Soal Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia: Kisi-Kisi, Materi & Pembahasan 

Seleksi Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia menjadi salah satu tahapan penting untuk menilai kesiapan peserta dalam bekerja di lingkungan rumah sakit yang menuntut ketelitian, pelayanan, kedisiplinan, serta kompetensi sesuai formasi. Melalui artikel Soal Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia: Kisi-Kisi, Materi & Pembahasan, Anda dapat mempelajari cakupan materi sekaligus berlatih menghadapi soal yang menguji kemampuan dasar, pelayanan publik, komunikasi, etika kerja, keselamatan pasien, hingga kompetensi teknis yang berkaitan dengan tugas di rumah sakit.

Mengenal Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia

Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia merupakan bagian dari proses seleksi untuk menilai kesiapan peserta dalam bekerja di lingkungan rumah sakit, baik dari sisi kemampuan dasar, sikap kerja, pelayanan, maupun kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar.

Fokus penilaian dapat mencakup:

  • Kemampuan Dasar
    Penalaran verbal, numerik, logika, ketelitian, serta kemampuan memahami informasi.
  • Pelayanan Publik
    Sikap ramah, responsif, empati, pelayanan tanpa diskriminasi, serta kemampuan menangani keluhan pasien maupun keluarga.
  • Integritas dan Etika Kerja
    Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerahasiaan, kepatuhan terhadap SOP, dan profesionalisme.
  • Kerja Sama dan Komunikasi
    Koordinasi antartim, komunikasi efektif, penyelesaian konflik, serta kemampuan bekerja dengan tenaga kesehatan maupun unit penunjang.
  • Keselamatan Pasien dan K3RS
    Identifikasi risiko, pencegahan insiden, penggunaan APD, pengendalian infeksi, serta keselamatan kerja di rumah sakit.
  • Kompetensi Teknis Formasi
    Materi yang berkaitan langsung dengan bidang pekerjaan, seperti keperawatan, farmasi, laboratorium, rekam medis, administrasi, atau formasi lainnya.

Materi Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia

Materi Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia perlu dipersiapkan dari dua sisi, yaitu kemampuan umum dan kompetensi teknis sesuai formasi. Peserta tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam situasi pelayanan rumah sakit.

Materi utama yang perlu dikuasai meliputi:

  • Kemampuan Verbal
    Sinonim, antonim, analogi, pemahaman bacaan, ide pokok, simpulan, dan kalimat efektif.
  • Kemampuan Numerik
    Operasi hitung, persentase, perbandingan, rata-rata, deret angka, soal cerita, serta interpretasi data.
  • Penalaran Logis
    Silogisme, hubungan sebab-akibat, analisis pernyataan, pola, dan pengambilan kesimpulan.
  • Ketelitian dan Konsentrasi
    Pencocokan data, identifikasi kesalahan, kode, nomor rekam medis, tabel, serta validasi informasi.
  • Pelayanan Publik
    Penanganan keluhan, komunikasi dengan pasien, empati, pelayanan tanpa diskriminasi, dan penyelesaian masalah secara profesional.
  • Integritas dan Etika Kerja
    Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, menjaga kerahasiaan, mematuhi SOP, dan menghindari konflik kepentingan.
  • Kerja Sama Tim
    Koordinasi, pembagian tugas, komunikasi antarpersonel, penyelesaian konflik, dan kolaborasi antarunit.
  • Keselamatan Pasien
    Identifikasi pasien, komunikasi efektif, pencegahan jatuh, keamanan tindakan, medication safety, dan pelaporan insiden.
  • Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
    Hand hygiene, APD, teknik aseptik, pengelolaan limbah medis, isolasi, serta pencegahan infeksi silang.
  • K3 Rumah Sakit
    Keselamatan kerja, needle stick injury, pajanan biologis, bahan berbahaya, kebakaran, evakuasi, dan ergonomi.
  • Kegawatdaruratan Dasar
    ABCDE, penurunan kesadaran, sesak, kejang, syok, perdarahan, henti jantung, dan Bantuan Hidup Dasar.
  • Rekam Medis dan Kerahasiaan Data
    Ketepatan pencatatan, keamanan akun, privasi, akses sesuai kewenangan, serta perlindungan informasi pasien.
  • Komunikasi Efektif
    Komunikasi dengan pasien dan keluarga, handover, penyampaian informasi, menghadapi pasien marah, dan komunikasi dalam kondisi pelayanan padat.
  • Dokumentasi dan Pelaporan
    Pencatatan objektif, kelengkapan dokumen, laporan insiden, koreksi data, serta dokumentasi pelayanan.
  • Kompetensi Teknis Sesuai Formasi
    Materi disesuaikan dengan posisi yang dilamar, misalnya keperawatan, farmasi, laboratorium, radiologi, rekam medis, gizi, administrasi, atau tenaga penunjang lainnya.

