Seleksi Petugas Post Enumeration Survey (PES) membutuhkan persiapan yang baik karena calon petugas perlu memahami kegiatan survei sekaligus memiliki kemampuan dalam membaca informasi, mengikuti konsep dan definisi, serta bekerja secara teliti di lapangan. Persiapan melalui latihan soal dapat membantu calon peserta mengenali berbagai bentuk pertanyaan yang berkaitan dengan pendataan, metodologi survei, ketelitian, penalaran, hingga situasi yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan tugas.
Artikel 100+ Soal Tes Petugas Post Enumeration Survey (PES) + Pembahasan disusun sebagai bahan latihan untuk membantu calon petugas mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi. Melalui pembahasan materi, kisi-kisi, serta berbagai contoh soal, peserta dapat memperkuat pemahaman mengenai tugas petugas PES, mengukur kemampuan yang masih perlu ditingkatkan, dan membiasakan diri menyelesaikan soal secara lebih tepat dan terarah.
Daftar Isi
ToggleMengenal Post Enumeration Survey (PES) dan Tugas Petugas
Post Enumeration Survey (PES) merupakan kegiatan survei yang dilakukan setelah pelaksanaan sensus atau kegiatan pendataan tertentu. Secara umum, PES digunakan untuk membantu mengevaluasi kualitas hasil pendataan, termasuk melihat kemungkinan adanya cakupan atau informasi yang perlu dievaluasi.
Karena berkaitan dengan pengumpulan dan pemeriksaan data, petugas PES perlu memahami konsep survei sekaligus mampu menjalankan tugas secara teliti, objektif, disiplin, dan sesuai prosedur.
1. Memahami Konsep dan Instrumen Survei
Petugas perlu memahami konsep, definisi, pertanyaan, serta petunjuk yang terdapat dalam instrumen pendataan agar informasi yang dikumpulkan sesuai ketentuan.
2. Melakukan Pendataan Lapangan
Petugas dapat berhadapan langsung dengan responden untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, melakukan wawancara, dan mencatat jawaban secara tepat menjadi penting.
3. Menjaga Ketelitian Data
Setiap informasi perlu diperiksa untuk mengurangi kesalahan pencatatan, data yang terlewat, maupun ketidaksesuaian jawaban.
4. Mengikuti Prosedur Pendataan
Petugas harus menjalankan kegiatan berdasarkan pedoman dan wilayah tugas yang telah ditentukan serta tidak mengubah data berdasarkan asumsi pribadi.
5. Menjaga Kerahasiaan Informasi
Informasi responden harus digunakan sesuai kepentingan kegiatan statistik dan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Berkoordinasi dan Menyelesaikan Kendala
Jika menemukan kendala di lapangan, petugas perlu melakukan koordinasi dengan pengawas atau pihak terkait untuk memperoleh penyelesaian yang sesuai prosedur.
Materi Tes Petugas Post Enumeration Survey (PES)
Calon Petugas Post Enumeration Survey (PES) perlu mempersiapkan kemampuan yang berkaitan dengan kegiatan statistik, pendataan lapangan, pengolahan informasi, serta penyelesaian masalah. Materi yang dipelajari sebaiknya tidak hanya berupa teori, tetapi juga penerapannya dalam situasi kerja.
1. Dasar-Dasar Post Enumeration Survey (PES)
Materi meliputi:
- pengertian dan tujuan PES;
- fungsi PES dalam evaluasi hasil pendataan;
- konsep cakupan dan kualitas data;
- peran petugas dalam kegiatan PES.
2. Konsep Dasar Statistik dan Pendataan
Peserta dapat mempelajari:
- populasi dan sampel;
- responden;
- rumah tangga dan anggota rumah tangga;
- variabel;
- data primer;
- pengumpulan dan pemeriksaan data.
3. Teknik Wawancara Responden
Materi yang perlu dipahami antara lain:
- memperkenalkan diri;
- menyampaikan tujuan pendataan;
- membaca pertanyaan sesuai instrumen;
- menggali jawaban secara netral;
- mencatat jawaban dengan benar;
- menghadapi responden yang sulit ditemui.
