100+ Soal Test Kognitif & Manajemen Kopdes Merah Putih (KDMP & KNMP) + Kunci Jawaban

Dalam program penguatan ekonomi berbasis masyarakat, pemerintah menghadirkan dua inisiatif utama yaitu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). KDMP berfokus pada pengelolaan ekonomi desa melalui koperasi, sementara KNMP lebih menitikberatkan pada pemberdayaan nelayan dan penguatan ekosistem perikanan. Keduanya sama-sama membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu bekerja langsung di lapangan.

Proses seleksi untuk posisi di KDMP maupun KNMP biasanya menggabungkan dua jenis tes, yaitu tes kognitif dan tes manajemen. Tes kognitif mengukur kemampuan dasar seperti logika, bahasa, dan numerik, sedangkan tes manajemen lebih menekankan pada kemampuan mengambil keputusan, mengelola konflik, serta memahami alur kerja operasional di lapangan, mulai dari koperasi hingga distribusi hasil perikanan.

Karena itu, pola soal yang dihadapi tidak bisa dianggap sederhana. Anda akan menjumpai kombinasi soal hitungan, analisis logika, hingga studi kasus yang menggambarkan kondisi nyata, seperti pembagian hasil usaha, pengelolaan logistik ikan, atau konflik antar anggota. Di artikel ini, Anda akan mendapatkan gambaran kisi-kisi sekaligus latihan soal yang dirancang mendekati pola seleksi sebenarnya, sehingga Anda bisa lebih siap saat menghadapi tes.

Kisi-Kisi Soal Test Kognitif & Manajemen KDMP & KNMP

Sebelum masuk ke latihan soal, penting untuk memahami area materi yang biasanya muncul dalam Soal Test Kognitif & Manajemen KDMP & KNMP. Materi ini tidak hanya menguji kemampuan berpikir, tetapi juga bagaimana Anda memahami kondisi nyata dalam pengelolaan koperasi desa dan aktivitas nelayan.

1. Kisi-Kisi Tes Kognitif (Intelektual Dasar)

Tes ini umumnya menggunakan format standar yang mirip dengan Tes Intelegensia Umum (TIU), namun dengan beberapa penyesuaian studi kasus pada soal ceritanya.

  • Kemampuan Verbal: Analogi kata, silogisme (penarikan kesimpulan logis dari beberapa premis), dan pemahaman wacana panjang terkait artikel ekonomi atau perikanan.
  • Kemampuan Numerik Dasar: Hitung cepat aritmatika, pecahan, dan persentase. Anda dituntut untuk bisa menghitung secara cepat margin keuntungan, persentase bagi hasil koperasi (SHU), atau fluktuasi harga ikan.
  • Deret Angka & Logika Analitis: Menemukan pola dari data angka (sangat berguna untuk membaca tren hasil tangkapan nelayan) serta memecahkan masalah sistematis dari sebuah skenario (misalnya, menentukan urutan prioritas pembagian logistik es balok ke kapal nelayan).

2. Kisi-Kisi Tes Manajemen (Manajerial & Tata Kelola)

Bagian ini sering berbentuk Situational Judgment Test (SJT) atau studi kasus, di mana Anda harus memilih tindakan manajerial yang paling tepat dan efisien.

  • Fungsi Manajemen Dasar (POAC): Penguasaan konsep Planning (Perencanaan program KNMP), Organizing (Pembagian struktur tugas di KDMP), Actuating (Menggerakkan anggota koperasi), dan Controlling (Pengawasan jalannya program).
  • Manajemen Konflik & Negosiasi: Studi kasus tentang cara menengahi perselisihan. Misalnya, konflik antara nelayan lokal dengan nelayan pendatang, atau ketidakpuasan anggota koperasi terhadap pembagian alat tangkap bantuan.
  • Manajemen Kinerja Terukur: Menilai keberhasilan staf koperasi atau unit usaha berdasarkan penyelesaian tugas dan pencapaian target (task-based), seperti target volume ikan yang diproses per hari atau jumlah piutang yang tertagih, alih-alih sekadar memantau durasi kehadiran fisik di fasilitas.
  • Pengambilan Keputusan (Decision Making): Kemampuan menetapkan prioritas dalam situasi krisis. Contoh: Bagaimana Anda merealokasikan dana operasional darurat ketika terjadi cuaca buruk/badai berkepanjangan yang membuat nelayan tidak bisa melaut.
  • Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain) Sederhana: Pemahaman alur logistik hasil perikanan, mulai dari ikan turun dari kapal (TPI), masuk ke tempat pendingin (cold storage), hingga distribusi ke pasar atau pabrik pengolahan agar kesegaran dan harga jual tetap terjaga.

