Soal CAT CPNS & PPPK Guru 2027: Kisi-Kisi, Materi & Pembahasan 

Seleksi CPNS dan PPPK Guru 2027 membutuhkan persiapan yang matang karena soal CAT menguji kemampuan dasar, kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, serta profesionalisme. Melalui artikel Soal CAT CPNS & PPPK Guru 2027: Kisi-Kisi, Materi & Pembahasan, Anda dapat mempelajari materi penting sekaligus berlatih soal agar lebih siap menghadapi seleksi.

Mengenal Seleksi CAT CPNS & PPPK Guru 2027

Seleksi CPNS dan PPPK Guru 2027 merupakan proses yang menilai kesiapan peserta untuk bekerja sebagai ASN di bidang pendidikan. Sistem CAT digunakan untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif melalui soal yang menuntut ketelitian, penalaran, pemahaman aturan, serta kemampuan mengambil keputusan.

Secara umum, materi yang perlu dipersiapkan mencakup:

  • Kemampuan Dasar CPNS
    Meliputi wawasan kebangsaan, kemampuan intelegensi umum, serta karakteristik pribadi.
  • Kompetensi Teknis Guru
    Mencakup pedagogik, penguasaan materi pelajaran, perencanaan pembelajaran, asesmen, diferensiasi, dan pengelolaan kelas.
  • Kompetensi Manajerial
    Menguji kemampuan bekerja sama, mengambil keputusan, beradaptasi, mengelola pekerjaan, dan memberikan pelayanan.
  • Kompetensi Sosial Kultural
    Menilai kemampuan bekerja dalam lingkungan yang beragam, menghargai perbedaan, serta membangun komunikasi yang inklusif.
  • Profesionalisme dan Etika
    Berkaitan dengan integritas, tanggung jawab, disiplin, pelayanan publik, dan sikap profesional sebagai ASN maupun pendidik.

Materi CAT CPNS & PPPK Guru 2027

Materi CAT CPNS dan PPPK Guru memiliki fokus yang berbeda. CPNS menekankan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), sedangkan PPPK Guru lebih berfokus pada kompetensi teknis keguruan, manajerial, sosial kultural, dan wawancara.

A. Materi CAT CPNS

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Materi yang perlu dipelajari:

  • Pancasila;
  • UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  • Bhinneka Tunggal Ika;
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • nasionalisme;
  • integritas;
  • bela negara;
  • pilar kebangsaan;
  • Bahasa Indonesia.

2. Tes Intelegensi Umum (TIU)

Fokus materi meliputi:

  • kemampuan verbal;
  • analogi;
  • silogisme;
  • analitis;
  • numerik;
  • deret angka;
  • perbandingan;
  • soal cerita;
  • figural dan pola.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Materi meliputi:

  • pelayanan publik;
  • jejaring kerja;
  • sosial budaya;
  • teknologi informasi;
  • profesionalisme;
  • integritas;
  • adaptasi;
  • kerja sama;
  • pengendalian diri.

B. Materi CAT PPPK Guru

Seleksi kompetensi PPPK pada pola resmi terbaru terdiri atas kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, serta wawancara berbasis komputer.

1. Kompetensi Teknis Guru

Materi utama:

  • karakteristik peserta didik;
  • teori dan prinsip pembelajaran;
  • perencanaan pembelajaran;
  • tujuan pembelajaran;
  • strategi dan metode mengajar;
  • pembelajaran diferensiasi;
  • pengelolaan kelas;
  • asesmen diagnostik;
  • asesmen formatif dan sumatif;
  • analisis hasil belajar;
  • remedial dan pengayaan;
  • pemanfaatan teknologi pembelajaran;
  • penguasaan materi sesuai bidang studi;
  • refleksi dan perbaikan pembelajaran.

2. Kompetensi Manajerial

Materi meliputi:

  • integritas;
  • kerja sama;
  • komunikasi;
  • orientasi hasil;
  • pelayanan publik;
  • pengembangan diri;
  • pengambilan keputusan;
  • pengelolaan perubahan.

3. Kompetensi Sosial Kultural

Fokus materi:

  • keberagaman;
  • toleransi;
  • empati;
  • komunikasi inklusif;
  • kepekaan sosial;
  • pelayanan tanpa diskriminasi;
  • kemampuan bekerja dalam lingkungan multikultural.

