35+ Soal CAT Rekrutmen Perawat Pegawai BLUD Kab Melawi

blud melawi

RSUD Kabupaten Melawi membuka Seleksi Pengadaan Pegawai Kontrak BLUD Tahun 2026 dengan salah satu formasi utama yaitu Perawat, terdiri dari 5 formasi S-1 Profesi Ners dan 2 formasi D-III Keperawatan.

Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Tes CAT sebanyak 100 soal dalam 90 menit, dengan nilai ambang batas 70, kemudian dilanjutkan Tes Praktik dan Wawancara. Artikel ini menyajikan 35+ Soal CAT Rekrutmen Perawat Pegawai BLUD Kabupaten Melawi lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi.

Mengenal Rekrutmen Perawat Pegawai BLUD Kabupaten Melawi Tahun 2026

RSUD Kabupaten Melawi membuka Seleksi Pengadaan Pegawai Kontrak BLUD Tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan SDM dan pengembangan pelayanan rumah sakit. Dari total 16 formasi, posisi Perawat menjadi formasi terbesar dengan 5 kebutuhan S-1 Profesi Ners dan 2 kebutuhan D-III Keperawatan.

Persyaratan Formasi Perawat

Formasi Perawat perlu memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan. Beberapa persyaratan khusus untuk Perawat antara lain:

  • Memiliki STR asli yang masih berlaku.
  • Melampirkan sertifikat pelatihan BTCLS.
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun.
  • Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
  • Memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi yang dilamar.

Tahapan Seleksi

Peserta akan melalui beberapa tahapan seleksi, yaitu:

  • Seleksi administrasi.
  • Tes CAT.
  • Tes Praktik.
  • Wawancara.
  • Penetapan kelulusan.

Tes CAT terdiri dari 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit dan nilai ambang batas 70 untuk seluruh formasi. Setelah CAT, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti Tes Praktik dan Wawancara.

Hasil akhir ditentukan berdasarkan nilai seleksi dan dilakukan pemeringkatan sesuai jumlah kebutuhan formasi. Karena itu, pelamar Perawat perlu mempersiapkan kemampuan teori sekaligus keterampilan praktik keperawatan untuk menghadapi seluruh tahapan seleksi.

Materi dan Kisi-Kisi CAT Rekrutmen Perawat Pegawai BLUD Kabupaten Melawi

Berdasarkan pengumuman resmi RSUD Kabupaten Melawi, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Tes CAT sebanyak 100 soal dalam waktu 90 menit dengan nilai ambang batas 70. Peserta kemudian mengikuti Tes Praktik dan Wawancara, sementara nilai CAT akan digabungkan dengan nilai kedua tahapan tersebut dalam proses seleksi.

1. Materi Tes CAT

Pengumuman resmi tidak mencantumkan rincian kisi-kisi atau pembagian materi 100 soal CAT. Karena itu, tidak dapat dipastikan dari PDF apakah CAT terbagi menjadi tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang tertentu.

Untuk formasi Perawat, fokus latihan dapat diarahkan pada kompetensi yang relevan dengan persyaratan jabatan, seperti:

  • Dasar-dasar pelayanan keperawatan.
  • Keselamatan pasien.
  • Kegawatdaruratan.
  • Pengkajian dan prioritas tindakan.
  • Komunikasi dalam pelayanan.
  • Etika dan tanggung jawab profesi.
  • Ketelitian dan pengambilan keputusan klinis.

2. Kegawatdaruratan dan BTCLS

Dalam pengumuman, pelamar Perawat secara khusus diwajibkan memiliki sertifikat pelatihan BTCLS. Hal ini membuat materi kegawatdaruratan menjadi salah satu fokus penting untuk dipersiapkan, terutama kemampuan menentukan prioritas tindakan pada kondisi yang mengancam nyawa.

Materi latihan dapat diarahkan pada:

  • Penilaian kondisi kegawatdaruratan.
  • Prioritas airway, breathing, dan circulation.
  • Resusitasi dasar.
  • Penanganan trauma.
  • Pemantauan kondisi pasien.
  • Penentuan prioritas pelayanan.

3. Keselamatan dan Pelayanan Pasien

Peserta juga perlu melatih kemampuan menghadapi kasus pelayanan seperti:

  • Identifikasi pasien.
  • Pencegahan kesalahan tindakan.
  • Pencegahan risiko jatuh.
  • Ketepatan pemberian obat.
  • Pencegahan infeksi.
  • Pelaporan insiden pelayanan.