4. Ketelitian dan Pemeriksaan Data
Peserta perlu mampu:
- mencocokkan data;
- menemukan informasi yang tidak konsisten;
- mengenali data yang belum lengkap;
- memeriksa kembali hasil pendataan;
- menghindari kesalahan pencatatan.
5. Numerik dan Penalaran
Materi latihan dapat berupa:
- operasi hitung;
- persentase;
- rasio dan perbandingan;
- interpretasi tabel;
- logika;
- analisis informasi;
- soal cerita.
6. Penggunaan Perangkat Pendataan
Peserta perlu membiasakan diri menggunakan perangkat digital untuk membaca instruksi, memasukkan data, memeriksa isian, dan mengirimkan hasil pendataan sesuai sistem yang digunakan dalam kegiatan.
7. Etika dan Kerahasiaan Data
Petugas perlu memahami pentingnya kejujuran, objektivitas, tanggung jawab, menjaga kerahasiaan informasi responden, dan mematuhi prosedur pendataan.
8. Penyelesaian Masalah di Lapangan
Latihan dapat berupa kasus seperti:
- responden sulit ditemui;
- jawaban tidak konsisten;
- alamat sulit ditemukan;
- data tidak lengkap;
- kendala perangkat;
- perbedaan kondisi lapangan dengan informasi awal.
Kisi-Kisi Tes Petugas Post Enumeration Survey (PES) Terbaru
Kisi-kisi Tes Petugas Post Enumeration Survey (PES) perlu diarahkan pada kemampuan dasar sebagai Mitra Statistik sekaligus kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan PES. Pada PES SE2026, petugas melakukan pendataan kembali terhadap usaha/perusahaan terpilih untuk membantu mengevaluasi kualitas hasil Sensus Ekonomi 2026. Berikut peta materi yang dapat diprioritaskan:
1. Pengetahuan Dasar Statistik
Kisi-kisi:
- pengertian sensus dan survei;
- populasi dan sampel;
- responden;
- variabel dan data;
- data primer;
- kualitas dan konsistensi data;
- tujuan kegiatan statistik.
2. Pemahaman Post Enumeration Survey (PES)
Kisi-kisi:
- pengertian PES;
- tujuan pelaksanaan PES;
- evaluasi hasil sensus;
- pengecekan kembali unit terpilih;
- perbandingan hasil pendataan;
- independensi pelaksanaan PES.
Hal penting yang perlu dipahami adalah PES digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelaksanaan sensus, bukan sekadar memperbaiki jawaban sensus sebelumnya.
3. Teknik Pendataan dan Wawancara
Kisi-kisi:
- memperkenalkan diri kepada responden;
- menjelaskan tujuan pendataan;
- membaca pertanyaan sesuai instrumen;
- melakukan probing secara netral;
- mencatat jawaban berdasarkan keterangan responden;
- menghadapi responden yang sulit ditemui;
- pemeriksaan kelengkapan isian.
4. Ketelitian dan Kecermatan Data
Kisi-kisi:
- pencocokan nama dan identitas;
- membandingkan data;
- menemukan perbedaan informasi;
- memeriksa kelengkapan;
- mendeteksi inkonsistensi;
- membaca kode;
- validasi sederhana.
Ketelitian menjadi penting karena dalam kegiatan PES juga terdapat proses matching atau pemadanan data.
5. Numerik dan Interpretasi Data
Kisi-kisi:
- operasi hitung;
- persentase;
- rasio;
- perbandingan;
- rata-rata;
- soal cerita;
- membaca tabel;
- interpretasi data sederhana.
6. Penalaran dan Pemecahan Masalah
Kisi-kisi:
- logika pernyataan;
- hubungan sebab-akibat;
- penarikan kesimpulan;
- analisis informasi;
- menentukan prioritas;
- menyelesaikan kasus pendataan.
