40+ Soal Rekrutmen TKSK Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan KEMENSOS + Pembahasan Lengkap

Rekrutmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tahun 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Sosial Masyarakat, Kementerian Sosial RI untuk mengisi kekosongan TKSK di berbagai kecamatan di Indonesia. TKSK nantinya berperan dalam pendampingan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program BPNT/Sembako Murni, Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), serta penyelenggaraan kesejahteraan sosial. 

Berdasarkan pengumuman resmi, seleksi meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara, dengan tahap seleksi kompetensi dijadwalkan pada 7–13 November 2026. Sebagai bahan persiapan, artikel ini menyajikan 40+ Soal Rekrutmen TKSK Tenaga Kesejahteraan Sosial lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu Anda memahami tugas TKSK, pelayanan kesejahteraan sosial, pendampingan masyarakat, serta situasi kerja yang dapat ditemui di lapangan.

Mengenal Rekrutmen TKSK Tenaga Kesejahteraan Sosial 2026

Rekrutmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tahun 2026 dilaksanakan oleh Direktorat Pemberdayaan Sosial Masyarakat, Kementerian Sosial RI untuk mengisi kekosongan TKSK di berbagai kecamatan. Rekrutmen ini mengacu pada Permensos Nomor 28 Tahun 2018 tentang TKSK serta Keputusan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Nomor 192 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis TKSK.

TKSK bertugas mendukung penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan, termasuk pendampingan Keluarga Penerima Manfaat Program BPNT/Sembako Murni, Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), serta kegiatan kesejahteraan sosial lainnya.

Beberapa persyaratan utama calon TKSK antara lain:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Berusia 20 sampai 35 tahun.
  • Bukan PNS, PPPK, TNI, Polri, anggota legislatif, maupun pihak yang sedang terikat kontrak kerja tertentu.
  • Berdomisili dan/atau memiliki KTP di kecamatan setempat.
  • Pendidikan minimal SMA/sederajat.
  • Mampu menggunakan komputer, gawai, dan Microsoft Office.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
  • Memiliki SKCK.
  • Aktif sebagai Pekerja Sosial Masyarakat, Karang Taruna, dan/atau unsur kemasyarakatan.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara. Karena itu, peserta tidak hanya perlu memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memahami tugas TKSK, pendampingan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta kemampuan menghadapi situasi kerja di lapangan.

Tahapan Seleksi dan Materi Rekrutmen TKSK 2026

Berdasarkan pengumuman resmi Rekrutmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tahun 2026, proses seleksi dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu pengumuman dan pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi berupa tes tertulis dan wawancara, kemudian pengumuman hasil rekrutmen dan penetapan TKSK.

  • Pendampingan Keluarga Penerima Manfaat Program BPNT/Sembako Murni.
  • Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi atau PPSE.
  • Penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan.
  • Pelayanan dan pendampingan masyarakat.
  • Koordinasi dengan Dinas Sosial serta unsur masyarakat.
  • Integritas, kepatuhan terhadap ketentuan, dan kode etik TKSK.
  • Kemampuan menggunakan komputer, gawai, dan Microsoft Office.

Selain tes tertulis, peserta juga harus mempersiapkan wawancara, terutama terkait kesiapan menjadi TKSK, pengalaman dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, kemampuan berkomunikasi, komitmen terhadap pelayanan kesejahteraan sosial, serta kesediaan mematuhi peraturan dan kode etik TKSK. Hal ini sejalan dengan surat pernyataan resmi yang mewajibkan calon menyatakan kesiapan melaksanakan tugas pelayanan kesejahteraan sosial dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Kisi-Kisi dan Materi Seleksi Kompetensi TKSK 2026

Seleksi kompetensi Rekrutmen TKSK Tahun 2026 terdiri atas tes tertulis dan wawancara yang dijadwalkan pada 7–13 November 2026. Namun, pengumuman resmi tidak mencantumkan rincian kisi-kisi soal.

