200+ Soal TIU CPNS 2026 Tes Intelegensi Umum + Kunci Jawaban

200+ Soal TIU CPNS 2026 Tes Intelegensi Umum + Kunci Jawaban

Tes Intelegensi Umum (TIU) dalam seleksi CPNS 2026 bukan sekadar ujian angka dan logika, melainkan cerminan kemampuan berpikir sistematis, kritis, dan cepat dalam menghadapi persoalan yang kompleks. TIU dirancang untuk mengukur kapasitas intelektual dasar seseorang, mulai dari penalaran verbal, kemampuan numerik, hingga penalaran figural, yang semuanya menjadi fondasi penting seorang calon aparatur negara. Banyak peserta yang keliru memandang TIU sebagai formalitas semata, padahal justru di sinilah daya analisis, ketelitian, dan ketahanan berpikir diuji secara nyata dalam waktu terbatas.

Memasuki ketatnya persaingan CPNS 2026, memahami pola soal TIU sekaligus berlatih dengan soal-soal berkualitas yang disertai kunci jawaban menjadi langkah strategis yang tak bisa diabaikan. Artikel ini disusun bukan hanya untuk menyajikan kumpulan soal, tetapi juga sebagai panduan pembelajaran mendalam agar pembaca mampu memahami logika di balik setiap pertanyaan. Dengan pendekatan yang terstruktur dan relevan dengan tren terbaru seleksi, pembaca diharapkan tidak sekadar menghafal jawaban, melainkan mengasah cara berpikir agar lebih siap menghadapi TIU secara percaya diri.

Kisi-kisi Soal TIU CPNS (Tes Intelegensi Umum) 2026

Berikut ini merupakan soal Tes TIU CPNS 2026, setiap poin kisi-kisi disertai dengan penjelasan singkat, kisi-kiai dapat dijadikan acuan berlatih tes TIU CPNS 2026

1. Kemampuan Verbal

Mengukur kemampuan memahami, mengolah, dan menyimpulkan informasi dalam bentuk bahasa.

  • Sinonim (Persamaan Kata)
    Menguji pemahaman makna kata dan kemampuan menemukan kata dengan arti yang setara atau paling mendekati.
  • Antonim (Lawan Kata)
    Menguji ketepatan dalam memahami kebalikan makna sebuah kata dalam konteks umum bahasa.
  • Analogi Verbal
    Mengukur kemampuan melihat hubungan makna antar kata, misalnya hubungan sebab-akibat, fungsi, atau perbandingan.
  • Pemahaman Bacaan (Wacana Singkat)
    Menguji kemampuan menangkap ide pokok, kesimpulan, dan informasi tersirat dari suatu teks pendek.
  • Pengelompokan Kata
    Mengukur kemampuan mengelompokkan kata berdasarkan kategori atau karakteristik tertentu.
2. Kemampuan Numerik

Mengukur logika numerik, perhitungan dasar, dan pemecahan masalah berbasis angka.

  • Aritmatika Dasar
    Meliputi operasi hitung dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dalam konteks soal cerita.
  • Deret Angka
    Menguji kemampuan menemukan pola urutan angka dan memprediksi angka berikutnya.
  • Perbandingan Kuantitatif
    Mengukur kemampuan membandingkan dua nilai atau ekspresi matematika dan menentukan hubungan logisnya.
  • Soal Cerita Matematika
    Menguji kemampuan menerjemahkan narasi ke model matematika dan menyelesaikannya secara logis.
  • Persentase dan Rasio
    Meliputi perhitungan perbandingan, diskon, laba-rugi, dan nilai persentase.
3. Kemampuan Figural (Spasial & Visual)

Mengukur kemampuan berpikir melalui pola, gambar, dan bentuk visual.

  • Analogi Gambar
    Menilai kemampuan menemukan hubungan antar bentuk atau pola visual.
  • Seri Gambar
    Mengukur kemampuan mengenali pola perubahan bentuk atau posisi dalam rangkaian gambar.
  • Rotasi Bangun Ruang
    Menguji kemampuan membayangkan objek yang diputar atau diubah posisinya.
  • Pola Simetri
    Mengukur kemampuan mengenali keselarasan dan keseimbangan bentuk terhadap sumbu tertentu.
  • Pencerminan Gambar
    Menguji kemampuan memahami bayangan cermin dari suatu objek.
4. Penalaran Logis

Mengukur pola berpikir sistematis dan kemampuan menarik kesimpulan rasional.

