Soal Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle + Materi, Pembahasan Lengkap

Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle menjadi salah satu proses penting untuk menilai kesiapan peserta bekerja di lingkungan rumah sakit, baik dari sisi kemampuan dasar, pelayanan, maupun kompetensi sesuai formasi. Melalui artikel Soal Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle + Materi, Pembahasan Lengkap, Anda dapat mempelajari materi penting sekaligus berlatih menghadapi soal tentang pelayanan publik, keselamatan pasien, komunikasi, ketelitian, profesionalisme, serta kompetensi teknis di lingkungan rumah sakit.

Gambaran Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle

Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle bertujuan menilai kesiapan peserta untuk bekerja secara profesional di lingkungan rumah sakit. Penilaian dapat mencakup kemampuan dasar, pelayanan publik, sikap kerja, serta kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar. Kompetensi yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Kemampuan Dasar
    Meliputi penalaran verbal, numerik, logika, ketelitian, dan kemampuan memahami informasi.
  • Pelayanan Publik
    Mencakup komunikasi, empati, penanganan keluhan, pelayanan tanpa diskriminasi, serta kemampuan memberikan solusi.
  • Integritas dan Etika Kerja
    Berkaitan dengan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerahasiaan, kepatuhan terhadap SOP, dan profesionalisme.
  • Kerja Sama dan Komunikasi
    Menguji koordinasi antarunit, komunikasi efektif, penyelesaian konflik, serta kemampuan bekerja dalam tim.
  • Keselamatan Pasien
    Meliputi identifikasi pasien, pencegahan insiden, keamanan tindakan, komunikasi efektif, dan pelaporan kejadian.
  • Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
    Mencakup hand hygiene, APD, teknik aseptik, pengelolaan limbah, serta pencegahan infeksi silang.
  • Kompetensi Teknis Formasi
    Materi disesuaikan dengan posisi yang dilamar, seperti keperawatan, farmasi, laboratorium, radiologi, administrasi, rekam medis, gizi, maupun tenaga penunjang lainnya.

Materi Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle

Materi rekrutmen perlu dipersiapkan dari sisi kemampuan umum, pelayanan rumah sakit, serta kompetensi teknis sesuai formasi.

1. Kemampuan Dasar

  • verbal;
  • numerik;
  • logika;
  • ketelitian;
  • pemecahan masalah.

2. Pelayanan Publik

  • komunikasi;
  • empati;
  • penanganan keluhan;
  • pelayanan tanpa diskriminasi;
  • penyelesaian masalah.

3. Integritas dan Profesionalisme

  • kejujuran;
  • disiplin;
  • tanggung jawab;
  • kepatuhan SOP;
  • kerahasiaan.

4. Keselamatan Pasien dan PPI

  • identifikasi pasien;
  • keamanan tindakan;
  • pencegahan jatuh;
  • hand hygiene;
  • APD;
  • pencegahan infeksi silang.

5. Kegawatdaruratan dan K3RS

  • ABCDE;
  • sesak;
  • syok;
  • kejang;
  • BHD;
  • needle stick injury;
  • keselamatan kerja.

6. Rekam Medis dan Dokumentasi

  • ketepatan pencatatan;
  • keamanan data;
  • kerahasiaan;
  • laporan insiden;
  • serah terima informasi.

7. Kompetensi Teknis Formasi

Materi disesuaikan dengan posisi yang dilamar, seperti:

  • keperawatan;
  • farmasi;
  • laboratorium;
  • radiologi;
  • gizi;
  • rekam medis;
  • administrasi;
  • tenaga penunjang lainnya.

Kisi-Kisi Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Terbaru

Kisi-kisi Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle perlu dipersiapkan berdasarkan kemampuan umum, pelayanan rumah sakit, keselamatan pasien, serta kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar.

1. Kemampuan Dasar

Materi yang perlu dikuasai:

  • kemampuan verbal;
  • numerik;
  • logika;
  • analisis data;
  • ketelitian;
  • pemecahan masalah.

Soal dapat berbentuk perhitungan sederhana, interpretasi data, silogisme, atau kasus yang meminta peserta menentukan keputusan paling logis.

2. Pelayanan Publik dan Pengaduan

RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle menyediakan kanal informasi dan pengaduan pasien, sehingga kemampuan pelayanan menjadi bagian penting dalam lingkungan kerja rumah sakit.

