasuk kepada siswa yang secara umum memiliki perilaku baik. P3 perlu membina kejujuran, memberi konsekuensi sesuai aturan, dan menjadikan kasus tersebut sebagai pembelajaran karakter.
Soal 10
Dalam kegiatan kelompok, seorang siswa yang biasanya dominan selalu mengambil alih keputusan dan membuat anggota lain pasif. Kelompok memang berhasil menyelesaikan tugas, tetapi anggota lain tidak berkembang. Sebagai P3, langkah pembinaan paling tepat adalah…
A. Membiarkan karena hasil akhir kelompok sudah baik dan menunjukkan adanya kepemimpinan
B. Menunjuk siswa dominan tersebut sebagai ketua tetap karena ia terbukti mampu menyelesaikan tugas
C. Memindahkan anggota lain ke kelompok berbeda agar mereka tidak bergantung pada satu siswa
D. Menegur siswa dominan di depan kelompok agar ia menyadari bahwa sikapnya merugikan teman
E. Membimbing kelompok agar peran dibagi lebih merata, melatih siswa dominan untuk mendengar, dan memberi kesempatan anggota lain berkontribusi
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Kepemimpinan bukan hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga mengembangkan orang lain. P3 perlu membina kepemimpinan yang kolaboratif, bukan dominatif, agar seluruh anggota kelompok belajar bertanggung jawab dan berkembang.
Soal 11
Seorang siswa baru tampak patuh mengikuti seluruh aturan asrama, tetapi selalu bergantung pada teman sekamar untuk mengatur jadwal, menyiapkan perlengkapan, dan mengingatkan tugas. Sikap P3 yang paling tepat adalah…
A. Membiarkan karena siswa tersebut tidak melanggar aturan dan masih dalam tahap adaptasi
B. Meminta teman sekamar terus membantu agar siswa baru merasa nyaman di asrama
C. Memberikan hukuman karena ketergantungan menunjukkan kurangnya kemandirian
D. Menyusun pembinaan bertahap agar siswa belajar mengatur diri sendiri, sambil tetap memberi dukungan adaptasi
E. Melaporkan kepada orang tua bahwa siswa belum siap mengikuti pendidikan berasrama
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Pendidikan berasrama tidak hanya menekankan kepatuhan, tetapi juga kemandirian. P3 perlu memberi dukungan adaptasi sekaligus membina siswa agar mampu mengelola jadwal, perlengkapan, dan tanggung jawab pribadinya secara bertahap.
Soal 12
Dalam pembelajaran, seorang siswa sangat aktif menjawab, tetapi sering memotong penjelasan guru dan tidak memberi kesempatan teman lain berbicara. Tindakan pamong yang paling tepat adalah…
A. Menghentikan siswa tersebut setiap kali berbicara agar ia belajar menahan diri
B. Memberi apresiasi atas keaktifannya, lalu mengarahkan aturan diskusi agar semua siswa mendapat kesempatan berbicara
C. Mengabaikan perilaku tersebut karena siswa aktif biasanya membantu suasana kelas
D. Menugaskannya menjadi pemimpin diskusi agar energinya tersalurkan sepenuhnya
E. Meminta siswa lain lebih berani menyela agar diskusi menjadi seimbang
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Keaktifan siswa perlu dihargai, tetapi tetap harus diarahkan agar tidak menghambat partisipasi teman lain. P3 perlu membangun budaya diskusi yang tertib, adil, dan saling menghargai.
Soal 13
Seorang siswa menolak mengikuti kegiatan kerja bakti karena merasa tugas tersebut tidak berkaitan dengan prestasi akademik. Ia berpendapat bahwa waktu tersebut lebih baik digunakan untuk belajar. Respons P3 yang paling tepat adalah…
A. Menjelaskan bahwa kerja bakti merupakan bagian dari pembinaan tanggung jawab, kepedulian, dan karakter kebersamaan dalam kehidupan berasrama
B. Membiarkan siswa belajar karena prestasi akademik juga menjadi tujuan utama sekolah
C. Memberi tugas akademik tambahan sebagai pengganti kerja bakti agar tetap produktif
D. Mengizinkan siswa tidak ikut kerja bakti selama nilainya tetap tinggi
E. Menegur keras karena siswa telah meremehkan aturan sekolah
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Kegiatan nonakademik di sekolah berasrama memiliki fungsi pembinaan karakter. P3 perlu membantu siswa memahami bahwa tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian lingkungan juga bagian penting dari pendidikan.
