Mengikuti rekrutmen karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) membutuhkan persiapan yang matang karena setiap peserta perlu menunjukkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan posisi yang dilamar. Selain memahami profil dan bidang kerja perusahaan, calon peserta juga perlu mempersiapkan kemampuan dasar, penalaran, ketelitian, kemampuan memecahkan masalah, hingga kompetensi teknis yang berkaitan dengan formasi atau jabatan tujuan.
Melalui artikel Persiapan Rekrutmen Karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia): Latihan Soal, Materi, Pembahasan, peserta dapat mempelajari materi yang relevan sekaligus berlatih menghadapi berbagai tipe soal seleksi. Pembahasan yang disediakan diharapkan membantu peserta memahami pola soal, meningkatkan kemampuan analisis, serta menyusun strategi belajar yang lebih terarah sebelum mengikuti tahapan seleksi AirNav Indonesia.
Daftar Isi
ToggleMateri Rekrutmen Karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) yang Perlu Dipelajari
Materi seleksi AirNav Indonesia dapat berbeda sesuai posisi dan periode rekrutmen. Karena itu, persiapan sebaiknya mencakup kemampuan dasar, pengetahuan perusahaan, kemampuan analitis, karakteristik kerja, serta kompetensi teknis sesuai jabatan.
1. Pengetahuan tentang AirNav Indonesia
Peserta perlu memahami profil Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) sebagai penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia.
Materi yang dapat dipelajari meliputi:
- sejarah dan dasar pembentukan Perum LPPNPI;
- tugas dan fungsi AirNav Indonesia;
- pelayanan navigasi penerbangan;
- wilayah pelayanan;
- keselamatan penerbangan;
- struktur dan bidang kerja perusahaan.
2. Pengetahuan Dasar Navigasi Penerbangan
AirNav Indonesia memiliki beberapa bidang pelayanan utama, sehingga peserta sebaiknya mengenali konsep dasar:
- Pelayanan Lalu Lintas Udara (PLLU);
- Pelayanan Telekomunikasi Penerbangan;
- Pelayanan Informasi Aeronautika (PIA);
- Pelayanan Informasi Meteorologi Penerbangan;
- Pelayanan Informasi Pencarian dan Pertolongan (SAR).
Tidak semua posisi membutuhkan pemahaman teknis yang sama. Namun, pengetahuan mengenai bidang usaha perusahaan membantu peserta memahami lingkungan kerja AirNav.
3. Tes Kemampuan Verbal
Kemampuan verbal dapat dilatih melalui soal:
- sinonim dan antonim;
- analogi kata;
- hubungan antarkata;
- pemahaman bacaan;
- kesimpulan paragraf;
- informasi tersurat dan tersirat;
- logika bahasa.
Fokus utama adalah memahami informasi secara cepat dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang tersedia.
4. Tes Kemampuan Numerik
Materi numerik yang dapat dipersiapkan antara lain:
- operasi hitung;
- persentase;
- perbandingan;
- rasio;
- pecahan;
- deret angka;
- soal cerita;
- interpretasi tabel dan grafik;
- analisis data sederhana.
Soal numerik tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga ketelitian dalam memilih informasi yang diperlukan.
5. Penalaran Logis dan Analitis
Materi ini penting untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah.
Latihan dapat mencakup:
- silogisme;
- logika pernyataan;
- pola;
- hubungan sebab-akibat;
- pengelompokan informasi;
- analisis kondisi;
- penarikan kesimpulan;
- pengambilan keputusan berdasarkan data.
Gunakan pola:
Identifikasi Informasi → Temukan Hubungan → Eliminasi Pilihan → Tarik Kesimpulan.
6. Ketelitian dan Konsentrasi
Lingkungan pelayanan navigasi penerbangan menempatkan keselamatan sebagai aspek utama. Karena itu, kemampuan bekerja secara teliti menjadi kompetensi yang relevan untuk dipersiapkan.
Latihan dapat berupa:
- mencocokkan angka atau simbol;
- menemukan perbedaan data;
- membaca kode;
- memeriksa urutan;
- menemukan kesalahan;
- bekerja dengan informasi dalam waktu terbatas.
7. Bahasa Inggris
Kemampuan Bahasa Inggris juga layak dipersiapkan, khususnya untuk posisi yang berkaitan erat dengan operasional atau istilah penerbangan.
Materi dasar dapat meliputi:
- vocabulary;
- grammar;
- reading comprehension;
- sentence completion;
- memahami instruksi;
- istilah dasar penerbangan sesuai kebutuhan posisi.