Berdasarkan tugas dan persyaratan TKSK dalam dokumen resmi, beberapa materi yang paling relevan untuk dipersiapkan adalah:

1. Dasar Hukum dan Pemahaman TKSK

Peserta perlu memahami dasar penyelenggaraan TKSK, terutama:

  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
  • Permensos Nomor 28 Tahun 2018 tentang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.
  • Petunjuk Teknis TKSK Tahun 2026.

2. Pendampingan Keluarga Penerima Manfaat

Salah satu fokus tugas TKSK adalah melakukan pendampingan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Materi latihan dapat diarahkan pada:

  • Komunikasi dengan KPM.
  • Identifikasi kebutuhan sosial.
  • Pendampingan masyarakat.
  • Penyelesaian masalah di lapangan.
  • Pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif.

3. Program BPNT/Sembako Murni

Pengumuman secara khusus menyebut pendampingan KPM Program BPNT/Sembako Murni sebagai bagian tugas TKSK. Peserta perlu memahami konteks pendampingan program bantuan sosial, koordinasi, serta penanganan permasalahan penerima manfaat.

4. Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi

TKSK juga terlibat dalam Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Materi dapat berfokus pada:

  • Pemberdayaan masyarakat.
  • Identifikasi potensi keluarga.
  • Kemandirian ekonomi.
  • Pendampingan kegiatan produktif.
  • Monitoring perkembangan penerima manfaat.

5. Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

Peserta perlu memahami peran TKSK dalam mendukung pelayanan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan, termasuk koordinasi dengan Dinas Sosial dan unsur masyarakat. Tugas pelayanan kesejahteraan sosial di wilayah penugasan juga ditegaskan dalam surat pernyataan calon TKSK.

6. Integritas, Netralitas, dan Kode Etik

Materi ini penting karena calon TKSK diwajibkan memiliki integritas serta menyatakan kesediaan mematuhi ketentuan dan kode etik. Peserta juga tidak boleh terlibat dalam politik praktis saat bertugas.

Fokus soal dapat berupa:

  • Konflik kepentingan.
  • Kerahasiaan data penerima manfaat.
  • Objektivitas pelayanan.
  • Penolakan gratifikasi.
  • Netralitas.
  • Tanggung jawab terhadap tugas.

7. Koordinasi dan Komunikasi Sosial

Karena TKSK bekerja di tingkat kecamatan dan berhubungan langsung dengan masyarakat, kemampuan komunikasi dan koordinasi perlu dipersiapkan, seperti:

  • Komunikasi dengan KPM.
  • Koordinasi dengan Dinas Sosial.
  • Kerja sama dengan Pekerja Sosial Masyarakat dan Karang Taruna.
  • Penanganan keluhan.
  • Mediasi permasalahan sosial.

Keterlibatan aktif dalam Pekerja Sosial Masyarakat, Karang Taruna, dan/atau unsur kemasyarakatan bahkan menjadi salah satu persyaratan calon TKSK.

8. Kemampuan Digital dan Administrasi

Pengumuman mensyaratkan calon mampu menggunakan komputer, gawai, dan Microsoft Office. Karena itu, materi yang dapat dipersiapkan meliputi:

  • Microsoft Word.
  • Microsoft Excel dasar.
  • Pengelolaan dokumen.
  • Input dan rekapitulasi data.
  • Komunikasi digital.
  • Penggunaan gawai untuk mendukung pekerjaan lapangan.

9. Wawancara dan Situasi Kerja TKSK

Selain tes tertulis, peserta mengikuti wawancara. Materi wawancara sebaiknya dipersiapkan pada aspek:

  • Motivasi menjadi TKSK.
  • Pengalaman dalam kegiatan sosial.
  • Kesiapan bekerja di wilayah kecamatan.
  • Penanganan konflik dengan KPM.
  • Pengambilan keputusan ketika data dan kondisi lapangan berbeda.
  • Komitmen terhadap integritas dan kode etik.
  • Kesiapan menjalankan pelayanan kesejahteraan sosial.

Contoh Soal Rekrutmen TKSK 2026 dan Pembahasan

Contoh soal berikut disusun berdasarkan fokus tugas dan persyaratan TKSK dalam pengumuman resmi Rekrutmen TKSK Tahun 2026. Dokumen menyebut seleksi kompetensi terdiri atas tes tertulis dan wawancara, tetapi tidak memuat kisi-kisi soal secara rinci.