  • Silogisme
    Menguji kemampuan menarik kesimpulan logis berdasarkan dua premis yang diberikan.
  • Logika Fungsi & Hubungan
    Menilai kemampuan memahami hubungan antar variabel atau konsep.
  • Penalaran Sebab–Akibat
    Menguji kemampuan mengidentifikasi hubungan kausal dalam suatu pernyataan.
  • Pernyataan Benar/Salah
    Mengukur konsistensi logika terhadap beberapa pernyataan yang saling berkaitan.
5. Kemampuan Analitis

Mengukur kecermatan berpikir dalam menyusun strategi pemecahan masalah.

  • Analisis Pola
    Menilai kemampuan mengenali pola tersembunyi dalam susunan angka, huruf, atau simbol.
  • Interpretasi Data
    Menguji pemahaman terhadap data sederhana seperti tabel, grafik, atau diagram.
  • Pengambilan Keputusan Logis
    Mengukur kemampuan memilih solusi terbaik dari beberapa alternatif berdasarkan informasi terbatas.

Contoh Soal Tes TIU CPNS (Tes Intelegensi Umum) 2026 dan Pembahasan

Berikut ini contoh soal Tes Intelegensi Umum CPNS 2026, soal disertai dengan kunci jawaban dan pembahasan setiap soal

Soal 1

Seorang analis kebijakan menyampaikan bahwa data yang tidak tervalidasi dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang salah arah. Ia mengibaratkan validasi data seperti kompas dalam perjalanan: tanpa kompas, arah perjalanan ditentukan oleh insting atau asumsi yang subjektif.

Berdasarkan analogi tersebut, hubungan kata yang paling tepat untuk melengkapi pola berikut adalah:

VALIDASI : DATA = … : KEPUTUSAN

A. Prosedur : Administrasi
B. Interpretasi : Informasi
C. Pertimbangan : Keputusan
D. Kompas : Perjalanan
E. Aturan : Pelaksanaan

Jawaban benar: D

Pembahasan:
Dalam teks, validasi diibaratkan sebagai kompas dan keputusan sebagai perjalanan. Artinya, kompas memandu perjalanan sebagaimana validasi memandu keabsahan data sebelum digunakan membuat keputusan.
Jadi hubungannya adalah:
VALIDASI → DATA berfungsi seperti KOMPAS → PERJALANAN

Soal 2

Sebuah instansi pemerintah memiliki target penyelesaian sebanyak 720 dokumen dalam 12 hari kerja, dengan asumsi 1 tim menyelesaikan 10 dokumen per jam. Setelah berjalan 3 hari, ternyata 20% pekerjaan terhambat karena gangguan sistem dan jam kerja efektif berkurang 30%.

Jika instansi ingin tetap menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat waktu, maka strategi berikut yang paling logis dan efisien adalah…

A. Menambah jadwal kerja lembur pada hari ke-10 hingga hari ke-12
B. Menambah jam kerja harian sejak hari ke-4 sampai selesai
C. Mengurangi target harian dan menambah hari kerja
D. Menambah jumlah tim kerja sejak hari ke-4
E. Membiarkan jadwal berjalan tanpa perubahan

Jawaban benar: D

Pembahasan:
Gangguan sistem menyebabkan penurunan produktivitas secara waktu dan output. Cara paling rasional bukan menambah jam secara berlebihan (riskan kelelahan), melainkan meningkatkan kapasitas output dengan menambah jumlah tim kerja.
Opsi B berisiko kelelahan tim, sedangkan strategi D menambah produktivitas tanpa menurunkan kualitas kerja.

Soal 3

Sebuah pola perubahan visual (digambarkan dalam bentuk verbal):
Setiap gambar terdiri dari lingkaran, segitiga, dan persegi.
Aturannya:

  • Lingkaran selalu berpindah searah jarum jam
  • Segitiga selalu berubah rotasi 90° ke kanan
  • Persegi selalu berganti warna: Hitam → Putih → Hitam

Jika pada gambar ke-4 lingkaran berada di atas, segitiga menghadap kanan, dan persegi berwarna putih, maka kondisi yang paling mungkin pada gambar ke-7 adalah…

A. Lingkaran di bawah, segitiga menghadap bawah, persegi putih
B. Lingkaran di kiri, segitiga menghadap kiri, persegi hitam
C. Lingkaran di kanan, segitiga menghadap atas, persegi hitam
D. Lingkaran di bawah, segitiga menghadap atas, persegi putih
E. Lingkaran di atas, segitiga menghadap kanan, persegi hitam

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Pola:

  • Lingkaran: bergerak searah jarum jam → atas → kanan → bawah → kiri → atas…
    Dari gambar ke-4 ke ke-7 berarti maju 3 langkah.
  • Segitiga: diputar 90° ke kanan tiap gambar
  • Persegi: putih → hitam → putih → hitam

Dari kombinasi ketiga aturan ini, hasilnya mengarah ke opsi C.

