100+ Soal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Kementerian Sosial Formasi Wali Asrama

Kementerian Sosial Republik Indonesia membuka seleksi PPPK Sekolah Rakyat untuk formasi Wali Asrama. Formasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung program pendidikan berbasis asrama bagi peserta didik. Wali Asrama bertugas mendampingi, membimbing, dan mengawasi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Peran tersebut sangat strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan kemandirian peserta didik. Karena itu, proses seleksinya menuntut persiapan yang matang dari setiap pelamar.

Artikel ini disusun sebagai panduan belajar bagi calon peserta seleksi PPPK Sekolah Rakyat formasi Wali Asrama. Di dalamnya tersedia kumpulan soal beserta pembahasan yang dapat digunakan untuk latihan. Materi yang dibahas mencakup Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Sosial Kultural, dan Wawasan Kebangsaan. Pembahasan disajikan secara ringkas agar mudah dipahami dan dipelajari. Semoga artikel ini membantu Anda lebih siap menghadapi seleksi dan meraih hasil terbaik.

Gambaran Umum Program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang diinisiasi Kementerian Sosial RI. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam DTKS. Peserta didik memperoleh pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA. Seluruh kebutuhan belajar dan tempat tinggal ditanggung oleh negara. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.

Untuk mendukung program tersebut, Sekolah Rakyat membutuhkan Wali Asrama yang berperan sebagai pendamping peserta didik. Wali Asrama bertugas membimbing, mengawasi, dan membentuk karakter siswa selama di asrama. Mereka juga membantu menanamkan disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab. Kehadiran Wali Asrama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, posisi ini menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan program Sekolah Rakyat.

Tugas dan Tanggung Jawab Wali Asrama Sekolah Rakyat

Wali Asrama memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat. Tugas utamanya meliputi mendampingi peserta didik, menjaga kedisiplinan, membina karakter, serta memantau perkembangan anak selama di asrama. Wali Asrama juga berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar siswa.

Selain menjalankan fungsi pengasuhan, Wali Asrama juga memiliki tugas administratif dan koordinatif. Berikut adalah rincian tugas dan tanggung jawab Wali Asrama Sekolah Rakyat:

1. Pendampingan dan Pengasuhan

Wali Asrama bertugas mendampingi peserta didik selama menjalani kehidupan di asrama. Peran ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar serta pemberian dukungan emosional yang positif.

  • Mendampingi peserta didik selama 24 jam di lingkungan asrama
  • Membangun hubungan yang hangat, empatik, dan penuh kepercayaan dengan setiap anak asuh
  • Memastikan kebutuhan dasar peserta didik (makan, tidur, kebersihan, dan kesehatan) terpenuhi dengan baik

2. Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan

Wali Asrama berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik. Pembinaan dilakukan melalui keteladanan, bimbingan, dan penerapan tata tertib asrama.

  • Membimbing peserta didik dalam pembentukan karakter, akhlak mulia, dan nilai-nilai Pancasila
  • Menegakkan tata tertib asrama secara konsisten namun tetap humanis
  • Menjadi teladan (role model) dalam perilaku, kedisiplinan, dan etos kerja sehari-hari

3. Pemantauan Perkembangan Peserta Didik

Perkembangan peserta didik perlu dipantau secara berkala untuk mendukung proses pembelajaran dan pengasuhan. Wali Asrama juga membantu mengidentifikasi serta menindaklanjuti berbagai kebutuhan peserta didik.

  • Memantau perkembangan akademik, sosial, emosional, dan spiritual setiap peserta didik
  • Mengidentifikasi peserta didik yang membutuhkan perhatian atau penanganan khusus
  • Berkoordinasi dengan guru, konselor, dan tenaga kesehatan apabila ditemukan permasalahan

4. Pengelolaan Asrama

Wali Asrama bertanggung jawab menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas di lingkungan asrama. Tugas ini mencakup pengaturan kegiatan harian serta pemeliharaan lingkungan yang aman dan nyaman.