Soal 1

Seorang KPM menyampaikan bahwa bantuan sembako yang diterimanya tidak sesuai dengan kondisi kebutuhan keluarganya. Sebagai TKSK, tindakan awal yang paling tepat adalah ….

A. Menjanjikan perubahan bantuan secara langsung
B. Meminta KPM menerima kondisi tersebut
C. Mengidentifikasi masalah, memeriksa data dan kondisi lapangan, lalu berkoordinasi dengan pihak terkait
D. Mengubah data penerima secara mandiri
E. Menyampaikan bahwa hal tersebut bukan tugas TKSK

Jawaban: C

Pembahasan:
TKSK berperan dalam pendampingan KPM dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Ketika terjadi masalah, langkah yang tepat adalah memverifikasi kondisi, mendokumentasikan temuan, dan melakukan koordinasi sesuai kewenangan.

Soal 2

TKSK menemukan bahwa data KPM di sistem berbeda dengan kondisi riil di lapangan. Apa tindakan yang paling tepat?

A. Mengikuti data sistem tanpa pemeriksaan
B. Mengikuti kondisi lapangan tanpa dokumentasi
C. Mencatat hasil verifikasi lapangan dan menyampaikan perbedaan data melalui mekanisme yang berlaku
D. Menghapus data lama secara mandiri
E. Meminta KPM mendaftar ulang tanpa penjelasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Perbedaan data harus ditangani secara tertib. TKSK perlu memastikan temuan lapangan terdokumentasi dan disampaikan kepada pihak yang berwenang.

Soal 3

Dalam pelaksanaan PPSE, salah satu keluarga penerima memiliki usaha kecil tetapi tidak berkembang karena tidak mampu mengelola pemasukan dan pengeluaran. Pendampingan yang paling tepat adalah ….

A. Memberikan uang tambahan secara pribadi
B. Mengambil alih usaha keluarga tersebut
C. Membantu keluarga memahami pencatatan sederhana, perencanaan usaha, dan evaluasi perkembangan
D. Menyarankan keluarga menghentikan usaha
E. Meminta keluarga mengganti jenis usaha tanpa analisis

Jawaban: C

Pembahasan:
PPSE berkaitan dengan pemberdayaan sosial ekonomi. Pendampingan sebaiknya mendorong kemandirian, bukan ketergantungan.

Soal 4

Seorang tokoh masyarakat meminta agar kerabatnya didahulukan dalam proses pendampingan, padahal tidak ada dasar yang membenarkan perlakuan khusus. Sikap TKSK yang paling tepat adalah ….

A. Mengikuti permintaan demi menjaga hubungan
B. Memprioritaskan kerabat tokoh tersebut
C. Tetap memberikan pelayanan berdasarkan ketentuan dan kondisi objektif
D. Menolak berkomunikasi dengan tokoh masyarakat
E. Menghentikan pendampingan seluruh warga

Jawaban: C

Pembahasan:
Integritas dan objektivitas menuntut TKSK memberikan pelayanan secara adil tanpa konflik kepentingan.

Soal 5

Dalam proses pendampingan, seorang KPM memberikan hadiah sebagai ucapan terima kasih. Apa sikap yang paling tepat?

A. Menerima karena nilainya kecil
B. Menerima lalu membagi kepada rekan
C. Menolak secara baik dan tetap menjaga profesionalitas
D. Menerima setelah program selesai
E. Menyimpan tanpa diketahui orang lain

Jawaban: C

Pembahasan:
Penerimaan hadiah dapat menimbulkan konflik kepentingan dan mengganggu objektivitas pelayanan.

Soal 6

Seorang TKSK mengetahui data pribadi KPM yang bersifat sensitif. Temannya meminta informasi tersebut karena ingin mengetahui kondisi keluarga tertentu. Apa yang seharusnya dilakukan?

A. Memberikan sebagian informasi
B. Memberikan informasi secara lisan
C. Menjaga kerahasiaan dan hanya menggunakan data sesuai kepentingan tugas
D. Mengirimkan data tanpa nama
E. Membagikan jika teman dapat dipercaya

Jawaban: C

Pembahasan:
Data penerima manfaat harus dijaga kerahasiaannya. Informasi hanya digunakan untuk kepentingan pelayanan yang sah.

