40+ Soal Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap + Pembahasan

rsud cilacap

Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD Cilacap Tahun 2026 membuka formasi Rekam Medis sebagai salah satu kebutuhan tenaga di lingkungan rumah sakit. Kompetensi yang dibutuhkan berkaitan dengan pengelolaan rekam medis, penggunaan Microsoft Office, serta kemampuan coding INA-CBG.

Artikel ini menyajikan 40+ Soal Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi.

Mengenal Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap Tahun 2026

Rekam Medis menjadi salah satu formasi yang dibuka dalam Seleksi Pengadaan Pegawai BLUD Non-ASN RSUD Cilacap Tahun 2026. Formasi ini membutuhkan peserta yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan data rekam medis serta kemampuan pendukung sesuai persyaratan jabatan. Beberapa kemampuan yang relevan untuk dipersiapkan antara lain:

  • Pengelolaan dan penyimpanan rekam medis.
  • Ketelitian dalam pencatatan data pasien.
  • Kerahasiaan dan keamanan informasi kesehatan.
  • Penggunaan Microsoft Office.
  • Coding INA-CBG.
  • Verifikasi kelengkapan dokumen medis.
  • Pengolahan dan pelaporan data pelayanan.

Dalam proses seleksi, peserta akan menghadapi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB). Karena itu, selain menguasai kompetensi teknis rekam medis, peserta juga perlu mempersiapkan kemampuan dasar yang mendukung pekerjaan di lingkungan rumah sakit.

Untuk formasi Rekam Medis, pengumuman juga mencantumkan kemampuan Microsoft Office dan coding INA-CBG sebagai kompetensi yang perlu diperhatikan pelamar.

Materi dan Kisi-Kisi Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap

Seleksi formasi Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap Tahun 2026 mencakup Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB). Dalam pengumuman, kompetensi yang secara khusus disebut untuk formasi Rekam Medis antara lain kemampuan Microsoft Office dan coding INA-CBG.

1. Tes Kompetensi Dasar

Materi latihan TKD dapat difokuskan pada:

  • Wawasan kebangsaan dan integritas.
  • Kemampuan verbal dan numerik.
  • Penalaran logis dan analitis.
  • Pelayanan publik.
  • Kerja sama dan komunikasi.
  • Ketelitian serta pengambilan keputusan.

2. Pengelolaan Rekam Medis

Materi yang perlu dipersiapkan meliputi:

  • Pendaftaran dan identifikasi pasien.
  • Kelengkapan dokumen rekam medis.
  • Penyimpanan dan pemeliharaan dokumen.
  • Pengambilan kembali rekam medis.
  • Retensi dan pemusnahan dokumen.
  • Kerahasiaan informasi kesehatan.

3. Coding Diagnosis dan Tindakan

Peserta perlu memahami:

  • Penentuan diagnosis utama dan sekunder.
  • Penggunaan kode diagnosis.
  • Pengkodean tindakan atau prosedur.
  • Verifikasi dokumentasi klinis sebelum coding.
  • Ketepatan kode berdasarkan informasi medis.

4. INA-CBG

Kompetensi coding INA-CBG secara khusus disebut dalam persyaratan formasi.

Materi latihan dapat mencakup:

  • Dasar sistem INA-CBG.
  • Hubungan diagnosis, tindakan, dan grouping.
  • Verifikasi kelengkapan dokumen klaim.
  • Identifikasi ketidaksesuaian coding.
  • Pencegahan kesalahan atau manipulasi kode.

5. Statistik dan Pelaporan Rumah Sakit

Materi dapat meliputi:

  • Rekapitulasi data pelayanan.
  • Statistik kunjungan pasien.
  • Data rawat jalan dan rawat inap.
  • Penyusunan laporan pelayanan.
  • Interpretasi tabel dan grafik.
  • Validasi data sebelum pelaporan.

6. Microsoft Office dan Pengolahan Data

Karena kemampuan Microsoft Office disebut dalam pengumuman, peserta perlu menguasai:

  • Microsoft Word.
  • Microsoft Excel.
  • Sort dan filter data.
  • SUM, COUNT, COUNTIF, IF, dan fungsi dasar lainnya.
  • Rekapitulasi serta penyajian data.

7. Keamanan dan Kerahasiaan Data

Materi penting lainnya meliputi:

  • Hak akses rekam medis.
  • Kerahasiaan data pasien.
  • Perlindungan informasi medis.
  • Penggunaan data sesuai kewenangan.
  • Pencegahan akses dan penyebaran data tanpa izin.

