Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso Pontianak menjadi kesempatan bagi pelamar yang ingin berkarier dan berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Agar lebih siap menghadapi setiap tahapan seleksi, peserta perlu memahami materi yang berpotensi diujikan sekaligus membiasakan diri mengerjakan berbagai tipe soal.
Melalui artikel ini, tersedia 100+ contoh soal Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso Pontianak yang dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan. Kumpulan soal ini dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk mengukur kemampuan, mengenali materi yang masih perlu dipelajari, serta meningkatkan kesiapan menghadapi ujian.
Daftar Isi
ToggleMateri Dasar Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso
Materi seleksi Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso umumnya berkaitan dengan pemahaman tentang pengelolaan BLUD, pelayanan rumah sakit, etika kerja, keselamatan pasien, serta kompetensi teknis sesuai formasi. Berikut beberapa materi yang penting untuk dipelajari.
1. Pemahaman tentang BLUD
Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD merupakan sistem pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas kepada instansi daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam penerapannya, BLUD tetap mengutamakan pelayanan publik dan tidak semata-mata mencari keuntungan.
Hal-hal penting yang perlu dipahami meliputi:
- Pengertian dan tujuan BLUD.
- Prinsip efisiensi, efektivitas, dan produktivitas.
- Pengelolaan pendapatan dan belanja BLUD.
- Transparansi serta akuntabilitas keuangan.
- Standar pelayanan minimal.
- Evaluasi kinerja pelayanan.
2. Pelayanan Publik di Rumah Sakit
Pegawai rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan ramah. Pelayanan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga pegawai administrasi, teknis, keuangan, dan teknologi informasi.
Prinsip pelayanan yang perlu dikuasai antara lain:
- Mengutamakan kebutuhan pasien.
- Memberikan informasi secara jelas dan sopan.
- Tidak membeda-bedakan pasien.
- Menjaga ketepatan dan kecepatan pelayanan.
- Menangani keluhan secara profesional.
- Melindungi kerahasiaan data pasien.
3. Keselamatan Pasien dan Pencegahan Infeksi
Keselamatan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan rumah sakit. Setiap pegawai perlu memahami risiko kesalahan pelayanan dan cara mencegah kejadian yang dapat merugikan pasien.
Materi yang perlu dipelajari mencakup:
- Ketepatan identifikasi pasien.
- Komunikasi efektif antarpetugas.
- Keamanan penggunaan obat.
- Pencegahan risiko pasien jatuh.
- Kebersihan tangan.
- Penggunaan alat pelindung diri.
- Pengelolaan limbah medis dan nonmedis.
- Pelaporan insiden keselamatan pasien.
4. Etika dan Integritas Pegawai
Pegawai BLUD dituntut memiliki integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Dalam lingkungan rumah sakit, setiap tindakan pegawai dapat memengaruhi mutu pelayanan dan kepercayaan masyarakat.
Sikap yang perlu diterapkan meliputi:
- Jujur dalam menjalankan tugas.
- Mematuhi standar operasional prosedur.
- Menjaga rahasia jabatan dan data pasien.
- Menghindari konflik kepentingan.
- Bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
- Mampu bekerja dalam tim.
- Mengutamakan kepentingan pelayanan.
5. Kompetensi Teknis Sesuai Formasi
Selain materi umum, peserta perlu mempelajari kompetensi teknis berdasarkan jabatan yang dilamar. Pelamar tenaga kesehatan perlu memperdalam pelayanan klinis, keselamatan pasien, penggunaan alat kesehatan, dan dokumentasi medis. Pelamar formasi programmer dapat mempelajari sistem informasi rumah sakit, keamanan data, jaringan, basis data, serta penanganan gangguan aplikasi. Sementara itu, pelamar pengolah data dan akuntansi perlu memahami pengolahan dokumen, laporan keuangan, analisis data, Microsoft Office, dan administrasi BLUD.