4. Tes Praktik Keperawatan

Setelah CAT, peserta akan mengikuti Tes Praktik.

Walaupun PDF tidak menjelaskan bentuk praktik yang diujikan, peserta sebaiknya mempersiapkan keterampilan dasar yang berkaitan dengan pekerjaan Perawat serta kompetensi yang telah dimiliki melalui pendidikan, STR, BTCLS, dan pengalaman kerja.

5. Wawancara

Tahap berikutnya adalah Wawancara. Pengumuman tidak merinci indikator penilaiannya, sehingga materi resmi wawancara tidak dapat dipastikan dari PDF.

Untuk persiapan, peserta dapat memahami kembali pengalaman kerja, tanggung jawab profesi, pelayanan pasien, komunikasi, kerja sama tim, serta alasan melamar sebagai Pegawai Kontrak BLUD RSUD Kabupaten Melawi.

Contoh Soal CAT Rekrutmen Perawat Pegawai BLUD Kabupaten Melawi dan Pembahasan

Contoh soal berikut difokuskan pada pelayanan keperawatan, kegawatdaruratan dan BTCLS, keselamatan pasien, pencegahan infeksi, komunikasi, etika profesi, serta pengambilan keputusan klinis. Soal dibuat berbasis kasus agar lebih sesuai dengan karakter kompetensi Perawat yang dibutuhkan di lingkungan rumah sakit.

Soal 1

Pasien datang ke IGD dengan penurunan kesadaran, suara napas gurgling, frekuensi napas 30 kali per menit, dan saturasi 88%. Prioritas tindakan perawat adalah ….

A. Mengukur tekanan darah ulang
B. Memastikan jalan napas terbuka dan melakukan intervensi airway sesuai kondisi
C. Memasang infus terlebih dahulu
D. Menghubungi keluarga pasien
E. Melakukan anamnesis lengkap

Jawaban: B

Pembahasan:
Masalah airway menjadi prioritas karena suara gurgling menunjukkan kemungkinan gangguan jalan napas. Pendekatan kegawatdaruratan mengikuti prinsip ABC.

Soal 2

Korban kecelakaan ditemukan sadar dengan perdarahan aktif pada tungkai dan jalan napas masih terbuka. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Melakukan pemeriksaan neurologis lengkap
B. Menunggu hasil radiologi
C. Mengendalikan perdarahan secara segera sambil melanjutkan penilaian primer
D. Memberikan makan dan minum
E. Memindahkan korban tanpa stabilisasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Perdarahan aktif dapat menyebabkan syok dan harus segera dikendalikan setelah memastikan airway dan breathing tidak bermasalah.

Soal 3

Pasien tiba-tiba tidak responsif dan tidak bernapas normal. Setelah memastikan keamanan lokasi, tindakan berikutnya adalah ….

A. Mengukur suhu
B. Memeriksa riwayat penyakit
C. Mengaktifkan bantuan kegawatdaruratan dan memulai penilaian sirkulasi serta resusitasi sesuai prosedur
D. Memberikan obat oral
E. Memindahkan ke ruang tunggu

Jawaban: C

Pembahasan:
Pasien tidak responsif dan tidak bernapas normal membutuhkan respons kegawatdaruratan segera.

Soal 4

Pasien dengan trauma kepala mengalami penurunan GCS dari 14 menjadi 10 dalam 20 menit. Tindakan perawat yang paling tepat adalah ….

A. Menunggu observasi berikutnya
B. Melakukan asesmen ulang segera dan melaporkan perubahan kondisi untuk penanganan cepat
C. Memberikan makanan
D. Meminta pasien tidur
E. Mengurangi frekuensi monitoring

Jawaban: B

Pembahasan:
Penurunan tingkat kesadaran merupakan tanda perburukan neurologis dan membutuhkan evaluasi serta intervensi segera.

Soal 5

Pasien mengalami sesak, tekanan darah menurun, nadi cepat, dan kulit dingin setelah mengalami perdarahan. Kondisi paling mungkin adalah ….

A. Hipertensi
B. Syok hipovolemik
C. Hiperglikemia
D. Infeksi ringan
E. Vertigo

Jawaban: B

Pembahasan:
Kehilangan volume darah dapat menyebabkan syok hipovolemik yang ditandai hipotensi, takikardia, dan perfusi perifer menurun.