Soal 4

Diketahui pernyataan berikut:

  1. Semua peserta yang lulus TIU memiliki nilai logika di atas rata-rata.
  2. Beberapa peserta yang memiliki nilai logika di atas rata-rata adalah lulusan jurusan teknik.
  3. Semua lulusan jurusan teknik mengikuti pelatihan persiapan CPNS.

Berdasarkan pernyataan di atas, simpulan yang paling tepat adalah:

A. Semua peserta yang lulus TIU adalah lulusan teknik
B. Semua peserta yang mengikuti pelatihan pasti lulus TIU
C. Sebagian peserta yang lulus TIU mungkin mengikuti pelatihan CPNS
D. Sebagian lulusan teknik tidak memiliki nilai logika di atas rata-rata
E. Semua peserta yang memiliki nilai logika tinggi pasti lulus TIU

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Kesimpulan logis yang tidak berlebihan dan tetap menjaga pola logika adalah:
Jika sebagian yang logika tinggi adalah lulusan teknik, dan semua lulusan teknik ikut pelatihan, maka sebagian peserta yang lulus TIU bisa jadi juga mengikuti pelatihan.

Soal 5

Seorang kepala bagian harus memilih satu dari lima kandidat untuk menjadi koordinator tim. Kriteria utama:

  1. Kemampuan berpikir cepat
  2. Stabilitas emosi
  3. Pengambilan keputusan rasional
  4. Kerja tim
  5. Konsistensi kinerja

Berikut ringkasan nilai kandidat:

KandidatCepatEmosiRasionalTimKonsisten
ATinggiRendahTinggiSedangTinggi
BSedangTinggiSedangTinggiSedang
CTinggiTinggiTinggiRendahTinggi
DSedangSedangTinggiTinggiTinggi
ETinggiTinggiSedangTinggiSedang

Jika stabilitas emosi dan kerja tim memiliki bobot tertinggi, sementara kecepatan hanya pendukung, kandidat yang paling logis dipilih adalah:

A. Kandidat A
B. Kandidat B
C. Kandidat C
D. Kandidat D
E. Kandidat E

Jawaban benar: D

Pembahasan:
Kandidat D memiliki nilai seimbang pada semua aspek penting, terutama kerja tim dan stabilitas emosi yang menjadi bobot utama.
Kandidat lain punya kelemahan di aspek kunci. Maka yang paling rasional dipilih adalah D.

Soal 6

Dalam sebuah artikel analisis kebijakan disebutkan bahwa reformasi birokrasi bukan hanya soal perubahan struktur, tetapi juga perubahan cara berpikir aparatur. Disebutkan pula bahwa banyak program reformasi gagal bukan karena kurangnya anggaran, melainkan resistensi budaya kerja yang tertanam lama dan tidak segera diadaptasi.

Berdasarkan wacana tersebut, kesimpulan paling tepat adalah:

A. Kegagalan reformasi birokrasi hanya disebabkan oleh rendahnya kualitas SDM
B. Anggaran tidak memiliki peran penting dalam reformasi birokrasi
C. Perubahan pola pikir aparatur lebih krusial daripada perubahan struktural semata
D. Reformasi birokrasi akan berhasil jika struktur organisasi diubah total
E. Budaya kerja tidak dapat diubah dalam sistem pemerintahan

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Wacana menekankan bahwa hambatan utama reformasi bukan pada struktur atau anggaran, melainkan pada pola pikir dan budaya kerja aparatur.
Maka kesimpulan paling logis adalah bahwa perubahan mindset lebih krusial daripada perubahan struktural semata. Itu sesuai dengan opsi C.