Kisi-Kisi Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso Pontianak Tahun 2026
Berdasarkan pengumuman resmi penerimaan Pegawai BLUD RSUD dr. Soedarso Tahun 2026, peserta akan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) sebanyak 60 soal dalam waktu 60 menit. Soal tersebut terdiri atas 30 soal kompetensi dasar dan 30 soal kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar. Panitia belum memublikasikan submateri CAT secara terperinci. Oleh karena itu, kisi-kisi berikut merupakan prediksi berdasarkan struktur tes resmi, formasi yang tersedia, persyaratan sertifikat, serta kompetensi yang berkaitan dengan pekerjaan di rumah sakit.
A. Kisi-Kisi Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar terdiri atas materi manajerial dan sosial kultural. Soal kemungkinan disajikan dalam bentuk studi kasus untuk menilai kemampuan peserta dalam menentukan tindakan yang paling tepat.
1. Kompetensi Manajerial
Materi yang perlu dipelajari meliputi:
- Integritas, kejujuran, dan kepatuhan terhadap SOP.
- Kemampuan bekerja sama dalam tim.
- Komunikasi efektif dengan pasien dan rekan kerja.
- Orientasi terhadap hasil dan mutu pekerjaan.
- Pelayanan publik yang ramah dan tidak diskriminatif.
- Kemampuan belajar dan mengembangkan kompetensi.
- Adaptasi terhadap perubahan sistem atau prosedur.
- Pengambilan keputusan berdasarkan risiko dan kewenangan.
Dalam mengerjakan soal situasional, pilih tindakan yang paling profesional, aman, sesuai prosedur, dan mengutamakan kepentingan pelayanan.
2. Kompetensi Sosial Kultural
Materi sosial kultural diperkirakan mencakup:
- Pelayanan kepada masyarakat dengan latar belakang beragam.
- Sikap toleran dan tidak diskriminatif.
- Empati terhadap pasien dan keluarga.
- Kemampuan mengelola perbedaan pendapat.
- Komunikasi dengan masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus.
- Kerja sama dalam lingkungan yang beragam.
- Menjaga persatuan, netralitas, dan profesionalisme.
B. Kisi-Kisi Umum Lingkungan BLUD Rumah Sakit
Materi ini dapat dipelajari oleh seluruh peserta karena berkaitan dengan lingkungan kerja RSUD dr. Soedarso, antara lain:
- Pengertian, tujuan, dan karakteristik BLUD.
- Prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
- Pelayanan publik di rumah sakit.
- Hak, kewajiban, dan kerahasiaan data pasien.
- Keselamatan pasien dan manajemen risiko.
- Pencegahan dan pengendalian infeksi.
- Keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit.
- Etika, integritas, serta kepatuhan terhadap SOP.
- Dokumentasi dan pelaporan pekerjaan.
- Perlindungan data pribadi dan keamanan informasi.
- Koordinasi serta kolaborasi antarunit.
C. Kisi-Kisi Kompetensi Teknis Berdasarkan Formasi
1. Perawat Vokasi/Ners/Ners Spesialis
Materi yang perlu diprioritaskan meliputi:
- Proses keperawatan dari pengkajian hingga evaluasi.
- Pemeriksaan tanda-tanda vital.
- Pemenuhan kebutuhan dasar pasien.
- Keselamatan dan identifikasi pasien.
- Pemberian obat secara aman.
- Bantuan hidup dasar dan penanganan kegawatdaruratan.
- Pencegahan dan pengendalian infeksi.
- Perawatan luka dan dokumentasi keperawatan.
- Komunikasi dengan pasien serta keluarga.
- Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain.
Sertifikat BTCLS menjadi salah satu persyaratan sehingga materi kegawatdaruratan, trauma, dan kardiovaskular perlu mendapat perhatian lebih.
2. Radiografer Cathlab
Kisi-kisi yang dapat dipelajari antara lain:
- Fisika dan proteksi radiasi.
- Anatomi serta dasar sistem kardiovaskular.