Kisi-Kisi Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia

Kisi-kisi Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu tes kemampuan umum dan tes kompetensi bidang sesuai formasi. Soal dapat berbentuk teori, hitungan, logika, maupun studi kasus kerja di lingkungan rumah sakit.

1. Kemampuan Verbal

Fokus materi:

  • sinonim dan antonim;
  • analogi kata;
  • ide pokok;
  • simpulan;
  • pemahaman bacaan;
  • hubungan antarparagraf;
  • kalimat efektif.

2. Kemampuan Numerik

Materi:

  • operasi hitung;
  • pecahan;
  • persentase;
  • perbandingan;
  • rata-rata;
  • deret angka;
  • soal cerita;
  • interpretasi tabel dan data.

3. Penalaran Logis

Kuasai:

  • silogisme;
  • sebab-akibat;
  • pola hubungan;
  • logika pernyataan;
  • analisis kondisi;
  • penarikan kesimpulan.

4. Ketelitian

Soal dapat berupa:

  • pencocokan nomor;
  • kode;
  • nama pasien;
  • data rekam medis;
  • tabel;
  • urutan informasi;
  • menemukan kesalahan input.

Fokusnya adalah akurasi dan kemampuan mencegah kesalahan data.

5. Pelayanan Publik

Materi:

  • pelayanan ramah dan responsif;
  • empati;
  • komunikasi sopan;
  • pelayanan tanpa diskriminasi;
  • penanganan keluhan;
  • penyampaian informasi;
  • penyelesaian masalah.

6. Integritas

Fokus:

  • kejujuran;
  • disiplin;
  • tanggung jawab;
  • kepatuhan SOP;
  • konflik kepentingan;
  • penyalahgunaan kewenangan;
  • kerahasiaan informasi.

7. Situational Judgement Test

Kasus dapat berupa:

  • pasien marah;
  • antrean panjang;
  • rekan melakukan kesalahan;
  • tugas datang bersamaan;
  • konflik dalam tim;
  • instruksi di luar kewenangan.

Pilih respons yang paling aman, profesional, objektif, dan sesuai aturan.

8. Keselamatan Pasien

Kisi-kisi:

  • identifikasi pasien;
  • komunikasi efektif;
  • pencegahan jatuh;
  • keamanan obat;
  • keamanan tindakan;
  • near miss;
  • pelaporan insiden.

9. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Materi:

  • hand hygiene;
  • penggunaan APD;
  • teknik aseptik;
  • isolasi;
  • sterilisasi;
  • desinfeksi;
  • pengelolaan limbah;
  • pencegahan infeksi silang.

10. Kegawatdaruratan Dasar

Fokus:

  • ABCDE;
  • sesak;
  • penurunan kesadaran;
  • kejang;
  • syok;
  • perdarahan;
  • henti jantung;
  • bantuan hidup dasar;
  • aktivasi bantuan.

11. K3 Rumah Sakit

Materi:

  • needle stick injury;
  • pajanan biologis;
  • bahan berbahaya;
  • ergonomi;
  • kebakaran;
  • evakuasi;
  • APD;
  • pelaporan kecelakaan kerja.

12. Rekam Medis dan Data Pasien

Fokus:

  • ketepatan pencatatan;
  • kerahasiaan;
  • privasi;
  • keamanan akun;
  • akses sesuai kewenangan;
  • koreksi data;
  • audit trail.

13. Komunikasi Pasien dan Keluarga

Soal dapat menampilkan:

  • pasien cemas;
  • keluarga marah;
  • permintaan informasi medis;
  • miskomunikasi;
  • pasien tidak kooperatif.