Soal 6

Perawat hendak memberikan obat, tetapi nama pada gelang pasien tidak sesuai dengan lembar pemberian obat. Tindakan terbaik adalah ….

A. Memberikan obat berdasarkan nomor kamar
B. Meminta keluarga memastikan identitas
C. Menghentikan proses dan melakukan verifikasi identitas pasien
D. Mengganti gelang tanpa konfirmasi
E. Memberikan setengah dosis

Jawaban: C

Pembahasan:
Identifikasi pasien harus dipastikan sebelum pemberian obat untuk mencegah medication error.

Soal 7

Pasien lanjut usia memiliki riwayat jatuh dan tampak tidak stabil ketika berjalan. Intervensi paling tepat adalah ….

A. Membiarkan berjalan sendiri agar tetap mandiri
B. Memberikan bantuan mobilisasi dan menerapkan intervensi pencegahan jatuh
C. Mengikat pasien di tempat tidur
D. Melarang pasien bergerak seluruhnya
E. Meminta keluarga bertanggung jawab sepenuhnya

Jawaban: B

Pembahasan:
Risiko jatuh harus ditangani melalui bantuan mobilisasi, lingkungan aman, dan tindakan pencegahan sesuai hasil asesmen.

Soal 8

Perawat menemukan obat yang akan diberikan berbeda dosis dengan resep terbaru dokter. Langkah paling tepat adalah ….

A. Memberikan berdasarkan dosis sebelumnya
B. Mengubah dosis sendiri
C. Melakukan klarifikasi sebelum obat diberikan
D. Tidak memberikan obat sampai pasien pulang
E. Memilih dosis terendah

Jawaban: C

Pembahasan:
Ketidaksesuaian dosis harus diklarifikasi untuk mencegah kesalahan pemberian obat.

Soal 9

Pasien mengeluh nyeri dada disertai keringat dingin dan mual. Prioritas tindakan perawat adalah ….

A. Meminta pasien berjalan
B. Melakukan asesmen cepat, memonitor kondisi, dan mengaktifkan penanganan kegawatdaruratan
C. Memberikan makanan
D. Menunggu dokter visite
E. Meminta keluarga membawa pasien pulang

Jawaban: B

Pembahasan:
Nyeri dada dengan gejala sistemik dapat mengarah pada kondisi kardiovaskular serius sehingga perlu penanganan segera.

Soal 10

Pasien dengan gangguan pernapasan menunjukkan saturasi terus menurun meskipun sudah dilakukan intervensi awal. Tindakan terbaik adalah ….

A. Mengurangi frekuensi observasi
B. Melanjutkan asesmen, meningkatkan dukungan sesuai kewenangan, dan segera mengeskalasi kondisi
C. Menunggu satu jam
D. Membiarkan pasien beristirahat tanpa monitoring
E. Memberikan obat tanpa instruksi

Jawaban: B

Pembahasan:
Perburukan kondisi memerlukan reassessment dan eskalasi penanganan secepatnya.

Soal 11

Perawat akan melakukan tindakan invasif. Langkah utama untuk mengurangi risiko infeksi adalah ….

A. Menggunakan sarung tangan yang sama pada beberapa pasien
B. Melaksanakan hand hygiene dan teknik aseptik sesuai prosedur
C. Menggunakan antibiotik untuk semua pasien
D. Membatasi komunikasi dengan pasien
E. Membersihkan alat seminggu sekali

Jawaban: B

Pembahasan:
Hand hygiene dan teknik aseptik merupakan langkah penting dalam pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan.

Soal 12

Setelah kontak dengan cairan tubuh pasien, sarung tangan dilepas. Tindakan berikutnya adalah ….

A. Menggunakan sarung tangan baru tanpa membersihkan tangan
B. Melakukan hand hygiene
C. Langsung menyentuh komputer
D. Menggunakan handuk biasa
E. Tidak perlu tindakan karena sudah memakai sarung tangan

Jawaban: B

Pembahasan:
Penggunaan sarung tangan tidak menggantikan kewajiban hand hygiene.

Soal 13

Pasien dengan penyakit menular memerlukan tindakan keperawatan. Prinsip penggunaan APD yang tepat adalah ….

A. Menggunakan APD berdasarkan risiko pajanan dan jenis transmisi
B. Selalu menggunakan seluruh jenis APD
C. Tidak menggunakan APD jika pasien tampak sehat
D. Menggunakan satu APD untuk beberapa pasien
E. Mengutamakan kenyamanan petugas

Jawaban: A

Pembahasan:
Pemilihan APD harus sesuai risiko pajanan dan mekanisme transmisi agar efektif dan proporsional.

