UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda merupakan Uji Kompetensi Perpindahan Jabatan yang digunakan untuk menilai kesiapan guru sebelum beralih ke Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah. Kompetensi yang diuji tidak hanya berkaitan dengan pemahaman pendidikan, tetapi juga kemampuan supervisi, pembinaan guru, evaluasi program sekolah, analisis masalah, serta pengambilan keputusan.
Artikel ini menyajikan 30+ Soal UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan sebagai bahan latihan menghadapi uji kompetensi.
Mengenal UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda
UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda merupakan Uji Kompetensi Perpindahan Jabatan bagi guru yang akan beralih ke Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah jenjang Ahli Muda. Uji kompetensi ini digunakan untuk menilai kesiapan peserta dalam menjalankan tugas pengawasan, pembinaan, pendampingan, serta peningkatan mutu pendidikan.
Kompetensi yang Perlu Dikuasai
Peserta perlu mempersiapkan beberapa kemampuan utama, antara lain:
- Supervisi akademik dan manajerial.
- Pembinaan serta pendampingan guru.
- Evaluasi pelaksanaan pembelajaran.
- Analisis capaian dan masalah sekolah.
- Penyusunan program pengawasan.
- Pemantauan dan evaluasi program sekolah.
- Pengembangan kompetensi pendidik.
- Komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan.
Materi dan Kisi-Kisi UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda
UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda digunakan untuk menilai kesesuaian kompetensi peserta dengan standar Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah. Penilaian mencakup kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.
1. Kompetensi Teknis Pengawasan
Materi yang perlu dipersiapkan meliputi:
- Perencanaan program pengawasan.
- Supervisi akademik dan manajerial.
- Pendampingan kepala sekolah dan guru.
- Pemantauan proses serta hasil pembelajaran.
- Evaluasi pelaksanaan program sekolah.
- Analisis data mutu pendidikan.
- Penyusunan rekomendasi tindak lanjut.
- Pembinaan peningkatan kualitas pembelajaran.
2. Supervisi Akademik
Peserta perlu memahami:
- Analisis perangkat pembelajaran.
- Observasi proses pembelajaran.
- Identifikasi kebutuhan guru.
- Pemberian umpan balik.
- Pendampingan peningkatan kompetensi guru.
- Evaluasi tindak lanjut supervisi.
3. Supervisi Manajerial
Materi dapat mencakup:
- Pengelolaan program sekolah.
- Perencanaan berbasis data.
- Evaluasi kinerja satuan pendidikan.
- Pengelolaan sumber daya sekolah.
- Pemantauan pelaksanaan program.
- Penguatan tata kelola sekolah.
4. Analisis Data dan Mutu Pendidikan
Peserta perlu mampu:
- Membaca data capaian sekolah.
- Mengidentifikasi kesenjangan mutu.
- Menentukan akar masalah.
- Menetapkan prioritas perbaikan.
- Menyusun rekomendasi berbasis data.
- Mengevaluasi efektivitas program perbaikan.
5. Pembinaan dan Pendampingan Guru
Materi yang relevan meliputi:
- Coaching dan mentoring.
- Komunikasi reflektif.
- Pengembangan profesional guru.
- Pemecahan masalah pembelajaran.
- Penyusunan rencana tindak lanjut.
6. Kompetensi Manajerial
Materi dapat mencakup:
- Integritas.
- Kerja sama.
- Komunikasi.
- Orientasi hasil.
- Pelayanan publik.
- Pengembangan diri dan orang lain.
- Pengelolaan perubahan.
- Pengambilan keputusan.
7. Kompetensi Sosial Kultural
Peserta perlu memahami:
- Sikap inklusif.
- Kepekaan terhadap keberagaman.
- Penyelesaian konflik.
- Komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
- Kemampuan membangun kerja sama di lingkungan sekolah.
Contoh Soal UKPJ Guru ke Pengawas Sekolah Ahli Muda dan Pembahasan
Soal berikut disusun dalam bentuk studi kasus dan situational judgment agar lebih sesuai dengan karakter Uji Kompetensi Perpindahan Jabatan. Fokus soal mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, supervisi akademik, supervisi manajerial, analisis data mutu, serta pembinaan guru.
Soal 1
Hasil observasi menunjukkan guru telah menyiapkan modul ajar dengan baik, tetapi selama pembelajaran sebagian besar siswa pasif dan hanya beberapa siswa yang terlibat. Tindakan pengawas yang paling tepat adalah ….
