Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 Tahun 2026 membuka formasi Tenaga Bidan, Tenaga ATLM, Tenaga Epidemiolog, dan Perekam Medis, masing-masing sebanyak 1 orang. Berdasarkan informasi pada pengumuman, proses seleksi mencakup tes tertulis berbasis CAT, tes keahlian, dan wawancara.
Melalui artikel Soal Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 + Pembahasan, Anda dapat mempersiapkan diri menghadapi materi kemampuan dasar dan kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar, sekaligus berlatih mengerjakan soal lengkap dengan pembahasan.
Gambaran Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 Tahun 2026
Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 Tahun 2026 membuka 4 formasi, yaitu:
- Tenaga Bidan sebanyak 1 orang;
- Tenaga ATLM sebanyak 1 orang;
- Tenaga Epidemiolog sebanyak 1 orang;
- Perekam Medis sebanyak 1 orang.
Kualifikasi pendidikan yang dicantumkan pada pengumuman adalah S1 untuk Epidemiolog, sedangkan Bidan, ATLM, dan Rekam Medis minimal D3. Pelamar juga dipersyaratkan berusia maksimal 35 tahun, memiliki STR aktif untuk formasi yang membutuhkan, mampu mengoperasikan komputer dan RME, serta memiliki sikap jujur, disiplin, komunikatif, dan bertanggung jawab.
Proses seleksi terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis berbasis CAT, tes keahlian, hingga wawancara. Karena itu, peserta perlu mempersiapkan kemampuan dasar sekaligus kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar.
Untuk menghadapi tes CAT, fokus persiapan dapat diarahkan pada:
- kemampuan logika dan penalaran;
- ketelitian dan analisis data;
- pemahaman pelayanan puskesmas;
- penggunaan komputer dan RME;
- integritas dan pelayanan;
- kompetensi teknis sesuai jabatan.
Dengan memahami formasi, kualifikasi, dan tahapan seleksi, peserta dapat mempersiapkan diri lebih terarah sebelum mengikuti Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 Tahun 2026.
Materi Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1
Berdasarkan informasi pada poster rekrutmen, peserta akan mengikuti tes tertulis berbasis CAT, kemudian dilanjutkan dengan tes keahlian dan wawancara. Poster tidak merinci kisi-kisi CAT secara khusus, sehingga materi berikut disusun sebagai fokus persiapan yang relevan dengan formasi dan kualifikasi yang diumumkan.
1. Kemampuan Dasar dan Penalaran
Materi dapat mencakup:
- logika dasar;
- penalaran verbal;
- numerik sederhana;
- analisis data;
- ketelitian;
- pemecahan masalah.
2. Pelayanan Puskesmas
Peserta perlu memahami:
- pelayanan kesehatan primer;
- alur pelayanan pasien;
- keselamatan pasien;
- komunikasi pelayanan;
- etika dan profesionalisme;
- kerja sama antarprofesi.
3. Penggunaan Komputer dan RME
Karena pengumuman mencantumkan kemampuan mengoperasikan komputer dan RME, peserta sebaiknya memahami:
- penggunaan aplikasi dasar;
- input dan validasi data;
- ketelitian pencatatan;
- kerahasiaan informasi pasien;
- penggunaan Rekam Medis Elektronik.
4. Kompetensi Teknis Bidan
Fokus materi:
- pelayanan antenatal;
- persalinan normal;
- nifas;
- kesehatan ibu dan bayi;
- kegawatdaruratan maternal dan neonatal;
- rujukan.
5. Kompetensi Teknis ATLM
Materi meliputi:
- pengelolaan spesimen;
- hematologi;
- kimia klinik;
- mikrobiologi;
- pengendalian mutu;
- biosafety dan K3 laboratorium;
- validasi hasil.
6. Kompetensi Teknis Epidemiolog
Fokus persiapan:
- surveilans epidemiologi;
- insidens dan prevalens;
- analisis data kesehatan;
- investigasi kejadian luar biasa;
- faktor risiko;
- pelaporan dan interpretasi data.
7. Kompetensi Teknis Perekam Medis
Materi dapat mencakup:
- pengelolaan rekam medis;
- identifikasi pasien;
- kelengkapan dokumen;
- klasifikasi dan kodefikasi;
- kerahasiaan data;
- RME;
- mutu informasi kesehatan.