  • Mengatur jadwal kegiatan harian asrama secara tertib dan terstruktur
  • Menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan asrama
  • Membuat laporan perkembangan peserta didik secara berkala kepada pihak manajemen Sekolah Rakyat

5. Koordinasi dan Pelaporan

Wali Asrama harus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait dengan peserta didik. Selain itu, setiap perkembangan dan permasalahan penting perlu dilaporkan secara tepat dan berkala.

  • Berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua/wali, dan Dinas Sosial terkait kondisi peserta didik
  • Melaporkan kejadian atau permasalahan penting kepada kepala asrama atau pimpinan sekolah
  • Aktif mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial

Kisi-Kisi Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Kementerian Sosial Formasi Wali Asrama

Berdasarkan Pengumuman Resmi Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026, seleksi PPPK Wali Asrama Sekolah Rakyat 2026 terdiri dari dua tahapan utama yaitu Seleksi Kompetensi berbasis CAT BKN dan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT). Berikut kisi-kisi ringkasnya:

A. Seleksi Kompetensi CAT BKN

Seleksi Kompetensi CAT BKN untuk formasi Wali Asrama Sekolah Rakyat mengukur kemampuan peserta dalam menjalankan tugas pengasuhan, pembinaan, dan pengelolaan asrama. Materi yang diujikan mencakup Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial Kultural yang relevan dengan tugas sehari-hari seorang Wali Asrama.

  • Kompetensi Teknis — Penyusunan agenda harian asrama, pembinaan kedisiplinan, pengelolaan tata tertib, pengawasan lingkungan, dan pemantauan kondisi fisik serta mental peserta didik
  • Kompetensi Manajerial — Perencanaan kegiatan asrama, pengambilan keputusan darurat, koordinasi antartim, pengelolaan konflik, dan penyusunan laporan berkala
  • Kompetensi Sosial Kultural — Pendekatan inklusif terhadap keberagaman, komunikasi empatik, sensitivitas perlindungan anak, dan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan asrama

B. Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT)

SKTT digunakan untuk menilai kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai Wali Asrama. Penilaian dilakukan melalui psikotes, tes kesehatan, wawancara, praktik kerja, dan portofolio.

  • Psikotes — Tes kepribadian, kecerdasan dasar, stabilitas emosi, dan kerja sama tim
  • Tes Kesehatan & Kejiwaan — Pemeriksaan kesehatan fisik dan kestabilan psikologis
  • Wawancara — Motivasi, pemahaman pengasuhan anak miskin ekstrem, pengelolaan konflik, dan kesiapan tinggal di asrama 24 jam
  • Praktik Kerja — Simulasi penanganan konflik, komunikasi empatik, dan penyusunan jadwal asrama
  • Portofolio — Pengalaman kerja sosial, sertifikat pelatihan pengasuhan/perlindungan anak

C. Materi Pengetahuan Pendukung

Peserta perlu memahami berbagai regulasi dan konsep yang mendukung pelaksanaan tugas Wali Asrama. Materi ini mencakup Sekolah Rakyat, perlindungan anak, kesejahteraan sosial, manajemen asrama, dan wawasan kebangsaan.

  • Program Sekolah Rakyat — Inpres No. 8 Tahun 2025
  • Perlindungan Anak — UU No. 35 Tahun 2014
  • Kesejahteraan Sosial — UU No. 11 Tahun 2009
  • Pengasuhan Berbasis Hak Anak (Konvensi Hak Anak/CRC)
  • Manajemen Asrama dan Standar Pelayanan Minimal
  • Wawasan Kebangsaan — Pancasila dan UUD 1945

Contoh Soal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Kementerian Sosial Formasi Wali Asrama

Berikut beberapa contoh soal latihan PPPK Sekolah Rakyat Formasi Wali Asrama yang dapat membantu Anda memahami materi dan pola seleksi.