Soal 7

Dalam sebuah desa, terdapat dua keluarga yang sama-sama membutuhkan pendampingan mendesak, tetapi sumber daya TKSK terbatas. Apa dasar penentuan prioritas yang paling tepat?

A. Kedekatan pribadi
B. Urutan siapa yang lebih dahulu menghubungi
C. Tingkat kebutuhan, risiko, kondisi kerentanan, dan urgensi masalah
D. Besarnya tekanan dari tokoh masyarakat
E. Kemudahan akses lokasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Prioritas pelayanan sosial harus ditetapkan berdasarkan kondisi objektif dan tingkat kerentanan.

Soal 8

TKSK menemukan bahwa seorang penerima manfaat sebenarnya sudah tidak lagi memenuhi kondisi yang menjadi dasar bantuan. Apa tindakan paling tepat?

A. Membiarkan karena keluarga sudah lama menerima bantuan
B. Menghapus langsung dari daftar
C. Melakukan verifikasi, mencatat hasil, dan menyampaikan kepada pihak berwenang
D. Menghentikan bantuan secara pribadi
E. Meminta penerima mengundurkan diri

Jawaban: C

Pembahasan:
TKSK tidak boleh mengambil tindakan di luar kewenangan. Verifikasi dan pelaporan adalah langkah yang lebih tepat.

Soal 9

Dalam rapat koordinasi, TKSK menemukan bahwa informasi dari lapangan berbeda dengan laporan administrasi. Apa tindakan terbaik?

A. Mengikuti laporan administrasi agar tidak menimbulkan konflik
B. Mengabaikan data lapangan
C. Menyampaikan temuan secara objektif dengan bukti pendukung
D. Menunda pembahasan tanpa batas
E. Mengubah data agar sama dengan laporan

Jawaban: C

Pembahasan:
Integritas menuntut penyampaian kondisi faktual secara objektif.

Soal 10

Salah satu KPM mengeluhkan proses pendampingan dengan nada tinggi. Sebagai TKSK, respons terbaik adalah ….

A. Membalas dengan nada tegas
B. Menghentikan pembicaraan
C. Mendengarkan keluhan, menjelaskan prosedur, dan mencari solusi yang sesuai
D. Meminta KPM meninggalkan lokasi
E. Mengabaikan keluhan

Jawaban: C

Pembahasan:
Komunikasi sosial membutuhkan empati, ketenangan, dan kemampuan menyelesaikan masalah.

Soal 11

Dalam program pemberdayaan, sebagian peserta hanya menunggu bantuan tanpa menunjukkan upaya kemandirian. Pendekatan TKSK yang paling tepat adalah ….

A. Menghentikan seluruh pendampingan
B. Memberikan lebih banyak bantuan
C. Mendorong perubahan melalui pendampingan, target perkembangan, dan evaluasi bertahap
D. Mengambil alih aktivitas peserta
E. Menyerahkan seluruh masalah kepada keluarga

Jawaban: C

Pembahasan:
Pemberdayaan bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian, bukan memperkuat ketergantungan.

Soal 12

TKSK diminta membantu masyarakat mengisi data menggunakan aplikasi digital. Sebagian warga tidak terbiasa menggunakan gawai. Apa tindakan terbaik?

A. Meminta mereka mencari bantuan sendiri
B. Mengisi seluruh data tanpa menjelaskan proses
C. Memberikan pendampingan secara bertahap dan memastikan data yang dimasukkan benar
D. Menolak membantu
E. Menggunakan data lama

Jawaban: C

Pembahasan:
Pengumuman mensyaratkan TKSK mampu menggunakan komputer dan gawai. Kemampuan tersebut relevan untuk membantu pekerjaan administrasi dan pendampingan.

Soal 13

Dalam pengolahan data menggunakan Excel, TKSK ingin menjumlahkan total bantuan hanya untuk satu kecamatan tertentu. Fungsi yang paling tepat digunakan adalah ….