Fokus materi:

  • komunikasi ramah;
  • empati;
  • pelayanan tanpa diskriminasi;
  • menghadapi pasien atau keluarga marah;
  • penyelesaian keluhan;
  • pemberian informasi yang jelas.

3. Keselamatan Pasien

Permenkes Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien masih berstatus berlaku.

Kisi-kisi:

  • identifikasi pasien;
  • komunikasi efektif;
  • keamanan obat;
  • keamanan tindakan;
  • pencegahan jatuh;
  • near miss;
  • pelaporan insiden;
  • tindak lanjut keselamatan.

4. Kegawatdaruratan dan Prioritas

Karena rumah sakit memiliki layanan IGD dan pelayanan 24 jam, peserta perlu memahami:

  • triase;
  • ABCDE;
  • sesak;
  • syok;
  • penurunan kesadaran;
  • kejang;
  • perdarahan;
  • henti jantung;
  • prioritas pelayanan.

Soal HOTS dapat meminta Anda menentukan siapa yang harus ditangani terlebih dahulu atau tindakan pertama yang paling aman.

5. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Fokus:

  • hand hygiene;
  • penggunaan APD;
  • teknik aseptik;
  • sterilisasi dan desinfeksi;
  • pengelolaan limbah;
  • benda tajam;
  • pencegahan infeksi silang.

6. K3 Rumah Sakit

Permenkes Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit masih berlaku.

Kisi-kisi meliputi:

  • needle stick injury;
  • pajanan biologis;
  • bahan berbahaya;
  • ergonomi;
  • kebakaran;
  • evakuasi;
  • kecelakaan kerja;
  • penggunaan APD.

7. Rekam Medis Elektronik

RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle saat ini menampilkan RME terintegrasi sebagai bagian dari pelayanan penunjangnya.

Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis juga masih berlaku.

Materi:

  • keamanan akun;
  • ketepatan input;
  • identifikasi pasien;
  • kerahasiaan;
  • akses sesuai kewenangan;
  • koreksi data;
  • kontinuitas dokumentasi.

8. Kompetensi Teknis Tenaga Kesehatan

Untuk formasi klinis, fokus dapat mencakup:

  • pengkajian;
  • tindakan sesuai profesi;
  • penggunaan alat;
  • pemberian obat;
  • patient safety;
  • kegawatdaruratan;
  • dokumentasi;
  • batas kewenangan;
  • kolaborasi antarprofesi.

9. Kompetensi Layanan Penunjang

RSUD memiliki layanan laboratorium, radiologi digital, farmasi/e-resep, rehabilitasi medik, dan gizi klinis.

Kisi-kisi dapat meliputi:

  • verifikasi permintaan;
  • persiapan pemeriksaan;
  • quality control;
  • keselamatan penggunaan alat;
  • ketepatan hasil;
  • pelayanan obat;
  • keamanan pasien;
  • dokumentasi.

10. Kompetensi Administrasi

Untuk formasi nonklinis:

  • surat-menyurat;
  • pengarsipan;
  • pengolahan data;
  • Microsoft Office;
  • pelayanan pendaftaran;
  • administrasi pasien;
  • ketelitian dokumen;
  • kerahasiaan informasi.

11. Kerja Sama dan Komunikasi Antarprofesi

Materi:

  • handover;
  • koordinasi dokter dan perawat;
  • koordinasi unit penunjang;
  • pembagian tanggung jawab;
  • penyelesaian konflik;
  • komunikasi dalam kondisi pelayanan padat.

12. Integritas dan Profesionalisme

Kisi-kisi:

  • kejujuran;
  • disiplin;
  • tanggung jawab;
  • konflik kepentingan;
  • kepatuhan terhadap SOP;
  • kerahasiaan;
  • pelayanan objektif;
  • batas kewenangan.

13. Situational Judgement Test

Soal dapat berupa kasus:

  • pasien salah identitas;
  • keluarga melakukan komplain;
  • dua pekerjaan mendesak datang bersamaan;
  • rekan melakukan kesalahan;
  • terdapat instruksi di luar kewenangan;
  • terjadi kebocoran data;
  • layanan sedang penuh.