7. Penggunaan Perangkat Digital
Peserta perlu memahami penggunaan komputer, tablet, smartphone, internet, dan aplikasi pendataan. Kemampuan menggunakan perangkat digital juga termasuk persyaratan yang disebut dalam rekrutmen Mitra Statistik 2026.
8. Etika dan Kerahasiaan Data
Kisi-kisi:
- menjaga kerahasiaan responden;
- objektivitas;
- kejujuran;
- integritas;
- tanggung jawab;
- kepatuhan terhadap pedoman;
- tidak mengubah data berdasarkan asumsi.
9. Komunikasi dan Koordinasi
Materi dapat berbentuk kasus mengenai:
- komunikasi dengan responden;
- koordinasi dengan pengawas;
- bekerja sama dengan tim;
- berkomunikasi dengan aparat wilayah;
- melaporkan kendala;
- menyampaikan informasi secara jelas.
10. Studi Kasus Lapangan
Contoh permasalahan yang perlu dilatih:
- responden tidak berada di lokasi;
- responden menolak diwawancarai;
- jawaban tidak konsisten;
- unit/usaha sulit ditemukan;
- data tidak lengkap;
- terjadi perbedaan informasi;
- perangkat mengalami kendala;
- kondisi lapangan berbeda dengan informasi awal.
Contoh Soal HOTS Tes Petugas Post Enumeration Survey (PES) dan Pembahasan
Latihan berikut dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami konsep, menganalisis data, mengambil keputusan, dan menyelesaikan persoalan lapangan. Soal bukan merupakan soal resmi atau bocoran BPS.
Soal 1 — Konsep PES
Dalam pelaksanaan PES, petugas menemukan informasi responden berbeda dengan hasil pendataan sebelumnya. Tindakan paling tepat adalah …
A. Menyamakan jawaban dengan data sebelumnya
B. Memilih data yang dianggap paling masuk akal
C. Melakukan pendataan sesuai instrumen dan mencatat informasi berdasarkan hasil wawancara PES
D. Menghapus kedua data
E. Meminta responden mengikuti data sebelumnya
Jawaban: C
Pembahasan: Petugas harus menjaga independensi pendataan dan mencatat informasi sesuai hasil wawancara serta pedoman PES, bukan menyesuaikan jawaban dengan hasil pendataan sebelumnya.
Soal 2 — Tujuan PES
Mengapa pendataan PES perlu dilakukan secara objektif dan independen?
A. Agar seluruh data sama dengan sensus
B. Agar hasilnya dapat digunakan untuk mengevaluasi kualitas pendataan sebelumnya
C. Agar petugas dapat mengubah hasil sensus
D. Agar jumlah responden berkurang
E. Agar pendataan lebih cepat
Jawaban: B
Pembahasan: PES digunakan sebagai salah satu sarana mengevaluasi kualitas hasil sensus atau pendataan.
Soal 3 — Statistik Dasar
Sebuah wilayah memiliki 1.200 unit usaha. Sebanyak 180 unit terpilih sebagai sampel kegiatan. Persentase unit yang terpilih adalah …
A. 10%
B. 12%
C. 15%
D. 18%
E. 20%
Jawaban: C
Pembahasan: 180 ÷ 1.200 × 100% = 15%.
Soal 4 — Interpretasi Data
Petugas memperoleh data:
- Target: 80 responden
- Berhasil diwawancarai: 60
- Belum ditemui: 12
- Menolak: 8
Persentase responden yang berhasil diwawancarai adalah …
A. 60%
B. 65%
C. 70%
D. 75%
E. 80%
Jawaban: D
Pembahasan: 60 ÷ 80 × 100% = 75%.
Soal 5 — Teknik Wawancara
Responden menjawab pertanyaan dengan kalimat yang masih terlalu umum sehingga belum memenuhi informasi yang dibutuhkan. Petugas sebaiknya …
A. Menentukan sendiri jawabannya
B. Mengosongkan pertanyaan
C. Melakukan probing secara netral sesuai pedoman
D. Memilih jawaban yang paling sering ditemukan
E. Menyalin data sebelumnya
Jawaban: C
Pembahasan: Probing digunakan untuk memperoleh jawaban yang lebih jelas tanpa mengarahkan responden pada jawaban tertentu.