Contoh Soal Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap dan Pembahasan

Contoh soal berikut disusun untuk melatih kemampuan TKD dan TKB formasi Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap. Soal dibuat berbasis kasus agar peserta terbiasa melakukan analisis, menentukan prioritas, serta mengambil keputusan yang tepat dalam pekerjaan rekam medis dan pelayanan rumah sakit.

A. Tes Kompetensi Dasar

Soal 1

Petugas menemukan data laporan bulanan berbeda dengan data sumber di aplikasi. Laporan harus dikirim satu jam lagi. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menggunakan angka dalam laporan karena sudah disusun
B. Menggunakan angka terbesar
C. Melakukan verifikasi dan rekonsiliasi sebelum laporan dikirim
D. Menggunakan rata-rata kedua data
E. Mengirim laporan lalu memperbaikinya bulan berikutnya

Jawaban: C

Pembahasan:
Ketelitian dan integritas data harus menjadi prioritas. Selisih harus diverifikasi sebelum informasi digunakan sebagai laporan resmi.

Soal 2

Jumlah kunjungan rawat jalan meningkat dari 2.400 menjadi 3.000 pasien. Persentase kenaikannya adalah ….

A. 15%
B. 20%
C. 25%
D. 30%
E. 35%

Jawaban: C

Pembahasan:
Kenaikan = 600. Persentase kenaikan = 600 ÷ 2.400 × 100% = 25%.

Soal 3

Semua petugas rekam medis wajib menjaga kerahasiaan data pasien. Rina merupakan petugas rekam medis. Kesimpulan yang tepat adalah ….

A. Rina boleh membagikan data pasien kepada rekan
B. Rina wajib menjaga kerahasiaan data pasien
C. Semua pegawai rumah sakit adalah petugas rekam medis
D. Data pasien dapat digunakan tanpa batas
E. Kerahasiaan hanya berlaku bagi dokter

Jawaban: B

Pembahasan:
Kesimpulan mengikuti premis bahwa setiap petugas rekam medis memiliki kewajiban menjaga kerahasiaan data.

Soal 4

Seorang rekan meminta Anda mengirimkan data pasien melalui akun pribadi karena dianggap lebih cepat. Tindakan terbaik adalah ….

A. Mengirim karena rekan tersebut bekerja di rumah sakit
B. Mengirim tanpa identitas pasien
C. Menggunakan mekanisme resmi dan aman sesuai kewenangan
D. Mengirim lalu menghapus pesan
E. Meminta rekan merahasiakannya

Jawaban: C

Pembahasan:
Data pasien harus diproses melalui kanal resmi dan aman untuk menjaga kerahasiaan serta akuntabilitas.

Soal 5

Rata-rata waktu pelayanan lima pasien adalah 20 menit. Empat pasien membutuhkan waktu 18, 20, 22, dan 24 menit. Waktu pelayanan pasien kelima adalah ….

A. 14 menit
B. 16 menit
C. 18 menit
D. 20 menit
E. 22 menit

Jawaban: B

Pembahasan:
Total waktu = 5 × 20 = 100 menit. Empat pasien berjumlah 84 menit. Waktu pasien kelima = 16 menit.

Soal 6

Petugas baru mengalami kesulitan menggunakan aplikasi rekam medis elektronik. Sikap paling tepat adalah ….

A. Menghindari penggunaan aplikasi
B. Menggunakan akun rekan
C. Mempelajari prosedur dan meminta pendampingan sesuai kebutuhan
D. Menggunakan catatan pribadi selamanya
E. Menyerahkan pekerjaan kepada petugas lain

Jawaban: C

Pembahasan:
Kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan diperlukan dalam pelayanan berbasis teknologi.

Soal 7

Dua petugas berbeda pendapat mengenai prosedur penyimpanan dokumen. Perbedaan mulai menghambat pekerjaan. Tindakan terbaik adalah ….

A. Membiarkan keduanya menyelesaikan sendiri
B. Mengikuti petugas paling senior
C. Mengacu pada SOP dan menyelesaikan perbedaan melalui koordinasi
D. Membuat aturan baru sendiri
E. Menunda seluruh pekerjaan

Jawaban: C

Pembahasan:
Penyelesaian masalah harus berdasarkan SOP dan komunikasi profesional.