A. Meminta guru mengganti seluruh modul ajar
B. Memberikan teguran tertulis
C. Mengajak guru merefleksikan strategi pembelajaran dan merancang aktivitas yang meningkatkan keterlibatan siswa
D. Menilai guru tidak kompeten
E. Meminta kepala sekolah mengganti guru
Jawaban: C
Pembahasan:
Supervisi akademik seharusnya bersifat pembinaan. Pengawas perlu membantu guru menemukan akar masalah dan menyusun tindak lanjut yang relevan.
Soal 2
Data hasil belajar menunjukkan kemampuan literasi siswa rendah selama dua semester berturut-turut. Langkah awal paling tepat adalah ….
A. Menambah jam belajar seluruh siswa
B. Mengganti semua guru Bahasa Indonesia
C. Menganalisis data lebih rinci untuk menemukan kelompok siswa, indikator, dan faktor penyebab yang paling bermasalah
D. Membeli buku baru
E. Menambah jumlah ujian
Jawaban: C
Pembahasan:
Perbaikan mutu harus dimulai dari analisis data untuk menemukan akar masalah, bukan langsung menentukan solusi.
Soal 3
Seorang guru berpengalaman menunjukkan penolakan terhadap metode pembelajaran baru karena merasa cara lama sudah efektif. Pendekatan pengawas yang paling tepat adalah ….
A. Memaksa guru menggunakan metode baru
B. Mengurangi nilai kinerjanya
C. Mengajak guru melihat data pembelajaran dan melakukan uji coba terbatas disertai refleksi
D. Mengabaikan penolakan
E. Memindahkan guru
Jawaban: C
Pembahasan:
Pendekatan berbasis data dan refleksi lebih efektif untuk membangun perubahan daripada pemaksaan.
Soal 4
Kepala sekolah menyusun program tahunan yang sangat banyak, tetapi tidak didasarkan pada data kebutuhan sekolah. Pengawas sebaiknya ….
A. Menyetujui seluruh program
B. Meminta kepala sekolah mengurangi program secara acak
C. Mendampingi penyusunan prioritas berdasarkan data mutu dan kebutuhan nyata
D. Menghapus seluruh program
E. Menyerahkan keputusan kepada komite
Jawaban: C
Pembahasan:
Perencanaan yang baik harus berbasis data, prioritas, dan masalah yang benar-benar terjadi di satuan pendidikan.
Soal 5
Dua guru terlibat konflik karena pembagian tugas tambahan. Konflik mulai memengaruhi kerja tim. Tindakan pengawas paling tepat adalah ….
A. Memihak guru senior
B. Membiarkan karena masalah internal
C. Memfasilitasi dialog dan mengarahkan penyelesaian berdasarkan tugas, aturan, dan kepentingan sekolah
D. Meminta salah satu guru pindah
E. Membatalkan seluruh tugas tambahan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengawas perlu membantu menyelesaikan konflik secara objektif dan menjaga kolaborasi.
Soal 6
Hasil supervisi menunjukkan beberapa guru mengalami masalah yang sama dalam asesmen formatif. Strategi paling efektif adalah ….
A. Membina guru satu per satu tanpa koordinasi
B. Menyelenggarakan pendampingan kelompok dengan fokus pada asesmen formatif dan tindak lanjutnya
C. Memberikan surat peringatan
D. Menambah administrasi guru
E. Menghapus asesmen formatif
Jawaban: B
Pembahasan:
Masalah yang sama dapat ditangani melalui pembinaan kelompok agar lebih efisien dan mendorong belajar bersama.
Soal 7
Sekolah memiliki capaian numerasi rendah, tetapi kepala sekolah ingin memprioritaskan pembangunan taman karena dianggap lebih terlihat. Sikap pengawas sebaiknya ….
A. Menyetujui agar hubungan tetap baik
B. Menolak tanpa penjelasan
C. Mengarahkan prioritas pada masalah yang paling berdampak terhadap mutu pembelajaran berdasarkan data
D. Menyerahkan kepada komite
E. Membagi anggaran sama rata
Jawaban: C
Pembahasan:
Perencanaan berbasis data mengutamakan masalah yang berdampak langsung pada mutu pendidikan.