Soal 7

Sebuah pelatihan CPNS diikuti oleh 240 peserta. Sebanyak 40% peserta berasal dari jurusan sosial, sisanya dari jurusan eksakta. Dari peserta jurusan sosial, 25% lulus ujian akhir. Dari peserta jurusan eksakta, 50% lulus ujian.

Jika program ini ingin meningkatkan kelulusan minimal menjadi 60% dari total peserta, maka langkah paling efektif yang harus dilakukan adalah:

A. Menambah jumlah peserta dari jurusan sosial
B. Mengurangi kuota peserta jurusan eksakta
C. Meningkatkan pelatihan untuk peserta jurusan sosial
D. Mengurangi jumlah total peserta
E. Menurunkan standar kelulusan

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Saat ini:

  • Peserta sosial = 40% × 240 = 96 orang → lulus 25% = 24 orang
  • Peserta eksakta = 144 orang → lulus 50% = 72 orang
    Total lulus = 96 orang → hanya 40% dari total

Untuk mencapai 60%, harus fokus pada kelompok dengan kelulusan rendah yaitu jurusan sosial.

Soal 8

Dalam sebuah rangkaian bentuk, setiap perubahan mengikuti pola berikut:

  1. Bentuk utama berganti: segitiga → persegi → lingkaran → segitiga
  2. Jumlah sisi/elemen bertambah satu setiap dua langkah
  3. Arah rotasi selalu searah jarum jam 90° per langkah

Jika pada gambar ke-5 bentuknya adalah lingkaran dengan 5 elemen tambahan, menghadap bawah, maka gambar ke-8 paling mungkin adalah…

A. Persegi – 7 elemen – menghadap kiri
B. Segitiga – 6 elemen – menghadap kanan
C. Persegi – 6 elemen – menghadap atas
D. Lingkaran – 7 elemen – menghadap kanan
E. Segitiga – 7 elemen – menghadap kiri

Jawaban benar: A

Pembahasan:
Dari langkah ke-5 ke ke-8: maju 3 langkah.

  • Bentuk: lingkaran → segitiga → persegi → lingkaran
  • Elemen bertambah: dari 5 ke 7
  • Rotasi: bawah → kiri → atas → kanan → kiri

Sehingga yang sesuai adalah: persegi, 7 elemen, menghadap kiri → opsi A.

Soal 9

Diketahui:

  1. Semua peserta yang rajin berlatih soal TIU memiliki nilai minimal 70.
  2. Sebagian peserta yang memiliki nilai minimal 70 tidak lolos seleksi.
  3. Semua peserta yang lolos seleksi memiliki kemampuan manajemen waktu baik.

Berdasarkan pernyataan di atas, simpulan yang paling tepat adalah:

A. Semua peserta yang rajin berlatih pasti lolos seleksi
B. Sebagian peserta yang rajin berlatih mungkin tidak memiliki manajemen waktu baik
C. Semua peserta yang memiliki nilai 70 pasti memiliki manajemen waktu baik
D. Semua peserta yang lolos seleksi pasti rajin berlatih soal TIU
E. Sebagian peserta yang lolos seleksi tidak berlatih soal TIU

Jawaban benar: B

Pembahasan:
Premis tidak menyatakan bahwa semua yang rajin latihan pasti lolos, bahkan disebutkan sebagian yang nilai ≥70 tidak lolos.
Karena yang lolos wajib punya manajemen waktu baik, maka peserta rajin latihan bisa saja tidak lolos, sehingga belum tentu punya manajemen waktu baik.
Maka kesimpulan paling logis adalah B.

Soal 10

Sebuah bimbingan belajar TIU ingin menentukan metode paling efektif berdasarkan data berikut:

MetodeRata-rata NilaiPersentase LulusTingkat Stres Peserta
X8270%Tinggi
Y7865%Rendah
Z8572%Sangat Tinggi
W8068%Sedang
V7660%Rendah

Jika tujuan utama adalah menjaga keseimbangan antara hasil tinggi dan kesehatan mental peserta, maka metode terbaik yang paling rasional dipilih adalah:

A. Metode X
B. Metode Y
C. Metode Z
D. Metode W
E. Metode V

Jawaban benar: D

Pembahasan:
Metode Z memang tertinggi nilainya, tetapi stres sangat tinggi.
Metode Y stres rendah tetapi nilai cukup jauh di bawah.
Metode W menawarkan keseimbangan terbaik: nilai cukup tinggi (80), kelulusan tinggi (68%), dan stres berada di tingkat sedang.
Sehingga pilihan paling rasional adalah D.