- Persiapan pasien sebelum tindakan Cathlab.
- Pengoperasian peralatan pencitraan Cathlab.
- Pemantauan kondisi pasien selama tindakan.
- Penggunaan media kontras.
- Teknik aseptik dan pencegahan infeksi.
- Keselamatan pasien serta petugas.
- Penyimpanan citra dan dokumentasi pemeriksaan.
3. Radiografer Teknis Radiologi
Materi yang diprediksi meliputi:
- Prinsip kerja dan komponen alat radiologi.
- Pengoperasian peralatan radiologi.
- Parameter eksposi dan kualitas citra.
- Proteksi radiasi bagi pasien dan petugas.
- Pemeriksaan fungsi dan pemeliharaan dasar alat.
- Identifikasi artefak atau gangguan citra.
- Keselamatan listrik dan keselamatan alat.
- Troubleshooting sesuai batas kewenangan.
- Pencatatan dan pelaporan kerusakan.
4. Penata Anestesi Kamar Bedah
Materi yang perlu dipelajari antara lain:
- Pengkajian dan persiapan pra-anestesi.
- Persiapan mesin, alat, dan obat anestesi.
- Dasar farmakologi anestesi.
- Pengelolaan jalan napas.
- Bantuan ventilasi dan pemantauan tanda vital.
- Tahap induksi, pemeliharaan, dan pemulihan anestesi.
- Pengenalan kondisi kegawatdaruratan.
- Keselamatan pasien di kamar bedah.
- Teknik aseptik dan pencegahan infeksi.
- Dokumentasi pelayanan anestesi.
5. Terapis Wicara Anak
Materi yang diperkirakan keluar meliputi:
- Tumbuh kembang dan komunikasi anak.
- Anatomi serta fisiologi sistem bicara.
- Gangguan artikulasi, bahasa, suara, dan kelancaran.
- Skrining dan asesmen kemampuan komunikasi.
- Gangguan menelan pada anak.
- Penyusunan program terapi individual.
- Teknik intervensi sesuai kebutuhan anak.
- Evaluasi perkembangan terapi.
- Edukasi kepada orang tua atau pengasuh.
- Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya.
6. Ahli Teknologi Laboratorium Medik
Materi yang perlu diprioritaskan meliputi:
- Tahap pra-analitik, analitik, dan pascaanalitik.
- Identifikasi pasien dan pelabelan spesimen.
- Flebotomi serta penanganan spesimen.
- Hematologi dan kimia klinik.
- Mikrobiologi dan imunoserologi.
- Urinalisis dasar.
- Pengoperasian alat laboratorium.
- Kalibrasi dan quality control.
- Validasi serta pelaporan hasil kritis.
- Biosafety, penggunaan APD, dan pengelolaan limbah.
Sertifikat flebotomi dipersyaratkan dalam pengumuman sehingga prosedur pengambilan, penyimpanan, dan pengiriman spesimen perlu dipelajari lebih mendalam.
7. Apoteker/Apoteker Spesialis
Kisi-kisi yang dapat dipelajari antara lain:
- Skrining administratif, farmasetik, dan klinis resep.
- Dispensing dan pemberian informasi obat.
- Rekonsiliasi serta konseling penggunaan obat.
- Farmakologi, interaksi, dan efek samping obat.
- Penyimpanan dan distribusi obat.
- Pengelolaan stok, kedaluwarsa, dan rantai dingin.
- Obat high-alert dan LASA.
- Farmakovigilans.
- Penggunaan obat secara rasional.
- Formularium dan pelayanan farmasi klinis rumah sakit.
8. Programmer
Materi teknis yang diprediksi meliputi:
- Logika, algoritma, dan struktur data.
- Dasar pemrograman aplikasi.
- Basis data relasional, normalisasi, dan SQL.
- Pengembangan aplikasi web dan API.
- Autentikasi, otorisasi, dan kontrol akses.
- Jaringan komputer, server, dan sistem operasi.