4. Wawancara Berbasis Komputer

Materi dapat menguji:

  • integritas;
  • komitmen;
  • motivasi;
  • profesionalisme;
  • tanggung jawab;
  • etika pelayanan;
  • kesiapan menjadi ASN.

C. Materi HOTS yang Perlu Diprioritaskan

Untuk PPPK Guru, latihan sebaiknya tidak hanya berupa hafalan teori. Peserta perlu terbiasa menghadapi kasus seperti:

  • peserta didik memiliki kemampuan berbeda;
  • hasil asesmen rendah;
  • terjadi konflik di kelas;
  • peserta didik mengalami kesulitan belajar;
  • orang tua menyampaikan keluhan;
  • penggunaan teknologi tidak efektif;
  • pembelajaran belum mencapai tujuan.

Kisi-Kisi CAT CPNS & PPPK Guru 2027

Kisi-kisi CAT CPNS dan PPPK Guru 2027 perlu dipelajari sesuai jenis seleksi dan jenjang pendidikan yang dilamar. Hingga Oktober 2026, kisi-kisi resmi 2027 belum diumumkan, sehingga materi berikut mengacu pada pola seleksi resmi terbaru.

A. Kisi-Kisi CPNS

1. TWK

  • Pancasila;
  • UUD 1945;
  • NKRI;
  • Bhinneka Tunggal Ika;
  • nasionalisme;
  • bela negara;
  • integritas;
  • Bahasa Indonesia.

2. TIU

  • verbal;
  • analogi;
  • silogisme;
  • numerik;
  • persentase;
  • perbandingan;
  • deret;
  • soal cerita;
  • figural.

3. TKP

  • pelayanan publik;
  • profesionalisme;
  • integritas;
  • kerja sama;
  • sosial budaya;
  • teknologi informasi;
  • adaptasi;
  • pengambilan keputusan.

B. Kisi-Kisi PPPK Guru

Materi utama meliputi:

  • kompetensi teknis;
  • kompetensi manajerial;
  • kompetensi sosial kultural;
  • wawancara integritas dan moralitas.

Kompetensi teknis guru mencakup:

  • karakteristik peserta didik;
  • teori belajar;
  • perencanaan pembelajaran;
  • diferensiasi;
  • pengelolaan kelas;
  • asesmen;
  • remedial dan pengayaan;
  • refleksi;
  • penguasaan bidang studi;
  • kode etik dan profesionalisme.

C. Kisi-Kisi Berdasarkan Jenjang

Guru PAUD/TK

Fokus pada perkembangan anak, pembelajaran melalui bermain, sosial emosional, motorik, bahasa, asesmen perkembangan, dan komunikasi dengan orang tua.

Guru SD

Fokus pada literasi, numerasi, konsep dasar Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Pendidikan Pancasila, diferensiasi, serta asesmen diagnostik.

Guru SMP

Fokus pada penguasaan mata pelajaran, perkembangan remaja, miskonsepsi, berpikir kritis, manajemen kelas, asesmen, serta remedial dan pengayaan.

Guru SMA

Fokus pada materi bidang studi yang lebih mendalam, HOTS, analisis, pemecahan masalah kompleks, asesmen autentik, dan pengembangan potensi peserta didik.

Guru SMK

Fokus pada kompetensi keahlian, pembelajaran praktik, keselamatan kerja, project-based learning, budaya kerja, soft skills, dan kesiapan kerja peserta didik.

D. Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural

Materi yang perlu dipelajari:

  • integritas;
  • komunikasi;
  • kerja sama;
  • orientasi hasil;
  • pelayanan publik;
  • pengambilan keputusan;
  • toleransi;
  • keberagaman;
  • pelayanan inklusif;
  • penyelesaian konflik.

Contoh Soal CAT CPNS & PPPK Guru 2027 + Pembahasan

Latihan berikut dibuat berbasis HOTS dan studi kasus, sehingga tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga penalaran, pengambilan keputusan, kompetensi pedagogik, serta profesionalisme calon ASN dan guru.

Soal 1 — TWK: Integritas

Seorang ASN mengetahui rekannya mengubah data laporan agar capaian unit terlihat memenuhi target. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memastikan fakta dan menindaklanjutinya melalui mekanisme yang berlaku
B. Membiarkan karena merupakan tanggung jawab atasan
C. Membantu memperbaiki angka agar lebih masuk akal
D. Membicarakannya dengan seluruh pegawai
E. Menunggu hingga pemeriksaan tahunan

Jawaban: A

Pembahasan: Integritas menuntut kejujuran dan akuntabilitas. Dugaan manipulasi perlu ditangani berdasarkan fakta dan prosedur.