Soal 8
Seorang guru merasa supervisi hanya mencari kesalahan. Tindakan pengawas yang paling tepat adalah ….
A. Mengurangi frekuensi supervisi
B. Menjelaskan tujuan supervisi sebagai proses pembinaan dan melibatkan guru dalam refleksi
C. Tetap melakukan supervisi tanpa komunikasi
D. Menyerahkan kepada kepala sekolah
E. Menghentikan supervisi
Jawaban: B
Pembahasan:
Supervisi efektif membutuhkan rasa aman, keterbukaan, dan pemahaman bahwa tujuan utamanya adalah pengembangan profesional.
Soal 9
Data menunjukkan kehadiran siswa menurun tajam pada kelas tertentu. Tindakan pertama yang paling tepat adalah ….
A. Menghukum seluruh siswa
B. Mengganti wali kelas
C. Menganalisis pola ketidakhadiran dan menggali penyebab melalui data serta komunikasi dengan pihak terkait
D. Menambah jam pelajaran
E. Menghapus kegiatan ekstrakurikuler
Jawaban: C
Pembahasan:
Masalah kehadiran perlu dianalisis terlebih dahulu agar intervensi sesuai penyebab.
Soal 10
Guru telah mengikuti pelatihan, tetapi tidak ada perubahan praktik di kelas. Pengawas sebaiknya ….
A. Menilai pelatihan gagal
B. Menambah pelatihan sejenis
C. Melakukan pendampingan pascapelatihan dan memantau penerapan di kelas
D. Menghentikan program pengembangan guru
E. Mengganti peserta pelatihan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengembangan kompetensi membutuhkan tindak lanjut agar pengetahuan dari pelatihan benar-benar diterapkan.
Soal 11
Sekolah menunjukkan peningkatan nilai rata-rata, tetapi kesenjangan hasil antar siswa semakin lebar. Kesimpulan paling tepat adalah ….
A. Mutu sekolah sudah pasti meningkat
B. Program berhasil sepenuhnya
C. Perlu analisis lebih lanjut karena peningkatan rata-rata belum menunjukkan pemerataan hasil belajar
D. Target harus dinaikkan
E. Data tidak perlu dianalisis
Jawaban: C
Pembahasan:
Rata-rata saja tidak cukup. Pengawas perlu melihat distribusi hasil dan kelompok siswa yang tertinggal.
Soal 12
Kepala sekolah meminta pengawas memberikan penilaian tinggi kepada guru tertentu karena memiliki kedekatan pribadi. Sikap paling tepat adalah ….
A. Mengikuti permintaan
B. Memberikan nilai sedang
C. Menolak dan tetap menggunakan bukti kinerja objektif
D. Menyerahkan penilaian kepada guru lain
E. Menunda penilaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas mengharuskan pengawas bersikap objektif dan tidak dipengaruhi konflik kepentingan.
Soal 13
Sebuah sekolah memiliki banyak program peningkatan mutu, tetapi sebagian besar tidak dievaluasi. Pengawas sebaiknya ….
A. Menambah program baru
B. Menghapus seluruh program
C. Mendorong evaluasi terhadap efektivitas program sebelum menentukan kelanjutan atau perbaikan
D. Membiarkan karena program sudah berjalan
E. Menilai berdasarkan jumlah kegiatan
Jawaban: C
Pembahasan:
Program harus dievaluasi berdasarkan hasil dan dampaknya, bukan hanya pelaksanaannya.
Soal 14
Guru kesulitan mengelola kelas heterogen dengan kemampuan siswa yang sangat berbeda. Pendampingan terbaik adalah ….
A. Menyamakan target tanpa diferensiasi
B. Mengarahkan guru menerapkan strategi pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan siswa
C. Memisahkan seluruh siswa
D. Mengurangi jumlah materi
E. Mengubah jadwal
Jawaban: B
Pembahasan:
Pembelajaran perlu mempertimbangkan perbedaan kebutuhan dan kemampuan siswa.
Soal 15
Pengawas menemukan laporan sekolah menunjukkan capaian 95%, tetapi data sumber hanya mendukung capaian 80%. Tindakan paling tepat adalah ….
A. Menggunakan angka 95%
B. Mengubah data sumber
C. Meminta klarifikasi dan memperbaiki laporan sesuai data faktual
D. Menggunakan rata-rata
E. Mengabaikan perbedaan
Jawaban: C
Pembahasan:
Laporan harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 16
Kepala sekolah baru mengalami kesulitan menggerakkan guru senior yang enggan terlibat dalam program perubahan. Saran pengawas terbaik adalah ….