Soal 8

Deret angka berikut adalah:

5, 11, 23, 47, 95, ….

A. 143
B. 175
C. 181
D. 191
E. 195

Jawaban: D

Pembahasan:
Polanya dikali 2 lalu ditambah 1.
95 × 2 + 1 = 191.

Soal 9

Seorang pasien marah karena data identitasnya salah di sistem. Sikap petugas paling tepat adalah ….

A. Menyalahkan petugas sebelumnya
B. Mengabaikan karena kesalahan kecil
C. Mendengarkan keluhan, melakukan verifikasi, dan memperbaiki melalui prosedur yang berlaku
D. Meminta pasien membuat nomor rekam medis baru
E. Menghapus seluruh data pasien

Jawaban: C

Pembahasan:
Pelayanan yang baik membutuhkan empati sekaligus koreksi data berdasarkan prosedur.

Soal 10

Seorang atasan meminta angka laporan diubah agar capaian terlihat lebih baik. Sikap paling tepat adalah ….

A. Mengubah karena merupakan perintah
B. Mengubah sedikit saja
C. Menolak dan menyampaikan data sesuai fakta
D. Menghapus indikator
E. Menggunakan data bulan sebelumnya

Jawaban: C

Pembahasan:
Integritas merupakan kompetensi penting dalam pengelolaan informasi kesehatan.

B. Pengelolaan Rekam Medis

Soal 11

Petugas menemukan dua nomor rekam medis berbeda untuk pasien dengan NIK, nama, dan tanggal lahir sama. Langkah paling tepat adalah ….

A. Menghapus salah satu nomor secara langsung
B. Membiarkan keduanya
C. Melakukan verifikasi identitas dan prosedur penyatuan data sesuai ketentuan
D. Membuat nomor baru
E. Memilih nomor yang paling sering digunakan

Jawaban: C

Pembahasan:
Duplikasi nomor rekam medis dapat memecah riwayat pasien. Verifikasi harus dilakukan sebelum dilakukan merge atau penyatuan data.

Soal 12

Dokumen pasien selesai digunakan tetapi belum kembali ke tempat penyimpanan sesuai waktu yang ditentukan. Risiko utama adalah ….

A. Jumlah pasien bertambah
B. Dokumen sulit ditemukan ketika diperlukan kembali
C. Sistem komputer melambat
D. Tarif pelayanan berubah
E. Diagnosis pasien berubah

Jawaban: B

Pembahasan:
Dokumen yang terlambat kembali meningkatkan risiko misfile dan menghambat pelayanan berikutnya.

Soal 13

Petugas menerima permintaan salinan rekam medis dari pihak yang tidak dapat menunjukkan kewenangan atau persetujuan yang sah. Tindakan yang tepat adalah ….

A. Memberikan karena data dibutuhkan
B. Memberikan bagian tertentu
C. Menolak atau menunda hingga persyaratan akses terpenuhi
D. Mengirim tanpa nama pasien
E. Meminta biaya tambahan

Jawaban: C

Pembahasan:
Akses terhadap rekam medis harus didasarkan pada kewenangan dan prosedur yang sah.

Soal 14

Identitas pada gelang pasien berbeda dengan data pada sistem rekam medis. Prioritas tindakan adalah ….

A. Mengikuti data pada sistem
B. Mengikuti gelang pasien
C. Menghentikan proses dan melakukan verifikasi identitas pasien
D. Membuat identitas baru
E. Menghapus data lama

Jawaban: C

Pembahasan:
Kesalahan identifikasi dapat berdampak langsung pada keselamatan pasien sehingga harus segera diverifikasi.

Soal 15

Petugas menemukan berkas tersimpan pada rak yang salah. Kondisi ini disebut ….

A. Retensi
B. Misfile
C. Coding
D. Indexing
E. Assembling

Jawaban: B

Pembahasan:
Misfile adalah kondisi dokumen tersimpan pada lokasi yang tidak sesuai sehingga sulit ditemukan.

Soal 16

Rekam medis lama telah mencapai masa retensi sesuai ketentuan. Sebelum dilakukan pemusnahan, tindakan penting adalah ….

A. Membakar seluruh berkas langsung
B. Menyimpan seluruh dokumen selamanya
C. Melakukan penilaian dan mengikuti prosedur retensi serta pemusnahan yang berlaku
D. Membagikan dokumen kepada unit lain
E. Menghapus identitas saja

Jawaban: C

Pembahasan:
Retensi dan pemusnahan rekam medis harus dilakukan sesuai prosedur serta mempertimbangkan nilai guna dokumen.