Soal 14

Hasil pemantauan menunjukkan area pemasangan infus tampak merah, nyeri, dan bengkak. Tindakan perawat paling tepat adalah ….

A. Membiarkan hingga cairan habis
B. Menilai kemungkinan komplikasi dan melakukan tindakan sesuai prosedur
C. Meningkatkan kecepatan infus
D. Menutup area dengan kain
E. Mengabaikan jika pasien tidak demam

Jawaban: B

Pembahasan:
Kemerahan, nyeri, dan bengkak dapat menandakan komplikasi infus sehingga membutuhkan evaluasi segera.

Soal 15

Pasien mengatakan tidak memahami tujuan tindakan yang akan dilakukan. Tindakan perawat yang tepat adalah ….

A. Memaksa pasien karena tindakan sudah dijadwalkan
B. Memberikan penjelasan sesuai kewenangan dan memastikan pasien memahami informasi yang diperlukan
C. Meminta keluarga menandatangani tanpa penjelasan
D. Mengabaikan pertanyaan pasien
E. Menunda tanpa alasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Pasien berhak mendapatkan informasi yang jelas sebelum tindakan dilakukan.

Soal 16

Perawat menyadari telah melakukan kesalahan pemberian obat, tetapi pasien belum menunjukkan gejala. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menyembunyikan kesalahan
B. Melakukan asesmen pasien, melaporkan insiden sesuai prosedur, dan melakukan tindak lanjut
C. Menunggu hingga muncul gejala
D. Mengubah catatan pemberian obat
E. Meminta rekan merahasiakan

Jawaban: B

Pembahasan:
Keselamatan pasien menuntut respons cepat, pelaporan, dan penanganan berdasarkan kondisi pasien.

Soal 17

Dalam serah terima, informasi alergi obat pasien tidak disampaikan. Risiko utama kondisi tersebut adalah ….

A. Pasien merasa bosan
B. Terjadi kesalahan klinis akibat informasi penting tidak diteruskan
C. Waktu kerja lebih singkat
D. Dokumentasi menjadi lebih banyak
E. Keluarga menjadi lebih aktif

Jawaban: B

Pembahasan:
Informasi klinis kritis seperti alergi harus disampaikan dalam handover untuk menjaga kesinambungan dan keselamatan pelayanan.

Soal 18

Cara komunikasi yang paling tepat ketika melaporkan kondisi pasien yang memburuk kepada dokter adalah ….

A. Menyampaikan informasi tidak berurutan
B. Menggunakan komunikasi terstruktur seperti SBAR
C. Hanya menyampaikan keluhan pasien
D. Menunggu dokter bertanya satu per satu
E. Mengirim pesan tanpa data objektif

Jawaban: B

Pembahasan:
SBAR membantu menyampaikan situasi, latar belakang, asesmen, dan rekomendasi secara sistematis.

Soal 19

Keluarga pasien marah karena merasa pelayanan lambat. Respons perawat terbaik adalah ….

A. Membalas dengan nada tegas
B. Mendengarkan keluhan, menjelaskan kondisi secara profesional, dan membantu mencari solusi
C. Meminta keluarga keluar
D. Menyalahkan unit lain
E. Mengabaikan keluhan

Jawaban: B

Pembahasan:
Komunikasi terapeutik menekankan empati, penghargaan, dan penyelesaian masalah.

Soal 20

Pasien menolak tindakan setelah mendapat penjelasan yang memadai. Sikap perawat paling tepat adalah ….

A. Tetap melakukan tindakan
B. Menghormati keputusan pasien dan mengikuti prosedur dokumentasi serta komunikasi dengan tim
C. Meminta keluarga memaksa pasien
D. Mengancam pasien
E. Menghapus rencana tindakan

Jawaban: B

Pembahasan:
Hak pasien untuk menerima atau menolak tindakan harus dihormati setelah informasi yang memadai diberikan.

Soal 21

Perawat menerima informasi medis pasien dari rekam medis. Rekannya yang tidak terlibat pelayanan meminta mengetahui diagnosis pasien tersebut. Tindakan terbaik adalah ….