8. Integritas dan Karakter Kerja
Poster juga menekankan sikap jujur, disiplin, komunikatif, dan bertanggung jawab. Karena itu, latihan soal dapat memuat situasi kerja seperti:
- konflik kepentingan;
- kesalahan pencatatan;
- pelayanan kepada pasien;
- kerja sama tim;
- tanggung jawab terhadap tugas.
Kisi-Kisi Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1
Berdasarkan poster rekrutmen yang Anda kirim, proses seleksi Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 mencakup tes tertulis berbasis CAT, tes keahlian, dan wawancara. Namun, poster tidak mencantumkan rincian kisi-kisi materi CAT secara spesifik. Karena itu, fokus persiapan berikut disusun berdasarkan formasi dan kualifikasi yang tertera pada poster.
1. Kemampuan Dasar CAT
Fokus latihan dapat mencakup:
- logika dan penalaran;
- numerik dasar;
- pemahaman bacaan;
- analisis data sederhana;
- ketelitian;
- pemecahan masalah.
2. Kompetensi Pelayanan Puskesmas
Materi yang relevan antara lain:
- pelayanan kesehatan primer;
- komunikasi dengan pasien;
- keselamatan pasien;
- kerja sama antarprofesi;
- etika pelayanan;
- tanggung jawab dan disiplin kerja.
3. Komputer dan Rekam Medis Elektronik
Poster secara khusus mencantumkan kemampuan mengoperasikan komputer dan RME. Fokus persiapan:
- input data;
- verifikasi data pasien;
- ketelitian pencatatan;
- penggunaan aplikasi pelayanan;
- kerahasiaan informasi pasien;
- Rekam Medis Elektronik.
4. Kisi-Kisi Formasi Bidan
Fokus materi:
- antenatal care;
- persalinan;
- nifas;
- bayi baru lahir;
- kesehatan ibu dan anak;
- kegawatdaruratan maternal dan neonatal;
- rujukan.
5. Kisi-Kisi Formasi ATLM
Materi dapat mencakup:
- pengelolaan spesimen;
- hematologi;
- kimia klinik;
- mikrobiologi;
- pengendalian mutu;
- biosafety;
- keselamatan kerja laboratorium;
- validasi hasil pemeriksaan.
6. Kisi-Kisi Formasi Epidemiolog
Fokus:
- surveilans epidemiologi;
- insidens dan prevalens;
- faktor risiko;
- analisis data kesehatan;
- investigasi kejadian luar biasa;
- pencatatan dan pelaporan.
7. Kisi-Kisi Formasi Perekam Medis
Materi yang perlu dipersiapkan:
- identifikasi pasien;
- pengelolaan rekam medis;
- kelengkapan dokumen;
- klasifikasi dan kodefikasi;
- RME;
- kerahasiaan data;
- mutu informasi kesehatan.
8. Karakter dan Sikap Kerja
Poster juga menekankan kualifikasi jujur, disiplin, komunikatif, dan bertanggung jawab. Karena itu, soal situasional dapat menguji:
- integritas;
- tanggung jawab;
- komunikasi;
- pelayanan;
- kerja sama;
- kepatuhan terhadap prosedur.
Contoh Soal CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 dan Pembahasan
Contoh soal berikut disusun berdasarkan kisi-kisi pada bab sebelumnya, dengan menyesuaikan formasi yang tercantum pada poster, yaitu Bidan, ATLM, Epidemiolog, dan Perekam Medis. Soal dibuat berbasis kasus agar lebih menekankan kemampuan analisis dan pengambilan keputusan.
Soal 1 – Kemampuan Numerik
Jumlah kunjungan pasien selama empat hari berturut-turut adalah 120, 135, 145, dan 160 orang. Berapa rata-rata kunjungan pasien per hari?
A. 140 orang
B. 135 orang
C. 145 orang
D. 150 orang
E. 155 orang
Jawaban: A
Pembahasan:
Total kunjungan = 120 + 135 + 145 + 160 = 560. Rata-rata = 560 ÷ 4 = 140 orang.