Soal 6 — Objektivitas
Petugas merasa jawaban responden kurang masuk akal, tetapi responden tetap memberikan keterangan yang sama setelah dikonfirmasi. Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Mengubah jawaban
B. Mencatat sesuai keterangan responden dan mengikuti prosedur pemeriksaan yang berlaku
C. Memilih jawaban berdasarkan pengalaman petugas
D. Menghapus responden
E. Menyalin jawaban responden lain
Jawaban: B
Pembahasan: Petugas tidak boleh mengganti informasi berdasarkan asumsi pribadi. Jika diperlukan, lakukan konfirmasi dan ikuti mekanisme pemeriksaan sesuai pedoman.
Soal 7 — Ketelitian
Kode acuan:
PES-62841735
Manakah kode yang sama persis?
A. PES-62847135
B. PES-62841753
C. PES-62841735
D. PES-68241735
E. PES-62814735
Jawaban: C
Pembahasan: Pilihan C memiliki susunan huruf dan angka yang identik dengan kode acuan.
Soal 8 — Konsistensi Data
Data menunjukkan usia kepala rumah tangga 35 tahun, sedangkan anak tertuanya tercatat berusia 38 tahun. Apa yang sebaiknya dilakukan?
A. Membiarkan data
B. Menghapus data anak
C. Memeriksa kembali isian dan melakukan konfirmasi sesuai prosedur
D. Mengubah usia anak menjadi 18 tahun
E. Mengubah usia kepala rumah tangga menjadi 60 tahun
Jawaban: C
Pembahasan: Terdapat indikasi inkonsistensi sehingga data perlu diperiksa dan dikonfirmasi, bukan langsung diubah berdasarkan asumsi.
Soal 9 — Numerik
Seorang petugas memiliki target 48 unit dalam 6 hari. Jika target dibagi rata, jumlah unit yang perlu diselesaikan setiap hari adalah …
A. 6
B. 7
C. 8
D. 9
E. 10
Jawaban: C
Pembahasan: 48 ÷ 6 = 8 unit per hari.
Soal 10 — Numerik HOTS
Petugas memiliki target 60 responden. Dalam tiga hari pertama ia menyelesaikan masing-masing 8, 10, dan 12 responden. Jika tersisa tiga hari kerja, rata-rata responden yang harus diselesaikan per hari adalah …
A. 8
B. 9
C. 10
D. 11
E. 12
Jawaban: C
Pembahasan: Total selesai = 8 + 10 + 12 = 30. Sisa 30 responden dalam tiga hari, sehingga 30 ÷ 3 = 10 responden per hari.
Soal 11 — Penalaran
Semua formulir yang telah lengkap harus diperiksa sebelum dikirim. Formulir A sudah lengkap. Maka …
A. Formulir A langsung dikirim
B. Formulir A harus diperiksa sebelum dikirim
C. Formulir A harus dihapus
D. Formulir A pasti salah
E. Formulir A tidak perlu diperiksa
Jawaban: B
Pembahasan: Kesimpulan mengikuti aturan yang diberikan pada premis.
Soal 12 — Prioritas Kerja
Petugas menghadapi tiga kondisi sekaligus: satu responden sudah membuat janji wawancara, satu data membutuhkan pemeriksaan, dan aplikasi mengalami masalah sehingga data tidak dapat tersimpan. Tindakan pertama yang paling tepat adalah …
A. Mengabaikan semuanya
B. Menentukan prioritas berdasarkan urgensi, menangani atau melaporkan kendala aplikasi, serta mengatur kembali pekerjaan lain
C. Membatalkan seluruh wawancara
D. Mengisi data secara asal
E. Menggunakan akun petugas lain
Jawaban: B
Pembahasan: Petugas perlu menilai urgensi, mengatasi kendala yang menghambat pekerjaan, dan mengoordinasikan pekerjaan lain secara terencana.