Untuk posisi teknis tertentu, kedalaman materi Bahasa Inggris dapat berbeda.
8. Tes Situasional dan Karakteristik Kerja
Peserta dapat berlatih menghadapi kasus mengenai:
- integritas;
- disiplin;
- tanggung jawab;
- kerja sama;
- komunikasi;
- kepatuhan terhadap prosedur;
- kemampuan beradaptasi;
- penyelesaian konflik;
- pelayanan;
- pengambilan keputusan.
Pada soal situasional, pertimbangkan keselamatan, aturan, integritas, tanggung jawab, dan kepentingan organisasi sebelum menentukan jawaban.
9. Keselamatan dan Kepatuhan terhadap Prosedur
Keselamatan merupakan bagian penting dalam operasional AirNav Indonesia. Oleh karena itu, peserta perlu membangun pemahaman mengenai:
- budaya keselamatan;
- kepatuhan terhadap SOP;
- identifikasi risiko;
- ketelitian;
- komunikasi yang jelas;
- pelaporan masalah;
- mitigasi risiko;
- tanggung jawab terhadap pekerjaan.
Pada soal kasus, jangan memilih tindakan hanya karena terlihat paling cepat. Pertimbangkan apakah tindakan tersebut aman, sesuai prosedur, dan berada dalam kewenangan.
10. Kompetensi Teknis Sesuai Posisi
Bagian teknis harus disesuaikan dengan jabatan yang dilamar. Contohnya dapat berkaitan dengan:
Operasional Navigasi Penerbangan
Pemahaman pelayanan lalu lintas udara, informasi penerbangan, keselamatan, serta konsep operasional sesuai persyaratan posisi.
Teknik dan Telekomunikasi
Dasar elektronika, telekomunikasi, jaringan, sistem navigasi, perangkat teknis, troubleshooting, serta pemeliharaan sistem sesuai bidang jabatan.
Teknologi Informasi
Jaringan komputer, database, sistem informasi, keamanan informasi, troubleshooting, dan pengelolaan sistem.
Administrasi/Keuangan/SDM
Administrasi perkantoran, pengolahan data, komunikasi bisnis, dasar keuangan, manajemen SDM, serta kemampuan menggunakan aplikasi perkantoran sesuai posisi.
Kisi-Kisi Tes Rekrutmen Karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia)
Kisi-kisi seleksi dapat berbeda menurut posisi dan periode rekrutmen. Untuk persiapan, peserta dapat memfokuskan belajar pada beberapa kelompok kompetensi berikut.
1. Pengetahuan AirNav Indonesia
Materi yang perlu dikuasai:
- profil dan fungsi Perum LPPNPI;
- tugas AirNav Indonesia;
- bidang pelayanan navigasi penerbangan;
- budaya keselamatan;
- pelayanan lalu lintas udara;
- telekomunikasi penerbangan;
- informasi aeronautika;
- meteorologi penerbangan;
- informasi pencarian dan pertolongan.
Fokus soal: pemahaman perusahaan dan lingkungan industri navigasi penerbangan.
2. Tes Kemampuan Verbal
Kisi-kisinya dapat mencakup:
- sinonim dan antonim;
- analogi;
- hubungan kata;
- pemahaman bacaan;
- ide pokok;
- informasi tersirat;
- penarikan kesimpulan.
Fokus: kecepatan memahami informasi dan ketepatan mengambil kesimpulan.
3. Tes Kemampuan Numerik
Pelajari:
- operasi hitung;
- pecahan dan desimal;
- rasio dan perbandingan;
- persentase;
- deret angka;
- soal cerita;
- tabel dan grafik;
- interpretasi data.
Soal sebaiknya dilatih dengan batas waktu karena ketelitian sama pentingnya dengan kecepatan.
4. Penalaran Logis dan Analitis
Materi dapat berupa:
- silogisme;
- logika pernyataan;
- pola angka atau informasi;
- hubungan sebab-akibat;
- analisis kondisi;
- pengelompokan data;
- pemecahan masalah;
- pengambilan kesimpulan.
Gunakan pola:
Fakta → Hubungan → Analisis → Eliminasi → Kesimpulan.
5. Tes Ketelitian dan Konsentrasi
Latihan dapat mencakup:
- pencocokan angka;
- pencocokan huruf/simbol;
- identifikasi perbedaan;
- urutan data;
- kode;
- deteksi kesalahan;
- pekerjaan berulang dengan batas waktu.