Contoh Soal Test Kognitif & Manajemen KDMP & KNMP + Pembahasan

Di bagian ini, Anda akan langsung mengerjakan soal yang mencampurkan logika, hitungan, dan pengambilan keputusan dalam situasi yang sering terjadi di koperasi desa maupun lingkungan nelayan.

Soal 1
Koperasi : Anggota = Sekolah : …

A. Guru
B. Siswa
C. Buku
D. Kelas
E. Kepala Sekolah

Jawaban: B

Pembahasan:
Hubungan pada soal adalah “bagian dari”. Koperasi terdiri dari anggota, sedangkan sekolah terdiri dari siswa sebagai bagian utamanya.

Soal 2
Sebuah koperasi memperoleh keuntungan sebesar Rp20.000.000. Jika 30% dialokasikan untuk dibagikan kepada anggota sebagai SHU, berapa jumlah yang diterima anggota?

A. Rp5.000.000
B. Rp6.000.000
C. Rp7.000.000
D. Rp8.000.000
E. Rp9.000.000

Jawaban: B

Pembahasan:
30% × Rp20.000.000 = Rp6.000.000. Ini adalah bagian yang dibagikan kepada anggota sesuai persentase yang ditentukan.

Soal 3
Perhatikan pola angka berikut: 2, 4, 8, 16, …

A. 20
B. 24
C. 30
D. 32
E. 36

Jawaban: D

Pembahasan:
Pola angka dikali 2 secara berurutan, sehingga angka berikutnya adalah 32.

Soal 4
Di suatu wilayah, terjadi ketegangan antara nelayan lokal dan nelayan pendatang karena perebutan area tangkap. Kondisi ini mulai mengganggu aktivitas melaut dan berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Membiarkan konflik berkembang
B. Memihak salah satu kelompok
C. Menutup area tangkap sementara
D. Menghindari keterlibatan
E. Memfasilitasi dialog untuk mencari kesepakatan bersama

Jawaban: E

Pembahasan:
Pendekatan dialog menjadi solusi paling efektif untuk meredakan konflik dan menemukan kesepakatan yang adil bagi semua pihak.

Soal 5
Cuaca buruk menyebabkan nelayan tidak bisa melaut selama beberapa hari, sementara kebutuhan operasional seperti listrik cold storage dan gaji pekerja tetap berjalan.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Menghentikan seluruh operasional
B. Mengabaikan kebutuhan operasional
C. Menggunakan dana tanpa perhitungan
D. Menunda semua keputusan
E. Menyusun prioritas penggunaan dana agar operasional tetap berjalan

Jawaban: E

Pembahasan:
Dalam kondisi terbatas, pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan prioritas yang jelas agar operasional tetap berjalan tanpa pemborosan.

Soal 6
Sebuah koperasi membeli ikan dari nelayan dengan harga Rp10.000 per kg, kemudian menjualnya kembali dengan harga Rp12.500 per kg. Jika dalam satu hari koperasi menjual 200 kg ikan, berapa total keuntungan yang diperoleh?

A. Rp300.000
B. Rp400.000
C. Rp500.000
D. Rp600.000
E. Rp700.000

Jawaban: C

Pembahasan:
Keuntungan per kg = Rp12.500 − Rp10.000 = Rp2.500
Total keuntungan = 200 × Rp2.500 = Rp500.000

Soal 7
Perhatikan deret berikut: 5, 10, 20, 40, …

A. 60
B. 70
C. 80
D. 90
E. 100

Jawaban: C

Pembahasan:
Pola angka dikali 2 secara berurutan, sehingga hasil berikutnya adalah 80.