A. Memberikan instruksi keras
B. Melibatkan guru senior dalam perencanaan dan menunjukkan manfaat perubahan berdasarkan data
C. Mengeluarkan mereka dari tim
D. Menunda perubahan
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada dinas
Jawaban: B
Pembahasan:
Pengelolaan perubahan lebih efektif jika melibatkan pihak yang terdampak dan membangun rasa memiliki.
Soal 17
Dalam forum pembinaan, seorang guru menyampaikan kritik terhadap program sekolah. Respons pengawas yang paling tepat adalah ….
A. Membatasi kritik
B. Mendengarkan dan menilai kritik berdasarkan data serta relevansinya
C. Meminta guru diam
D. Menganggap kritik sebagai bentuk ketidakpatuhan
E. Mengeluarkan guru dari forum
Jawaban: B
Pembahasan:
Komunikasi terbuka membantu perbaikan mutu dan membangun budaya reflektif.
Soal 18
Sekolah memiliki masalah rendahnya keterlibatan orang tua. Program pertama yang paling tepat adalah ….
A. Memberikan sanksi kepada orang tua
B. Menganalisis penyebab rendahnya partisipasi dan membangun pola komunikasi yang sesuai
C. Menghentikan pertemuan orang tua
D. Menyerahkan masalah kepada wali kelas
E. Mengurangi kegiatan sekolah
Jawaban: B
Pembahasan:
Intervensi harus didasarkan pada penyebab, bukan asumsi.
Soal 19
Hasil observasi menunjukkan guru terlalu dominan berbicara dan siswa jarang diberi kesempatan berpikir. Umpan balik terbaik adalah ….
A. “Metode Anda salah.”
B. “Anda harus mengganti metode.”
C. “Bagaimana jika pada pembelajaran berikutnya Anda memberi lebih banyak ruang bagi siswa untuk berdiskusi dan menjelaskan proses berpikirnya?”
D. “Siswa Anda pasif.”
E. “Kelas Anda kurang menarik.”
Jawaban: C
Pembahasan:
Umpan balik efektif bersifat spesifik, reflektif, dan berorientasi pada perbaikan.
Soal 20
Sekolah memiliki keterbatasan anggaran. Terdapat tiga program, yaitu peningkatan literasi, renovasi ruang rapat, dan pengadaan dekorasi sekolah. Data menunjukkan masalah utama adalah literasi. Prioritas yang tepat adalah ….
A. Renovasi ruang rapat
B. Dekorasi sekolah
C. Program peningkatan literasi
D. Membagi anggaran sama rata
E. Menunda semua program
Jawaban: C
Pembahasan:
Prioritas harus mengarah pada masalah utama yang berdampak langsung pada mutu pembelajaran.
Soal 21
Pengawas hendak mengevaluasi keberhasilan program pembinaan guru. Indikator terbaik adalah ….
A. Jumlah pertemuan
B. Jumlah materi yang diberikan
C. Perubahan praktik mengajar dan dampaknya terhadap pembelajaran
D. Jumlah dokumen
E. Lama pelaksanaan program
Jawaban: C
Pembahasan:
Keberhasilan pembinaan dinilai dari perubahan praktik dan dampaknya, bukan hanya aktivitas.
Soal 22
Sekolah A dan B memiliki masalah yang berbeda. Sekolah A lemah dalam literasi, sedangkan Sekolah B bermasalah pada manajemen kelas. Pengawas sebaiknya ….
A. Memberikan program yang sama
B. Menyesuaikan strategi pendampingan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah
C. Memprioritaskan sekolah yang lebih besar
D. Menggunakan satu modul untuk semua
E. Menunda pembinaan
Jawaban: B
Pembahasan:
Pendampingan harus kontekstual dan berbasis kebutuhan.
Soal 23
Guru meminta pengawas langsung memberikan solusi atas setiap masalah. Pendekatan coaching yang lebih tepat adalah ….
A. Selalu memberikan instruksi
B. Mengajukan pertanyaan reflektif agar guru mampu menemukan alternatif solusi
C. Mengambil alih tugas guru
D. Menghindari diskusi
E. Menyerahkan masalah kepada kepala sekolah
Jawaban: B
Pembahasan:
Coaching bertujuan mengembangkan kapasitas individu dalam menemukan solusi secara mandiri.