Soal 1 

Berdasarkan Pengumuman Resmi Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026, jabatan Wali Asrama Sekolah Rakyat diklasifikasikan dalam kategori jabatan…

A. Fungsional Tertentu

B. Penata Layanan Operasional

C. Pelaksana Teknis Kependidikan

D. Pengelola Layanan Administratif

E. Struktural Eselon IV

Jawaban: B 

Pembahasan: Berdasarkan pengumuman resmi Kemensos 2026, jabatan Wali Asrama masuk dalam kategori Penata Layanan Operasional, sama seperti Wali Asuh. Keduanya merupakan jabatan PPPK yang bertugas langsung di lingkungan asrama Sekolah Rakyat.

Soal 2 

Tugas utama Wali Asrama yang membedakannya dari Wali Asuh adalah…

A. Mendampingi peserta didik secara personal dalam kehidupan sehari-hari

B. Mencegah dan menangani kasus perundungan antarpeserta didik

C. Menyusun rencana kegiatan, menyiapkan sarana prasarana, dan mengelola operasional asrama secara manajerial

D. Memantau perkembangan akademik dan non-akademik setiap peserta didik

E. Memberikan bimbingan konseling kepada peserta didik bermasalah

Jawaban: C 

Pembahasan: Wali Asrama memiliki fungsi yang lebih bersifat manajerial, yaitu menyusun rencana program kegiatan asrama, menyiapkan sarana prasarana, mengawasi tata tertib, dan mengawasi kinerja Wali Asuh. Sedangkan Wali Asuh lebih berfokus pada pendampingan dan pengasuhan langsung kepada peserta didik.

Soal 3 

Salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh Wali Asrama Sekolah Rakyat selama masa penugasan adalah…

A. Memiliki sertifikat pendidik (sertifikasi guru)

B. Bersedia tinggal dan berdomisili di lingkungan asrama sekolah

C. Memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang pendidikan

D. Menguasai minimal dua bahasa asing

E. Berstatus sebagai PNS aktif di lingkungan Kemensos

Jawaban: B 

Pembahasan: Berdasarkan ketentuan seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Wali Asrama wajib bersedia tinggal di lokasi Sekolah Rakyat selama penugasan. Hal ini penting karena operasional asrama berlangsung 24 jam dan membutuhkan kehadiran fisik Wali Asrama setiap saat.

Soal 4 

Langkah pertama yang harus dilakukan Wali Asrama ketika baru menjabat di awal tahun ajaran adalah…

A. Langsung menegakkan tata tertib kepada seluruh peserta didik

B. Menyusun rencana program kegiatan asrama akademik dan non-akademik secara menyeluruh

C. Memisahkan peserta didik berdasarkan latar belakang daerah asal

D. Melaporkan kondisi asrama kepada media massa

E. Mengadakan rapat dengan orang tua peserta didik setiap minggu

Jawaban: B 

Pembahasan: Tugas pertama dan utama Wali Asrama adalah menyusun rencana program kegiatan asrama yang mencakup kegiatan akademik maupun non-akademik. Perencanaan yang matang menjadi fondasi pengelolaan asrama yang efektif dan terstruktur sepanjang tahun ajaran.

Soal 5 

Wali Asrama menemukan bahwa fasilitas kamar mandi asrama rusak dan tidak layak digunakan oleh peserta didik. Tindakan yang paling tepat adalah…

A. Membiarkan karena bukan tanggung jawab Wali Asrama

B. Meminta peserta didik memperbaiki sendiri

C. Segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak manajemen sekolah untuk penanganan perbaikan sarana prasarana

D. Menutup kamar mandi dan tidak memberitahu siapapun

E. Menunggu hingga ada anggaran perbaikan tersedia

Jawaban: C 

Pembahasan: Wali Asrama bertanggung jawab atas kesiapan sarana dan prasarana keasramaan. Ketika terdapat fasilitas yang rusak, langkah tepat adalah segera melaporkan kepada manajemen sekolah agar dapat segera ditangani demi kenyamanan dan keselamatan peserta didik.