C. Coding Diagnosis dan Tindakan

Soal 17

Resume medis mencantumkan diagnosis yang belum jelas, sementara coder membutuhkan informasi untuk menetapkan kode. Langkah terbaik adalah ….

A. Menentukan kode berdasarkan perkiraan
B. Menggunakan diagnosis yang menghasilkan tarif tertinggi
C. Melakukan klarifikasi kepada tenaga medis yang berwenang
D. Menggunakan diagnosis kasus sebelumnya
E. Tidak memberikan kode sama sekali tanpa dokumentasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Coding harus didasarkan pada dokumentasi klinis yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Soal 18

Dokter menuliskan beberapa diagnosis dalam satu episode perawatan. Untuk menentukan diagnosis utama, coder seharusnya ….

A. Memilih diagnosis dengan kode terpanjang
B. Memilih diagnosis dengan biaya tertinggi
C. Mengacu pada dokumentasi klinis dan kondisi utama yang bertanggung jawab terhadap episode perawatan
D. Memilih diagnosis pertama yang ditemukan
E. Menggunakan diagnosis paling umum

Jawaban: C

Pembahasan:
Penentuan diagnosis utama harus mengikuti prinsip coding dan dokumentasi klinis, bukan mempertimbangkan keuntungan finansial.

Soal 19

Coder menemukan bahwa tindakan yang dilakukan belum terdokumentasi lengkap. Tindakan terbaik adalah ….

A. Membuat kode berdasarkan perkiraan
B. Menambahkan tindakan berdasarkan pengalaman
C. Meminta klarifikasi atau kelengkapan dokumentasi
D. Menghapus diagnosis
E. Menggunakan tindakan yang paling sering dilakukan

Jawaban: C

Pembahasan:
Kode tindakan harus berdasarkan bukti dokumentasi yang valid.

Soal 20

Pemilihan kode yang lebih berat hanya agar klaim menjadi lebih tinggi disebut praktik yang ….

A. Dapat diterima jika rumah sakit membutuhkan dana
B. Dapat dilakukan jika pasien setuju
C. Tidak sesuai karena coding harus mencerminkan kondisi klinis sebenarnya
D. Wajib untuk meningkatkan pendapatan
E. Tidak berpengaruh terhadap klaim

Jawaban: C

Pembahasan:
Coding harus objektif dan sesuai dokumentasi. Manipulasi kode dapat menimbulkan masalah klaim dan akuntabilitas.

D. INA-CBG dan Klaim

Soal 21

Hasil grouping INA-CBG berbeda jauh dari pola kasus sejenis. Langkah pertama yang tepat adalah ….

A. Mengganti kode agar tarif lebih tinggi
B. Menggunakan hasil grouping apa adanya
C. Meninjau kembali diagnosis, prosedur, kelengkapan dokumen, dan data input
D. Menghapus klaim
E. Mengganti kelas perawatan

Jawaban: C

Pembahasan:
Perbedaan grouping perlu dianalisis dari data klinis dan coding sebelum menyimpulkan adanya kesalahan.

Soal 22

Dokumen klaim belum lengkap tetapi batas pengajuan semakin dekat. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Mengisi data yang kosong berdasarkan perkiraan
B. Mengirim klaim dengan data apa adanya
C. Melakukan koordinasi untuk melengkapi dokumen sebelum pengajuan
D. Menghapus kasus
E. Menyalin dokumen pasien lain

Jawaban: C

Pembahasan:
Kelengkapan dokumen penting untuk mencegah klaim tertunda atau dikembalikan.

Soal 23

Sebuah klaim dikembalikan karena diagnosis tidak didukung dokumentasi klinis. Langkah perbaikan terbaik adalah ….

A. Mengubah diagnosis tanpa konfirmasi
B. Menghapus diagnosis
C. Melakukan telaah ulang dokumentasi dan klarifikasi sesuai prosedur
D. Mengirim ulang tanpa perubahan
E. Mengganti kode dengan tarif lebih kecil

Jawaban: C

Pembahasan:
Koreksi harus didasarkan pada dokumentasi dan klarifikasi yang sah.

Soal 24

Coder menemukan kecenderungan satu unit selalu menggunakan kode dengan tingkat keparahan tinggi. Langkah analisis terbaik adalah ….