Respons terbaik harus menunjukkan empati, batas kewenangan, dan profesionalisme.

14. Kerja Sama Antarprofesi

Materi:

  • koordinasi;
  • handover;
  • pembagian tugas;
  • penyelesaian konflik;
  • komunikasi lintas unit;
  • kolaborasi tenaga kesehatan dan penunjang.

15. Dokumentasi dan Pelaporan

Fokus:

  • pencatatan objektif;
  • kelengkapan;
  • kronologi kejadian;
  • laporan insiden;
  • koreksi dokumen;
  • serah terima informasi.

16. Kompetensi Teknis Tenaga Kesehatan

Untuk formasi klinis, kisi-kisi dapat mencakup:

  • pemeriksaan dan pelayanan sesuai profesi;
  • tindakan dasar;
  • patient safety;
  • PPI;
  • kegawatdaruratan;
  • penggunaan alat;
  • dokumentasi;
  • batas kewenangan.

17. Kompetensi Teknis Administrasi

Untuk formasi administrasi:

  • surat-menyurat;
  • arsip;
  • Microsoft Office;
  • pengolahan data;
  • pelayanan front office;
  • rekapitulasi;
  • ketelitian;
  • kerahasiaan data.

18. Kompetensi Teknis Penunjang

Untuk formasi seperti farmasi, laboratorium, radiologi, gizi, atau rekam medis:

  • prosedur teknis;
  • alat dan bahan;
  • quality control;
  • dokumentasi;
  • keselamatan kerja;
  • pelayanan sesuai SOP profesi.

19. Prioritas Pelayanan

Peserta perlu mampu menentukan:

  • kondisi paling mendesak;
  • tugas yang harus didahulukan;
  • kapan melakukan eskalasi;
  • siapa yang perlu dihubungi;
  • kapan tindakan harus dihentikan.

Gunakan prinsip:

keselamatan → kegawatan → urgensi → kewenangan → koordinasi.

20. Profesionalisme

Kisi-kisi:

  • bekerja sesuai SOP;
  • menjaga rahasia;
  • bertanggung jawab;
  • berkomunikasi sopan;
  • tidak diskriminatif;
  • mengikuti batas kewenangan;
  • menjaga mutu pelayanan.

Contoh Soal Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia dan Pembahasan

Contoh soal berikut disusun berdasarkan kisi-kisi sebelumnya dan dibuat dalam bentuk HOTS serta situational judgement. Peserta perlu mampu menganalisis kondisi, menentukan risiko, memilih prioritas, serta mengambil tindakan yang paling aman dan profesional dalam lingkungan rumah sakit.

Soal 1 — Pelayanan Publik

Keluarga pasien datang ke loket dengan nada tinggi karena antrean pelayanan dianggap terlalu lama. Setelah diperiksa, proses tertunda karena verifikasi administrasi belum selesai.

Respons petugas yang paling tepat adalah ….

A. Mendengarkan keluhan, menjelaskan penyebab keterlambatan, memeriksa proses, dan memberikan informasi tindak lanjut secara jelas
B. Meminta keluarga tetap menunggu tanpa penjelasan
C. Mendahulukan pasien tersebut agar keluhan berhenti
D. Meminta petugas keamanan mengeluarkan keluarga
E. Menyalahkan unit administrasi lain

Jawaban: A

Pembahasan:
Pelayanan publik membutuhkan empati, komunikasi yang jelas, dan solusi yang sesuai prosedur. Mendahulukan tanpa dasar dapat menimbulkan ketidakadilan bagi pengguna layanan lain.

Soal 2 — Kemampuan Numerik

Jumlah kunjungan pasien selama lima hari adalah 210, 225, 195, 240, dan 230. Rata-rata kunjungan per hari adalah ….

A. 215
B. 220
C. 225
D. 230
E. 235

Jawaban: B

Pembahasan:
Total kunjungan = 1.100 pasien.
Rata-rata = 1.100 ÷ 5 = 220 pasien.

Soal 3 — Penalaran Logis

Semua petugas yang menangani bahan infeksius wajib menggunakan APD sesuai tingkat risiko. Sebagian petugas laboratorium menangani bahan infeksius.

Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

A. Semua petugas laboratorium selalu menggunakan seluruh jenis APD
B. Hanya petugas laboratorium yang membutuhkan APD
C. Sebagian petugas laboratorium wajib menggunakan APD sesuai tingkat risiko
D. Tidak ada petugas laboratorium yang menangani bahan infeksius
E. Semua pegawai rumah sakit harus memakai APD yang sama

Jawaban: C

Pembahasan:
Kesimpulan harus mengikuti informasi dalam premis. Hanya sebagian petugas laboratorium yang menangani bahan infeksius sehingga kelompok tersebut wajib menggunakan APD sesuai risiko.

Soal 4 — Ketelitian Data

Dua pasien bernama Siti Rahma memiliki tanggal lahir berbeda. Salah satu hasil laboratorium akan dimasukkan ke dalam sistem.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memilih pasien yang lebih dahulu datang
B. Menggunakan nama pasien saja
C. Memilih berdasarkan nomor kamar
D. Memverifikasi minimal dua identitas yang sesuai sebelum memasukkan hasil
E. Menginput hasil ke kedua pasien

Jawaban: D

Pembahasan:
Kesalahan identifikasi dapat menyebabkan salah diagnosis atau terapi. Verifikasi identitas harus dilakukan sebelum data pelayanan dimasukkan.

Soal 5 — Integritas

Rekan kerja meminta Anda mengubah waktu kehadirannya karena terlambat dan khawatir mendapat teguran.

Respons paling tepat adalah ….

A. Mengubah sedikit agar tidak terlihat
B. Membantu karena hanya sekali
C. Menyerahkan keputusan kepada rekan lain
D. Menunggu atasan mengetahui sendiri
E. Menolak karena data kehadiran harus sesuai keadaan sebenarnya

Jawaban: E

Pembahasan:
Manipulasi data bertentangan dengan integritas, akuntabilitas, dan tanggung jawab sebagai pegawai.

Soal 6 — Keselamatan Pasien

Sebelum tindakan dilakukan, gelang identitas pasien tidak terbaca jelas. Pasien juga memiliki nama yang hampir sama dengan pasien lain.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menghentikan sementara proses dan melakukan verifikasi identitas menggunakan data yang valid
B. Menggunakan nomor tempat tidur
C. Menanyakan nama saja
D. Menanyakan kepada pasien di sebelahnya
E. Melanjutkan karena jadwal tindakan sudah jelas

Jawaban: A

Pembahasan:
Identifikasi pasien merupakan bagian penting patient safety. Tindakan tidak boleh dilanjutkan sampai identitas dipastikan benar.

Soal 7 — Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Petugas selesai menangani bahan yang terkontaminasi kemudian akan menggunakan komputer administrasi.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tetap menggunakan komputer dengan sarung tangan
B. Melepas sarung tangan, melakukan hand hygiene, lalu menyentuh area bersih
C. Menyemprot sarung tangan dengan alkohol
D. Meminta pegawai lain menggunakan komputer
E. Membersihkan keyboard setelah selesai saja

Jawaban: B

Pembahasan:
Perpindahan dari area terkontaminasi menuju area bersih membutuhkan pelepasan APD yang sesuai dan hand hygiene untuk mencegah transmisi silang.

Soal 8 — Rekam Medis Elektronik

Pegawai meninggalkan meja kerja selama 30 menit dengan akun Rekam Medis Elektronik masih terbuka.

Risiko utama adalah ….

A. Komputer mengalami kerusakan
B. Data otomatis terhapus
C. Orang lain dapat mengakses atau mengubah informasi menggunakan akun pegawai tersebut
D. Printer tidak bisa digunakan
E. Sistem tidak dapat digunakan lagi

Jawaban: C

Pembahasan:
RME harus dijaga keamanan dan kerahasiaannya. Permenkes 24 Tahun 2022 mewajibkan penyelenggaraan rekam medis elektronik dengan jaminan keamanan, kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data.