6. Bahasa Inggris
Materi yang dapat dipersiapkan:
- vocabulary;
- grammar;
- sentence completion;
- reading comprehension;
- memahami instruksi;
- istilah penerbangan dasar sesuai kebutuhan jabatan.
7. Situational Judgment Test
Soal berbentuk kasus kerja dapat menguji:
- integritas;
- disiplin;
- tanggung jawab;
- komunikasi;
- kerja sama;
- penyelesaian konflik;
- kepatuhan terhadap SOP;
- adaptasi;
- pengambilan keputusan.
Prioritas jawaban:
Keselamatan → Aturan/SOP → Integritas → Tanggung Jawab → Komunikasi → Efektivitas Kerja.
8. Safety Awareness dan Manajemen Risiko
Karena keselamatan menjadi bagian utama operasional navigasi penerbangan, peserta perlu memahami konsep:
- hazard dan risk;
- identifikasi risiko;
- pelaporan masalah;
- kepatuhan prosedur;
- komunikasi keselamatan;
- mitigasi risiko;
- pengambilan keputusan berdasarkan informasi.
9. Kompetensi Teknis Sesuai Jabatan
Materi teknis harus menyesuaikan posisi yang dilamar.
Bidang Operasional: pelayanan lalu lintas udara, informasi penerbangan, komunikasi operasional, keselamatan dan konsep navigasi penerbangan.
Bidang Teknik: elektronika, telekomunikasi, jaringan, sistem komunikasi, navigasi dan surveillance, troubleshooting serta pemeliharaan perangkat.
Bidang IT: jaringan komputer, database, sistem informasi, keamanan informasi, pengolahan data dan troubleshooting.
Bidang Administrasi/Keuangan/SDM: administrasi, Microsoft Office, pengolahan data, dasar keuangan, komunikasi bisnis, manajemen dan kompetensi sesuai jabatan.
10. Soal HOTS dan Studi Kasus
Peserta juga perlu membiasakan diri menghadapi soal yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan menghafal teori.
Contoh Soal HOTS Rekrutmen Karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia)
Berikut contoh soal latihan yang dirancang untuk menguji kemampuan analitis, ketelitian, pemecahan masalah, serta pengambilan keputusan. Soal ini merupakan latihan, bukan soal resmi atau bocoran seleksi AirNav Indonesia.
Soal 1 — Pengetahuan AirNav Indonesia
Perum LPPNPI memiliki peran utama dalam sistem penerbangan Indonesia. Pernyataan yang paling tepat mengenai peran tersebut adalah….
A. Mengelola seluruh maskapai penerbangan nasional
B. Menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan
C. Menentukan harga tiket penerbangan
D. Mengelola seluruh terminal penumpang bandara
E. Memproduksi pesawat untuk penerbangan sipil
Jawaban: B
Pembahasan:
Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia merupakan badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia.
Soal 2 — Penalaran Verbal
Semua pekerjaan yang berkaitan dengan keselamatan membutuhkan ketelitian. Sebagian pekerjaan di unit X berkaitan dengan keselamatan.
Kesimpulan yang paling logis adalah….
A. Semua pekerjaan unit X membutuhkan ketelitian
B. Sebagian pekerjaan unit X membutuhkan ketelitian
C. Tidak ada pekerjaan unit X yang membutuhkan ketelitian
D. Semua pekerjaan teliti berada di unit X
E. Unit X hanya menangani keselamatan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jika sebagian pekerjaan unit X berkaitan dengan keselamatan, sedangkan semua pekerjaan keselamatan membutuhkan ketelitian, maka sebagian pekerjaan unit X membutuhkan ketelitian.
Soal 3 — Numerik
Sebuah tim melakukan 240 pemeriksaan sistem dalam satu bulan. Bulan berikutnya jumlah pemeriksaan meningkat 15%.
Jumlah pemeriksaan bulan berikutnya adalah….
A. 252
B. 264
C. 270
D. 276
E. 284
Jawaban: D
Pembahasan:
15% × 240 = 36.
Maka:
240 + 36 = 276 pemeriksaan.
Soal 4 — Analisis Data
Data penyelesaian pekerjaan:
- Tim A: 120 tugas, 114 selesai tepat waktu
- Tim B: 150 tugas, 138 selesai tepat waktu
- Tim C: 100 tugas, 97 selesai tepat waktu
Tim dengan persentase penyelesaian tepat waktu tertinggi adalah….