Soal 13 — Perangkat Digital
Aplikasi pendataan menunjukkan pesan kesalahan ketika petugas akan menyimpan data. Tindakan terbaik adalah …
A. Mengisi ulang dengan data berbeda
B. Menghapus aplikasi tanpa instruksi
C. Mencatat kendala dan mengikuti prosedur penanganan atau berkoordinasi dengan pengawas
D. Menggunakan akun teman
E. Membiarkannya tanpa laporan
Jawaban: C
Pembahasan: Kendala teknis sebaiknya ditangani melalui prosedur dan jalur koordinasi yang ditentukan.
Soal 14 — Kerahasiaan
Teman petugas meminta melihat data responden karena mengenal salah satu pemilik usaha. Apa yang harus dilakukan?
A. Memberikannya karena sama-sama petugas
B. Menolak memberikan data jika tidak berkaitan dengan kewenangan dan tugasnya
C. Mengirim sebagian data
D. Memberikan hanya melalui pesan pribadi
E. Menyebutkan informasi penting secara lisan
Jawaban: B
Pembahasan: Akses terhadap data harus sesuai tugas dan kewenangan. Informasi responden wajib dijaga kerahasiaannya.
Soal 15 — Integritas
Petugas belum berhasil menemui responden hingga mendekati batas waktu. Rekannya menyarankan mengisi jawaban berdasarkan perkiraan agar target selesai. Sikap yang tepat adalah …
A. Mengikuti saran tersebut
B. Mengisi sebagian berdasarkan perkiraan
C. Tidak merekayasa data dan berkoordinasi mengenai tindak lanjut sesuai prosedur
D. Menyalin data responden lain
E. Mengosongkan tanpa laporan
Jawaban: C
Pembahasan: Target pekerjaan tidak membenarkan pembuatan data yang tidak berasal dari proses pendataan yang semestinya.
Soal 16 — Komunikasi
Responden menolak karena tidak memahami tujuan pendataan. Tindakan pertama yang paling tepat adalah …
A. Memaksa responden
B. Berdebat
C. Menjelaskan identitas, tujuan kegiatan, dan kerahasiaan informasi secara sopan
D. Mengancam responden
E. Mengisi data sendiri
Jawaban: C
Pembahasan: Komunikasi yang jelas dan profesional dapat membantu responden memahami kegiatan sebelum menentukan respons berikutnya.
Soal 17 — Kasus Lapangan
Petugas tiba di alamat yang tercantum, tetapi unit usaha tidak ditemukan. Apa tindakan terbaik?
A. Langsung menyatakan usaha tidak ada
B. Membuat alamat baru
C. Memeriksa kembali informasi lokasi dan melakukan penelusuran sesuai prosedur
D. Menggantinya dengan usaha terdekat
E. Menghapus unit dari daftar
Jawaban: C
Pembahasan: Ketidaksesuaian kondisi lapangan harus diverifikasi terlebih dahulu sebelum menentukan status unit.
Soal 18 — Probing
Responden menjawab, “Pendapatan usaha saya tidak tentu.” Petugas membutuhkan informasi yang lebih spesifik. Pertanyaan lanjutan yang paling tepat adalah …
A. “Berarti pendapatannya kecil, ya?”
B. “Pasti kurang dari satu juta?”
C. “Dapatkah Bapak/Ibu menjelaskan sesuai periode yang ditanyakan pada kuesioner?”
D. “Saya isi saja berdasarkan perkiraan?”
E. “Sama seperti bulan lalu, kan?”
Jawaban: C
Pembahasan: Pertanyaan C bersifat netral dan membantu responden memberikan informasi sesuai konsep serta periode referensi.