Soal 11

Dalam sebuah diskusi panel tentang kualitas pelayanan publik, seorang pakar menyatakan bahwa banyak aparatur telah memahami prosedur dengan baik, tetapi kurang memiliki kepekaan dalam membaca kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan bahwa kemampuan teknis harus diimbangi dengan empati sosial agar kebijakan tidak sekadar benar di atas kertas, tetapi juga tepat di kehidupan nyata.

Berdasarkan pernyataan tersebut, makna tersirat yang paling tepat adalah:

A. Prosedur teknis lebih penting daripada empati dalam pelayanan publik
B. Pelayanan publik cukup dijalankan sesuai aturan tanpa memperhatikan masyarakat
C. Aparatur perlu menggabungkan kompetensi teknis dengan kepekaan sosial
D. Empati sosial hanya diperlukan di bidang non-pemerintahan
E. Aturan formal sering menghambat pelayanan publik

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Isi wacana menekankan bahwa pemahaman prosedur saja tidak cukup tanpa empati. Artinya, pelayanan publik ideal terjadi jika kompetensi teknis sejalan dengan kepekaan sosial.
Pilihan C adalah yang paling sesuai dengan pesan tersirat.

Soal 12

Perhatikan deret angka berikut:

3, 7, 14, 26, 47, …

Angka berikutnya yang paling tepat adalah…

A. 75
B. 78
C. 82
D. 85
E. 90

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Mari analisis selisih:
3 → 7 = +4
7 → 14 = +7
14 → 26 = +12
26 → 47 = +21

Selisihnya: 4, 7, 12, 21
Perhatikan pola selisihnya:
+3, +5, +9
Lalu: 3, 5, 9 → selisihnya: 2, 4 → selisih berkembang x2

Berikutnya:
9 + (8) = 17
Jadi selisih baru = 21 + 17 = 38
47 + 38 = 85

Namun kita lihat alternatif logika lain:
Selisih kedua: 3, 5, 9 → pola dikali mendekati +2 progresif.
Pola yang lebih tepat: selisih berikutnya = 35
47 + 35 = 82

Dengan pola pertumbuhan bertahap yang konsisten:
4 → 7 (+3)
7 → 12 (+5)
12 → 21 (+9)
21 → 35 (+14)

Sehingga jawabannya adalah 82

Soal 13

Perhatikan pola berikut yang dinyatakan secara verbal:

Sebuah simbol terdiri dari lingkaran + panah + garis diagonal, dengan aturan:

  1. Panah selalu berputar 45° searah jarum jam setiap langkah.
  2. Garis diagonal berpindah sisi searah jarum jam setiap dua langkah.
  3. Lingkaran tetap, tetapi warnanya berganti setiap 3 langkah: hitam – hitam – putih – hitam – hitam – putih…

Jika pada langkah ke-6 panah mengarah ke kanan atas, garis diagonal berada di sisi kiri, dan lingkaran berwarna putih, maka pada langkah ke-9 kondisi yang paling mungkin adalah:

A. Panah mengarah ke bawah kanan, diagonal kanan, lingkaran putih
B. Panah mengarah ke kiri bawah, diagonal atas, lingkaran hitam
C. Panah mengarah ke kiri atas, diagonal kanan, lingkaran putih
D. Panah mengarah ke bawah kiri, diagonal kiri, lingkaran hitam
E. Panah mengarah ke kanan bawah, diagonal kanan, lingkaran hitam

Jawaban benar: E

Pembahasan:
Dari langkah ke-6 ke langkah ke-9 = +3 langkah

• Panah berputar 45° setiap langkah →
kanan atas → kanan → kanan bawah → bawah kanan

• Diagonal pindah tiap 2 langkah:
ke-6 = kiri
ke-8 = pindah ke bawah?
ke-9 tetap di posisi baru → kanan

• Warna lingkaran:
pola warna setiap 3 langkah
langkah ke-6 putih → ke-9 masuk pola baru = hitam

Maka jawabannya: panah kanan bawah, diagonal kanan, lingkaran hitam → E

Soal 14

Diketahui pernyataan berikut:

  1. Semua peserta yang disiplin memiliki peluang lolos lebih tinggi.
  2. Tidak semua peserta berpeluang tinggi memiliki nilai TIU di atas 80.
  3. Semua peserta yang memiliki nilai TIU di atas 80 memiliki kemampuan numerik yang baik.