Soal 2 – Ketelitian Data
Petugas menemukan tanggal lahir pasien pada RME berbeda dengan identitas resmi yang ditunjukkan pasien.
Tindakan paling tepat adalah ….
A. Mengikuti data lama karena sudah tersimpan
B. Melakukan verifikasi identitas dan memperbaiki data sesuai prosedur
C. Membuat data pasien baru tanpa pemeriksaan
D. Menghapus rekam medis lama
E. Meminta pasien mengabaikan perbedaan
Jawaban: B
Pembahasan:
Kesalahan identitas dapat berdampak pada keselamatan pasien. Data harus diverifikasi dan diperbaiki melalui prosedur yang berlaku.
Soal 3 – Integritas Pelayanan
Seorang rekan meminta Anda mengubah waktu pelayanan pada sistem agar laporan terlihat sesuai target.
Sikap yang paling tepat adalah ….
A. Mengubah data karena diminta rekan senior
B. Menunda perubahan sampai akhir bulan
C. Menolak manipulasi data dan melaporkan kondisi sebenarnya sesuai prosedur
D. Menghapus data yang bermasalah
E. Membuat catatan baru tanpa informasi sebenarnya
Jawaban: C
Pembahasan:
Poster menekankan sikap jujur dan bertanggung jawab. Data pelayanan harus menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
Formasi Bidan
Soal 4 – Kegawatdaruratan Maternal
Ibu hamil trimester ketiga datang dengan perdarahan pervaginam cukup banyak disertai lemah dan tekanan darah menurun.
Prioritas tindakan adalah ….
A. Melakukan pemeriksaan rutin kehamilan terlebih dahulu
B. Memberikan edukasi nutrisi
C. Menunggu keluarga datang
D. Menilai kondisi kegawatdaruratan, melakukan stabilisasi awal, dan menyiapkan rujukan segera
E. Menjadwalkan kontrol keesokan hari
Jawaban: D
Pembahasan:
Perdarahan disertai tanda gangguan hemodinamik membutuhkan prioritas pada stabilisasi dan rujukan.
Soal 5 – Bayi Baru Lahir
Bayi baru lahir tidak segera bernapas spontan setelah dilakukan langkah awal perawatan.
Tindakan berikutnya yang paling tepat adalah ….
A. Menunggu beberapa menit
B. Memberikan ASI
C. Mengukur berat badan
D. Membungkus bayi kemudian observasi
E. Melakukan penilaian dan resusitasi neonatal sesuai langkah yang berlaku
Jawaban: E
Pembahasan:
Gangguan napas pada bayi baru lahir membutuhkan penilaian cepat dan resusitasi sesuai prosedur.
Soal 6 – Antenatal Care
Hasil pemeriksaan ibu hamil menunjukkan tekanan darah meningkat disertai keluhan sakit kepala hebat dan pandangan kabur.
Langkah paling tepat adalah ….
A. Menilai kemungkinan kondisi hipertensi dalam kehamilan dan menentukan kebutuhan penanganan atau rujukan segera
B. Menyarankan pulang dan istirahat saja
C. Memberikan vitamin lalu kontrol satu bulan lagi
D. Menganggap sebagai keluhan biasa
E. Menyarankan olahraga berat
Jawaban: A
Pembahasan:
Tekanan darah tinggi dengan gejala neurologis membutuhkan evaluasi segera karena dapat mengarah pada kondisi serius dalam kehamilan.
Soal 7 – Masa Nifas
Ibu hari ketiga setelah melahirkan mengalami demam, nyeri perut bawah, dan lokia berbau tidak normal.
Tindakan terbaik adalah ….
A. Menunggu sampai demam turun sendiri
B. Melakukan penilaian kemungkinan infeksi nifas dan menentukan terapi atau rujukan sesuai kondisi
C. Memberikan edukasi menyusui saja
D. Menganggap sebagai kondisi normal pascapersalinan
E. Menunda pemeriksaan satu minggu
Jawaban: B
Pembahasan:
Demam, nyeri, dan lokia berbau dapat mengarah pada infeksi nifas dan membutuhkan evaluasi.
Formasi ATLM
Soal 8 – Spesimen Laboratorium
Sampel darah yang diterima mengalami hemolisis berat.