Soal 6 

Seorang Wali Asrama mendapati dua kelompok peserta didik yang terlibat konflik dan hampir terjadi perkelahian di dalam asrama. Tindakan yang paling tepat dan efektif adalah…

A. Menghukum seluruh peserta didik yang terlibat tanpa mendengar penjelasan

B. Memisahkan kedua kelompok, menenangkan situasi, mendengar kedua pihak secara adil, dan menyelesaikan konflik secara damai

C. Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri agar belajar mandiri

D. Langsung melaporkan ke polisi tanpa mencoba mediasi terlebih dahulu

E. Mengeluarkan peserta didik yang dianggap provokator tanpa proses klarifikasi

Jawaban: B 

Pembahasan: Pengelolaan konflik yang baik mensyaratkan Wali Asrama untuk terlebih dahulu memisahkan pihak yang berkonflik, menenangkan situasi, mendengarkan kedua belah pihak secara adil, dan mencari solusi damai. Tindakan impulsif seperti langsung menghukum atau mengusir peserta didik tanpa proses klarifikasi tidak sesuai dengan prinsip pengasuhan yang humanis.

Soal 7 

Dalam menyusun laporan perkembangan keasramaan, aspek yang harus dicakup oleh Wali Asrama adalah…

A. Hanya prestasi akademik peserta didik

B. Perkembangan akademik dan non-akademik peserta didik secara menyeluruh

C. Hanya pelanggaran tata tertib yang dilakukan peserta didik

D. Laporan keuangan pengeluaran asrama semata

E. Daftar hadir peserta didik setiap hari

Jawaban: B 

Pembahasan: Berdasarkan tugas resmi Wali Asrama, laporan perkembangan keasramaan harus mencakup perkembangan akademik maupun non-akademik peserta didik secara menyeluruh, termasuk aspek kedisiplinan, karakter, kesehatan, dan perkembangan sosial-emosional.

Soal 8 

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan harian asrama berjalan tertib dan efektif, Wali Asrama sebaiknya…

A. Mengandalkan ingatan tanpa membuat jadwal tertulis

B. Menyusun jadwal kegiatan harian yang terstruktur dan disosialisasikan kepada seluruh penghuni asrama

C. Membiarkan peserta didik mengatur aktivitas harian mereka sendiri

D. Menetapkan jadwal kegiatan hanya untuk akhir pekan

E. Menyerahkan pengelolaan jadwal sepenuhnya kepada Wali Asuh

Jawaban: B 

Pembahasan: Penyusunan jadwal kegiatan harian yang terstruktur dan disosialisasikan kepada seluruh penghuni asrama adalah kunci ketertiban dan efektivitas pengelolaan asrama. Jadwal yang jelas membantu peserta didik membangun kedisiplinan dan kebiasaan positif secara konsisten.

Soal 9 

Peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam…

A. Kartu Indonesia Pintar (KIP)

B. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

C. Basis Data Kemiskinan BPS

D. Daftar Penerima PKH Tingkat Desa

E. Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)

Jawaban: B 

Pembahasan: Peserta didik Sekolah Rakyat direkrut dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial, yang menjadi acuan utama seluruh program perlindungan sosial pemerintah.

Soal 10 

Seorang peserta didik tampak menarik diri dari pergaulan, sering murung, dan tidak mau makan. Pendekatan yang paling tepat dilakukan Wali Asrama adalah…

A. Menegur keras agar peserta didik segera kembali bersosialisasi

B. Membiarkan karena dianggap sebagai fase normal remaja

C. Melakukan pendekatan empatik, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan berkoordinasi dengan konselor atau tenaga kesehatan jika diperlukan

D. Melaporkan langsung kepada orang tua tanpa berbicara dengan peserta didik terlebih dahulu

E. Memberikan hukuman agar peserta didik termotivasi untuk berubah

Jawaban: C 

Pembahasan: Pendekatan empatik dan humanis adalah kunci dalam menangani peserta didik yang menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis atau sosial. Wali Asrama perlu mendengarkan dengan penuh perhatian terlebih dahulu sebelum mengambil langkah lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan konselor atau tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Soal 11 