A. Memberitahukan karena sama-sama pegawai
B. Menolak memberikan informasi yang tidak sesuai kewenangan
C. Memberikan sebagian informasi
D. Mengirim melalui pesan pribadi
E. Menunjukkan rekam medis tanpa nama

Jawaban: B

Pembahasan:
Kerahasiaan informasi pasien harus dijaga dan akses hanya diberikan kepada pihak yang berkepentingan sesuai kewenangan.

Soal 22

Pasien pascaoperasi mengeluh nyeri berat. Sebelum memberikan intervensi, langkah terbaik adalah ….

A. Langsung memberikan obat apa pun yang tersedia
B. Melakukan asesmen nyeri secara sistematis dan meninjau rencana terapi
C. Mengabaikan keluhan
D. Menunggu pergantian shift
E. Meminta pasien menahan nyeri

Jawaban: B

Pembahasan:
Penanganan nyeri harus dimulai dengan asesmen untuk menentukan tingkat nyeri dan intervensi yang sesuai.

Soal 23

Pasien memiliki tekanan darah 80/50 mmHg, nadi 120 kali per menit, dan tampak lemah. Prioritas perawat adalah ….

A. Melakukan asesmen segera terhadap perfusi dan kemungkinan syok
B. Menawarkan makanan
C. Mengurangi monitoring
D. Meminta pasien berjalan
E. Menunggu pemeriksaan rutin

Jawaban: A

Pembahasan:
Hipotensi disertai takikardia dapat menunjukkan gangguan perfusi dan membutuhkan evaluasi segera.

Soal 24

Pasien diabetes tampak berkeringat, tremor, lemah, dan mengalami perubahan kesadaran. Tindakan awal adalah ….

A. Mengabaikan karena pasien memiliki diabetes
B. Menilai kadar glukosa dan melakukan penanganan sesuai kondisi serta prosedur
C. Memberikan insulin tambahan tanpa pemeriksaan
D. Meminta pasien tidur
E. Menunggu dokter visite

Jawaban: B

Pembahasan:
Gejala tersebut dapat mengarah pada hipoglikemia sehingga membutuhkan pemeriksaan dan tindakan segera.

Soal 25

Pasien mengalami kejang di tempat tidur. Tindakan perawat yang paling tepat adalah ….

A. Menahan seluruh gerakan pasien dengan kuat
B. Memasukkan benda ke mulut
C. Melindungi pasien dari cedera, menjaga jalan napas, dan memantau durasi kejang
D. Memberikan minum
E. Meninggalkan pasien untuk mencari keluarga

Jawaban: C

Pembahasan:
Prioritas adalah keselamatan pasien dan jalan napas. Benda tidak boleh dimasukkan ke mulut pasien yang sedang kejang.

Soal 26

Perawat menangani empat pasien sekaligus. Pasien mana yang harus diprioritaskan?

A. Pasien meminta ganti posisi tidur
B. Pasien menanyakan jadwal pulang
C. Pasien mengalami sesak mendadak dengan saturasi 84%
D. Pasien meminta tambahan selimut
E. Pasien ingin bertanya tentang menu

Jawaban: C

Pembahasan:
Gangguan pernapasan dengan hipoksemia merupakan masalah yang berpotensi mengancam nyawa.

Soal 27

Pasien pascatrauma mengeluh nyeri leher. Sebelum cedera servikal disingkirkan, tindakan paling tepat adalah ….

A. Meminta pasien menoleh kanan dan kiri
B. Menjaga stabilisasi servikal dan membatasi gerakan yang tidak diperlukan
C. Memijat leher
D. Meminta pasien duduk sendiri
E. Melepas alat imobilisasi

Jawaban: B

Pembahasan:
Trauma servikal memerlukan perlindungan tulang belakang sampai cedera dapat disingkirkan.

Soal 28

Perawat menemukan catatan tindakan yang belum ditulis setelah prosedur selesai. Tindakan terbaik adalah ….

A. Tidak perlu didokumentasikan
B. Melakukan dokumentasi secara akurat sesuai waktu dan prosedur yang berlaku
C. Meminta rekan menuliskan
D. Mengubah catatan petugas lain
E. Menunggu hingga akhir minggu

Jawaban: B

Pembahasan:
Dokumentasi keperawatan merupakan bagian dari kesinambungan pelayanan dan pertanggungjawaban profesional.

Soal 29

Catatan kondisi pasien menunjukkan perubahan signifikan, tetapi perawat hanya menulis “pasien memburuk”. Dokumentasi yang lebih tepat adalah ….