Soal 19 — Analisis Data
Hasil pendataan empat wilayah:
- A: target 50, selesai 45
- B: target 40, selesai 38
- C: target 60, selesai 48
- D: target 30, selesai 27
Wilayah dengan persentase penyelesaian tertinggi adalah …
A. A
B. B
C. C
D. D
E. A dan D
Jawaban: B
Pembahasan: A = 90%, B = 95%, C = 80%, D = 90%. Jadi wilayah B tertinggi.
Soal 20 — Analisis Prioritas
Petugas memiliki dua responden yang belum selesai. Responden A dapat ditemui hari ini sesuai janji, sedangkan responden B belum memberikan kepastian waktu. Apa strategi yang paling logis?
A. Mendatangi B dan membatalkan A
B. Memprioritaskan janji dengan A sambil tetap melakukan tindak lanjut kepada B sesuai prosedur
C. Menghapus B
D. Mengisi data B berdasarkan perkiraan
E. Membatalkan keduanya
Jawaban: B
Pembahasan: Petugas sebaiknya memanfaatkan kesempatan pendataan yang sudah pasti tanpa mengabaikan tindak lanjut terhadap unit lainnya.
Soal 21 — Konsistensi
Dalam formulir tercatat sebuah usaha “tidak memiliki pekerja”, tetapi pada bagian berikutnya tercatat tiga pekerja dibayar. Tindakan petugas adalah …
A. Memilih salah satu secara acak
B. Membiarkan keduanya
C. Memeriksa kembali hubungan antarjawaban dan melakukan konfirmasi bila diperlukan
D. Mengubah jumlah pekerja menjadi nol
E. Menghapus seluruh formulir
Jawaban: C
Pembahasan: Dua informasi menunjukkan indikasi ketidakkonsistenan sehingga harus diperiksa kembali.
Soal 22 — Etika
Responden meminta petugas mengisi beberapa pertanyaan tanpa wawancara karena sedang sibuk. Petugas sebaiknya …
A. Mengarang jawaban
B. Mengikuti permintaan
C. Menawarkan waktu lain atau mekanisme yang diperbolehkan sesuai prosedur
D. Menyalin jawaban lama
E. Mengisi berdasarkan kondisi usaha yang terlihat
Jawaban: C
Pembahasan: Data harus diperoleh menggunakan prosedur yang berlaku, bukan dibuat berdasarkan perkiraan petugas.
Soal 23 — Manajemen Waktu
Seorang petugas terlalu lama melakukan wawancara karena sering membahas hal di luar kuesioner. Perbaikan paling tepat adalah …
A. Memotong seluruh jawaban responden
B. Menjaga komunikasi tetap sopan tetapi mengarahkan pembicaraan kembali pada pertanyaan yang relevan
C. Menghindari komunikasi
D. Menjawab sendiri pertanyaan
E. Mempercepat dengan melewati pertanyaan
Jawaban: B
Pembahasan: Wawancara perlu efektif tanpa mengurangi kualitas maupun kelengkapan informasi.
Soal 24 — HOTS Lapangan
Responden memberikan jawaban berbeda setelah pertanyaan yang sama dikonfirmasi. Apa langkah terbaik?
A. Memilih jawaban pertama
B. Memilih jawaban terakhir
C. Mengklarifikasi perbedaan secara netral dan memastikan jawaban sesuai konsep pertanyaan
D. Mengambil nilai rata-rata
E. Memilih jawaban yang menguntungkan target
Jawaban: C
Pembahasan: Inkonsistensi perlu diklarifikasi melalui probing yang netral.
Soal 25 — Koordinasi
Petugas menemukan kondisi yang tidak dijelaskan secara jelas dalam pedoman yang dimilikinya. Tindakan terbaik adalah …
A. Membuat aturan sendiri
B. Mengikuti perkiraan pribadi
C. Mendokumentasikan masalah dan berkoordinasi dengan pengawas untuk memperoleh arahan
D. Mengabaikannya
E. Bertanya kepada responden mengenai aturan BPS
Jawaban: C
Pembahasan: Kondisi yang tidak jelas sebaiknya diselesaikan melalui jalur koordinasi, bukan interpretasi pribadi tanpa dasar.