Soal 2 — TIU: Numerik

Sebanyak 40% dari 250 peserta mengikuti pelatihan tahap pertama. Dari jumlah tersebut, 20% harus mengikuti pelatihan ulang. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ulang adalah ….

A. 15
B. 20
C. 25
D. 30
E. 40

Jawaban: B

Pembahasan: 40% × 250 = 100 peserta. Selanjutnya 20% × 100 = 20 peserta.

Soal 3 — TIU: Logika

Semua guru yang mengikuti pelatihan digital memperoleh akun pembelajaran. Sebagian Guru SD mengikuti pelatihan digital.

Kesimpulan yang tepat adalah ….

A. Semua Guru SD memperoleh akun pembelajaran
B. Tidak ada Guru SD yang memperoleh akun pembelajaran
C. Sebagian Guru SD memperoleh akun pembelajaran
D. Semua pemilik akun merupakan Guru SD
E. Hanya Guru SD yang mengikuti pelatihan

Jawaban: C

Pembahasan: Karena sebagian Guru SD termasuk kelompok peserta pelatihan, sebagian Guru SD memperoleh akun pembelajaran.

Soal 4 — TKP: Pelayanan Publik

Orang tua datang dengan emosi karena merasa proses pelayanan administrasi sekolah terlalu lama. Data menunjukkan berkasnya memang belum lengkap.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Meminta orang tua datang kembali tanpa penjelasan
B. Mendahulukannya agar tidak marah
C. Menyerahkan masalah kepada rekan
D. Menjelaskan kekurangan berkas dengan tenang dan membantu menunjukkan langkah penyelesaiannya
E. Menghentikan percakapan hingga orang tua tenang sendiri

Jawaban: D

Pembahasan: Orientasi pelayanan menuntut sikap empatik, jelas, solutif, dan tetap mengikuti prosedur.

Soal 5 — TKP: Profesionalisme

Atasan meminta Anda menyelesaikan laporan dengan data yang belum diverifikasi karena tenggat hampir berakhir.

Sikap paling tepat adalah ….

A. Mengisi berdasarkan perkiraan
B. Menyalin data bulan sebelumnya
C. Menyerahkannya tanpa catatan
D. Meminta rekan bertanggung jawab
E. Menjelaskan risikonya dan mengupayakan verifikasi data sebelum laporan diselesaikan

Jawaban: E

Pembahasan: Kecepatan tidak boleh mengorbankan validitas data dan pertanggungjawaban pekerjaan.

Soal 6 — TWK: Keberagaman

Kegiatan sekolah melibatkan peserta dengan latar belakang budaya berbeda. Beberapa peserta meminta kegiatan disesuaikan hanya dengan kebiasaan kelompok mayoritas.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menyusun kegiatan yang menghormati keberagaman tanpa menghilangkan tujuan bersama
B. Mengikuti keinginan kelompok terbesar
C. Memisahkan kegiatan berdasarkan budaya
D. Menghapus seluruh unsur budaya
E. Membiarkan peserta menentukan sendiri

Jawaban: A

Pembahasan: Bhinneka Tunggal Ika menempatkan keberagaman dalam kerangka persatuan dan perlakuan yang setara.

Soal 7 — TIU: Analitis

Nilai rata-rata 4 peserta adalah 82. Setelah satu peserta tambahan bergabung, rata-ratanya menjadi 84. Nilai peserta tambahan adalah ….

A. 88
B. 92
C. 94
D. 96
E. 100

Jawaban: B

Pembahasan: Total awal = 4 × 82 = 328. Total baru = 5 × 84 = 420. Nilai tambahan = 92.

Soal 8 — TKP: Kerja Sama

Anggota tim kesulitan menggunakan aplikasi baru sehingga target kelompok mulai terlambat.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Mengambil seluruh pekerjaannya
B. Melaporkannya sebagai pegawai tidak kompeten
C. Membantu memahami aplikasi sambil tetap membagi pekerjaan sesuai tanggung jawab
D. Memintanya menggunakan cara lama
E. Mengeluarkannya dari tim

Jawaban: C

Pembahasan: Kerja sama yang efektif membantu anggota berkembang tanpa menghilangkan tanggung jawabnya.