Soal 14
Dalam evaluasi asrama, ditemukan seorang siswa sering meminjam barang temannya tanpa izin. Ia beralasan hanya meminjam sebentar dan selalu mengembalikan barang tersebut. Sikap P3 yang paling tepat adalah…
A. Menganggap hal tersebut ringan karena barang selalu dikembalikan
B. Memberi hukuman fisik agar siswa tidak mengulanginya
C. Membina siswa tentang batas kepemilikan, kepercayaan, dan etika meminta izin, disertai konsekuensi sesuai aturan
D. Meminta teman-temannya menyembunyikan barang agar siswa tersebut tidak bisa meminjam lagi
E. Menyerahkan masalah kepada teman sekamar karena mereka yang paling terdampak
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Meminjam tanpa izin tetap merupakan pelanggaran etika dan kepercayaan, meskipun barang dikembalikan. P3 perlu membina nilai integritas, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap hak orang lain.
Soal 15
Seorang siswa menunjukkan kemampuan akademik tinggi, tetapi kurang peduli terhadap teman yang kesulitan belajar. Ia merasa membantu teman hanya akan mengurangi waktunya sendiri. Langkah pembinaan paling tepat adalah…
A. Membiarkan karena setiap siswa berhak fokus pada target pribadinya
B. Memaksanya menjadi tutor sebaya setiap hari agar terbiasa membantu
C. Menurunkan penilaian sikapnya tanpa memberikan arahan terlebih dahulu
D. Menjelaskan pentingnya kepedulian dan kepemimpinan, lalu memberi kesempatan terukur untuk berkontribusi membantu teman
E. Memindahkannya ke kelompok siswa berprestasi agar tidak terganggu oleh teman lain
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Pendidikan karakter tidak hanya membentuk siswa cerdas, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab. P3 perlu menanamkan bahwa kepemimpinan mencakup kemampuan memberi dampak positif bagi lingkungan, bukan hanya mengejar prestasi pribadi.
Soal 16
Seorang siswa merasa aturan asrama terlalu ketat karena hampir semua aktivitas harian sudah terjadwal. Ia mulai menunjukkan sikap menolak secara pasif, seperti datang tepat waktu tetapi tidak antusias mengikuti kegiatan. Sebagai P3, langkah paling tepat adalah…
A. Menjelaskan tujuan aturan asrama sebagai pembentukan disiplin dan tanggung jawab, lalu mengajak siswa memahami manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
B. Membiarkan selama siswa tetap hadir tepat waktu dan tidak melanggar aturan secara langsung
C. Memberi sanksi karena sikap tidak antusias menunjukkan kurangnya loyalitas terhadap sekolah
D. Mengurangi jadwal kegiatan siswa tersebut agar ia tidak merasa tertekan
E. Meminta teman sekamar menasihati siswa tersebut agar lebih patuh terhadap aturan
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
P3 perlu membina pemahaman siswa, bukan hanya menuntut kepatuhan formal. Aturan asrama harus dipahami sebagai sarana membentuk disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan diri, sehingga siswa terdorong mengikuti kegiatan dengan kesadaran.
Soal 17
Saat kegiatan pembelajaran, seorang siswa terlihat sering mengantuk. Setelah ditelusuri, ia ternyata sering belajar hingga larut malam karena takut tertinggal dari teman-temannya. Tindakan pamong yang paling tepat adalah…
A. Memuji semangat belajar siswa karena menunjukkan motivasi tinggi
B. Meminta siswa berhenti belajar malam dan fokus mengikuti kelas saja
C. Membantu siswa mengatur strategi belajar yang sehat, menyeimbangkan istirahat, dan memantau perkembangannya
D. Memberi tugas tambahan agar siswa semakin terbiasa dengan ritme belajar yang berat
E. Melaporkan kepada orang tua bahwa siswa terlalu memaksakan diri
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Motivasi belajar yang tinggi tetap perlu diarahkan agar tidak mengganggu kesehatan dan efektivitas pembelajaran. P3 perlu membantu siswa mengelola waktu, menjaga istirahat, dan membangun strategi belajar yang seimbang.