Contoh Soal Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle + Pembahasan

Contoh soal berikut dibuat dalam bentuk HOTS dan situational judgement. Peserta perlu mampu menganalisis kondisi, menentukan risiko, memilih prioritas, serta mengambil tindakan yang paling aman dan profesional.

Soal 1 — Pelayanan Publik

Keluarga pasien menyampaikan keluhan dengan nada tinggi karena proses pelayanan dianggap terlalu lama. Setelah diperiksa, keterlambatan terjadi karena hasil pemeriksaan penunjang belum tersedia.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Mendengarkan keluhan, menjelaskan kondisi secara jelas, dan membantu memastikan tindak lanjut pelayanan
B. Meminta keluarga menunggu tanpa penjelasan
C. Mendahulukan pasien agar komplain berhenti
D. Mengarahkan keluarga langsung ke petugas keamanan
E. Menyalahkan unit pemeriksaan penunjang

Jawaban: A

Pembahasan:
Pelayanan yang baik menuntut empati, komunikasi jelas, dan penyelesaian masalah tanpa mengabaikan prosedur serta keadilan pelayanan.

Soal 2 — Kemampuan Numerik

Jumlah pasien yang dilayani selama empat hari adalah 180, 220, 210, dan 190 pasien. Jika target rata-rata pelayanan adalah 205 pasien per hari, jumlah pasien minimal pada hari kelima agar target tersebut tercapai adalah ….

A. 210
B. 225
C. 230
D. 235
E. 240

Jawaban: B

Pembahasan:
Total target lima hari = 5 × 205 = 1.025. Jumlah empat hari = 800. Jadi hari kelima diperlukan 225 pasien.

Soal 3 — Keselamatan Pasien

Dua pasien memiliki nama hampir sama dan dijadwalkan menerima terapi berbeda. Salah satu gelang identitas tidak terbaca.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Menggunakan nomor kamar
B. Menanyakan nama saja
C. Menghentikan proses sementara dan memverifikasi identitas menggunakan pengenal yang valid
D. Mengikuti urutan kedatangan
E. Meminta keluarga menentukan pasien

Jawaban: C

Pembahasan:
Kesalahan identifikasi dapat menyebabkan wrong patient atau wrong treatment. Verifikasi harus dilakukan sebelum tindakan diteruskan.

Soal 4 — PPI

Petugas selesai menangani bahan terkontaminasi dan akan menggunakan komputer di area administrasi.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menggunakan komputer dengan sarung tangan
B. Menyemprot sarung tangan dengan alkohol
C. Meminta rekan mengetikkan data
D. Melepas sarung tangan dan melakukan hand hygiene sebelum menyentuh peralatan bersih
E. Membersihkan komputer setelah selesai

Jawaban: D

Pembahasan:
Perpindahan dari area terkontaminasi ke area bersih harus disertai pelepasan sarung tangan dan hand hygiene untuk mencegah transmisi silang.

Soal 5 — Kegawatdaruratan

Seseorang datang dengan sesak berat, saturasi oksigen 82%, frekuensi napas 36 kali/menit, dan tampak gelisah.

Prioritas pertama adalah ….

A. Menggali riwayat penyakit lengkap
B. Menyelesaikan administrasi
C. Memberikan edukasi posisi tidur
D. Menunggu pemeriksaan lanjutan
E. Melakukan penilaian ABCDE dan intervensi terhadap gangguan pernapasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Gangguan breathing dengan hipoksemia merupakan kondisi prioritas. Penilaian dan intervensi awal harus dilakukan segera.

Soal 6 — Rekam Medis Elektronik

Pegawai meninggalkan komputer dengan akun RME masih aktif ketika pergi ke unit lain.

Risiko utama adalah ….

A. Akses tidak sah terhadap data pasien menggunakan akun tersebut
B. Komputer otomatis rusak
C. Seluruh data pasien hilang
D. Printer menjadi tidak aktif
E. Sistem berhenti permanen

Jawaban: A

Pembahasan:
Akun RME bersifat personal. Membiarkannya terbuka meningkatkan risiko pelanggaran kerahasiaan dan perubahan data tanpa kewenangan.