- Debugging dan troubleshooting.
- Pencadangan serta pemulihan data.
- Keamanan aplikasi dan perlindungan data pasien.
- Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.
- Dokumentasi teknis dan pemeliharaan sistem.
9. Pengolah Data Akuntansi
Materi yang perlu dipelajari mencakup:
- Persamaan dan siklus dasar akuntansi.
- Jurnal, buku besar, dan neraca saldo.
- Penyesuaian serta penutupan.
- Laporan keuangan BLUD.
- Akuntansi berbasis akrual.
- Pengelolaan kas, piutang, utang, dan persediaan.
- Pencatatan serta penyusutan aset tetap.
- Rekonsiliasi dan pemeriksaan bukti transaksi.
- Pengendalian internal dan audit trail.
- Penggunaan spreadsheet, lookup, filter, serta pivot table.
Karena pelamar wajib mempunyai pengalaman kerja bidang akuntansi minimal satu tahun, soal kemungkinan tidak hanya berupa teori, tetapi juga kasus transaksi dan rekonsiliasi.
10. Pengolah Data
Materi yang diprediksi meliputi:
- Administrasi perkantoran dan tata naskah.
- Pengarsipan serta pengelolaan dokumen.
- Entri, validasi, dan pemutakhiran data.
- Pembersihan serta deduplikasi data.
- Penggunaan rumus dasar spreadsheet.
- Fungsi logika, lookup, filter, dan pivot.
- Statistik deskriptif sederhana.
- Penyusunan rekapitulasi dan laporan.
- Kerahasiaan serta pencadangan data.
- Pelayanan internal dan penyelesaian permintaan data.
11. Teknisi Pengelasan
Materi yang perlu dipelajari antara lain:
- Membaca gambar kerja dan simbol pengelasan.
- Jenis material serta sambungan las.
- Posisi dan proses pengelasan.
- Persiapan permukaan material.
- Pemilihan elektroda dan pengaturan arus.
- Penggunaan serta pemeliharaan mesin las.
- Cacat las, penyebab, dan pencegahannya.
- Pemeriksaan kualitas hasil pengelasan.
- Penggunaan alat pelindung diri.
- Bahaya listrik, panas, asap, dan kebakaran.
- Pengamanan area sebelum melakukan pekerjaan panas.
Contoh Soal HOTS Rekrutmen BLUD RSUD dr. Soedarso 2026
Soal 1 — Integritas
Anda mengetahui rekan kerja mengubah waktu penyelesaian pelayanan pada laporan agar unit terlihat selalu mencapai target. Perubahan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kondisi pasien, tetapi membuat laporan tidak sesuai fakta. Apa tindakan paling tepat?
A. Membiarkannya karena tidak merugikan pasien secara langsung
B. Mengingatkan rekan tersebut dan memastikan data diperbaiki sesuai fakta serta prosedur pelaporan
C. Mengubah kembali data tanpa memberitahukan siapa pun
D. Menyebarkan informasi tersebut kepada seluruh pegawai
E. Menunggu sampai pemeriksaan internal menemukan kesalahan
Jawaban: B
Pembahasan:
Integritas menuntut pegawai menjaga kejujuran dan akurasi informasi. Tindakan terbaik adalah mendorong koreksi melalui mekanisme yang benar, bukan membiarkan, menutupi, ataupun menyebarkan masalah secara tidak proporsional.
Soal 2 — Kerja Sama
Sebuah unit mengalami lonjakan jumlah pasien. Unit lain sedang lebih longgar, tetapi merasa persoalan tersebut bukan tanggung jawabnya. Anda diminta membantu mencari solusi. Apa tindakan terbaik?