Soal 18
Dalam sebuah kegiatan kelompok, seorang siswa menolak bekerja sama dengan teman tertentu karena pernah memiliki konflik pribadi. Akibatnya, tugas kelompok berjalan lambat dan suasana menjadi tidak nyaman. Sikap P3 yang paling tepat adalah…
A. Mengganti susunan kelompok agar tugas cepat selesai tanpa memperpanjang konflik
B. Membiarkan kelompok menyelesaikan sendiri karena konflik adalah bagian dari proses kedewasaan
C. Meminta siswa yang berkonflik saling meminta maaf di depan kelas agar masalah selesai
D. Memberi nilai rendah kepada seluruh kelompok karena gagal bekerja sama
E. Memfasilitasi komunikasi secara bijak, menegaskan tujuan kerja sama, dan membina tanggung jawab menyelesaikan tugas bersama
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
P3 perlu membina kemampuan sosial siswa, termasuk menyelesaikan konflik dan tetap bekerja sama secara bertanggung jawab. Fokusnya bukan hanya menyelesaikan tugas, tetapi juga membentuk kedewasaan dalam berinteraksi.
Soal 19
Seorang siswa menyampaikan kritik bahwa beberapa kegiatan asrama terasa monoton dan kurang memberi ruang kreativitas. Sebagian pengurus menganggap kritik tersebut sebagai bentuk ketidakpatuhan. Respons P3 yang paling tepat adalah…
A. Menolak kritik tersebut karena siswa harus belajar mengikuti sistem yang sudah ditentukan
B. Menghargai masukan siswa, menilai kelayakannya, lalu mengarahkan agar kritik disampaikan secara santun dan solutif
C. Mengizinkan siswa membuat kegiatan sendiri tanpa perlu mengikuti arahan pembina
D. Meminta siswa fokus pada kewajibannya dan tidak terlalu banyak mengkritik
E. Menjadikan siswa tersebut penanggung jawab seluruh kegiatan agar ia merasakan kesulitannya
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Kritik dari siswa tidak selalu berarti pembangkangan. P3 perlu membina cara menyampaikan pendapat secara santun, sekaligus menilai apakah masukan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembinaan.
Soal 20
Dalam penilaian sikap, seorang P3 mengetahui bahwa siswa yang dekat dengannya melakukan pelanggaran ringan. Jika dicatat, siswa tersebut berpotensi kehilangan kesempatan menjadi pengurus organisasi siswa. Sikap paling tepat adalah…
A. Tidak mencatat pelanggaran karena siswa tersebut sebenarnya memiliki potensi kepemimpinan yang baik
B. Memberi nasihat pribadi tanpa memasukkan pelanggaran ke catatan agar masa depan siswa tidak terganggu
C. Mencatat dan menangani pelanggaran sesuai aturan, sambil tetap memberi pembinaan agar siswa belajar bertanggung jawab
D. Meminta siswa lain merahasiakan kejadian tersebut agar tidak menimbulkan kecemburuan
E. Menunda pencatatan sampai siswa tersebut melakukan pelanggaran yang lebih berat
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas pendidik diuji ketika harus bersikap adil kepada siswa yang dekat atau berprestasi. P3 harus tetap mengikuti aturan secara objektif, namun pembinaan tetap diberikan agar siswa memahami konsekuensi dan dapat memperbaiki diri.
Dapatkan Lebih Banyak Latihan Soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh Disini!

Untuk persiapan yang lebih maksimal, Anda bisa membeli paket soal Rekrutmen P3 SMA Taruna Nusantara Pamong Pengajar Pengasuh di fungsional.id. Platform ini menyediakan ratusan paket soal untuk berbagai formasi dan kebutuhan seleksi, dengan sistem latihan berbasis CAT yang dibuat mirip seperti ujian asli sehingga peserta dapat berlatih lebih praktis, terarah, dan terbiasa menghadapi pola soal seleksi.