Soal 9 — TKP: Adaptasi Digital

Sistem kerja baru mulai diterapkan, tetapi sebagian pegawai menolak karena merasa sistem sebelumnya lebih mudah.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tetap menggunakan sistem lama
B. Menunggu seluruh pegawai setuju
C. Menghindari tugas yang menggunakan sistem baru
D. Mempelajari sistem baru, membantu rekan beradaptasi, dan menyampaikan kendala secara konstruktif
E. Menyerahkan perubahan kepada pimpinan

Jawaban: D

Pembahasan: Adaptasi terhadap perubahan membutuhkan kemauan belajar sekaligus kemampuan membantu organisasi menjalankan sistem baru.

Soal 10 — TKP: Konflik Kepentingan

Seorang kerabat meminta bantuan agar berkasnya diproses lebih dahulu meskipun masih terdapat antrean.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Membantu karena masih keluarga
B. Memproses jika tidak diketahui orang lain
C. Meminta rekan melakukannya
D. Memprioritaskan karena kebutuhannya mendesak menurut kerabat
E. Menolak perlakuan khusus dan memproses sesuai ketentuan

Jawaban: E

Pembahasan: Pelayanan ASN harus objektif dan bebas konflik kepentingan.

Soal 11 — Guru PAUD/TK

Seorang anak usia dini selalu menghindari kegiatan kelompok dan lebih nyaman mengamati dari sudut kelas. Guru ingin meningkatkan keterlibatannya.

Langkah awal paling tepat adalah ….

A. Mengobservasi kebutuhan anak lalu memberikan kesempatan berinteraksi secara bertahap melalui kegiatan bermain
B. Memaksanya masuk kelompok besar
C. Memberikan hukuman jika tidak bergabung
D. Membandingkannya dengan anak yang aktif
E. Menganggap kondisi tersebut tidak perlu diperhatikan

Jawaban: A

Pembahasan: Pembelajaran PAUD perlu memperhatikan tahapan perkembangan dan kebutuhan individual anak.

Soal 12 — Guru SD: Numerasi

Hasil asesmen menunjukkan separuh murid kelas IV belum memahami konsep pecahan, sedangkan murid lainnya sudah dapat menyelesaikan soal aplikasi.

Strategi paling tepat adalah ….

A. Memberikan seluruh murid soal yang sama
B. Menggunakan pembelajaran berdiferensiasi sesuai tingkat kesiapan murid
C. Memindahkan murid yang belum memahami ke kelas lain
D. Melanjutkan materi karena sebagian sudah menguasai
E. Memberikan pekerjaan rumah lebih banyak

Jawaban: B

Pembahasan: Diferensiasi memungkinkan murid memperoleh kegiatan sesuai kesiapan tanpa mengubah tujuan pembelajaran utama.

Soal 13 — Guru SMP: Asesmen

Sebagian besar murid dapat menghafal rumus tetapi gagal memilih rumus yang sesuai ketika menghadapi persoalan kontekstual.

Tindakan terbaik adalah ….

A. Menambah jumlah soal hafalan
B. Mengulang definisi rumus
C. Menggunakan masalah kontekstual untuk mengidentifikasi miskonsepsi dan melatih penerapan konsep
D. Menurunkan standar soal
E. Memberikan seluruh jawabannya

Jawaban: C

Pembahasan: Permasalahan menunjukkan kesenjangan antara pengetahuan deklaratif dan kemampuan menerapkan konsep.

Soal 14 — Guru SMA: HOTS

Murid mampu menjelaskan konsep perubahan iklim tetapi kesulitan mengevaluasi beberapa solusi berdasarkan data.

Strategi paling tepat adalah ….

A. Menambah catatan teori
B. Memberikan definisi untuk dihafalkan
C. Mengulang materi tanpa perubahan metode
D. Memberikan data atau kasus dan meminta murid membandingkan bukti sebelum membuat kesimpulan
E. Mengurangi soal analisis

Jawaban: D

Pembahasan: HOTS dikembangkan melalui aktivitas analisis, evaluasi bukti, argumentasi, dan pengambilan kesimpulan.