Soal 7 — Administrasi

Petugas menemukan dua berkas dengan nama pasien sama tetapi nomor rekam medis berbeda.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menggabungkan kedua berkas
B. Memverifikasi identitas dan nomor rekam medis sebelum memproses dokumen
C. Menggunakan berkas yang paling baru
D. Memilih berdasarkan alamat saja
E. Meminta pasien menentukan berkas

Jawaban: B

Pembahasan:
Ketelitian administrasi harus mengutamakan verifikasi data untuk mencegah tertukarnya informasi pasien.

Soal 8 — Near Miss

Obat hampir diberikan kepada pasien yang salah, tetapi kesalahan diketahui sebelum obat masuk.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tidak perlu dilaporkan
B. Menghapus seluruh catatan
C. Melaporkan sebagai near miss dan mengevaluasi faktor penyebab
D. Menyalahkan petugas sebelumnya
E. Memindahkan pasien

Jawaban: C

Pembahasan:
Near miss perlu dilaporkan karena dapat menunjukkan kelemahan sistem yang berpotensi menimbulkan insiden serius.

Soal 9 — K3RS

Petugas tertusuk jarum bekas setelah melakukan tindakan.

Langkah paling tepat adalah ….

A. Menutup luka dan kembali bekerja
B. Menunggu gejala muncul
C. Memijat luka sekuat mungkin
D. Melakukan pertolongan awal dan mengikuti prosedur pelaporan serta evaluasi pajanan
E. Mengabaikan jika luka kecil

Jawaban: D

Pembahasan:
Needle stick injury membutuhkan respons segera untuk menilai risiko pajanan dan menentukan tindak lanjut.

Soal 10 — Integritas

Seorang rekan meminta Anda mengubah waktu kehadirannya agar tidak tercatat terlambat.

Sikap paling tepat adalah ….

A. Membantu karena hanya sekali
B. Mengubah beberapa menit
C. Menyerahkan kepada rekan lain
D. Menunggu atasan mengetahuinya sendiri
E. Menolak karena data kehadiran harus sesuai kondisi sebenarnya

Jawaban: E

Pembahasan:
Manipulasi data bertentangan dengan prinsip integritas dan akuntabilitas pegawai.

Soal 11 — Layanan Laboratorium

Hasil laboratorium menunjukkan nilai kritis yang dapat memengaruhi keputusan klinis segera.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memastikan validitas hasil dan menyampaikan nilai kritis melalui prosedur komunikasi yang berlaku
B. Menunggu dokter membaca sistem sendiri
C. Mengubah nilai agar tidak terlalu ekstrem
D. Mengirim hasil melalui akun pribadi
E. Menunda sampai seluruh pemeriksaan selesai

Jawaban: A

Pembahasan:
Nilai kritis membutuhkan verifikasi dan komunikasi cepat agar tindakan klinis tidak terlambat.

Soal 12 — Farmasi

Saat akan menyerahkan obat, petugas mengetahui terdapat riwayat alergi terhadap obat sejenis pada rekam medis pasien.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memberikan dosis setengah
B. Menahan pemberian dan mengklarifikasi terapi kepada tenaga yang berwenang
C. Memberikan lalu mengobservasi
D. Mengganti obat sendiri
E. Meminta pasien memilih

Jawaban: B

Pembahasan:
Riwayat alergi merupakan risiko keselamatan. Terapi harus diklarifikasi sebelum obat diberikan.

Soal 13 — Komunikasi Antarprofesi

Saat serah terima, petugas menerima informasi pasien yang tidak lengkap sementara kondisi pasien berisiko memburuk.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menerima informasi apa adanya
B. Menunggu shift berikutnya
C. Mengklarifikasi informasi penting secara terstruktur sebelum melanjutkan tanggung jawab
D. Membaca catatan lama saja
E. Menyerahkan kembali pasien

Jawaban: C

Pembahasan:
Handover harus memastikan informasi penting tersampaikan agar kesinambungan dan keselamatan pelayanan terjaga.

Soal 14 — Pelaporan Insiden

Petugas melihat lantai di dekat ruang pelayanan basah dan licin. Belum ada orang yang jatuh.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Menunggu petugas kebersihan
B. Memberi tahu pasien agar berhati-hati
C. Membiarkan karena belum ada insiden
D. Mengamankan area dan mengoordinasikan penanganan segera
E. Menutup area tanpa memberi informasi

Jawaban: D

Pembahasan:
Keselamatan menuntut pengendalian risiko sebelum terjadi cedera, bukan hanya merespons setelah insiden.