A. Meminta unit yang sibuk menyelesaikan masalah sendiri
B. Menunggu sampai jumlah pasien berkurang
C. Mengusulkan koordinasi lintas unit dan mengatur dukungan sesuai kompetensi serta kewenangan masing-masing
D. Memindahkan seluruh pegawai unit lain
E. Menyampaikan keluhan kepada pasien
Jawaban: C
Pembahasan:
Kerja sama di rumah sakit membutuhkan koordinasi lintas profesi dan unit. Bantuan harus tetap mempertimbangkan kompetensi, kewenangan, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan.
Soal 3 — Komunikasi
Seorang pasien lanjut usia terlihat bingung setelah menerima penjelasan mengenai prosedur pelayanan. Antrean sedang panjang dan petugas lain meminta Anda segera melanjutkan ke pasien berikutnya. Apa yang sebaiknya dilakukan?
A. Meminta pasien membaca petunjuk sendiri
B. Mengulangi penjelasan dengan bahasa sederhana dan memastikan pasien memahaminya
C. Meminta pasien langsung mengikuti antrean berikutnya
D. Mengabaikannya karena penjelasan sudah diberikan
E. Menyerahkan seluruh penjelasan kepada keluarga
Jawaban: B
Pembahasan:
Komunikasi efektif bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan informasi dapat dipahami. Bahasa perlu disesuaikan dengan kondisi penerima layanan.
Soal 4 — Orientasi pada Hasil
Anda harus menyelesaikan laporan sebelum akhir jam kerja. Namun, terdapat beberapa data yang belum diverifikasi. Jika menunggu verifikasi, laporan mungkin sedikit terlambat. Apa keputusan terbaik?
A. Mengisi data berdasarkan perkiraan
B. Menghapus data yang belum terverifikasi
C. Memprioritaskan ketepatan data, melakukan verifikasi seefisien mungkin, dan mengomunikasikan potensi keterlambatan
D. Mengirim laporan terlebih dahulu lalu memperbaikinya diam-diam
E. Menyerahkan tanggung jawab kepada rekan
Jawaban: C
Pembahasan:
Orientasi hasil tidak berarti mengejar kecepatan dengan mengorbankan mutu. Dalam lingkungan rumah sakit, akurasi, keselamatan, dan pertanggungjawaban tetap harus menjadi pertimbangan.
Soal 5 — Pelayanan Publik
Dua pasien datang hampir bersamaan. Salah satunya merupakan kerabat pejabat dan meminta didahulukan meskipun tidak terdapat alasan klinis atau ketentuan pelayanan yang mendukung prioritas tersebut. Sikap Anda adalah ….
A. Mendahulukannya untuk menjaga hubungan baik
B. Mendahulukannya jika pasien lain tidak keberatan
C. Tetap memberikan pelayanan berdasarkan prosedur dan prioritas yang berlaku
D. Menolak memberikan pelayanan sama sekali
E. Meminta pejabat tersebut menghubungi pimpinan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pelayanan publik harus adil dan tidak diskriminatif. Prioritas pelayanan harus didasarkan pada kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, bukan status sosial.
Soal 6 — Pengembangan Diri
Rumah sakit menerapkan aplikasi baru. Anda sudah memahami aplikasi tersebut, tetapi beberapa rekan masih sering melakukan kesalahan input. Apa tindakan terbaik?
A. Membiarkan karena menjadi tanggung jawab masing-masing
B. Mengambil alih seluruh pekerjaan mereka
C. Membantu menjelaskan penggunaan aplikasi dan mendorong rekan berlatih sampai mampu menggunakannya secara mandiri
D. Melaporkan semua rekan sebagai tidak kompeten
E. Meminta sistem lama digunakan kembali
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengembangan diri dan orang lain mencakup kemauan belajar sekaligus berbagi pengetahuan agar kemampuan tim meningkat.
Soal 7 — Mengelola Perubahan
SOP baru diberlakukan untuk meningkatkan keselamatan pelayanan. Beberapa pegawai menolak karena prosedur lama dianggap lebih cepat. Apa respons terbaik?