A. Tim A
B. Tim B
C. Tim C
D. Tim A dan B
E. Semua sama
Jawaban: C
Pembahasan:
Tim A = 114/120 = 95%
Tim B = 138/150 = 92%
Tim C = 97/100 = 97%
Jadi Tim C memiliki persentase tertinggi.
Soal 5 — Deret Angka
Perhatikan pola berikut:
4, 7, 13, 25, 49, …
Angka berikutnya adalah….
A. 73
B. 81
C. 91
D. 97
E. 99
Jawaban: D
Pembahasan:
Polanya:
4 × 2 − 1 = 7
7 × 2 − 1 = 13
13 × 2 − 1 = 25
25 × 2 − 1 = 49
Maka:
49 × 2 − 1 = 97.
Soal 6 — Logika
Diketahui:
- Jika sistem mengalami gangguan kritis, tim teknis melakukan eskalasi.
- Tim teknis tidak melakukan eskalasi.
Kesimpulan yang valid berdasarkan informasi tersebut adalah….
A. Sistem pasti normal dalam segala aspek
B. Sistem tidak mengalami gangguan kritis sebagaimana didefinisikan pada premis
C. Tim teknis sedang beristirahat
D. Sistem tidak pernah mengalami gangguan
E. Tim teknis tidak mengetahui prosedur
Jawaban: B
Pembahasan:
Bentuk logikanya adalah Jika P maka Q. Tidak Q, maka tidak P atau modus tollens. Kesimpulan tidak boleh diperluas menjadi “sistem sepenuhnya normal”.
Soal 7 — Ketelitian
Kode asli:
LPPNPI-ATS-240681
Manakah kode yang berbeda?
A. LPPNPI-ATS-240681
B. LPPNPI-ATS-240681
C. LPPNPI-ATS-240861
D. LPPNPI-ATS-240681
E. LPPNPI-ATS-240681
Jawaban: C
Pembahasan:
Pada pilihan C, urutan 681 berubah menjadi 861. Soal seperti ini menguji konsentrasi terhadap detail kecil.
Soal 8 — Persentase
Dari 800 data, sebanyak 6% memerlukan pemeriksaan ulang.
Berapa data yang perlu diperiksa kembali?
A. 36
B. 42
C. 48
D. 52
E. 56
Jawaban: C
Pembahasan:
6% × 800 = 48 data.
Soal 9 — Safety Awareness
Seorang karyawan menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Namun, belum terjadi insiden.
Tindakan yang paling tepat adalah….
A. Mengabaikannya karena belum ada insiden
B. Menunggu sampai masalah menjadi serius
C. Mengidentifikasi dan melaporkan potensi bahaya melalui mekanisme yang berlaku
D. Mengunggah informasi tersebut ke media sosial
E. Menyelesaikan sendiri tanpa memberi tahu siapa pun
Jawaban: C
Pembahasan:
Pendekatan keselamatan tidak hanya bereaksi setelah insiden. Hazard perlu dikenali dan dikelola sebelum berkembang menjadi kejadian yang lebih serius.
Soal 10 — Situational Judgment
Anda menemukan rekan melakukan pekerjaan dengan cara yang lebih cepat tetapi tidak sesuai prosedur.
Apa tindakan terbaik?
A. Membiarkannya karena pekerjaan selesai lebih cepat
B. Mengikuti cara tersebut
C. Mengingatkan dan memastikan pekerjaan kembali dilakukan sesuai prosedur
D. Menceritakannya kepada semua rekan
E. Mengubah prosedur sendiri
Jawaban: C
Pembahasan:
Efisiensi tidak boleh mengabaikan prosedur, terutama ketika pekerjaan berkaitan dengan keselamatan dan risiko operasional.
Soal 11 — Integritas
Atasan meminta Anda mengubah angka pada laporan agar hasil kinerja terlihat lebih baik.
Tindakan terbaik adalah….
A. Mengikuti karena merupakan perintah atasan
B. Mengubah sedikit saja
C. Menolak manipulasi data dan mempertahankan laporan berdasarkan fakta serta prosedur
D. Menghapus laporan
E. Meminta teman mengubahnya
Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas mengharuskan informasi disampaikan secara akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan
Soal 12 — Prioritas Kerja
Anda menerima empat tugas secara bersamaan:
- Memperbaiki format laporan rutin.
- Membalas pesan administratif.
- Menindaklanjuti informasi mengenai potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan operasional.
- Mengatur jadwal rapat minggu depan.