Soal 15 — Prioritas Pelayanan

Empat kondisi terjadi bersamaan:

  • permintaan salinan hasil pemeriksaan;
  • keluarga menanyakan lokasi ruang rawat;
  • pasien mengalami nyeri dada disertai keringat dingin;
  • petugas meminta formulir.

Prioritas pertama adalah ….

A. Menyiapkan salinan hasil
B. Menunjukkan lokasi ruang rawat
C. Menyerahkan formulir
D. Menyelesaikan pekerjaan yang paling cepat
E. Menangani pasien dengan nyeri dada dan menilai kondisi kegawatannya

Jawaban: E

Pembahasan:
Nyeri dada disertai tanda sistemik dapat mengarah pada kondisi serius sehingga menjadi prioritas utama.

Soal 16 — Kerahasiaan Data

Seorang kerabat pegawai meminta informasi diagnosis anggota keluarganya yang sedang dirawat.

Respons paling tepat adalah ….

A. Menolak memberikan informasi tanpa kewenangan atau persetujuan yang sah
B. Memberikan diagnosis tanpa detail
C. Menunjukkan hasil pemeriksaan di layar
D. Memberikan informasi karena masih keluarga
E. Mengirimkan foto rekam medis

Jawaban: A

Pembahasan:
Hubungan keluarga tidak otomatis memberikan hak akses terhadap informasi medis pasien.

Soal 17 — Kerja Sama

Dua unit saling menyalahkan karena keterlambatan pelayanan pasien.

Tindakan yang paling tepat adalah ….

A. Membela unit sendiri
B. Mengidentifikasi titik hambatan bersama dan menyusun solusi berdasarkan alur pelayanan
C. Melaporkan unit lain sebelum evaluasi
D. Menghindari koordinasi
E. Menyerahkan seluruh masalah kepada pimpinan

Jawaban: B

Pembahasan:
Kolaborasi efektif berfokus pada penyelesaian akar masalah, bukan mencari pihak untuk disalahkan.

Soal 18 — Radiologi

Permintaan pemeriksaan radiologi mencantumkan identitas yang tidak sesuai dengan gelang pasien.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tetap memeriksa karena jenis pemeriksaan sudah jelas
B. Mengikuti keterangan keluarga
C. Menghentikan proses dan melakukan verifikasi identitas serta permintaan pemeriksaan
D. Mengganti identitas sendiri
E. Memeriksa pasien berikutnya tanpa melaporkan

Jawaban: C

Pembahasan:
Mismatch identitas harus diselesaikan sebelum pemeriksaan untuk mencegah salah pasien dan salah prosedur.

Soal 19 — Kompetensi dan Kewenangan

Pegawai diminta melakukan tindakan yang berada di luar kompetensinya karena unit sedang kekurangan tenaga.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Melakukan demi mempercepat pelayanan
B. Mencoba setelah membaca SOP
C. Meminta persetujuan pasien
D. Menjelaskan batas kewenangan dan mengoordinasikan dengan petugas yang kompeten
E. Meninggalkan pekerjaan

Jawaban: D

Pembahasan:
Kekurangan tenaga tidak menghapus batas kompetensi dan kewenangan. Keselamatan tetap menjadi prioritas.

Soal 20 — Konflik Kepentingan

Seseorang menawarkan hadiah kepada petugas agar proses pelayanannya didahulukan.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menerima tetapi tidak mendahulukan
B. Menerima jika nilainya kecil
C. Membagi hadiah kepada tim
D. Menyimpan hadiah untuk unit
E. Menolak secara profesional dan tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur

Jawaban: E

Pembahasan:
Pelayanan harus objektif dan bebas konflik kepentingan. Hadiah tidak boleh menjadi dasar perlakuan khusus.

Siapkan Diri Lebih Baik untuk Rekrutmen BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle

Perbanyak latihan soal agar Anda semakin terbiasa menghadapi materi kemampuan dasar, pelayanan publik, patient safety, PPI, K3RS, RME, hingga kompetensi teknis sesuai formasi. Akses fungsional.id untuk mendapatkan lebih banyak Soal Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle lengkap dengan materi, pembahasan, dan simulasi CAT.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!