A. Tetap menggunakan SOP lama
B. Memahami alasan perubahan, menerapkan SOP baru, dan menyampaikan kendala untuk dievaluasi melalui mekanisme yang tepat
C. Mengikuti SOP baru hanya ketika ada atasan
D. Membiarkan setiap pegawai memilih SOP
E. Menunda penerapan sampai seluruh pegawai setuju
Jawaban: B
Pembahasan:
Adaptasi terhadap perubahan tidak berarti menerima tanpa evaluasi. Pegawai perlu menjalankan kebijakan yang berlaku sambil menyampaikan kendala secara konstruktif.
Soal 8 — Pengambilan Keputusan
Anda menemukan perbedaan antara data pada sistem dan dokumen pendukung. Data tersebut akan digunakan untuk laporan penting. Waktu pengumpulan hampir habis. Apa yang seharusnya dilakukan?
A. Memilih angka yang paling menguntungkan unit
B. Menggunakan data sistem tanpa pemeriksaan
C. Memverifikasi sumber data, menelusuri penyebab perbedaan, lalu menggunakan data yang dapat dipertanggungjawabkan
D. Mengambil rata-rata kedua angka
E. Menghapus data yang berbeda
Jawaban: C
Pembahasan:
Keputusan yang baik didasarkan pada informasi yang valid. Ketika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pertama adalah melakukan verifikasi dan menelusuri sumber masalah.
Soal 9 — Sosial Kultural
Seorang pasien kesulitan memahami Bahasa Indonesia dan terlihat tidak mengerti instruksi pelayanan. Apa tindakan terbaik?
A. Tetap menggunakan istilah teknis agar informasi lengkap
B. Meminta pasien mengikuti petunjuk pasien lain
C. Menyesuaikan komunikasi dan, jika tersedia serta sesuai prosedur, menggunakan bantuan komunikasi yang dapat memastikan informasi dipahami
D. Mengurangi informasi yang diberikan
E. Menunda pelayanan tanpa penjelasan
Jawaban: C
Pembahasan:
Perbedaan bahasa tidak boleh menjadi penghalang memperoleh pelayanan yang layak. Komunikasi harus adaptif sekaligus tetap menjaga akurasi informasi.
Soal 10 — Kerahasiaan Informasi
Seorang teman yang tidak terlibat dalam pelayanan pasien meminta Anda mencari informasi kondisi kesehatan seseorang melalui sistem rumah sakit karena pasien tersebut adalah tetangganya. Apa respons terbaik?
A. Memberikan informasi dasar saja
B. Mengakses data tetapi tidak menyimpannya
C. Menolak karena akses dan penggunaan data harus berdasarkan kewenangan serta kebutuhan pelayanan yang sah
D. Memberikan informasi secara lisan
E. Meminta teman tersebut merahasiakannya
Jawaban: C
Pembahasan:
Data kesehatan harus dijaga kerahasiaannya. Akses sistem bukan berarti pegawai bebas melihat atau memberikan data yang tidak berkaitan dengan tugasnya.
Soal 11 — Keselamatan Pasien
Anda melihat rekan akan menjalankan tindakan pelayanan, tetapi terdapat ketidaksesuaian identitas pada dokumen pasien. Rekan tersebut yakin pasiennya benar dan ingin tetap melanjutkan agar pelayanan tidak terlambat. Apa tindakan terbaik?
A. Membiarkannya karena rekan sudah yakin
B. Melanjutkan kemudian memperbaiki dokumen
C. Menghentikan sementara proses dan memastikan identitas diverifikasi sesuai prosedur sebelum dilanjutkan
D. Meminta pasien memutuskan sendiri
E. Mengabaikan ketidaksesuaian kecil
Jawaban: C
Pembahasan:
Ketika terdapat potensi risiko keselamatan, kecepatan pelayanan tidak boleh mengalahkan proses verifikasi yang diperlukan.
Soal 12 — Penanganan Keluhan
Keluarga pasien marah karena merasa menunggu terlalu lama. Berdasarkan sistem, keterlambatan terjadi akibat peningkatan kasus yang membutuhkan prioritas pelayanan. Apa respons terbaik?