A. COUNT
B. SUMIF
C. MAX
D. LEFT
E. AVERAGE

Jawaban: B

Pembahasan:
SUMIF digunakan untuk menjumlahkan data berdasarkan satu kriteria tertentu.

Soal 14

TKSK menerima file data KPM dalam jumlah besar. Sebelum digunakan, langkah paling tepat adalah ….

A. Langsung mengirim ke semua pihak
B. Menghapus data yang terlihat ganda tanpa verifikasi
C. Memeriksa kelengkapan, konsistensi, duplikasi, dan kesesuaian data
D. Mengubah format seluruh data
E. Menyimpan tanpa pemeriksaan

Jawaban: C

Pembahasan:
Data yang digunakan dalam pelayanan harus terlebih dahulu diperiksa agar tidak menimbulkan kesalahan.

Soal 15

Dalam sebuah kecamatan, program pemberdayaan memiliki tingkat partisipasi rendah. Apa langkah analisis awal yang paling tepat?

A. Menyalahkan masyarakat
B. Menghentikan program
C. Mengidentifikasi penyebab melalui komunikasi, observasi, dan evaluasi hambatan partisipasi
D. Menambah bantuan tanpa analisis
E. Mengganti seluruh peserta

Jawaban: C

Pembahasan:
Masalah program harus dianalisis terlebih dahulu agar solusi sesuai dengan penyebab sebenarnya.

Soal 16

Seorang KPM tidak dapat hadir dalam kegiatan karena harus merawat anggota keluarga yang sakit. Sikap TKSK yang paling tepat adalah ….

A. Langsung menghapus peserta
B. Menganggap peserta tidak berkomitmen
C. Memahami kondisi, melakukan klarifikasi, dan mencari alternatif pendampingan yang memungkinkan
D. Mengabaikan peserta
E. Meminta peserta memilih antara keluarga atau program

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendampingan sosial perlu mempertimbangkan kondisi dan kerentanan keluarga.

Soal 17

TKSK menemukan adanya perselisihan antarwarga terkait penentuan penerima bantuan. Tindakan yang paling tepat adalah ….

A. Memihak kelompok yang lebih besar
B. Menghindari seluruh proses
C. Menjelaskan prosedur secara objektif dan membantu komunikasi antarpihak sesuai kewenangan
D. Menentukan penerima sendiri
E. Mengikuti keputusan tokoh paling berpengaruh

Jawaban: C

Pembahasan:
TKSK perlu menjaga objektivitas sekaligus membantu terciptanya komunikasi yang baik.

Soal 18

Seorang calon TKSK masih aktif sebagai pengurus partai politik. Berdasarkan dokumen rekrutmen, kondisi tersebut ….

A. Diperbolehkan jika tidak berkampanye
B. Diperbolehkan jika mendapat izin
C. Tidak sesuai dengan komitmen calon TKSK untuk tidak terlibat politik praktis
D. Tidak berpengaruh terhadap seleksi
E. Diperbolehkan selama menjabat di tingkat desa

Jawaban: C

Pembahasan:
Dalam surat pernyataan, calon TKSK harus menyatakan tidak sedang menjadi pengurus atau anggota partai politik serta tidak terlibat politik praktis.

Soal 19

Seorang calon TKSK ternyata masih terikat kontrak kerja aktif dengan instansi lain. Berdasarkan dokumen rekrutmen, kondisi tersebut ….

A. Tidak menjadi masalah
B. Diperbolehkan jika bekerja paruh waktu
C. Tidak sesuai dengan persyaratan kesiapan menjadi TKSK
D. Diperbolehkan jika bekerja secara daring
E. Tidak perlu dilaporkan

Jawaban: C

Pembahasan:
Calon TKSK diwajibkan menyatakan tidak sedang terikat kontrak kerja ketika diterima dan bertugas.

Soal 20

Jika terdapat dua calon TKSK yang sama-sama memenuhi syarat dari satu kecamatan, berdasarkan mekanisme rekrutmen ….

A. Keduanya otomatis diterima
B. Hanya satu yang boleh mengikuti seleksi
C. Paling banyak dua calon dapat mengikuti proses seleksi
D. Lima calon dapat diusulkan
E. Jumlah calon tidak dibatasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Setiap kecamatan yang mengalami kekosongan dapat diisi melalui seleksi paling banyak dua calon.