Tindakan yang paling tepat adalah ….
A. Tetap memproses seluruh pemeriksaan
B. Mengurangi nilai hasil secara manual
C. Menilai pengaruh hemolisis terhadap pemeriksaan dan meminta sampel ulang bila diperlukan
D. Mencampur dengan sampel lain
E. Mengabaikan kondisi sampel
Jawaban: C
Pembahasan:
Hemolisis dapat memengaruhi hasil beberapa parameter. Kualitas spesimen harus dievaluasi sebelum pemeriksaan.
Soal 9 – Kontrol Mutu
Hasil kontrol kualitas berada di luar rentang yang ditentukan.
Langkah yang tepat adalah ….
A. Langsung memeriksa sampel pasien
B. Mengubah nilai kontrol
C. Mengulang pemeriksaan pasien saja
D. Menghentikan sementara pemeriksaan, mencari penyebab, dan melakukan tindakan korektif
E. Mengabaikan karena alat masih menyala
Jawaban: D
Pembahasan:
Hasil kontrol yang tidak memenuhi syarat menunjukkan sistem analitik belum dapat dipercaya.
Soal 10 – Nilai Kritis
Hasil laboratorium menunjukkan nilai yang termasuk kategori kritis.
Tindakan paling tepat adalah ….
A. Menunggu akhir hari
B. Menyimpan hasil tanpa pemberitahuan
C. Mengirim hasil tanpa validasi
D. Mengulang semua pemeriksaan tanpa alasan
E. Memverifikasi hasil dan segera mengomunikasikan kepada pihak berwenang
Jawaban: E
Pembahasan:
Nilai kritis harus segera ditindaklanjuti setelah dipastikan valid.
Soal 11 – Biosafety
Petugas tertusuk jarum yang telah digunakan pada spesimen pasien.
Tindakan awal yang tepat adalah ….
A. Melakukan penanganan pajanan sesuai SOP dan segera melaporkan kejadian
B. Melanjutkan kerja tanpa tindakan
C. Menunggu muncul gejala
D. Menutup luka lalu pulang
E. Mengabaikan karena luka kecil
Jawaban: A
Pembahasan:
Pajanan benda tajam memiliki risiko biologis sehingga membutuhkan penanganan dan pelaporan segera.
Formasi Epidemiolog
Soal 12 – Insidens
Sebuah desa memiliki 1.000 penduduk. Selama satu bulan ditemukan 50 kasus baru penyakit tertentu.
Ukuran epidemiologi yang paling relevan adalah ….
A. Prevalensi titik
B. Insidens
C. Mortalitas
D. Case fatality rate
E. Attack rate sekunder
Jawaban: B
Pembahasan:
Insidens mengukur jumlah kasus baru yang terjadi pada populasi berisiko selama periode tertentu.
Soal 13 – Surveilans
Puskesmas menemukan peningkatan kasus diare dua kali lipat dibanding pola mingguan biasanya.
Langkah awal yang paling tepat adalah ….
A. Langsung mengumumkan KLB tanpa verifikasi
B. Mengabaikan karena belum ada kematian
C. Melakukan verifikasi data dan menilai apakah peningkatan tersebut melebihi pola yang diharapkan
D. Menunggu satu bulan
E. Menghapus kasus yang tidak lengkap
Jawaban: C
Pembahasan:
Peningkatan kasus perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah investigasi lebih lanjut.
Soal 14 – Investigasi KLB
Beberapa warga mengalami gejala serupa setelah menghadiri acara yang sama.
Tindakan paling tepat adalah ….
A. Menunggu hasil pemeriksaan seluruh warga
B. Memberikan edukasi tanpa pencatatan
C. Menganggap kasus tidak berhubungan
D. Menetapkan definisi kasus, melakukan pencarian kasus, dan mengidentifikasi kemungkinan sumber pajanan
E. Langsung menutup seluruh wilayah
Jawaban: D
Pembahasan:
Investigasi epidemiologi membutuhkan definisi kasus dan pemetaan sumber pajanan secara sistematis.
Soal 15 – Analisis Data
Data menunjukkan kasus meningkat terutama pada satu kelompok umur tertentu.
Tindakan yang paling tepat adalah ….