Soal 9 — K3 Rumah Sakit

Saat membersihkan peralatan setelah tindakan, petugas tertusuk jarum bekas pasien.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menutup luka lalu melanjutkan pekerjaan
B. Menunggu tanda infeksi
C. Memijat luka hingga banyak mengeluarkan darah
D. Melakukan pertolongan awal dan segera mengikuti prosedur pelaporan serta evaluasi pajanan
E. Tidak melaporkan karena luka kecil

Jawaban: D

Pembahasan:
Needle stick injury merupakan pajanan biologis yang perlu segera ditangani dan dilaporkan agar risiko dapat dinilai dan tindak lanjut dilakukan.

Soal 10 — Kegawatdaruratan

Seseorang tiba-tiba kolaps di ruang tunggu, tidak merespons, dan tidak bernapas normal.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Memberikan minum
B. Membawanya ke kursi roda
C. Menunggu keluarga
D. Mencari identitas terlebih dahulu
E. Mengaktifkan bantuan kegawatdaruratan dan memulai BHD sesuai prosedur

Jawaban: E

Pembahasan:
Kondisi tidak responsif dan tidak bernapas normal harus dianggap sebagai kemungkinan henti jantung. Aktivasi bantuan dan BHD tidak boleh ditunda.

Soal 11 — Kerahasiaan Data

Seorang pegawai mengetahui bahwa tetangganya sedang dirawat di rumah sakit. Keluarga tetangga tersebut meminta informasi diagnosis.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tidak memberikan informasi tanpa kewenangan atau persetujuan yang sah
B. Memberikan informasi karena mereka keluarga
C. Hanya menyebutkan diagnosis tanpa rincian
D. Menunjukkan data dari layar tanpa mencetaknya
E. Meminta imbalan sebelum memberi informasi

Jawaban: A

Pembahasan:
Informasi pasien bersifat rahasia. Akses data hanya boleh dilakukan sesuai kewenangan dan kebutuhan pelayanan.

Soal 12 — Komunikasi Pasien

Pasien marah karena belum memahami alasan jadwal pemeriksaannya berubah.

Respons petugas paling tepat adalah ….

A. Menghindari pasien sampai tenang
B. Mendengarkan keluhan dan memberikan penjelasan sesuai kewenangan dengan bahasa yang mudah dipahami
C. Menyalahkan unit lain
D. Meminta pasien membaca pengumuman
E. Menjawab dengan istilah medis

Jawaban: B

Pembahasan:
Komunikasi yang baik membutuhkan empati, kejelasan, dan kemampuan menjelaskan sesuai batas kewenangan.

Soal 13 — Near Miss

Petugas hampir menyerahkan dokumen hasil pemeriksaan kepada pasien yang salah, tetapi kesalahan diketahui sebelum dokumen diberikan.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Tidak perlu dilakukan apa pun
B. Menghapus bukti kejadian
C. Melaporkan sebagai near miss dan mengevaluasi penyebabnya
D. Menyalahkan pasien
E. Mengganti sistem seluruh rumah sakit

Jawaban: C

Pembahasan:
Near miss perlu dipelajari karena menunjukkan kelemahan sistem yang dapat menyebabkan insiden pada kesempatan berikutnya.

Soal 14 — Kompetensi Teknis dan Kewenangan

Seorang petugas diminta melakukan tindakan yang berada di luar kompetensi dan kewenangannya karena unit sedang kekurangan tenaga.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Melakukan demi mempercepat pelayanan
B. Mempelajari prosedur dari internet lalu melakukan
C. Meminta pasien menyetujui tindakan
D. Menjelaskan keterbatasan kewenangan dan mengkoordinasikan dengan petugas yang kompeten
E. Membatalkan seluruh pelayanan

Jawaban: D

Pembahasan:
Kekurangan tenaga tidak menghapus batas kompetensi. Keselamatan pasien dan kepatuhan terhadap kewenangan tetap menjadi prioritas.

Soal 15 — Prioritas Pelayanan

Empat kebutuhan muncul bersamaan:

  • pasien meminta salinan jadwal kontrol;
  • keluarga menanyakan lokasi kantin;
  • seseorang mengalami sesak berat;
  • pegawai meminta formulir administrasi.

Tindakan pertama adalah ….

A. Memberikan jadwal kontrol
B. Menunjukkan lokasi kantin
C. Mengambil formulir
D. Menyelesaikan tugas yang paling cepat
E. Menangani kondisi sesak dan mengaktifkan bantuan sesuai kebutuhan

Jawaban: E

Pembahasan:
Prioritas ditentukan berdasarkan risiko terhadap keselamatan. Masalah yang berpotensi mengancam nyawa harus ditangani terlebih dahulu.