Soal 15 — Guru SMK

Murid mampu menjelaskan prosedur penggunaan alat tetapi sering mengabaikan langkah keselamatan ketika praktik.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tetap melanjutkan praktik
B. Menilai berdasarkan hasil produk saja
C. Membiarkan karena keterampilan akan terbentuk sendiri
D. Mengurangi prosedur keselamatan agar pekerjaan cepat
E. Menghentikan praktik yang tidak aman, menguatkan kembali prosedur, kemudian memastikan kompetensi sebelum praktik dilanjutkan

Jawaban: E

Pembahasan: Pada pembelajaran vokasi, kompetensi teknis tidak dapat dipisahkan dari keselamatan dan prosedur kerja.

Soal 16 — Diferensiasi Pembelajaran

Guru menemukan tiga kelompok murid: belum menguasai konsep dasar, sudah mencapai tujuan, dan telah melampaui target.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memberikan dukungan bertahap, latihan sesuai target, serta pengayaan berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok
B. Mengulang semua materi untuk seluruh kelas
C. Hanya membantu kelompok terendah
D. Memberi tugas sama agar adil
E. Mempercepat seluruh kelas

Jawaban: A

Pembahasan: Perlakuan yang adil dalam pembelajaran tidak selalu berarti memberikan aktivitas identik kepada semua murid.

Soal 17 — Kompetensi Manajerial

Sekolah menerapkan aplikasi asesmen baru. Beberapa guru senior kesulitan menggunakannya.

Sikap terbaik adalah ….

A. Meminta mereka belajar sendiri
B. Membantu melalui pendampingan dan berbagi praktik sambil tetap mendukung penerapan sistem baru
C. Meminta sekolah membatalkan aplikasi
D. Mengambil alih seluruh tugas mereka
E. Menggunakan aplikasi lama secara diam-diam

Jawaban: B

Pembahasan: Kompetensi manajerial mencakup kerja sama, komunikasi, pengembangan orang lain, dan pengelolaan perubahan.

Soal 18 — Sosial Kultural

Seorang murid menjadi bahan ejekan karena memiliki latar belakang budaya berbeda.

Tindakan guru paling tepat adalah ….

A. Memindahkan murid tersebut
B. Menganggapnya candaan biasa
C. Menghentikan perilaku diskriminatif, melindungi murid, dan membangun pemahaman tentang penghargaan terhadap keberagaman
D. Meminta murid menyelesaikan sendiri
E. Mengabaikan selama tidak terjadi kekerasan fisik

Jawaban: C

Pembahasan: Guru harus membangun lingkungan aman, inklusif, dan bebas diskriminasi.

Soal 19 — Assessment for Learning

Hasil asesmen formatif menunjukkan sebagian besar murid memiliki miskonsepsi yang sama.

Langkah berikutnya adalah ….

A. Langsung memberikan nilai akhir
B. Melanjutkan materi berikutnya
C. Memberikan pekerjaan rumah tanpa pembahasan
D. Menganalisis miskonsepsi lalu menyesuaikan pembelajaran dan memberikan umpan balik
E. Mengulang tes yang sama tanpa intervensi

Jawaban: D

Pembahasan: Assessment for learning digunakan untuk memperoleh informasi yang membantu guru memperbaiki proses pembelajaran.

Soal 20 — Etika dan Integritas Guru

Orang tua menawarkan hadiah kepada guru sambil meminta nilai anaknya dinaikkan agar memenuhi syarat tertentu.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menerima tetapi tidak menaikkan nilai
B. Menaikkan sedikit karena anak rajin
C. Meminta guru lain menentukan nilai
D. Menerima sebagai bentuk terima kasih
E. Menolak permintaan dan mempertahankan penilaian berdasarkan bukti capaian belajar

Jawaban: E

Pembahasan: Penilaian harus objektif, dapat dipertanggungjawabkan, dan bebas konflik kepentingan.

Persiapkan CAT CPNS & PPPK Guru 2027 Lebih Maksimal

Perkuat persiapan Anda dengan latihan soal yang mencakup TWK, TIU, TKP, kompetensi teknis guru, manajerial, sosial kultural, dan wawancara sesuai jenjang yang dilamar. Kunjungi fungsional.id untuk mengakses lebih banyak Soal CAT CPNS & PPPK Guru 2027 lengkap dengan kisi-kisi, materi, pembahasan, dan simulasi CAT.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!