Soal 26 — HOTS Integritas
Seorang petugas menyadari setelah pulang bahwa satu jawaban penting kemungkinan salah dicatat. Apa tindakan paling tepat?
A. Mengubahnya berdasarkan ingatan
B. Membiarkan karena sudah selesai
C. Melaporkan temuan dan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur verifikasi
D. Menghapus formulir
E. Mengganti dengan jawaban yang paling umum
Jawaban: C
Pembahasan: Koreksi data perlu memiliki dasar dan mengikuti prosedur. Petugas tidak boleh mengubah data hanya berdasarkan dugaan.
Soal 27 — HOTS Ketelitian
Petugas bekerja sangat cepat dan selalu mencapai target, tetapi pemeriksaan menunjukkan banyak data tidak konsisten. Evaluasi yang paling tepat adalah …
A. Kecepatan sudah cukup sehingga kesalahan dapat diabaikan
B. Target jumlah lebih penting daripada kualitas
C. Petugas perlu menyeimbangkan produktivitas dengan ketelitian dan kualitas data
D. Pemeriksaan data tidak diperlukan
E. Target harus ditambah
Jawaban: C
Pembahasan: Dalam kegiatan statistik, jumlah pekerjaan yang selesai harus tetap diikuti kualitas data yang baik.
Soal 28 — HOTS Komunikasi
Responden mulai merasa tidak nyaman karena menganggap pertanyaan tertentu bersifat sensitif. Respons terbaik adalah …
A. Memaksa menjawab
B. Mengkritik responden
C. Menjelaskan tujuan pertanyaan dan kerahasiaan informasi secara profesional serta mengikuti prosedur wawancara
D. Menjawab sendiri
E. Membagikan jawaban responden lain sebagai contoh
Jawaban: C
Pembahasan: Petugas perlu membangun kepercayaan tanpa memaksa atau mengorbankan kerahasiaan informasi.
Soal 29 — HOTS Pengambilan Keputusan
Pada hari terakhir pendataan, petugas masih memiliki beberapa unit belum selesai. Salah satu unit membutuhkan kunjungan ulang, sementara unit lainnya masih perlu diverifikasi. Strategi terbaik adalah …
A. Mengisi seluruh data sendiri
B. Menghapus unit yang sulit
C. Menilai status setiap unit, menentukan prioritas berdasarkan peluang penyelesaian dan prosedur, kemudian berkoordinasi dengan pengawas
D. Memilih unit secara acak
E. Menyatakan semuanya selesai
Jawaban: C
Pembahasan: Keterbatasan waktu perlu dikelola melalui prioritas dan koordinasi tanpa mengorbankan validitas data.
Soal 30 — HOTS Komprehensif
Petugas menemukan data tidak konsisten, responden sedang terburu-buru, dan batas waktu pengiriman semakin dekat. Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Mengubah data agar terlihat konsisten
B. Mengirim data tanpa pemeriksaan
C. Menjelaskan perlunya klarifikasi, melakukan verifikasi secara efisien sesuai pedoman, dan berkoordinasi jika masalah belum dapat diselesaikan
D. Menghapus jawaban bermasalah
E. Menyalin informasi pendataan sebelumnya
Jawaban: C
Pembahasan: Situasi tersebut membutuhkan keseimbangan antara ketelitian, komunikasi, kepatuhan terhadap pedoman, dan manajemen waktu. Validitas data tetap tidak boleh dikorbankan hanya untuk mengejar batas waktu.
Tingkatkan Kesiapan Menghadapi Tes Petugas PES!

Memahami materi saja belum cukup. Perbanyak latihan soal melalui Fungsional.id untuk membiasakan diri menghadapi soal numerik, penalaran, ketelitian, hingga berbagai kasus pendataan di lapangan. Latihan secara konsisten, pahami setiap pembahasan, dan persiapkan diri menghadapi seleksi Petugas PES dengan lebih matang!
.