A. Tetap menggunakan istilah tersebut
B. Menuliskan data objektif, perubahan tanda vital, gejala, tindakan, dan respons pasien
C. Menuliskan pendapat pribadi
D. Menghapus catatan lama
E. Menunggu diagnosis dokter

Jawaban: B

Pembahasan:
Dokumentasi harus objektif, spesifik, dan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi serta tindakan pasien.

Soal 30

Dalam satu unit, sering terjadi keterlambatan pemberian obat karena komunikasi antarshift tidak efektif. Solusi terbaik adalah ….

A. Menambah jumlah obat
B. Memperbaiki sistem handover, pembagian tanggung jawab, dan monitoring waktu pemberian obat
C. Menyalahkan shift malam
D. Mengurangi dokumentasi
E. Menambah jam kerja semua petugas

Jawaban: B

Pembahasan:
Masalah sistemik membutuhkan perbaikan proses, bukan hanya mencari individu yang disalahkan.

Soal 31

Perawat baru ragu melakukan tindakan yang belum pernah dilakukan secara mandiri. Sikap paling profesional adalah ….

A. Tetap melakukan agar terlihat kompeten
B. Meminta supervisi atau bantuan petugas yang kompeten sesuai prosedur
C. Menghindari pasien
D. Meminta pasien menunggu tanpa penjelasan
E. Menyerahkan kepada keluarga

Jawaban: B

Pembahasan:
Profesionalisme menuntut kesadaran terhadap batas kompetensi dan meminta supervisi bila diperlukan.

Soal 32

Pasien mengalami perburukan tetapi rekan kerja menganggap kondisinya masih biasa. Anda memiliki data objektif yang menunjukkan tanda bahaya. Tindakan terbaik adalah ….

A. Mengikuti pendapat rekan
B. Melakukan eskalasi berdasarkan data klinis dan prosedur yang berlaku
C. Mengabaikan perubahan
D. Menunggu pergantian shift
E. Menghapus catatan tanda vital

Jawaban: B

Pembahasan:
Keselamatan pasien harus menjadi prioritas. Data objektif yang menunjukkan deteriorasi perlu segera dieskalasikan.

Soal 33

Dalam wawancara seleksi, peserta ditanya tentang kesalahan kerja yang pernah dilakukan. Jawaban terbaik adalah ….

A. Mengatakan tidak pernah melakukan kesalahan
B. Menjelaskan kejadian secara jujur, tindakan perbaikan, dan pembelajaran yang diperoleh
C. Menyalahkan rekan
D. Menyembunyikan fakta
E. Mengubah cerita agar terlihat sempurna

Jawaban: B

Pembahasan:
Respons tersebut menunjukkan integritas, refleksi, tanggung jawab, dan kemampuan belajar dari pengalaman.

Soal 34

Dalam tes praktik, peserta diminta melakukan prosedur tetapi menemukan alat yang tersedia tidak lengkap. Tindakan terbaik adalah ….

A. Melanjutkan dengan alat apa pun
B. Menjelaskan kekurangan alat dan memastikan kelengkapan serta keamanan sebelum tindakan
C. Mengabaikan prosedur keselamatan
D. Meminjam tanpa pemeriksaan
E. Menghentikan ujian dan meninggalkan ruangan

Jawaban: B

Pembahasan:
Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas dalam situasi praktik maupun pelayanan nyata.

Soal 35

Pasien datang dengan sesak, penurunan kesadaran, hipotensi, dan riwayat trauma. Dalam situasi tersebut, pendekatan terbaik adalah ….

A. Fokus hanya pada luka yang terlihat
B. Melakukan primary survey terstruktur, mengatasi ancaman nyawa, lalu melanjutkan secondary survey
C. Melakukan anamnesis panjang terlebih dahulu
D. Menunggu seluruh hasil pemeriksaan penunjang
E. Memprioritaskan administrasi pasien

Jawaban: B

Pembahasan:
Kasus trauma dengan kondisi tidak stabil membutuhkan pendekatan terstruktur berdasarkan prinsip kegawatdaruratan. Ancaman terhadap airway, breathing, dan circulation harus ditangani sebelum pemeriksaan lanjutan.

Siapkan Diri untuk Seleksi Perawat BLUD RSUD Melawi

cta melawi

Perbanyak latihan soal keperawatan, kegawatdaruratan BTCLS, keselamatan pasien, komunikasi, dan pengambilan keputusan klinis. Di fungsional.id, tersedia latihan soal Rekrutmen Perawat BLUD RSUD Melawi lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.