Soal 8
Dalam pengelolaan koperasi, terdapat anggota yang merasa pembagian alat tangkap tidak adil. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan anggota terhadap pengurus.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Mengabaikan keluhan anggota
B. Menjelaskan mekanisme pembagian secara transparan dan melakukan evaluasi jika diperlukan
C. Memihak anggota tertentu
D. Membagikan ulang tanpa aturan
E. Menunda keputusan

Jawaban: B

Pembahasan:
Transparansi dan komunikasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan anggota koperasi.

Soal 9
Seorang pengelola cold storage harus menentukan prioritas penyimpanan ikan saat kapasitas terbatas. Terdapat ikan dengan kualitas tinggi dan ikan dengan kualitas sedang.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Menyimpan semua tanpa prioritas
B. Mengabaikan kualitas ikan
C. Memprioritaskan penyimpanan ikan dengan kualitas terbaik
D. Menyimpan secara acak
E. Menunda keputusan

Jawaban: C

Pembahasan:
Prioritas diberikan pada ikan berkualitas tinggi karena memiliki nilai jual lebih tinggi.

Soal 10
Dalam sebuah rapat koperasi, sebagian anggota tidak setuju dengan keputusan yang diambil pengurus. Jika tidak ditangani, hal ini dapat menimbulkan perpecahan.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Mengabaikan pendapat anggota
B. Memaksakan keputusan
C. Menutup diskusi
D. Membuka ruang diskusi dan mencari solusi bersama
E. Membatalkan seluruh keputusan

Jawaban: D

Pembahasan:
Diskusi terbuka membantu mencapai kesepakatan yang lebih diterima semua pihak.

Soal 11
Sebuah koperasi desa mencatat bahwa dalam satu bulan, total pendapatan mencapai Rp50.000.000 dengan total biaya operasional sebesar Rp35.000.000. Pengurus ingin mengetahui persentase keuntungan terhadap pendapatan sebagai bahan evaluasi usaha.

Berapa persentase keuntungan tersebut?

A. 20%
B. 25%
C. 30%
D. 35%
E. 40%

Jawaban: C

Pembahasan:
Keuntungan = Rp50.000.000 − Rp35.000.000 = Rp15.000.000
Persentase = (15.000.000 / 50.000.000) × 100% = 30%

Soal 12
Perhatikan pola berikut: 3, 6, 9, 15, 24, …

A. 30
B. 33
C. 36
D. 39
E. 42

Jawaban: D

Pembahasan:
Pola selisih bertambah: +3, +3, +6, +9, sehingga berikutnya +15 → 24 + 15 = 39

Soal 13
Dalam kegiatan koperasi, terdapat ketidaksesuaian antara laporan stok ikan dengan jumlah fisik di lapangan. Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat menyebabkan kerugian dan menurunkan kepercayaan anggota.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Mengabaikan perbedaan tersebut
B. Menunda pengecekan
C. Menyalahkan petugas
D. Menghapus data lama
E. Melakukan pengecekan ulang dan audit sederhana terhadap stok

Jawaban: E

Pembahasan:
Ketidaksesuaian data harus segera ditelusuri melalui audit agar penyebabnya diketahui dan tidak terulang kembali.

Soal 14
Sebuah kelompok nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan selama beberapa minggu. Pengelola KNMP perlu mengambil langkah agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Menghentikan seluruh kegiatan
B. Mengabaikan kondisi
C. Menunggu kondisi membaik
D. Mengalihkan sebagian kegiatan ke usaha alternatif seperti pengolahan hasil laut
E. Mengurangi anggota

Jawaban: D

Pembahasan:
Diversifikasi usaha menjadi solusi agar ekonomi tetap berjalan saat hasil tangkapan menurun.

Soal 15
Dalam rapat koperasi, terdapat perbedaan pendapat terkait penggunaan dana untuk pengembangan usaha baru. Sebagian anggota setuju, sementara lainnya menolak karena risiko yang belum jelas.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Memaksakan keputusan
B. Mengabaikan pendapat anggota
C. Menunda tanpa diskusi
D. Mengambil keputusan sepihak
E. Mengkaji risiko dan membuka diskusi untuk mencapai kesepakatan

Jawaban: E

Pembahasan:
Keputusan dalam koperasi sebaiknya melalui musyawarah dan pertimbangan risiko agar dapat diterima bersama.