Soal 24
Sekolah menerapkan program baru, tetapi guru belum memahami tujuan program tersebut. Pengawas sebaiknya ….
A. Menuntut pelaksanaan segera
B. Memastikan pemahaman tujuan, indikator, dan peran setiap pihak sebelum implementasi
C. Menunda tanpa batas
D. Menyerahkan kepada satu guru
E. Mengurangi target
Jawaban: B
Pembahasan:
Implementasi efektif membutuhkan pemahaman bersama tentang tujuan dan peran.
Soal 25
Pengawas menemukan siswa dari latar belakang tertentu jarang dilibatkan dalam kegiatan sekolah. Tindakan paling tepat adalah ….
A. Menganggap sebagai kebiasaan sekolah
B. Mendorong kebijakan inklusif dan kesempatan partisipasi yang setara
C. Membentuk kegiatan khusus terpisah
D. Mengabaikan karena bukan masalah akademik
E. Mengurangi kegiatan siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Kompetensi sosial kultural menuntut sikap inklusif dan penghargaan terhadap keberagaman.
Soal 26
Kepala sekolah menyatakan program berhasil karena seluruh kegiatan terlaksana sesuai jadwal. Pengawas sebaiknya ….
A. Langsung menyetujui
B. Menilai keberhasilan juga dari capaian hasil dan dampak program
C. Mengabaikan jadwal
D. Menghentikan program
E. Mengurangi indikator
Jawaban: B
Pembahasan:
Keberhasilan tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi dari hasil yang dicapai.
Soal 27
Sekolah mengalami penurunan hasil belajar meskipun fasilitas cukup baik. Langkah analisis paling tepat adalah ….
A. Menambah fasilitas
B. Mengkaji kualitas pembelajaran, asesmen, kepemimpinan, dan faktor pendukung lainnya
C. Menyalahkan siswa
D. Mengganti kepala sekolah
E. Mengurangi target
Jawaban: B
Pembahasan:
Masalah mutu biasanya dipengaruhi banyak faktor, sehingga perlu analisis komprehensif.
Soal 28
Pengawas memiliki waktu terbatas untuk membina lima sekolah. Dua sekolah memiliki masalah mutu yang mendesak. Strategi terbaik adalah ….
A. Membagi waktu sama rata
B. Memprioritaskan sekolah dengan tingkat urgensi dan dampak masalah tertinggi
C. Mengunjungi sekolah terdekat
D. Memilih sekolah dengan kepala sekolah paling kooperatif
E. Menunda seluruh kunjungan
Jawaban: B
Pembahasan:
Prioritas pembinaan harus berdasarkan urgensi dan dampak.
Soal 29
Setelah supervisi, guru menyusun rencana tindak lanjut tetapi tidak pernah melaksanakannya. Tindakan pengawas yang tepat adalah ….
A. Mengulang supervisi tanpa diskusi
B. Memantau pelaksanaan tindak lanjut dan membantu mengatasi hambatan
C. Menghapus rencana tersebut
D. Memberikan sanksi langsung
E. Menyerahkan kepada guru
Jawaban: B
Pembahasan:
Supervisi harus berlanjut sampai tindak lanjut terlaksana dan menghasilkan perubahan.
Soal 30
Pengawas menemukan masalah yang saling berkaitan, yaitu rendahnya hasil belajar, lemahnya supervisi kepala sekolah, dan minimnya kolaborasi guru. Strategi terbaik adalah ….
A. Fokus hanya pada hasil belajar
B. Memberikan satu pelatihan kepada guru
C. Menyusun intervensi terpadu yang mencakup penguatan kepemimpinan, supervisi, kolaborasi guru, dan perbaikan pembelajaran
D. Mengganti seluruh guru
E. Menambah administrasi sekolah
Jawaban: C
Pembahasan:
Masalah kompleks membutuhkan pendekatan sistemik dan terpadu agar perbaikan tidak hanya bersifat sementara.
Siapkan Diri untuk UKPJ Pengawas Sekolah

Perbanyak latihan soal supervisi, analisis data, pembinaan guru, manajerial, dan sosial kultural. Di fungsional.id, tersedia latihan soal lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu persiapan UKPJ lebih terarah.