A. Menganggap unit tersebut memiliki pasien lebih berat
B. Menghapus seluruh kode
C. Melakukan audit coding dan membandingkan kode dengan dokumentasi klinis
D. Membatasi jumlah pasien
E. Mengganti seluruh coder

Jawaban: C

Pembahasan:
Pola tidak biasa perlu diverifikasi melalui audit untuk memastikan kesesuaian antara kode dan kondisi klinis.

E. Statistik dan Pelaporan Rumah Sakit

Soal 25

Jumlah kunjungan rawat jalan selama tiga bulan adalah 2.000, 2.400, dan 2.800 pasien. Pola tersebut menunjukkan ….

A. Penurunan
B. Tidak ada perubahan
C. Kenaikan konsisten sebesar 400 pasien per bulan
D. Kenaikan 40% setiap bulan
E. Penurunan 20%

Jawaban: C

Pembahasan:
Selisih antarbulan adalah 400 pasien sehingga terlihat tren kenaikan yang konsisten secara absolut.

Soal 26

Target pelayanan sebanyak 4.000 pasien, sedangkan realisasi mencapai 3.400 pasien. Persentase capaian adalah ….

A. 75%
B. 80%
C. 82%
D. 85%
E. 90%

Jawaban: D

Pembahasan:
3.400 ÷ 4.000 × 100% = 85%.

Soal 27

Data menunjukkan satu hari memiliki jumlah kunjungan tiga kali lebih tinggi dari hari lainnya. Sebelum memasukkan data ke laporan, petugas sebaiknya ….

A. Menghapus data
B. Mengganti dengan rata-rata
C. Memverifikasi apakah lonjakan merupakan kondisi nyata atau kesalahan pencatatan
D. Menggunakan data tertinggi
E. Mengabaikan karena hanya satu hari

Jawaban: C

Pembahasan:
Nilai ekstrem dapat merupakan kejadian nyata atau kesalahan input sehingga perlu diverifikasi.

Soal 28

Laporan dari dua sumber menunjukkan jumlah pasien yang berbeda pada periode sama. Tindakan terbaik adalah ….

A. Menggunakan angka paling besar
B. Menggunakan angka paling kecil
C. Melakukan rekonsiliasi definisi indikator, periode, dan sumber data
D. Menggunakan rata-rata
E. Menghapus kedua laporan

Jawaban: C

Pembahasan:
Perbedaan data sering terjadi karena definisi, cutoff, atau sumber yang berbeda sehingga perlu rekonsiliasi.

Soal 29

Jumlah pasien laki-laki 360 dan perempuan 540. Persentase pasien perempuan adalah ….

A. 40%
B. 50%
C. 55%
D. 60%
E. 65%

Jawaban: D

Pembahasan:
Total pasien = 900.
540 ÷ 900 × 100% = 60%.

F. Microsoft Office dan Pengolahan Data

Soal 30

Petugas ingin menghitung jumlah diagnosis tertentu dalam sebuah kolom Excel. Fungsi yang paling tepat digunakan adalah ….

A. SUM
B. COUNTIF
C. MAX
D. AVERAGE
E. CONCAT

Jawaban: B

Pembahasan:
COUNTIF digunakan untuk menghitung jumlah data yang memenuhi kriteria tertentu.

Soal 31

Petugas memiliki ribuan data kunjungan dan ingin merangkum jumlah pasien berdasarkan poli dan bulan. Fitur paling efektif adalah ….

A. Mail Merge
B. WordArt
C. Pivot Table
D. Page Layout
E. Track Changes

Jawaban: C

Pembahasan:
Pivot Table efektif untuk merangkum data besar berdasarkan kategori tertentu.

Soal 32

Satu kolom berisi format tanggal yang tidak konsisten. Dampak paling mungkin adalah ….

A. File menjadi lebih kecil
B. Analisis berdasarkan periode dapat menghasilkan kesalahan
C. Data otomatis terenkripsi
D. Jumlah pasien berubah
E. Rumus tidak dapat dibuat sama sekali

Jawaban: B

Pembahasan:
Format tanggal yang tidak seragam dapat mengganggu sort, filter, dan analisis berdasarkan waktu.

Soal 33

Petugas ingin menampilkan hanya pasien dari poli tertentu yang berkunjung pada bulan tertentu. Fitur yang paling tepat adalah ….