A. Mengatakan bahwa keluarga harus bersabar
B. Mengabaikannya sampai emosi mereda
C. Mendengarkan keluhan, menjelaskan kondisi secara jelas dan sopan, serta membantu memberikan informasi mengenai proses selanjutnya
D. Menyalahkan unit lain
E. Menyarankan keluarga pindah rumah sakit
Jawaban: C
Pembahasan:
Penanganan keluhan memerlukan empati, komunikasi yang jelas, dan upaya penyelesaian tanpa menyalahkan pihak lain.
Soal 13 — Manajemen Risiko
Dalam satu minggu ditemukan tiga masalah:
- Kesalahan format laporan yang tidak memengaruhi pelayanan.
- Gangguan perangkat yang berpotensi menghambat akses informasi penting.
- Keterlambatan rapat rutin selama 10 menit.
Jika hanya satu masalah dapat ditangani terlebih dahulu, mana yang harus diprioritaskan?
A. Masalah 1 karena terjadi pada laporan resmi
B. Masalah 2 karena memiliki potensi dampak paling besar terhadap pelayanan
C. Masalah 3 karena berkaitan dengan kedisiplinan
D. Semuanya memiliki prioritas sama
E. Masalah yang paling mudah diselesaikan
Jawaban: B
Pembahasan:
Prioritas sebaiknya mempertimbangkan risiko dan dampaknya terhadap pelayanan serta keselamatan, bukan hanya kemudahan penyelesaian.
Soal 14 — Kerja Sama Lintas Profesi
Dua tenaga dari profesi berbeda memberikan pendapat berbeda mengenai penyelesaian suatu masalah pelayanan. Perbedaan mulai menimbulkan ketegangan. Apa tindakan terbaik?
A. Mendukung profesi yang lebih senior
B. Membiarkan mereka menyelesaikan konflik sendiri
C. Mengarahkan diskusi pada fakta, kewenangan masing-masing, SOP, dan kepentingan pasien
D. Memilih pendapat yang paling cepat diterapkan
E. Menghindari pembahasan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kerja sama lintas profesi membutuhkan komunikasi objektif. Fokus harus diarahkan kembali pada keselamatan, standar pelayanan, dan tujuan bersama.
Soal 15 — Keamanan Informasi
Anda menerima pesan yang tampak berasal dari bagian TI dan meminta pegawai segera memasukkan username serta password melalui sebuah tautan untuk mencegah akun dinonaktifkan. Apa tindakan paling tepat?
A. Mengikuti instruksi karena terlihat mendesak
B. Membagikan pesan kepada seluruh rekan
C. Tidak memasukkan kredensial dan memverifikasi permintaan melalui saluran resmi TI
D. Mengirimkan password melalui pesan balasan
E. Membuka tautan menggunakan komputer rekan
Jawaban: C
Pembahasan:
Permintaan kredensial yang mencurigakan perlu diverifikasi. Keamanan informasi menjadi penting karena sistem rumah sakit dapat memuat data sensitif.
Soal 16 — Orientasi Pelayanan
Pasien penyandang disabilitas mengalami kesulitan mengikuti alur pelayanan yang tersedia. Apa tindakan paling tepat?
A. Meminta pasien mengikuti prosedur tanpa penyesuaian
B. Meminta pasien selalu membawa pendamping
C. Memberikan bantuan atau penyesuaian pelayanan yang wajar sesuai kebutuhan dan ketentuan tanpa mengurangi hak pasien
D. Mendahulukan semua kebutuhannya tanpa melihat prosedur
E. Mengalihkan pasien ke fasilitas lain
Jawaban: C
Pembahasan:
Pelayanan yang adil tidak selalu berarti memberikan perlakuan identik. Kebutuhan pengguna layanan perlu diperhatikan agar pelayanan dapat diakses secara layak.