Apa yang harus diprioritaskan?
A. Tugas 1
B. Tugas 2
C. Tugas 3
D. Tugas 4
E. Semua harus dikerjakan bersamaan
Jawaban: C
Pembahasan:
Potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan mempunyai tingkat risiko dan urgensi lebih tinggi daripada pekerjaan administratif rutin.
Soal 13 — Pengambilan Keputusan
Sebuah sistem menunjukkan data yang tidak konsisten. Anda belum mengetahui apakah masalah berasal dari sensor, jaringan, atau aplikasi.
Langkah awal terbaik adalah….
A. Langsung mengganti seluruh sistem
B. Menyalahkan operator
C. Memverifikasi data dan mengidentifikasi sumber masalah secara sistematis
D. Menghapus data yang berbeda
E. Mengabaikannya selama sistem masih berjalan
Jawaban: C
Pembahasan:
Keputusan yang baik dimulai dari verifikasi fakta dan identifikasi akar masalah, bukan asumsi.
Soal 14 — Bahasa Inggris
Read the statement:
“Employees must immediately report any condition that may affect operational safety.”
The closest meaning is….
A. Employees may ignore minor problems
B. Safety reports are optional
C. Employees should promptly report conditions that could affect operational safety
D. Only managers are responsible for safety
E. Reports should be delayed until an incident occurs
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata must menunjukkan kewajiban, sedangkan immediately report berarti segera melaporkan.
Soal 15 — Reading Comprehension
Read the sentence:
“Accurate information is essential because operational decisions depend on reliable data.”
Mengapa akurasi informasi penting?
A. Agar laporan menjadi lebih panjang
B. Karena keputusan operasional bergantung pada data yang dapat dipercaya
C. Agar jumlah data bertambah
D. Karena semua data harus dicetak
E. Agar pekerjaan menjadi lebih rumit
Jawaban: B
Pembahasan:
Jawaban dapat ditemukan dari hubungan sebab-akibat dalam kalimat: keputusan operasional membutuhkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Soal 16 — Kerja Sama Tim
Dua anggota tim berbeda pendapat mengenai cara menyelesaikan masalah teknis.
Apa tindakan terbaik?
A. Memilih pendapat anggota paling senior tanpa analisis
B. Membiarkan konflik berlangsung
C. Membandingkan alternatif berdasarkan data, prosedur, risiko, dan dampaknya
D. Mengikuti keputusan mayoritas tanpa mempertimbangkan fakta
E. Menghindari pembahasan masalah
Jawaban: C
Pembahasan:
Keputusan profesional sebaiknya didasarkan pada data dan risiko, bukan senioritas atau jumlah pendukung.
Soal 17 — Manajemen Risiko
Sebuah masalah memiliki kemungkinan kejadian rendah, tetapi apabila terjadi dapat menimbulkan dampak keselamatan yang sangat besar.
Apa tindakan yang paling tepat?
A. Mengabaikannya karena probabilitas rendah
B. Tetap melakukan penilaian risiko dan menentukan mitigasi yang sesuai
C. Menunggu sampai terjadi
D. Menghapus masalah dari laporan
E. Menyamakan prioritasnya dengan masalah administratif kecil
Jawaban: B
Pembahasan:
Risiko tidak hanya ditentukan oleh kemungkinan kejadian. Besarnya dampak juga perlu diperhitungkan.
Soal 18 — Analisis Efisiensi
Sebelum perbaikan sistem, rata-rata penyelesaian suatu pekerjaan membutuhkan 50 menit. Setelah perbaikan, waktunya menjadi 40 menit.
Persentase penurunan waktu adalah….
A. 10%
B. 15%
C. 20%
D. 25%
E. 30%
Jawaban: C
Pembahasan:
Penurunan = 50 − 40 = 10 menit.
Persentase:
10/50 × 100% = 20%.
Soal 19 — Problem Solving
Gangguan yang sama terjadi tiga kali dalam satu bulan. Setiap kejadian dapat diselesaikan dengan melakukan restart.
Tindakan jangka panjang yang paling tepat adalah….
A. Terus melakukan restart setiap terjadi gangguan
B. Menganggap masalah sudah selesai
C. Melakukan analisis akar penyebab dan menentukan tindakan korektif
D. Mengganti operator
E. Menghentikan pencatatan gangguan
Jawaban: C
Pembahasan:
Restart hanya mengatasi gejala sementara. Gangguan berulang membutuhkan root cause analysis agar penyebab utamanya dapat ditangani.