Soal 21

TKSK harus membuat laporan perkembangan program PPSE. Data apa yang paling relevan?

A. Jumlah pertemuan saja
B. Nama peserta saja
C. Perkembangan kegiatan, perubahan kapasitas, hambatan, dan hasil pendampingan
D. Foto kegiatan saja
E. Daftar hadir saja

Jawaban: C

Pembahasan:
Laporan pendampingan perlu mencerminkan perkembangan nyata, bukan hanya aktivitas administratif.

Soal 22

Dalam evaluasi program, jumlah peserta hadir tinggi tetapi tidak terjadi peningkatan kemandirian. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

A. Program pasti berhasil
B. Kehadiran sudah cukup menjadi indikator keberhasilan
C. Output kegiatan tercapai, tetapi hasil pemberdayaan masih perlu dievaluasi
D. Peserta harus diganti
E. Program tidak perlu dilanjutkan

Jawaban: C

Pembahasan:
Kehadiran hanya menunjukkan partisipasi. Keberhasilan pemberdayaan perlu dilihat dari perubahan kapasitas dan kemandirian.

Soal 23

KPM meminta TKSK mengubah data secara tidak resmi agar tetap menerima bantuan. Tindakan yang paling tepat adalah ….

A. Membantu demi hubungan baik
B. Mengubah sebagian data
C. Menolak dan menjelaskan bahwa seluruh proses harus mengikuti ketentuan
D. Mengabaikan permintaan tanpa penjelasan
E. Meminta imbalan

Jawaban: C

Pembahasan:
Integritas TKSK harus dijaga dalam seluruh proses pelayanan.

Soal 24

Salah satu anggota keluarga KPM memiliki keterampilan menjahit tetapi belum memiliki akses pasar. Pendampingan yang paling sesuai adalah ….

A. Menyarankan berhenti menjahit
B. Memberikan bantuan tunai pribadi
C. Membantu memetakan potensi, kebutuhan, peluang pemasaran, dan jejaring pendukung
D. Mengambil alih pemasaran sepenuhnya
E. Menunggu bantuan berikutnya

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendekatan pemberdayaan harus memanfaatkan potensi yang sudah dimiliki keluarga.

Soal 25

TKSK mendapat instruksi yang bertentangan antara informasi lisan dan pedoman tertulis. Apa tindakan terbaik?

A. Mengikuti informasi lisan
B. Mengikuti yang paling mudah
C. Memastikan kembali kepada pihak berwenang dan mengacu pada ketentuan resmi
D. Membuat aturan sendiri
E. Menunda semua pekerjaan

Jawaban: C

Pembahasan:
Ketika terdapat perbedaan instruksi, keputusan harus kembali pada aturan dan kewenangan yang sah.

Soal 26

KPM menyampaikan keluhan melalui pesan pribadi di luar jam kerja. Pesan berkaitan dengan masalah mendesak. Sikap yang paling tepat adalah ….

A. Mengabaikan sepenuhnya
B. Membalas dengan marah
C. Menilai tingkat urgensi dan menindaklanjuti sesuai prosedur serta batas profesional
D. Menyebarkan pesan kepada grup umum
E. Memblokir nomor KPM

Jawaban: C

Pembahasan:
TKSK perlu responsif, tetapi tetap menjaga batas profesional dan prosedur kerja.

Soal 27

Dalam wawancara, peserta ditanya alasan ingin menjadi TKSK. Jawaban yang paling kuat adalah ….

A. Karena membutuhkan pekerjaan apa pun
B. Karena ingin mendapatkan akses bantuan
C. Karena memiliki pengalaman sosial, memahami kondisi masyarakat, dan siap mendukung pelayanan kesejahteraan sosial
D. Karena ingin memiliki banyak relasi
E. Karena pekerjaannya terlihat mudah

Jawaban: C

Pembahasan:
Jawaban sebaiknya menunjukkan motivasi pelayanan, pengalaman sosial, dan kesiapan menjalankan tugas.