A. Menganggap semua kelompok memiliki risiko sama
B. Menghapus kelompok umur tersebut
C. Mengubah kategori data
D. Menyampaikan data tanpa analisis
E. Menganalisis faktor risiko pada kelompok tersebut dan mengarahkan intervensi secara lebih spesifik
Jawaban: E
Pembahasan:
Data epidemiologi digunakan untuk menentukan kelompok yang paling berisiko dan mengarahkan intervensi.
Formasi Perekam Medis
Soal 16 – Identifikasi Pasien
Dua pasien memiliki nama yang sama dan datang pada waktu berdekatan.
Tindakan paling aman adalah ….
A. Menggunakan minimal dua identitas untuk memastikan pasien yang benar
B. Menggunakan nama saja
C. Menggunakan nomor antrean
D. Mengandalkan ingatan petugas
E. Menanyakan kepada keluarga pasien lain
Jawaban: A
Pembahasan:
Identifikasi dengan sedikitnya dua identitas membantu mencegah tertukarnya rekam medis.
Soal 17 – Kerahasiaan Data
Seorang kerabat meminta salinan rekam medis pasien tanpa membawa persetujuan pasien.
Tindakan paling tepat adalah ….
A. Memberikan karena masih keluarga
B. Menolak pemberian data kecuali terdapat persetujuan atau dasar yang sah
C. Memberikan bagian diagnosis saja
D. Mengirim melalui pesan pribadi
E. Meminta kerabat memfoto layar komputer
Jawaban: B
Pembahasan:
Rekam medis mengandung informasi rahasia yang hanya dapat diberikan kepada pihak yang berhak.
Soal 18 – Kelengkapan Rekam Medis
Petugas menemukan dokumen pelayanan belum lengkap ditandatangani oleh tenaga kesehatan yang bertanggung jawab.
Tindakan yang tepat adalah ….
A. Melengkapi tanda tangan atas nama tenaga kesehatan
B. Menghapus dokumen
C. Mengembalikan atau mengoordinasikan kelengkapan kepada tenaga yang bertanggung jawab sesuai prosedur
D. Membiarkan karena pelayanan sudah selesai
E. Menyimpan dokumen terpisah
Jawaban: C
Pembahasan:
Petugas rekam medis tidak boleh mengisi atau menandatangani bagian yang menjadi tanggung jawab profesi lain.
Soal 19 – Rekam Medis Elektronik
Sistem RME tidak dapat diakses sementara pelayanan tetap berlangsung.
Tindakan paling tepat adalah ….
A. Menghentikan seluruh pelayanan
B. Meminjam akun petugas lain
C. Menulis data pasien di perangkat pribadi
D. Menggunakan prosedur downtime yang berlaku dan melakukan input kembali setelah sistem pulih
E. Tidak mencatat pelayanan
Jawaban: D
Pembahasan:
Gangguan sistem harus ditangani menggunakan prosedur downtime agar kesinambungan dan keamanan data tetap terjaga.
Soal 20 – Kasus Integratif Pelayanan
Seorang pasien datang dalam kondisi membutuhkan pelayanan segera, tetapi data identitasnya belum lengkap dan sistem RME mengalami gangguan.
Tindakan terbaik adalah ….
A. Menolak pasien sampai data lengkap
B. Menunggu sistem kembali normal
C. Meminta pasien pulang mengambil dokumen
D. Mengabaikan seluruh pencatatan
E. Mengutamakan pelayanan sesuai kegawatan sambil melakukan identifikasi yang memungkinkan dan menggunakan prosedur pencatatan darurat
Jawaban: E
Pembahasan:
Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas, tetapi identifikasi dan dokumentasi harus tetap dilakukan menggunakan prosedur alternatif yang tersedia.
Maksimalkan Persiapan Seleksi BLUD Puskesmas Purwanegara 1

Perbanyak latihan soal sesuai formasi Bidan, ATLM, Epidemiolog, dan Perekam Medis agar lebih siap menghadapi tes CAT dan kompetensi teknis. Kunjungi fungsional.id untuk mendapatkan latihan Soal Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD Puskesmas Purwanegara 1 lengkap dengan materi, kisi-kisi, kunci jawaban, dan pembahasan.