Soal 17 — Prioritas Pekerjaan
Pada saat bersamaan Anda menerima tiga tugas:
- laporan rutin yang harus selesai dua jam lagi;
- permintaan data yang batas waktunya besok;
- masalah pelayanan yang berpotensi mengganggu keselamatan apabila tidak segera ditangani.
Apa yang harus dilakukan terlebih dahulu?
A. Laporan rutin
B. Permintaan data
C. Masalah yang berpotensi mengganggu keselamatan
D. Mengerjakan berdasarkan urutan pesan masuk
E. Menunggu instruksi tanpa melakukan apa pun
Jawaban: C
Pembahasan:
Prioritas harus mempertimbangkan urgensi dan dampak. Potensi gangguan keselamatan mempunyai konsekuensi lebih besar sehingga perlu segera ditangani atau dieskalasikan sesuai kewenangan.
Soal 18 — Perbaikan Proses
Data tiga bulan menunjukkan rata-rata waktu tunggu terus meningkat. Tim langsung mengusulkan penambahan pegawai. Apa respons analitis yang paling tepat?
A. Langsung menyetujui karena antrean meningkat
B. Menolak karena menambah biaya
C. Menganalisis alur pelayanan, pola kedatangan, beban kerja, hambatan proses, dan data pendukung sebelum menentukan solusi
D. Mengurangi jumlah pasien yang diterima
E. Memperpanjang waktu tunggu yang ditargetkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Soal HOTS menuntut peserta tidak langsung memilih solusi sebelum mengetahui akar masalah. Penambahan pegawai mungkin menjadi solusi, tetapi harus didukung analisis.
Soal 19 — Netralitas dan Profesionalisme
Menjelang suatu kegiatan politik, seorang kenalan meminta Anda menggunakan grup komunikasi internal rumah sakit untuk menyebarkan materi dukungan kepada salah satu pihak. Apa tindakan terbaik?
A. Membantu karena dilakukan di luar jam kerja
B. Membagikan jika tidak mencantumkan nama pengirim
C. Menolak menggunakan saluran kedinasan untuk kepentingan tersebut dan menjaga profesionalisme
D. Membagikan hanya kepada rekan dekat
E. Menunggu sampai ada pegawai lain yang melakukannya
Jawaban: C
Pembahasan:
Dalam konteks kompetensi sosial kultural, profesionalisme dan netralitas perlu dijaga. Sarana internal pelayanan tidak semestinya digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak berkaitan dengan tugas.
Soal 20 — Studi Kasus Integratif
Pada jam pelayanan sibuk, sistem informasi mengalami gangguan. Antrean bertambah, seorang pasien mulai marah, dan beberapa pegawai mencoba menggunakan cara pencatatan masing-masing agar pekerjaan tetap berjalan. Jika Anda berada dalam tim tersebut, tindakan terbaik adalah ….
A. Membiarkan setiap pegawai memilih cara tercepat
B. Menghentikan seluruh pelayanan sampai sistem kembali normal
C. Mengikuti prosedur kontingensi yang berlaku, berkoordinasi dengan unit terkait, menjaga ketepatan pencatatan, dan memberikan informasi yang jelas kepada pengguna layanan
D. Meminta pasien kembali keesokan hari
E. Menggunakan akun pribadi untuk mencatat data pasien
Jawaban: C
Pembahasan:
Kasus ini menggabungkan pengambilan keputusan, kerja sama, komunikasi, orientasi pelayanan, keamanan informasi, dan manajemen perubahan. Pilihan terbaik adalah menjaga kesinambungan pelayanan menggunakan prosedur resmi sambil mengendalikan risiko yang muncul.
Siap Hadapi Seleksi BLUD RSUD dr. Soedarso 2026?

Tingkatkan persiapan dengan memperbanyak latihan soal sesuai kisi-kisi dan formasi yang dilamar. Yuk, latihan soal dan simulasi CAT lengkap di Fungsional.id