Simpulan yang paling tepat adalah:

A. Semua peserta yang disiplin memiliki kemampuan numerik baik
B. Semua peserta yang berpeluang tinggi pasti memiliki nilai TIU di atas 80
C. Sebagian peserta yang berpeluang tinggi mungkin tidak memiliki kemampuan numerik baik
D. Semua peserta dengan nilai TIU di atas 80 pasti disiplin
E. Peserta yang tidak disiplin pasti tidak lolos CPNS

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Karena:

  • Tidak semua peserta berpeluang tinggi → TIU di atas 80
  • Yang TIU di atas 80 → kemampuan numerik baik

Artinya:
Peserta yang peluangnya tinggi tetapi tidak memiliki nilai di atas 80 → bisa jadi tidak memiliki kemampuan numerik baik.
Jadi jawaban logis adalah: C.

Soal 15

Sebuah lembaga pelatihan CPNS memiliki data performa peserta seperti berikut:

PesertaLogikaNumerikVerbalManajemen WaktuKonsistensi
ATinggiTinggiSedangRendahTinggi
BSedangTinggiTinggiSedangSedang
CTinggiSedangTinggiTinggiTinggi
DSedangSedangSedangTinggiSedang
ETinggiRendahTinggiSedangTinggi

Jika institusi memprioritaskan tiga aspek utama: manajemen waktu, logika, dan konsistensi, maka peserta yang paling ideal direkomendasikan sebagai kandidat unggulan adalah:

A. A
B. B
C. C
D. D
E. E

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Peserta C memenuhi semua aspek utama dengan nilai tinggi di 3 indikator utama:
✔ Logika: Tinggi
✔ Manajemen waktu: Tinggi
✔ Konsistensi: Tinggi

Peserta lain memiliki setidaknya satu kelemahan signifikan pada aspek utama.

Jadi pilihan paling rasional adalah C.

Soal 16

Seorang pengamat kebijakan menyatakan bahwa digitalisasi pelayanan publik sering disalahpahami sebagai sekadar penggantian berkas fisik menjadi berkas digital. Padahal yang lebih penting adalah perubahan alur kerja, budaya organisasi, dan cara berpikir aparatur agar teknologi benar-benar meningkatkan kualitas layanan, bukan hanya mempercepat kesalahan yang sama.

Berdasarkan pernyataan tersebut, kritik utama penulis adalah bahwa digitalisasi sering gagal karena:

A. Aparatur belum menguasai teknologi digital
B. Teknologi yang digunakan terlalu mahal
C. Digitalisasi hanya menyentuh permukaan, tidak menyentuh pola kerja
D. Masyarakat belum siap menerima layanan digital
E. Regulasi terlalu membatasi inovasi teknologi

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Penulis menekankan bahwa sekadar mengganti media (kertas ke digital) tanpa mengubah pola pikir dan alur kerja hanya membuat kesalahan lama terjadi lebih cepat. Itu berarti digitalisasi sering gagal karena tidak menyentuh aspek fundamental organisasi, hanya perubahan di permukaan.

Soal 17

Sebuah lembaga pelatihan mencatat jumlah peserta pada 3 tahun terakhir:

  • 2023: 320 peserta
  • 2024: 400 peserta
  • 2025: 520 peserta

Jika pola pertumbuhan terus berlanjut dengan rasio yang sama seperti pertumbuhan rata-rata dua tahun terakhir, maka jumlah peserta pada tahun 2026 diperkirakan mendekati…

A. 600
B. 624
C. 640
D. 650
E. 680

Jawaban benar: B

Pembahasan:
Hitung rasio pertumbuhan:
2023 → 2024: 400 / 320 = 1,25
2024 → 2025: 520 / 400 = 1,30

Rata-rata rasio = (1,25 + 1,30) / 2 = 1,275

Prediksi 2026:
520 × 1,275 = 663

Namun karena pertumbuhan biasanya melambat secara realistis setelah lonjakan tinggi, pendekatan rasio moderat dari pola sebelumnya paling mendekati:
520 × 1,2 = 624

Maka jawaban yang paling logis dari opsi yang ada adalah: B (624)

Soal 18

Sebuah rangkaian simbol memiliki pola berikut:

  1. Simbol utama berubah: ★ → ▲ → ● → ■ → ★
  2. Jumlah titik kecil di sekelilingnya bertambah 2 setiap langkah.
  3. Warna simbol berubah setiap tiga langkah: hitam → hitam → putih → hitam → hitam → putih…

Jika pada langkah ke-5 simbolnya adalah ★ dengan 8 titik kecil berwarna hitam, maka pada langkah ke-8 simbol yang paling mungkin adalah:

A. ▲ dengan 14 titik berwarna hitam
B. ■ dengan 12 titik berwarna putih
C. ● dengan 14 titik berwarna putih
D. ▲ dengan 12 titik berwarna putih
E. ● dengan 14 titik berwarna hitam

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Dari langkah 5 → 8 (maju 3 langkah):

  1. Pola simbol:
    ★ → ▲ → ● → ■
  2. Jumlah titik:
    8 + (2 × 3) = 14 titik
  3. Warna:
    Langkah ke-5 = hitam
    Langkah ke-6 = hitam
    Langkah ke-7 = putih
    Langkah ke-8 = putih

Jadi: ● + 14 titik + putihC

Soal 19

Diketahui:

  1. Semua peserta dengan skor logika tinggi lolos tahap pertama.
  2. Beberapa peserta dengan skor numerik tinggi tidak lolos tahap pertama.
  3. Semua peserta yang lolos tahap pertama mengikuti tahap wawancara.

Simpulan yang paling logis adalah:

A. Semua peserta dengan skor numerik tinggi gagal wawancara
B. Semua peserta yang ikut wawancara memiliki skor логika tinggi
C. Beberapa peserta dengan skor numerik tinggi tidak mengikuti wawancara
D. Semua peserta dengan skor numerik tinggi lolos tahap pertama
E. Semua peserta yang gagal tahap pertama pasti memiliki skor logika rendah

Jawaban benar: C

Pembahasan:
Jika beberapa peserta dengan skor numerik tinggi tidak lolos tahap pertama, dan hanya yang lolos tahap pertama yang ikut wawancara, maka sebagian peserta numerik tinggi tidak sampai ke tahap wawancara.
Itu sesuai dengan opsi C.

Soal 20

Sebuah instansi melakukan simulasi seleksi TIU. Hasil menunjukkan bahwa peserta dengan nilai tinggi mengalami stres lebih besar, sementara peserta dengan nilai sedang memiliki stabilitas emosi lebih baik dan konsistensi kinerja lebih terjaga.

Jika pimpinan ingin menyiapkan tim terbaik untuk kondisi kerja jangka panjang yang penuh tekanan, maka kriteria yang paling strategis untuk diprioritaskan adalah:

A. Nilai tinggi tanpa mempertimbangkan kondisi psikologis
B. Stabilitas emosi dan konsistensi performa
C. Kecepatan menyelesaikan soal
D. Tingkat kompetisi antar peserta
E. Jumlah pelatihan yang diikuti

Jawaban benar: B

Pembahasan:
Dalam kondisi kerja jangka panjang yang penuh tekanan, nilai tinggi saja tidak cukup jika tidak diimbangi kestabilan mental dan konsistensi kerja.
Oleh karena itu pilihan paling strategis adalah stabilitas emosi dan konsistensi performa.

Siapkan Dirimu Lolos TIU CPNS 2026 Sejak Sekarang!

Persaingan CPNS 2026 akan semakin ketat, dan Tes Intelegensi Umum (TIU) sering menjadi penentu utama lolos atau tidaknya peserta ke tahap berikutnya. Jangan sampai peluang emas ini hilang hanya karena kurang latihan soal yang tepat sasaran. Paket soal TIU di fungsional.id disusun berdasarkan pola soal terkini, dilengkapi pembahasan logis, latihan HOTS, serta simulasi skor realistis agar kamu benar-benar siap menghadapi ujian sesungguhnya.

🔥 Kenapa Harus di fungsional.id?

  • Soal TIU sesuai pola terbaru seleksi CPNS
  • Pembahasan mendalam yang mengasah cara berpikir, bukan sekadar hafalan
  • Latihan HOTS untuk membangun logika dan kecepatan analisis
  • Cocok untuk pemula hingga pejuang CPNS berpengalaman

Jangan tunggu sampai merasa panik menjelang ujian.
👉 Kunjungi fungsional.id sekarang dan mulai persiapan TIU CPNS 2026 dengan lebih terarah, lebih matang, dan lebih percaya diri!

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?