Soal 28

Saat wawancara, peserta ditanya bagaimana menghadapi masyarakat yang kecewa karena tidak menerima bantuan. Respons terbaik adalah ….

A. Menyalahkan pemerintah
B. Menyuruh masyarakat menerima keputusan
C. Mendengarkan keluhan, menjelaskan proses secara objektif, dan mengarahkan penyelesaian melalui mekanisme yang berlaku
D. Menjanjikan bantuan
E. Menghindari percakapan

Jawaban: C

Pembahasan:
Kemampuan komunikasi dan penanganan keluhan sangat penting dalam pekerjaan lapangan TKSK.

Soal 29

Seorang TKSK menemukan bahwa sebagian penerima manfaat tidak memahami tujuan PPSE. Apa tindakan paling tepat?

A. Menganggap mereka tidak layak
B. Membatalkan program
C. Memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan menghubungkan program dengan kebutuhan keluarga
D. Menyerahkan kepada penerima lain
E. Mengurangi jumlah peserta

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendampingan yang efektif membutuhkan komunikasi yang jelas dan sesuai kondisi masyarakat.

Soal 30

TKSK memiliki data dalam spreadsheet yang berisi nama, kecamatan, jenis bantuan, dan status pendampingan. Untuk menampilkan hanya data satu kecamatan tertentu, fitur yang paling tepat adalah ….

A. Filter
B. Merge Cells
C. WordArt
D. Page Break
E. Track Changes

Jawaban: A

Pembahasan:
Filter memudahkan pengguna menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu.

Soal 31

Dalam penggunaan Microsoft Word, TKSK harus membuat surat resmi dengan format rapi. Fitur yang paling penting digunakan untuk menjaga konsistensi format paragraf adalah ….

A. Styles dan paragraph formatting
B. WordArt
C. Screenshot
D. Shapes
E. SmartArt

Jawaban: A

Pembahasan:
Styles dan paragraph formatting membantu menjaga konsistensi dokumen resmi.

Soal 32

TKSK menerima dokumen dari masyarakat melalui gawai. Agar keamanan data tetap terjaga, tindakan terbaik adalah ….

A. Menyimpan di grup umum
B. Mengirim ke semua rekan
C. Menyimpan dan membagikan hanya melalui kanal yang sesuai dan pihak berwenang
D. Mengunggah ke media sosial
E. Menghapus tanpa pemeriksaan

Jawaban: C

Pembahasan:
Pengelolaan dokumen digital harus memperhatikan kerahasiaan dan kewenangan akses.

Soal 33

Dalam kegiatan sosial, TKSK menemukan kelompok masyarakat yang sulit berpartisipasi karena jam kegiatan tidak sesuai. Solusi paling tepat adalah ….

A. Menyalahkan masyarakat
B. Menghapus kelompok tersebut
C. Mengevaluasi jadwal dan menyesuaikan pelaksanaan jika memungkinkan tanpa mengganggu tujuan program
D. Memaksa peserta hadir
E. Mengurangi kegiatan

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendampingan perlu mempertimbangkan hambatan nyata masyarakat agar partisipasi lebih efektif.

Soal 34

Seorang penerima manfaat mengaku mengalami kesulitan ekonomi yang tidak tercatat sebelumnya. Langkah pertama TKSK adalah ….

A. Langsung menjanjikan bantuan
B. Mengubah status secara mandiri
C. Melakukan asesmen awal dan verifikasi kondisi
D. Meminta bantuan dari penerima lain
E. Mengabaikan karena tidak tercatat

Jawaban: C

Pembahasan:
Masalah baru perlu diverifikasi agar tindak lanjut berbasis kondisi nyata.

Soal 35

TKSK menemukan program pemberdayaan berhasil pada satu desa tetapi tidak berhasil pada desa lain. Apa pendekatan analisis yang paling tepat?

A. Menganggap desa kedua gagal
B. Menghentikan program
C. Membandingkan kondisi lokal, partisipasi, kapasitas pendampingan, dan faktor penghambat
D. Menyamakan seluruh perlakuan
E. Menambah bantuan tanpa evaluasi

Jawaban: C

Pembahasan:
Perbedaan hasil dapat dipengaruhi konteks lokal dan kapasitas pelaksanaan.