A. Filter
B. Freeze Pane
C. Merge Cells
D. Protect Workbook
E. Text Box

Jawaban: A

Pembahasan:
Filter memungkinkan pengguna menampilkan data berdasarkan kriteria yang dipilih.

Soal 34

Kolom NIK berisi beberapa data yang sama. Langkah terbaik sebelum menghapus duplikasi adalah ….

A. Menghapus semua data yang sama
B. Memverifikasi apakah data tersebut benar-benar duplikat atau berasal dari kunjungan berbeda
C. Mengganti NIK secara manual
D. Menghapus baris pertama
E. Menggunakan data terbaru saja

Jawaban: B

Pembahasan:
Kesamaan NIK belum tentu berarti seluruh baris adalah duplikasi karena satu pasien dapat memiliki beberapa kunjungan.

G. Keamanan dan Kerahasiaan Data

Soal 35

Komputer petugas rekam medis ditinggalkan dalam kondisi login ketika petugas pergi dari meja. Risiko utamanya adalah ….

A. Komputer menjadi lambat
B. Orang lain dapat mengakses data tanpa kewenangan
C. Kapasitas penyimpanan berkurang
D. Data otomatis terhapus
E. Jaringan terputus

Jawaban: B

Pembahasan:
Sesi yang dibiarkan terbuka dapat memungkinkan akses tidak sah terhadap informasi pasien.

Soal 36

Petugas menerima email yang meminta username dan password aplikasi dengan alasan pembaruan sistem. Langkah paling tepat adalah ….

A. Mengirim password
B. Membalas dengan data akun
C. Memverifikasi melalui kanal resmi dan tidak memberikan kredensial
D. Meneruskan email ke semua rekan
E. Mengubah username

Jawaban: C

Pembahasan:
Permintaan kredensial dapat merupakan phishing. Password tidak boleh dibagikan melalui email.

Soal 37

File pasien harus digunakan untuk analisis, tetapi identitas pasien tidak diperlukan. Tindakan terbaik adalah ….

A. Tetap menggunakan seluruh identitas
B. Menganonimkan atau meminimalkan data identitas
C. Membagikan file kepada seluruh staf
D. Menyimpan di perangkat pribadi
E. Mengunggah ke cloud publik

Jawaban: B

Pembahasan:
Prinsip minimalisasi data mengharuskan hanya informasi yang memang diperlukan yang digunakan.

Soal 38

Pegawai yang telah pindah unit masih memiliki akses ke sistem rekam medis. Langkah paling tepat adalah ….

A. Membiarkan karena masih pegawai rumah sakit
B. Mengevaluasi dan menyesuaikan hak akses berdasarkan tugas terbaru
C. Memberikan akses administrator
D. Mengganti username
E. Meminta pegawai tidak menggunakan akun

Jawaban: B

Pembahasan:
Hak akses harus mengikuti kebutuhan tugas dan prinsip least privilege.

Soal 39

Backup rekam medis elektronik selalu dinyatakan berhasil, tetapi belum pernah diuji untuk pemulihan data. Kesimpulan paling tepat adalah ….

A. Backup pasti aman
B. Backup tidak diperlukan
C. Keberhasilan backup belum terbukti sampai dilakukan pengujian restore
D. Data harus dihapus
E. Sistem perlu diganti

Jawaban: C

Pembahasan:
Backup memiliki nilai jika dapat digunakan untuk mengembalikan data ketika terjadi gangguan.

Soal 40

Terjadi insiden yang menyebabkan sebagian data rekam medis tidak dapat diakses. Tindakan paling tepat adalah ….

A. Menyembunyikan insiden
B. Membuat data baru berdasarkan ingatan
C. Mengaktifkan prosedur penanganan insiden, pemulihan data, dokumentasi, dan pelaporan sesuai kewenangan
D. Menghapus database
E. Menunggu sampai sistem pulih sendiri

Jawaban: C

Pembahasan:
Insiden data harus ditangani melalui prosedur yang terstruktur agar dampaknya dapat dikendalikan dan pelayanan tetap berlanjut.

Siapkan Diri untuk Seleksi Rekam Medis RSUD Cilacap

cta cilacap

Perbanyak latihan soal rekam medis, coding, INA-CBG, Microsoft Office, dan keamanan data pasien. Di fungsional.id, tersedia latihan soal Rekrutmen Rekam Medis BLUD RSUD Cilacap lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.