Soal 16 — Dokumentasi RME

Tenaga kesehatan telah memberikan pelayanan tetapi lupa mencatatnya pada RME. Beberapa jam kemudian ia baru menyadarinya.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Melakukan pencatatan sesuai prosedur dengan informasi yang benar, jelas, dan dapat ditelusuri
B. Meminta pegawai lain mengisi menggunakan akun mereka
C. Tidak perlu mencatat karena tindakan sudah dilakukan
D. Mengubah waktu pelayanan agar tampak langsung dicatat
E. Menghapus seluruh episode pelayanan

Jawaban: A

Pembahasan:
Permenkes 24 Tahun 2022 mensyaratkan informasi klinis dicatat lengkap, jelas, berurutan, serta disertai identitas dan waktu pelayanan.

Soal 17 — Konflik Tim

Dua pegawai berbeda pendapat mengenai pembagian tugas hingga mulai mengganggu pelayanan.

Respons paling tepat adalah ….

A. Membiarkan hingga salah satu mengalah
B. Mengarahkan diskusi pada pembagian tugas berdasarkan tanggung jawab, beban kerja, dan kebutuhan pelayanan
C. Mendukung pegawai yang lebih senior
D. Memindahkan salah satu pegawai tanpa evaluasi
E. Menghentikan pelayanan sementara

Jawaban: B

Pembahasan:
Penyelesaian konflik sebaiknya berorientasi pada kepentingan pelayanan, komunikasi profesional, dan pembagian tanggung jawab yang objektif.

Soal 18 — Kebocoran Data

Pegawai menerima pesan melalui aplikasi pribadi dari seseorang yang meminta foto hasil pemeriksaan pasien dengan alasan untuk mempercepat konsultasi.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Mengirim karena untuk kepentingan pasien
B. Mengirim setelah menutupi nama pasien
C. Menggunakan mekanisme resmi pertukaran informasi sesuai kewenangan dan prosedur rumah sakit
D. Meminta penerima menghapus setelah membaca
E. Memfoto menggunakan telepon pribadi kemudian mengirim

Jawaban: C

Pembahasan:
Data rekam medis harus dikelola melalui sistem yang menjaga keamanan dan kerahasiaan. Pengiriman melalui jalur pribadi dapat meningkatkan risiko kebocoran informasi.

Soal 19 — Pelaporan Insiden

Petugas melihat lantai dekat ruang pelayanan basah dan licin. Belum ada orang yang jatuh.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menunggu petugas kebersihan melihatnya
B. Memberi tahu pasien agar berhati-hati saja
C. Menutup area tanpa melaporkan
D. Mengamankan area segera dan mengkoordinasikan penanganan sebelum terjadi insiden
E. Membiarkan karena belum ada korban

Jawaban: D

Pembahasan:
Keselamatan bukan hanya merespons insiden yang sudah terjadi, tetapi juga mengenali dan mengendalikan hazard sebelum menyebabkan cedera.

Soal 20 — Profesionalisme

Seorang pasien menawarkan hadiah kepada pegawai sebagai ucapan terima kasih dan berharap proses layanan berikutnya diprioritaskan.

Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menerima selama nilainya kecil
B. Menerima tanpa memberi prioritas
C. Membagi hadiah kepada tim
D. Menyimpan hadiah lalu tetap melayani biasa
E. Menolak secara profesional dan tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur serta urutan yang berlaku

Jawaban: E

Pembahasan:
Pelayanan harus tetap adil, objektif, dan bebas konflik kepentingan. Hadiah tidak boleh menjadi dasar pemberian perlakuan khusus.

Persiapkan Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia dengan Latihan yang Tepat

Perbanyak latihan soal untuk memperkuat kemampuan dasar, pelayanan publik, patient safety, K3RS, RME, komunikasi, serta kompetensi teknis sesuai formasi yang dilamar. Kunjungi fungsional.id untuk mengakses lebih banyak Soal Tes Pegawai BLUD RSUD Mudia Sedia lengkap dengan kisi-kisi, materi, pembahasan, dan simulasi CAT.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!