Soal 36

KPM meminta TKSK untuk menyimpan kartu atau dokumen pribadinya agar tidak hilang. Apa tindakan terbaik?

A. Menyimpan seluruh dokumen
B. Menyimpan tanpa bukti
C. Menghindari penguasaan dokumen pribadi kecuali memang diatur dalam prosedur yang sah
D. Meminjam dokumen untuk kebutuhan lain
E. Menyerahkan kepada warga lain

Jawaban: C

Pembahasan:
Dokumen pribadi harus tetap berada di bawah kendali pemilik kecuali terdapat prosedur resmi yang mengatur sebaliknya.

Soal 37

Seorang peserta seleksi memiliki pengalaman aktif di Karang Taruna selama beberapa tahun. Dalam konteks persyaratan TKSK, pengalaman tersebut ….

A. Tidak relevan
B. Merupakan salah satu bentuk aktivitas kemasyarakatan yang diakui dalam persyaratan
C. Hanya relevan untuk wawancara
D. Tidak boleh dicantumkan
E. Menggugurkan peserta

Jawaban: B

Pembahasan:
Pengumuman mencantumkan keaktifan sebagai Pekerja Sosial Masyarakat, anggota Karang Taruna, dan/atau unsur kemasyarakatan sebagai salah satu persyaratan.

Soal 38

Dalam wawancara, peserta ditanya apa yang dilakukan jika keputusan pimpinan bertentangan dengan kode etik. Jawaban terbaik adalah ….

A. Mengikuti pimpinan tanpa pertimbangan
B. Menolak secara kasar
C. Menyampaikan keberatan secara profesional dan mengacu pada aturan serta kode etik
D. Menyebarkan masalah ke media sosial
E. Mengabaikan keputusan

Jawaban: C

Pembahasan:
TKSK diwajibkan mematuhi ketentuan, peraturan, dan kode etik yang berlaku.

Soal 39

TKSK harus mendampingi KPM dalam jumlah besar dengan waktu terbatas. Strategi paling tepat adalah ….

A. Melayani hanya keluarga yang mudah dijangkau
B. Menentukan prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan, risiko, dan urgensi
C. Memilih berdasarkan kedekatan
D. Mengurangi seluruh kegiatan
E. Menunda tanpa rencana

Jawaban: B

Pembahasan:
Manajemen prioritas diperlukan agar sumber daya terbatas digunakan untuk kebutuhan yang paling mendesak.

Soal 40

Seorang TKSK diminta menyelesaikan kasus keluarga yang mengalami masalah ekonomi, konflik internal, dan kesulitan mengakses layanan sosial. Pendekatan paling komprehensif adalah ….

A. Fokus hanya pada bantuan ekonomi
B. Mengarahkan keluarga mencari solusi sendiri
C. Mengidentifikasi seluruh masalah, menentukan prioritas, melakukan pendampingan, berkoordinasi dengan pihak terkait, dan memantau perkembangan
D. Menunggu laporan berikutnya
E. Menyerahkan seluruh kasus kepada tokoh masyarakat

Jawaban: C

Pembahasan:
Pendampingan kesejahteraan sosial membutuhkan pendekatan menyeluruh. TKSK perlu memahami masalah keluarga, menentukan kebutuhan, melakukan koordinasi, dan memastikan proses pendampingan berjalan sesuai tujuan.

Perkuat Persiapan Menghadapi Seleksi TKSK 2026

Latih kemampuan Anda menghadapi soal pendampingan KPM, BPNT/Sembako Murni, PPSE, pelayanan kesejahteraan sosial, integritas, koordinasi, dan administrasi digital. Di fungsional.id, tersedia latihan Soal Rekrutmen TKSK Tenaga Kesejahteraan Sosial lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu persiapan tes tertulis dan wawancara lebih terarah.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim Asn

Tim Asn

Tim ASN adalah kelompok profesional yang terbiasa menyusun soal. Kami terdiri dari ahli berbagai bidang, berkomitmen menciptakan soal berkualitas tinggi yang relevan dengan kompetensi jabatan.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!