Soal 20 — Analisis Informasi
Seorang petugas menerima dua laporan mengenai kondisi yang sama, tetapi informasi di dalamnya bertentangan.
Apa tindakan paling tepat?
A. Memilih laporan yang masuk pertama
B. Memilih laporan yang paling menguntungkan
C. Melakukan verifikasi terhadap sumber dan data sebelum mengambil keputusan
D. Menggabungkan kedua laporan tanpa pemeriksaan
E. Menghapus keduanya
Jawaban: C
Pembahasan:
Informasi yang bertentangan harus diverifikasi. Keputusan tidak boleh dibuat berdasarkan asumsi.
Soal 21 — Adaptasi Teknologi
Perusahaan menerapkan sistem digital baru. Seorang karyawan kesulitan menggunakannya.
Respons profesional adalah….
A. Menolak menggunakan sistem
B. Tetap menggunakan cara lama tanpa izin
C. Mempelajari sistem, mengikuti pelatihan, dan meminta bantuan ketika diperlukan
D. Menyerahkan seluruh tugas kepada rekan
E. Menganggap teknologi tidak diperlukan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kemampuan belajar dan beradaptasi dengan teknologi menjadi penting ketika organisasi melakukan transformasi sistem.
Soal 22 — Data Analytics
Data menunjukkan:
| Bulan | Jumlah Gangguan | Durasi Rata-Rata |
| Januari | 8 | 20 menit |
| Februari | 6 | 24 menit |
| Maret | 4 | 30 menit |
Kesimpulan yang paling tepat adalah….
A. Semua indikator membaik
B. Jumlah gangguan menurun, tetapi rata-rata durasi setiap gangguan meningkat
C. Jumlah gangguan meningkat
D. Durasi gangguan menurun
E. Data menunjukkan sistem pasti semakin buruk
Jawaban: B
Pembahasan:
Jumlah gangguan turun dari 8 menjadi 4, tetapi durasi rata-rata meningkat dari 20 menjadi 30 menit. Jangan menarik kesimpulan hanya dari satu indikator.
Soal 23 — Komunikasi
Anda harus menyampaikan masalah teknis kepada tim lain yang tidak memiliki latar belakang teknis mendalam.
Cara terbaik adalah….
A. Menggunakan istilah teknis sebanyak mungkin
B. Menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan menyesuaikan bahasa dengan penerima
C. Tidak menjelaskan masalah
D. Mengirim data mentah tanpa konteks
E. Menunggu mereka memahami sendiri
Jawaban: B
Pembahasan:
Komunikasi efektif bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan informasi penting dapat dipahami oleh penerima.
Soal 24 — Kasus Terintegrasi
Seorang petugas menemukan anomali data pada sistem. Operasional masih berjalan, tetapi anomali tersebut berpotensi memengaruhi keandalan informasi apabila dibiarkan.
Tindakan terbaik adalah….
A. Mengabaikan karena operasional masih berjalan
B. Menghapus data anomali
C. Memverifikasi anomali, menilai risikonya, melaporkan sesuai prosedur, dan melakukan tindak lanjut sesuai kewenangan
D. Menunggu sistem berhenti
E. Mengubah data agar terlihat normal
Jawaban: C
Pembahasan:
Kasus ini membutuhkan kombinasi ketelitian, safety awareness, integritas, manajemen risiko, dan kepatuhan prosedur.
Soal 25 — HOTS Prioritas
Pada saat yang sama Anda menerima empat informasi:
- Jadwal rapat besok belum dibuat.
- Laporan bulanan perlu diperbaiki formatnya.
- Ada indikasi gangguan sistem yang berpotensi berdampak pada keselamatan operasional.
- Rekan meminta bantuan membuat presentasi.
Urutan prioritas yang paling tepat dimulai dari….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. Semua sama
Jawaban: C
Pembahasan:
Indikasi gangguan yang berpotensi memengaruhi keselamatan harus dinilai terlebih dahulu. Pekerjaan administratif dapat ditangani setelah masalah dengan risiko lebih tinggi terkendali.
Maksimalkan Persiapan Rekrutmen AirNav Indonesia!

Perbanyak latihan soal melalui Fungsional.id untuk mengasah kemampuan verbal, numerik, logika, ketelitian, hingga menghadapi soal HOTS berbasis situasi kerja. Latihan secara konsisten dan pahami setiap pembahasan agar semakin siap menghadapi Rekrutmen Perum LPPNPI (AirNav Indonesia)!