Soal 16
Sebuah koperasi desa mencatat bahwa dari 500 kg ikan yang dibeli, sebanyak 20% mengalami penurunan kualitas sehingga harus dijual dengan harga lebih rendah. Jika harga normal Rp12.000/kg dan harga turun menjadi Rp9.000/kg untuk ikan tersebut, berapa total pendapatan koperasi?

A. Rp5.400.000
B. Rp5.700.000
C. Rp6.000.000
D. Rp6.300.000
E. Rp6.600.000

Jawaban: B

Pembahasan:
Ikan kualitas baik = 80% × 500 = 400 kg → 400 × 12.000 = 4.800.000
Ikan kualitas turun = 100 kg → 100 × 9.000 = 900.000
Total = 4.800.000 + 900.000 = 5.700.000

Soal 17
Perhatikan pola angka berikut: 4, 7, 13, 25, …

A. 37
B. 43
C. 49
D. 51
E. 57

Jawaban: D

Pembahasan:
Pola selisih: +3, +6, +12 → berikutnya +24
25 + 24 = 49 → seharusnya 49 (opsi C lebih tepat secara pola).
Namun jika mengikuti pola doubling selisih, jawabannya adalah 49.
(Koreksi: jawaban yang tepat adalah C)

Soal 18
Dalam pengelolaan koperasi, terjadi keterlambatan distribusi ikan ke pasar karena koordinasi antara tim pengangkutan dan penyimpanan tidak berjalan baik. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas ikan.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Mengabaikan masalah tersebut
B. Menyalahkan salah satu tim
C. Mengurangi distribusi
D. Meningkatkan koordinasi dan memperjelas alur kerja antar tim
E. Menunda pengiriman

Jawaban: D

Pembahasan:
Masalah koordinasi harus diselesaikan dengan memperbaiki sistem kerja, bukan menyalahkan pihak tertentu.

Soal 19
Sebuah koperasi ingin meningkatkan keuntungan dengan menaikkan harga jual ikan. Namun, jika terlalu tinggi, pelanggan bisa beralih ke tempat lain.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Menaikkan harga setinggi mungkin
B. Mengabaikan kondisi pasar
C. Menurunkan harga drastis
D. Menetapkan harga berdasarkan keseimbangan antara biaya dan kondisi pasar
E. Menunda penjualan

Jawaban: D

Pembahasan:
Penentuan harga harus mempertimbangkan biaya dan daya beli pasar agar tetap kompetitif.

Soal 20
Dalam program KNMP, terdapat rencana pembagian bantuan alat tangkap kepada nelayan. Namun, jumlah alat terbatas dan tidak semua nelayan bisa mendapatkannya sekaligus.

Langkah yang paling tepat adalah:
A. Membagikan secara acak
B. Memberikan kepada kelompok tertentu saja
C. Menunda pembagian
D. Membagi berdasarkan prioritas dan kebutuhan yang jelas
E. Menghentikan program

Jawaban: D

Pembahasan:
Pembagian harus dilakukan secara adil dan berdasarkan kebutuhan agar tidak menimbulkan konflik.

Jangan Berhenti di Contoh Soal, Siapkan Diri Anda Lebih Matang

Kalau Anda serius ingin lolos seleksi KDMP maupun KNMP, latihan seperti ini baru langkah awal. Soal Test Kognitif & Manajemen KDMP & KNMP pada praktiknya sering lebih kompleks, memadukan hitungan, logika, dan pengambilan keputusan dalam satu soal sekaligus.

Di Fungsional.id, Anda bisa mengakses ratusan soal yang disusun mengikuti pola seleksi terbaru, lengkap dengan pembahasan yang membantu Anda memahami cara berpikir yang benar, bukan sekadar menebak jawaban. Mulai dari soal kognitif hingga studi kasus manajerial lapangan, semuanya dirancang agar Anda lebih siap menghadapi tes sebenarnya. Akses sekarang dan tingkatkan peluang Anda untuk lolos.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?