Prinsip pengasuhan anak yang menjadi landasan kerja Wali Asrama Sekolah Rakyat mengacu pada…

A. Peraturan internal Kemensos yang bersifat rahasia

B. Pengasuhan Berbasis Hak Anak sesuai Konvensi Hak Anak (CRC) yang diratifikasi Indonesia

C. Kebijakan masing-masing kepala sekolah

D. Standar pengasuhan pesantren tradisional

E. Pedoman UNESCO tentang pendidikan inklusif

Jawaban: B 

Pembahasan: Pengasuhan di Sekolah Rakyat mengacu pada prinsip Pengasuhan Berbasis Hak Anak sesuai Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child/CRC) yang telah diratifikasi Indonesia, menjamin setiap anak mendapatkan hak atas perlindungan, pengasuhan, dan tumbuh kembang yang optimal.

Soal 12 

Dalam konteks keberagaman peserta didik Sekolah Rakyat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan daerah, sikap yang harus ditunjukkan Wali Asrama adalah…

A. Mengutamakan peserta didik dari daerah tertentu

B. Menyeragamkan seluruh peserta didik tanpa memperhatikan perbedaan budaya

C. Menerapkan pendekatan inklusif yang menghargai keberagaman dan memperlakukan semua peserta didik secara adil

D. Menghindari pembahasan isu budaya dan daerah asal peserta didik

E. Memisahkan peserta didik berdasarkan latar belakang budaya dan daerah asal

Jawaban: C 

Pembahasan: Nilai Bhinneka Tunggal Ika dan prinsip inklusivitas mengharuskan Wali Asrama untuk menghargai keberagaman latar belakang peserta didik dan memperlakukan semua secara adil tanpa diskriminasi, sehingga tercipta lingkungan asrama yang harmonis dan kondusif.

Soal 13 

Undang-Undang yang menjadi landasan hukum perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi di Indonesia adalah…

A. UU No. 11 Tahun 2009

B. UU No. 23 Tahun 2002 yang telah diperbarui dengan UU No. 35 Tahun 2014

C. UU No. 39 Tahun 1999

D. UU No. 20 Tahun 2003

E. UU No. 13 Tahun 2011

Jawaban: B 

Pembahasan: UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang kemudian diperbarui dengan UU No. 35 Tahun 2014 adalah regulasi utama yang melindungi hak-hak anak dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi di Indonesia. Wali Asrama wajib memahami regulasi ini sebagai landasan pengasuhan yang aman.

Soal 14 

Program Sekolah Rakyat diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari…

A. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2025

B. Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem

C. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

D. Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 2024 tentang Program Sosial Prioritas

E. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar

Jawaban: B 

Pembahasan: Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan serta penghapusan kemiskinan ekstrem melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Soal 15 

Wali Asrama mendapati seorang peserta didik menunjukkan tanda-tanda mengalami perundungan (bullying) oleh teman sekamarnya. Langkah penanganan yang paling tepat sesuai prinsip perlindungan anak adalah…

A. Mendiamkan karena dianggap konflik biasa antarteman

B. Memarahi korban karena dianggap lemah dan tidak bisa membela diri

C. Segera memisahkan korban dan pelaku, memberikan perlindungan kepada korban, mendengarkan kedua pihak, dan melaporkan kepada pihak yang berwenang di sekolah

D. Menyuruh korban dan pelaku berdamai tanpa proses penanganan lebih lanjut

E. Membiarkan peserta didik menyelesaikan sendiri agar belajar mandiri

Jawaban: C 

Pembahasan: Penanganan perundungan harus mengutamakan keselamatan dan perlindungan korban. Langkah yang tepat adalah memisahkan korban dari pelaku, memberikan rasa aman kepada korban, mendengarkan kedua pihak dengan adil, dan melaporkan kepada pihak berwenang di sekolah agar ditangani secara formal sesuai prosedur perlindungan anak.

Soal 16 

Undang-Undang yang mengatur tentang Kesejahteraan Sosial dan menjadi payung hukum penyelenggaraan program-program Kementerian Sosial termasuk Sekolah Rakyat adalah…

A. UU No. 39 Tahun 1999

B. UU No. 13 Tahun 2011

C. UU No. 11 Tahun 2009

D. UU No. 40 Tahun 2004

E. UU No. 24 Tahun 2011

Jawaban: C 

Pembahasan: UU No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial adalah landasan hukum utama penyelenggaraan layanan kesejahteraan sosial di Indonesia, termasuk program-program Kemensos seperti Sekolah Rakyat yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Soal 17 

Jenjang pendidikan yang tersedia dalam program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial adalah…

A. Hanya jenjang SMP dan SMA

B. Hanya jenjang SMA dan perguruan tinggi

C. SD, SMP, dan SMA

D. TK, SD, dan SMP

E. SD hingga perguruan tinggi vokasi

Jawaban: C 

Pembahasan: Program Sekolah Rakyat mencakup tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA. Program ini dirancang sebagai pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung oleh negara.

Soal 18 

Nilai Pancasila yang paling relevan dengan semangat Sekolah Rakyat dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia tanpa memandang latar belakang ekonomi adalah…

A. Sila Pertama — Ketuhanan Yang Maha Esa

B. Sila Kedua — Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

C. Sila Ketiga — Persatuan Indonesia

D. Sila Keempat — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan

E. Sila Kelima — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Jawaban: E 

Pembahasan: Sila Kelima Pancasila, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” paling relevan dengan program Sekolah Rakyat yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas secara merata kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tanpa diskriminasi.

Soal 19 

Pelatihan yang diselenggarakan oleh KemenPPPA dan Save the Children Indonesia pada Maret 2026 untuk Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat berfokus pada…

A. Pelatihan manajemen keuangan asrama

B. Penguatan kapasitas pengasuhan anak di era digital dan perlindungan anak di ruang siber

C. Pelatihan penyusunan kurikulum pendidikan formal

D. Pembinaan kompetensi akademik tenaga kependidikan

E. Pelatihan kepemimpinan dan manajemen konflik

Jawaban: B 

Pembahasan: Berdasarkan informasi resmi KemenPPPA, pelatihan yang diselenggarakan bersama Save the Children Indonesia pada Maret 2026 berfokus pada peningkatan kapasitas Wali Asuh dan Wali Asrama dalam memberikan pengasuhan aman di era digital, termasuk perlindungan anak di ruang siber melalui program First Click.

Soal 20 

Seorang Wali Asrama merasa sangat lelah dan stres setelah menangani berbagai permasalahan peserta didik sepanjang hari. Sikap yang paling tepat untuk menjaga kestabilan emosi dan profesionalisme kerja adalah…

A. Melampiaskan kekesalan kepada peserta didik yang dianggap paling bermasalah

B. Menghindari interaksi dengan seluruh peserta didik hingga kondisi membaik

C. Mengelola stres secara sehat melalui istirahat yang cukup, refleksi diri, dan berdiskusi dengan rekan sejawat atau supervisor untuk mencari solusi bersama

D. Meminta pindah tugas setiap kali menghadapi situasi yang menekan

E. Membiarkan permasalahan tanpa penyelesaian agar tidak semakin stres

Jawaban: C 

Pembahasan: Stabilitas emosi dan manajemen stres yang baik adalah kompetensi krusial bagi Wali Asrama. Mengelola kelelahan dengan cara yang sehat — istirahat cukup, refleksi diri, dan diskusi dengan rekan kerja — mencerminkan profesionalisme dan kematangan emosi yang dibutuhkan dalam pekerjaan pengasuhan 24 jam.

Jangan tunda persiapanmu — seleksi CAT BKN sudah menanti! 💪

Segera kunjungi fungsional.id dan akses kumpulan lengkap soal Uji Kompetensi PPPK Wali Asrama Sekolah Rakyat 2026 beserta pembahasan dan bisa diakses kapan saja!

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Akses Sistem CBT dengan ratusan paket soal + pembahasan!

Butuh Bantuan?